Last Life

Last Life
Si Pus Adalah orang Yang Aku Kenal


__ADS_3

"Apa yang sudah aku lakukan sampai bisa membantumu?"


"Kamu udah mengubah keadaan seratus persen Kino, apa kamu tidak menyadarinya dan mengingat kembali ingatan di masa depan!"


"Bagaimana kamu bisa tahu aku punya penglihatan itu?"


"Kino. Kamu ini pura-pura atau apa? Aku tahu kamu ini sedang berbohong, karena sikapmu itu yang membuatmu ketahuan!"


Aku mengetahui Kino berbohong dari mengingat-ingat kembali ingatan sewaktu dia bercerita kepadaku. Kino mengatakan sendiri jika dia baru mengobrol secara blak-blakan kepada seorang wanita.


Saat dia bercerita dia gugup sekali kepadaku saat itu, namun di waktu pengulangan ini dia tidak gugup sama sekali. Itulah mengapa aku sadar jika Kino sedang berbohong.


Kino menundukkan wajahnya lalu hendak berkata kepadaku.


"Benar. Aku masih mengingat semua itu di kepalaku yang bahkan lebih dari jutaan ingatan yang aku punya!" jawabnya dengan perkataan yang tidak ku mengerti.


Kali ini aku tidak memahami perkataan Kino barusan dan mala membuatku semakin bingung dengan jutaan ingatan yang dikatakannya.


"Kino, kamu itu kenapa bisa mengatakan hal seperti tadi. Apa kamu melihat banyak penglihatan masa depan?" tanyaku mencari kejelasan.


"Padahal aku hanya iseng saja saat berkata kepada Raja untuk menghidupkan mu, dengan dalih itu sebenarnya aku sedang mengulur waktu di masa depan, karena pangeran masih hidup!"


"Anita, kamu sebenarnya tanpa sadar telah mengaktifkan peningkatan kemampuan milikku yang dapat mengembalikan waktu. Pemicunya karena aku dihidupkan kembali tentunya!"


"Terus kita kembali ke waktu ini lagi, di masa depan gimana?"


"Secara misterius sih seperti sihir, tidak bisa dijelaskan dengan mudah melalui kata-kata. Apapun yang terjadi kita harus mengikuti alurnya!"


"Oke deh, aku ikuti saja. Tapi aku tetap akan mencari tau nya."


"Ya ya, aku jelaskan dengan rinci. Jadi, kita kembali di waktu ini karena peningkatan kemampuanku. Anggap saja seperti jajanan yang kembali ada di pusat perbelanjaan, kamu ingat? Saat habis keesokan harinya akan ada lagi."


"Ooh, ternyata begitu. Ya sudah kita sudahi. Aku sebenarnya sudah menyiapkan rencana besar untuk memutar balik keadaan di masa depan menggunakan kemampuan milikmu, tapi... kamu mala membawaku kembali ke waktu ini."


"Bukannya kalau gitu kamu bisa mempersiapkan lagi untuk kedepannya..."


"Ya sih. Cuma rasanya sedih aja karena mengulang waktu begini."


Malam sudah semakin larut kini aku tidak bisa tidur setelahnya, aku lebih memilih membaca buku yang ada di kamar ini sambil memakan snack.


Rasanya aku senang karena dapat kembali ke waktu ini, aku bisa kembali bertemu dengan si Pus yang sekarang ini sedang mendengkur didekat kakiku.


Sementara Kino dia tidur begitu saja, mungkin karena dia merasa lelah atau apa. Yang pasti sekarang ini kita aman karena tidak memicu peperangan di antara dua kubu.


Meow!

__ADS_1


"Ada apa Pus? Kamu mau makan?"


Boom


Tiba-tiba saja si Pus berubah menjadi seseorang yang aku kenal. Dia adalah Noel.


"Eh, kamu...tadi..."


"Sttst... jangan berisik. Aku jelaskan kenapa aku jadi kucing tadi!"


Ternyata si Pus adalah Noel dia dapat berubah jadi hewan tanpa aku ketahui sebelumnya.


"Kamu mencari tahu tentang ku untuk apa?" tanyaku.


"Tentu saja untuk memahami kepribadian milikmu!"


"Hah? Apa perlu ya?"


"Begitulah."


Noel menceritakan alasannya kenapa dia berubah menjadi seekor kucing kepadaku. Katanya buat memahami kepribadian ku.


Noel juga tahu kalau aku dan Kino telah mengulang waktu, itulah sebabnya dia berubah menjadi dirinya kembali. Yang padahal diwaktu itu dia tidak berubah sama sekali.


"Apa yang terjadi denganku di detik terakhir kamu mengulang waktu?" tanya Noel kepadaku sambil duduk manis didepan televisi dengan suara kecil.


"Area wahana?"


"Di sana tempat pertarungan sengit antara tim singa dan orang-orang Siniken."


"Ya aku mengerti dan tahu tempat itu. Tapi siapa tim singa dan berapa anggotanya?"


"Oh iya, aku lupa."


"Itu tim khusus yang pergi bersamaku untuk memasuki wilayah ras manusia tidak berkemampuan guna menghapus kemampuan milikku!"


"Hmm, kamu pasti diperintahkan oleh tuan Mizu."


"Kamu tahu yang menyuruhku adalah tuan Mizu?"


"Iyalah, aku kan sebenarnya an... Ehem cuma kenalan!"


"Aku kira kamu mau mengucapkan anaknya!"


"Huh!?"

__ADS_1


"Kamu pasti akan mengejutkan Kino karena sekarang berubah menjadi manusia."


"Benar juga."


"Kemampuan yang aneh dapat berubah menjadi hewan mirip seperti Kwen sih. Cuma dia tidak berubah, lebih tepatnya memasuki diri hewan yang di tuju."


Kami berdua lalu menonton televisi dengan siaran di timeline 2012 dimana film-film yang disuguhkan di malam itu tampak seru dan menarik.


Kurasa menghabiskan waktu seperti ini tidak apa-apa sebagai penghilang rasa penat karena banyak pikiran.


Rumah besar ini hanya memiliki satu kamar bagus sebagai tempat tinggal Kino, walaupun begitu ia tetap tenang berada disini meski sendirian.


"Kamu benar-benar dari masa depan kan? Aku mengira kamu memiliki banyak informasi yang belum aku ketahui?" kembali Noel memulai pembicaraan saat film yang kami tonton iklan.


"Beneran aku ini dari masa depan, kamu mungkin masih tidak percaya kalau aku melintasi waktu."


"Ya sih, aku masih belum percaya seratus persen denganmu!"


"Di masa depan kita bertemu lagi setelah sekian lama tidak bertemu, itu karena kamu terus menjadi si Pus, maksudku seekor kucing. Lalu ada kejadian yang membuat kita kembali berpisah lagi."


"Katanya perang besar dunia bakal terulang kembali dan di masa depan..."


"Yang aku katakan tadi benar tidak bohong, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri saat berada di wilayah ras manusia tidak berkemampuan lebih tepatnya saat aku melihat ke arah langit. Mereka meluncurkan berbagai batang logam menyerupai roket dan robot mirip manusia!" jelasku panjang lebar.


"Tim singa memang hebatnya mampu memasuki wilayah ras manusia normal. Sedangkan aku saja kayaknya belum bisa," kata Noel.


"Kerja sama memang dibutuhkan sih menurut aku waktu itu juga kami hampir tertangkap, untungnya kami diberi kesempatan sehingga dapat lolos dari para penjaga gerbang," balasku.


"Oh iya Noel, kamu kenal kan sama Kwen? Dia pernah mengatakan kepadaku kalau dia mengenalmu?"


"Hm aku pernah berkenalan dengannya gara-gara aku menyelamatkannya!"


"Eh, serius!? Kamu pernah menyelamatkan dia. Bukannya Kwen memiliki kemampuan yang unik ya?"


"Bagaimana kalau aku mengetes mu sekali lagi?" ujar Noel.


"Boleh."


"Apa kemampuan milik Kwen?"


"Mudah saja. Dia dapat merubah benda atau makhluk hidup menjadi berukuran besar, namun ada waktu tertentu hingga kembali ke wujud semula!" jelasku dengan percaya diri.


"Lalu peningkatan kemampuannya?" Noel bertanya kembali.


"Dia dapat memanggil maupun menjinakkan hewan-hewan dan bisa memasukinya dengan mudah!"

__ADS_1


"......."


"Kayaknya Noel bakal percaya kepadaku!"


__ADS_2