Istri Lemah Menjadi Kuat

Istri Lemah Menjadi Kuat
Gadis yang Harus Dilindungi


__ADS_3

"Sudahlah, jangan dipikirkan. Lagi pula aku melakukan semua ini untuk kebaikan Papa sama Mama juga."


"Ya sudah kalau begitu, aku akan ke kantor untuk menghandle semuanya. Kamu bebas mau melakukan apa pun di sini."


Saira menganguk dan mengeringkan rambutnya yang ia keramas. Sambil menunggu pesanan pizza nya sampai. Pagi ini ia ingin makan pizza saja dan Alyne memakluminya.


"Aku pergi!" teriak Alyne dan menghilang di balik pintu.


Saira memainkan ponselnya dan berselancar di dunia maya. Ia akan mencari sesuatu yang sekitanya bisa ia jadikan senjata untuk melumpuhkan Tasma dan Chloe. Dua manusia jahat yang sudah menghilangkan nyawa Evellyn. Saat sedang asyik, Saira mendengar suara pintu diketuk dari luar dan lumayan keras. Ia berjalan menuju pintu dan langsung membukanya.


Di sana sudah berdiri seorang pria dengan tampilan yang menjijikkan menurut Saira. Rambut gimbal dengan betuk wajah yang aneh, bobot tubuhnya yang pendek serta kulitnya sedikit hitam.


"Mencari siapa?" tanya Saira datar.


"Ah, ada gadis cantik di sini." ia tersenyum menjijikkan ke arah Saira bahkan masih sempat menilai dari bawah sampai atas.

__ADS_1


"Di mana Alyne?" tanyanya dengan menatap kurang ajar pada Saira.


"Ada urusan apa Anda dengan Alyne?" tanya Saira dingin.


"Aku adalah pamannya. Kemana dia?"


"Oh, jadi Anda pria brengsek yang sudah menganggu Alyne."


"Apa yang kau katakan barusan!" teriaknya marah mendengar Saira mengatainya brengsek.


"Kurang ajar!" pria itu hendak melayangkan sebuah tamparan. Namun, Saira mengambil sapu tangannya dan menahan tangan itu agar tidak menyentuh kulitnya seinci pun. Ia sangat ilfil dengan orang yang memiliki tabiat jahat seperti pria yang kini berdiri di depannya.


"Jangan pernah tangan kotormu menyentuhku! Aku tidak akan pernah mengijinkannya!" desis Saira tajam sampai membuat bulu kuduk oria itu berdiri.


"Satu lagi, jangan pernah menganggu Alyne jika Anda tidak ingin bernasip sial karena sudah mengenal saya!"

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, Saira menutup kasar pintu tepat di hadapan pria itu yang tampak masih syok dengan ancaman Saira.


"Cih, dasar kurang ajar. Lihat saja nanti aku akan kembali dan memberinya pelajaran. Gadis secantik dia tidak boleh disia-siakan." ia segera melenggang pergi dari sana dengan segudang rencana.


Saira kembali melanjutkan aktivitasnya dan menemukan satu hal yang paling menarik. Yaitu seorang pria yang lumayan tampan sedang berpose mesra dengan Chloe. Ia yakin pria ini pasti ikut terlibat. Ia terus menelusuri media sosialnya dan menemukan fakta menarik di salah satu unggahan foto.


Ada tulisan Next pada sebuah foto yang mirip dengan diringa. Iya, itu adalah Evellyn yang sedang makan bersama dengan keluarganya. Berdasarkan komentarnya, banyak yang berpikir bahwa mereka pacaran dan sedang merencanakan pernikahan. Tapi menurut Saira bukan itu poinnya. Poto itu tepat sehari sebelum Evellyn kecelakaan.


Ia terus mencari tahu mengenai pria itu dan kembali menemukan satu fakta yang mencengangkan. Pria itu bekerja sama dengan para pejabat tinggi yang hendak menghilangkan nyawa seseorang. Itu artinya, pria itu adalah seorang pembunuh bayaran. Saira kembali memikirkan antara hubungan EVellyn, Chloe dan pria itu. Mereka bertiga seperti terhubung oleh satu tali.


"Pasti ada yang tidak beres mengenai pria ini, aku harus mecari tahu segalanya mengenai dia. Jika tidak maka nyawaku juga bisa terancam.


" Saira segera mengakhiri investigasinya hari ini. Ia harus bisa menemukan pria itu apa pun caranya.


------------

__ADS_1


__ADS_2