
Penyerang akan di mulai dua hari kedepan, dimulai pada hari dimana aku menguping pembicaraan mereka. Dengan menggunakan ponsel yang kutemukan saat pencarian informasi.
Kemarin malam banyak hal yang aku bicarakan dengan tuan Mizu hingga larut. Sebenarnya karena wilayah kastil sangat sepi selama rapat kerajaan berlangsung, aku jadi bebas berkeliaran tanpa diawasi kala itu.
Hanya saja pada batas tertentu yang tidak sampai keluar kastil. Bahkan kesempatan ini aku manfaatkan sebaik mungkin untuk mempelajari semuannya tentang dunia ini.
Aku penasaran bagaimana awal dunia ini terciptanya, apakah dunia ini adalah universe lain atau bagian dari dunia paralel?
Banyak sekali hipotesa yang bisa aku gambarkan hanya saja aku keterbatasan pada informasi dan bukti-bukti kongkrit.
Tuan Mizu juga mengatakan kepadaku tentang kemampuan yang dimiliki olehnya, dia pengguna ilusi.
Yang kemarin saja aku sempat masuk kedalam pengaruhnya. Mengakibatkan aku berhalusinasi memiliki kemampuan lain dalam diriku, yang sejatinya hanyalah khayalan semata.
Dan keesokan harinya aku dibangunkan pagi-pagi sekali oleh Riana. Riana bilang kalau Raja akan mengajari kemampuan yang aku miliki.
__ADS_1
Ketika mandi pun aku harus bersama dengan Riana, katanya dia akan membantuku. Sebenarnya aku ini tidak menginginkannya, hanya saja demi menjaga pribadi diriku yang polos aku terpaksa menahan diri.
Setelah itu aku sarapan pagi bersama dengan keluarga Raja, ada anak beserta istri dan para selirnya.
Pendapatku akan hal itu adalah "tidak didunia maupun disini hal itu sama saja, seseorang bisa saja memiliki kekasih lebih dari satu"
Situasinya baik-baik saja aku bahkan menciptakan suatu suasana dimana kami bisa saling berinteraksi dan mengobrol satu sama lain.
Aku pun sempat mengobrol dengan anak raja yang bernama Albet. Dan saat itu terlintas dalam pikiranku bagaimana bisa seorang anak terlahir di dunia ini jika kedua orang tuanya berasal dari dunia alternatif.
Raja juga membahas tentang kejadian waktu itu, saat aku diketahui masuk kedalam kamar Noel. Yang lalu terjadilah kesalahpahaman diantara aku dan para prajurit.
Namun dikala aku akan beranjak dari tempat dudukku, terdengar suara dentuman keras dari luar.
Sontak semuanya menjadi panik pada saat ini, Istri dan selir-selir raja pun ketakutan bahkan ada yang menjerit. Kemudian mereka diarahkan untuk menuju ke tempat yang aman, kata Raja.
__ADS_1
Sementara aku diarahkan untuk mengikuti raja dan dalam keadaan kondisi ini.
"Cepat ikuti aku Putri!" ujar raja agar aku bergerak cepat meninggalkan ruangan makan.
Entah kemana Raja akan membawaku pergi yang pasti aku akan menurutinya sampai ada celah untukku bisa pergi.
Karena sebenarnya suara itu berasal dari seseorang yang secara tak sengaja menggunakan kemampuannya.
Flashback on
"Jadi, karena Putri masih belum bisa menggunakan kemampuan itu... maka rencana kita adalah kabur untuk sementara. Supaya raja menunda penyerangannya."
"Di satu sisi, aku bisa mengajari putri bagaimana cara menggunakan kemampuan itu. Karena sebelumnya aku sempat bertemu dengan seseorang yang memiliki kemampuan serupa dengan Putri!"
"Hanya saja dia memilih untuk menghapus kekuatan yang dimiliki olehnya, berharap agar perdamaian antar ras dapat terjadi."
__ADS_1
"Putri pun sama, menurutku setelah kesempatan kita selesai. Kemampuanmu lebih baik di hapus agar tidak terjadi konflik perebutan lagi!"
Bersambung...