
Suatu ruangan yang berada di dalam mall dekat dengan area gudang persediaan barang masih tetap terjaga ketika aku mengeceknya.
Persediaannya pun masih banyak dan kualitasnya masih bagus tidak kadaluarsa. Hanya beberapa saja yang masuk kedalam tanggal expired.
Semua ini lebih dari cukup untuk kelangsungan hidup ku kedepanya, sampai aku menemukan suatu cara untuk keluar dari tempat ini.
Sampai sekarang pun aku masih belum percaya tentang dunia ini yang katanya adalah tempat khusus bagi jiwa seseorang yang mati karena bunuh diri.
Aku belum mempercayainya seratus persen meski aku telah mendengar penjelasan dari mereka yang lebih dulu berada disini.
Saat ini aku berada di dapur dan sedang memasak makanan cepat saji berupa mie dan makanan instan lainnya.
Karena perutku sudah lapar dan kebetulan aku belum sarapan dari pagi maka aktivitas selanjutnya adalah memasak.
Peralatan masak hingga perabotan dapur yang aku pakai saat ini masih terbilang cukup layak untuk digunakan. Dengan merek berkelas yang aku kenali. Aku asumsikan jika peralatan yang aku gunakan ini bisa berharga ribuan hingga puluhan juta lebih.
Bahkan di tempat seperti ini barang mahal pun akan menjadi sia-sia seperti seonggok batu.
Note: Sebelumnya.
Setelah mandi aku benar-benar kerepotan ketika hendak mencari baju. Pasalnya baju yang aku kenakan sudah basah karena tak sengaja terkena air.
__ADS_1
Dan dengan bermodalkan kain yang aku temukan, aku pun menelusuri lagi bagian mall ini untuk mencari pakaian.
Di temani si kucing yang selalu senantiasa menemaniku kemanapun.
Sekalian aku berinisiatif untuk mencarikan makanan kucing buatnya.
Senter model mini ini memang sangat sulit untuk menjangkau kesemua sudut, apalagi dengan cahayanya yang sedikit redup. Akan membutuhkan waktu cukup lama dalam penelusuran ku kali ini
Saat berjalan aku hanya merasakan kehampaan.
Serta perasaan kesendirian yang merasuk dalam diriku, ada perasaan sakit dalam hati ada juga perasaan familiar. Di sekitarku sangat jelas hanya kegelapan yang mengikuti ku.
Jam di handphone yang aku temukan menunjukkan pukul 10:00, itu artinya aku menghabiskan waktu 5 jam hanya untuk memperbaiki listrik dan menganti muatannya.
Kemudian setelah lama mencari akhirnya aku menemukan tempat pakaian yang dimana jumlahnya lumayan banyak, terpasang, berjejer, dan berderet.
Dalam gelap aku merasa bahagia karena telah berhasil menemukan tempat ini.
Setelah mengambil beberapa baju aku pun berinisiatif mencari makanan yang akan aku masak. Biasanya makanan instan yang paling banyak aku temui.
Meski disini aku sendirian aku tidak merasa kesepian sama sekali, aku mala bersyukur karena ada si pus yang mau menemaniku. Itupun tanpa aku suruh.
__ADS_1
Terakhir aku mendapatkan makanan kucing, baru setelah itu aku kembali ke arah dapur.
Sebenarnya ketika perjalanan ke arah dapur aku sempat membuka ponsel, aku sangat kepo sampai membuka catatan si pemilik.
Ada judul untuk setiap bab nya dan itu berhubungan dengan anggapannya mengenai dunia ini.
Di memo di jelaskan si pemilik menuliskan hal tersebut untuk membantu mereka yang kebingungan berada di tempat ini.
Detail dan terkesan seperti benar-benar si pemilik ponsel ini sebelumnya adalah seorang pengamat.
Dari sini pun membuat rasa kepercayaan diriku pada dunia ini meningkat.
Antara percaya dan tidak percaya itu hampir sama.
Catatan lain menggambarkan dunia ini berbeda jauh dengan dunia nyata. Pasalnya ada beberapa orang yang dianugerahi kemampuan khusus layaknya superhero.
Dan mereka saling berseteru karena perbedaan yang sangat jauh.
Terakhir aku membaca bagian "keluar dari tempat ini" dan cara termudanya adalah mengingat kembali ingatan sebelum bunuh diri.
Maka seseorang yang mengingatkannya akan lenyap menuju ke alam baka tempat sewajarnya.
__ADS_1
Tap! Tap! Tap!
Dari arah belakang aku mendengar suara langkah kaki.