
Air itu menguap dalam hitungan detik sehingga tidak ada cara lain guna mendekatinya. Aku saja masih mencari cara sembari menunggu kedatangan Sekai yang entah kemana.
"Kyo, aku mohon lepaskan Kiki! Aku akan ikut denganmu jika itu yang kamu mau..."
"Angela, kamu..." sahutku merasa keberatan ditambah melihat ekspresi Angela yang terpaksa berkorban.
Detik ini sebenarnya aku bingung bagaimana bisa Kyo menghentikan Kiki yang katanya ras manusia dewa itu, bahkan Kiki seolah tidak bisa melakukan perlawanan.
"Bagus, berjanjilah. Karena aku akan menggunakan kemampuan spesial dari iblis Rats yang akan membuatmu terikat denganku selamanya!"
Mungkin terikat seperti halnya jiwa mereka disatukan dan ada sebuah pantangannya. Kurasa begitu, mirip seperti kasus yang dialami oleh Reina dan kekasihnya.
"Baiklah, aku..." perkataan Angela terdengar masih ragu untuk semudah itu menerima permintaan Kyo, apalagi ada konsekuensi dibalik permintaannya.
Mengingat Angela menyukai Kiki maka ia harus berpikir kedua kali untuk membuat keputusan.
Saat ini dengan langkah perlahan-lahan aku berusaha untuk lebih dekat lagi dengan Kyo guna melihat keadaan Kiki yang sekarang ini terikat oleh aura yang menyeruak dari tubuh Kyo.
Sementara tangannya masih mencengkeram, namun ada yang aneh. Kiki sama sekali tidak merasakan kesakitan. Padahal terlihat dengan jelas cengkeraman itu sungguh erat.
Bahkan beberapa detik setelahnya hingga hitungan menit wajah Kiki tetap saja. Tidak membiru maupun menunjukkan keadaan seseorang yang sedang kehabisan nafas. Dan butuh pertolongan secepatnya, membuatku yakin ada maksud yang terselubung mengenai hal itu.
"Tapi apa kira-kira?"
"Kyo, bagaimana jika kita membuat kesepakatan saja. Aku yang akan ikut denganmu! Asal kamu mau melepaskan Kiki kamu boleh melakukan apapun padaku!" ucapku serius dengan mimik ku buat agar terlihat menghayati peran kali ini, sebenarnya aku lakukan sebagai langkah awal sebuah rencana. Yang kebetulan terlintas di kepalaku
Barusan aku mendapati ide berhubungan dengan kemampuan yang aku miliki.
Kemampuan itu adalah pemberian dari Yanwu yang nyatanya selamanya dimiliki olehku. Dia sebelumnya berbohong bahwa kemampuan itu akan hilang setelah misi sebelumnya selesai.
"Cih... aku masih menginginkan Angela, tapi... setelah aku pikir-pikir tidak ada gunanya aku memaksanya. Atau kalau boleh kalian berdua menyerahkan diri padaku hehe.."
"Kamu.. jangan terlalu serakah!" timpal Angela dengan ekspresi kesal, aku menduga jika dia rela aku mengantikan dirinya selama orang yang dicintainya selamat. Ya, tapi hal itu masih sebuah dugaan.
Tak lama Kyo terpancing dan menyuruhku untuk menuju kearahnya secara perlahan-lahan. Diikuti oleh Angela yang sudah aku beri kode untuk menuruti perkataan dan perintah dari Kyo.
Atas instruksi dariku sebelumnya Angela paham dengan situasi saat ini.
Pelindung berwarna kemerahan yang terdapat aura berterbangan yang mengurung mereka berdua kini terbuka seukuran pintu. Aku pun memasukinya.
"Berhenti! Bisa saja kalian berdua memiliki niatan tersembunyi. Maka aku putuskan agar kalian berdua mulai bersumpah sekarang!"
Kesimpulan yang aku pahami dari kemampuan pengikat itu adalah, akan aktif setelah korbannya bersumpah pada si pelaku.
Tentu saja dengan hati yang bersungguh-sungguh.
"Kalian harus serius dan sepenuh hati dalam bersumpah!" ujar Kyo tegas.
__ADS_1
Kami berdua membalasnya dengan menganggukkan.
Aku pun mengatakan sumpah akan setia kepada Kyo terlebih dahulu sembari berjalan ke arahnya.
Dengan ekspresi yang lagi-lagi ku buat menggoda agar mampu menipu seseorang akhirnya langkahku ini tidak dicegah oleh Kyo sama sekali.
Berjalan lurus kedepan hingga begitu dekat dengan Kyo. Kiki rupanya dibuat seperti mematung dalam cengkeraman yang belum di loloskan sejak tadi.
Mendekati lebih dekat lagi dengan Kyo sampai wajahku dan dia hampir saja bertemu, aku lalu menghentikan perkataan sumpah.
Hal itu karena beberapa detik lagi aku dan dia akan berciuman. Rupanya Kyo masih bisa membuat bagian dirinya kembali seperti semula, terutama wajah yang sekarang ini dia perlihatkan.
Grep.
"Egh.. sakit.. le-lepaskan!!"
Tidak ku sangka rencana yang ku buat sedemikian rupa malah gagal ketika Kyo mencengkram erat leherku.
Padahal jika berhasil aku akan langsung menyerangnya dengan sekuat tenaga agar dia tumbang dengan teknik beladiri.
Nyatanya aku yang malah dalam keadaan menyulitkan.
Tep.
Tep.
Dengan keberadaan diriku yang berada didekatnya pasti Kyo tidak bisa menggunakan kemampuannya.
"Tsk.. hentikan! Atau aku akan membunuh mereka berdua sekarang!!" titah Kyo lantang, setelah matanya ku lihat terpejam dan terbuka berusaha untuk melawan kemampuan Angela. Dia sepertinya dapat terpengaruhi.
Bugh!
Tiba-tiba saja Kiki terlepas dan langsung menghajar Kyo hingga dia terpental. Aku sempat di tangkap olehnya saat cengkeraman tangan Kyo mulai melemah dan terlepas dari leherku.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Kiki.
"Iya, aku baik-baik saja. Kamu tak usah khawatir!"
Kyo kemudian bangkit dengan aura di tubuhnya mulai pekat menyelimutinya.
Tak lama mengubahnya menjadi bentuk baru yang mengerikan persis seperti monster.
"Hei... sadarlah, kita ini rekan seperjuangan. Hanya gara-gara persoalan cinta saja kamu harus menjadi seperti ini!" ucap Kiki dengan cibiran.
Kyo sama sekali tidak menghiraukan dan dia melesat kemari.
Dap.
__ADS_1
Aku pun mundur kebelakang setelah Kiki menangkap serangan fisik yang mengarah padanya.
Tep.
Tep.
Tep.
Angela saat ini berusaha untuk membantu terutama diriku yang mengambil tongkat dari Sekai dari dalam saku. Yang dapat disesuaikan.
Slash...
Slash...
Blarr...
Blarr...
Wosh...
Blamm.
Blammm
Air dan perpaduan dari api rupanya tak bisa melumpuhkan Kyo yang terus menghindar sembari melakukan serangan jarak jauh.
Secara bergantian aku menggunakan air untuk menangkap pergerakannya. Di lanjutkan oleh Kiki dengan kemampuan apinya yang menggunakan beberapa jurus.
Sayangnya lama berusaha kami semua tetap saja kesulitan untuk mengalahkan Kyo.
Wujudnya entah kenapa selalu berubah seperti berevolusi menjadi lebih kuat dari yang sebelumnya.
Bahkan Kiki saja sampai dibuat kewalahan.
Dan semakin terdesak Kyo hingga dia dalam keadaan tidak menguntungkan dia pasti akan berubah.
Aku pun mulai mengingat informasi yang aku dapati untuk digabungkan dengan beberapa informasi lainnya yang kebetulan ditemukan saat menghadapi Kyo.
Namun siapa sangka Kyo ambruk secara mendadak saat akan beradu pukulan dengan Kiki.
Tak lama tubuhnya kembali seperti semula setelah wujud itu perlahan-lahan lenyap.
Beberapa robot mulai terlihat, dan aku pastikan jika robot-robot itu yang menyebabkan Kyo tumbang.
Sementara keberadaan Sekai masih belum terlihat sampai sekarang aku pun terus mengedarkan pandangan siapa tahu dia sedang berjalan menuju kemari.
Hingga Sekai datang dengan pakaian yang terdapat noda darah dan luka pada wajahnya. Memar yang sudah membiru.
__ADS_1
Sebenarnya apa yang terjadi dengannya?