
Kala situasinya mulai memanas ketika mereka memaksa agar aku tak melindungi orang yang menyamar menjadi Willy, tiba-tiba saja hujan turun cukup deras.
Aku tidak menyadari jika awan sudah sangat gelap dan mendung menutupi langit biru.
Dres... dress...
"Serahkan dia, Anita! Kamu nggak mau kan aku apa-apain kamu!" tandas Geisha kepadaku dengan sorot mata tajam.
"Nggak. Meski dia bukan Willy yang aku kenal tapi dia tetap melindungiku dari tadi!" balasku dengan alasan sederhana.
"Kamu nggak sadar ya, Anita. Jika dia melindungimu hanya untuk sekedar menyelesaikan tugasnya. Aku beritahu kamu, mungkin dia adalah orang kerajaan yang menyamar dan sedang mengintai atau mencari informasi tentangmu, lalu saat saat kamu lengah dia mulai menjalankan aksinya!"
Setelah Geisha mengatakan hal tersebut diriku merasa terkejut mengenai apa yang disampaikan olehnya. Yang berarti Geisha mengetahui tentang kastil itu dan sesuatu yang berhubungan dengan orang kerajaan.
"Aku... "
"Ya, sudah. Kita tunda dulu eksekusinya sampai hujan reda baru setelah itu kita lanjutkan!"
__ADS_1
Aku hanya diam saja berakting seperti biasa sesuai dengan peran yang aku mainkan.
Masalahnya adalah, ada yang janggal mengenai Willy sebelum terakhir kali aku melihatnya ambruk dengan kondisi yang sangat tragis.
Seharusnya jika orang itu menyamar menjadi Willy maka kemungkinan besarnya dia tidak bisa menggunakan kemampuan milik Willy, karena yang ditiru nya adalah tubuh dan wajah bukan kemampuan.
"Mempelajari dan menganalisa kemampuan seseorang memanglah sangatlah rumit!"
Mungkin bisa saja orang tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa sampai bisa meniru sekaligus mencopy kemampuan milik korbannya.
Lalu tentang Kino kalau bukan orang ini siapa yang membawanya?
hanya saja aku penasaran apakah dia yang asli sekarang ini masih hidup atau di tahan dalam kastil disana.
Kami pun berteduh di sebuah rumah yang aman dari air hujan, disana gelap tak ada penerangan.
Itu karena senter kecil yang aku punya tertinggal saat aku berada di kastil, alhasil kini penerapan satu-satunya yang ku punya adalah ponsel berdaya lemah.
__ADS_1
"Banyak nyamuk sekali disini, aku rasa para nyamuk sedang berteduh disini!" gerutu Nie sambil menepuk-nepuk bagian yang dihinggapi nyamuk.
"Hmm, kita masuk di tempat yang salah. Sekarang kita tidak bisa kemana-mana karena hujan!"
"Keduanya terlihat tidak terlalu sedih sekali mengetahui orang yang menyamar sebagai Willy telah terungkap, bukannya yang aku tahu wanita ini sangat sayang kepada orang tersayangnya, Willy."
"Atau mungkin saja mereka sudah mengetahui penyamaran orang ini sejak awal? Kalau benar begitu mereka memang sangat mengenal jauh Willy dan sifatnya."
Kini orang berkemampuan telekinesis sudah dikendalikan oleh Nie, yang kemungkinan besar Nie memiliki kemampuan mengendalikan seseorang.
Lalu Geisha aku masih belum terlalu mengerti apa kemampuannya, yang aku tahu dia bisa memanggil makhluk menyerupai manusia yang dapat menyerang sesuai perintah.
"Anita, kamu punya makanan kecil nggak? Aku laper banget...!"
"Aku punya, sebentar aku ambilkan."
Ya, saat aku memikirkan keduanya dalam pikiranku, salah satu dari mereka meminta makanan kecil kepadaku, yang mungkin maksudnya adalah makanan ringan. Geisha memang terlihat selalu serius tipe orang yang tidak mudah diacak bercanda, namun sesekali dia menunjukkan sisi lembutnya.
__ADS_1
Namun Nie terlihat mengintimidasi ku dari arah samping dengan sorot matanya yang tajam.
Jdar!!!