Istri Lemah Menjadi Kuat

Istri Lemah Menjadi Kuat
Bayi Mungil?


__ADS_3

Alyne menatap kesal pada Romeo, Saira hanya diam memperhatikan keduanya yang terlihat sedang saling berperang pandangan. Bayi dalam gendongannya juga tampak begitu anteng memperhatikan wajah Saira sejak tadi. Ia mengalihkan tatapan pada bayi mungilnya sambil memainkan tangannya.


“Kau memperkenalkan pria bangsawan kepadaku? Yang benar saja.” Dengkusnya.


“Bangsawan? Jelas-jelas kau memintaku mencari pria kaya raya, lalu apa masalahnya dengan bangsawan.”


“Jadi benar dia seorang bangsawan?” Tanya Alyne kesal.


“Siapa yang bilang dia bangsawan? Dia pria biasa yang kebetulan kaya raya.” Terang Romeo sembari menunjukkan poto Danish padanya. Ia berharap Alyne segera mengerti dengan apa yang ia ucapkan.


“Kebetulan? Apa kau waras, mana ada yang kebetulan, kecuali kebetulan selingkuh.”


“Ya Tuhan, aku sedang serius Alyne, untuk apa aku bercanda dalam mencari pasanganmu, hidupmu terlalu berarti untuk pria tidak berguna.”


“Tepat sekali, temanmu tidak berguna Pak Romeo yang terhormat, aku mau calon yang lain, aku tidak suka caranya makan, dia terlalu bangsawan dan aku tidak ingin menghabiskan hidupku bersamanya.” Alyne menatap serius wajah Romeo yang juga sedang serius melihat Alyne. Keduanya saling melempar tatapan serius, membuat Saira yang sejak tadi bersama mereka jengah.

__ADS_1


“Sekarang kalian maunya apa? Selingkuh?”


“iya.” Keduanya menjawab serentak, sontak kaget setelah sadar dan segera mengatakan tidak berkali-kali.


“Sayang, bukan begitu, jangan salah paham. Lagian aku sudah berjanji akan mencarikan nya jodoh supaya kamu juga bisa hidup dengan tenang kan.” Kekeh Romeo sambil mengelus lembut tangan istrinya.


Saira kini mengalihkan tatapan tajam nya pada Alyne yang terlihat kikuk. Ia menunjukkan gigi rapinya dan tersenyum dengan wajah tertekan. “Aku akan menerimanya.”


“Alyne, jika kamu tidak suka dia bersikap layaknya bangsawan, Romeo akan mencarikan yang baru, aku juga tidak mau kamu salah memilih pilihan hidup, karena rasanya begitu menyakitkan.”


“Aku akan mengenalnya, kalau dia tidak begitu lagi. Memangnya hidupku sedatar itu?” Dengkusnya membuat Romeo tertawa pelan.


“Baiklah, nanti akan kukatakan padanya agar bersikap sewajarnya dihadapanmu. Kalau bisa makan pakai kakinya,” Romeo tertawa puas melihat wajah Alyne yang kesal setengah mampus.


“Awas saja kalau sampai dia melakukannya, aku pasti akan mencarimu.”

__ADS_1


“Alyne, kalau kau mengenal dekat Danish, aku bisa jamin, hidupmu akan selalu terasa indah. dia tidak benar-benar seperti apa yang kamu bayangkan.”


“Oke, aku akan mengenalnya tidak lebih dari satu bulan, jika aa yang kamu sampaikan tidak sesuai, aku akan segera membuangnya dari hidupku tanpa segan.”


“Kau kejam,” ucap Romeo sambil geleng-geleng kepala, lalu sedetik kemudian ia menyetujuinya karena ia begitu yakin dengan sahabatnya. Apa pun yang terjadi, keduanya harus bisa menjadi pasangan. Karena itu, tanpa sepengetahuan gadis itu, Romeo dan Saira sudah membuat rencana brilia yang hanya diketahui oleh keduanya.


“Kalau begitu, aku akan pergi bekerja, selamat malam.” Romeo melihat kepergian Alyne dengan wajah bingung, Memangnya pekerjaan macam apa yang dikerjakan malam-malam. Ia kembali mendekati Saira dan berbisik menggelikan.


“JANGAN COBA-COBA KAMU SELINGKUH!” teriak Saira lantang dan menjambak rambut Romeo yang sedang berbaring di sampingnya. Matanya masih tertutup, tapi tenaganya terjaga bagai naga yang kesurupan.


“Sayang, aduh kamu kenapa lagi,” ujar Romeo sambil kesakitan


 


Astaga hampir aja jantungan 🤣🤣🤣

__ADS_1


Gaid maaf yah aku lama updatenya, harusnya semalam sih, cuma sakit pinggangku berulah jsdinya aku cuma guling2 di pohon 🥵🥵🥵


__ADS_2