Last Life

Last Life
Ilusi di dalam ilusi


__ADS_3

Sebelumnya.


Setelah membaca beberapa bab dari buku yang aku baca rasanya aku masih kekurangan informasi inti mengenai keseluruhan cerita.


Buku ini hanya menerangkan kejadian kelam di masa lalu bukan sejarah dahulu sebelum semuanya berlalu.


Tidak terkecuali masa-masa dimana dunia mengalami krisis kemanusiaan hingga akhirnya terbentuklah suatu organisasi yang menyebar ke seluruh dunia.


Organisasi ini disebut-sebut sebagai dalang dibalik kejadian di masa lalu. Mereka mem propaganda dua kubu ras manusia yang berbeda.


Meskipun diri mereka sendiri masuk kedalam salah satu golongan tersebut.


Dalam buku ini juga disebutkan, bahwa organisasi Ryna dipimpin oleh pemimpin jenius yang menguasai semua bidang.


Dan tujuan organisasi ini adalah ekperimen manusia.


Hingga sampai setengah jam lebih aku berada di perpustakaan ini hanya untuk menamatkan sebuah buku yang berjudul "Tipuan dunia kelam"


Isinya bahkan sangat-sangat menipu, karena setelah sampai pada bab terakhir didalamnya buku ini. Yang aku dapatkan hanyalah sebuah lelucon.


"Cerita ini hanya fiksi dan tidak direkayasa!"


Lalu terpikirkan olehku jika perkataan penulisnya mengandung arti tersirat.

__ADS_1


Jika buku ini memang fiksi, lalu mengapa dikatakan oleh si penulis bahwa buku ini tidak direkayasa.


Dan sebelum aku kemari aku sempat memasuki ruangan rapat kerajaan. Disaat ruangan tersebut masih kosong dan tidak ada orang sama sekali.


Memang jalan untuk menuju kesana sangatlah sulit untuk dilewati, karena banyak penjaga yang selalu mengawasi disekitaran sudut.


Menggunakan kemampuan milikku yang sudah aku pelajari aku pun menciptakan realitas yang berlawanan agar dapat melewati mereka.


Ketika sudah memasukinya aku mencari tempat yang sesuai untuk aku masuki alat perekam, berupa perangkat yang terpasang di dalam ponsel yang kutemukan.


Rapat kerajaan di mulai. Sambil membaca buku aku mendengarkan percakapan mereka yang membahas tentang diriku dan penyerangan terhadap ras manusia normal.


Disana ada 6 orang yang aku ketahui dari suara-suara mereka.


Padahal ketika aku memasukinya terdapat 10 lebih orang yang aku ketahui.


Di tengah pembicaraan mereka yang masih berlanjut membahas inti rencana, tiba-tiba saja muncul seseeorang di belakangku.


"Luar biasa! Hanya butuh pengarahan saja kamu sudah bisa menguasainya, apalagi jika aku ajarkan kepadamu rahasia mengenai kekuatan itu!"


"Artinya... Sebelum aku ada yang memiliki kekuatan ini?"


"Lalu bagaimana caranya?" seraya aku berbalik dan menggunakan kemampuan lain diriku.

__ADS_1


Yaitu kemampuan ilusionis yang dapat menyatu dengan realita.


Misalnya sebuah batu disebut sebagai materi yang keras maka ilusi itu aku gabungan dengan realita sesuai kehendak pikiranku. Menjadi batu yang berkebalikan di realita aslinya.


"Bukanya ini sangat keterlaluan. Seorang Putri menyerang anggota kerajaan secara terang-terangan!"


"Apa maksudmu? Bukannya Tuan Mizu sendiri yang masuk kedalam dunia ilusiku?"


"Ya. Itu karena kamu terlalu melampaui batas, Putri! Akan aku terangkan bahwa saat ini didalam dirimu ada orang yang mengendalikan sebagian pikiranmu!"


"Huh!?"


"Bagaimana mungkin, bukannya saat ini aku merasa normal-normal saja. Lagipula sifatku ini adalah diriku yang asli!"


Set!!


Crak!


"Haa??"


"Bukannya ini membuktikan jika ilusi ini bukan berasal darimu!"


"Apa maksudnya? Aku mendapati kekuatan ini karena..."

__ADS_1


"Kamu sendiri bahkan tidak mengingatnya kan! Biar aku jelaskan. Berawal di siang itu, aku datang bukan untuk berbicara saja melainkan menyusun rencana!"


__ADS_2