
Ketika aku mengikuti saran dari suara yang terdengar di kepalaku, seketika aku kembali ke tempat semula. Awal dari keanehan ini.
Di sekitar dapur, dan aku hanya kebingungan saat berada di sini sendirian. Sebelumya, aku tidak melihat jam. Makannya aku Kesusahan untuk menganalisa waktu terjadinya.
"Kalau begitu, dimana dua orang itu? Apa mungkin masih ada di dalam dunia manipulasi?"
Keluar dari dapur aku merasa takjub dengan apa yang dilihat ku, karena tempat ini tidak hancur sama sekali. Sebelumnya yang aku ingat tempat ini sudah hancur dan berantakan. Namun saat ini terlihat baik-baik saja.
Bahkan aku takjub ketika melihat maupun membayangkan kekuatan pria itu, yang dengan kemampuannya saja dapat menghancurkan tempat ini.
Tapi apa yang aku lihat tadi(dunia manipulasi) memang sebuah ilusi dari si penggunanya.
"Beneran. Tempat ini asli, bukan ilusi yang aku lihat lagi."
Untuk memastikan keasliannya aku mengecek setiap sudut tempat ini. Mungkin aku lupa, namun otakku masih menyimpan sedikit gambaran memori kejadian sebelumnya.
Kemudian aku merasakan sesuatu yang datang dari arah belakang dan itu adalah seseorang pria.
"Apa kamu baik-baik saja?" tanya pria itu kepadaku dengan senyum ramah.
"...aku baik-baik. Hmm kamu... siapa?"
"Aku orang yang memberimu saran tadi, ingat!"
"Oh, iya. Aku mengingatmu sekarang. Kamu ini orang yang telah menyelamatkanku, bukan?"
"Hehehe iya, aku yang menyelamatkan mu."
"Kalau begitu... terimakasih banyak. Aku tertolong berkat mu."
__ADS_1
"Iya, sama-sama. Aku juga minta maaf karena menggunakan mu sebagai pancingan orang itu!"
"Pancingan?"
"Ya, waktu kita masuk kedalam dimensi laut dalam, saat itu aku mencoba memprovokasinya. Sesudah maupun sebelumnya!"
"Meski kamu menjelaskannya aku tetap tidak mengerti. Dunia ini sungguh aneh, disini manusia mempunyai kemampuan khusus?"
"Kekuatan itu adalah sebuah anugerah, bahkan ketika kita ini dihidupkan lagi dan ada di dalam dunia ini. Ya. Suatu kesempatan yang harus disyukuri."
"Jadi kamu percaya dengan anggapan itu?"
"Setengahnya saja. Lagipula setelahnya kita akan lenyap!"
"Hmm, lenyap apabila seseorang itu mengingat kembali ingatan sebelum berada di dunia ini kan?"
"Sepertinya dia faham betul tentang dunia ini. Dari tatapannya saja aku sudah memastikan, bahwa tatapan itu menyimpan banyak informasi."
"Lalu kemana pria yang satunya? Kamu tidak membunuhnya kan?"
"Tidak. Sekarang dia ada di tempat yang aman!"
"Begitu ya. Sekali lagi terimakasih karena telah menyelamatkanku, byee."
Setelah menyampaikan rasa terimakasih ku sekali lagi, aku pun bergegas untuk pergi.
"Tunggu! Bisakah kamu ikut denganku, ada sesuatu yang ingin aku ketahui darimu!"
"Ketahui? Apa itu kemampuan khusus ku?"
__ADS_1
"Sepertinya kamu memahaminya, maka..."
"Aku ikut. Cuma apa kamu orang yang baik dan bisa aku percaya?"
"........"
"Sepertinya kamu..."
"Sebelumnya aku orang yang baik, bahkan sebelum aku melakukan aksi itu! Tapi setelah aku ada di dunia ini. Beberapa hal telah mengubahku. Jadi aku bukan orang yang baik maupun jahat!"
"Apa maksudnya itu, jelas-jelas dia sedang mempermainkan ku. Tapi satu hal yang membuatku terkejut bahwa dia ini mengingat masa lalunya, sebelum dia mati! Yang artinya dia menolak hukum di dunia ini!"
"Aku akan ikut, tapi dengan satu syarat. Aku tidak mau jika harus menuruti perintah yang tidak aku suka!"
"Baiklah, aku akan menyanggupi permintaan mu."
"Oh, ya. Btw kamu lihat si pus nggak? Dia adalah teman kecilku dia sangat manis dan bersih setelah aku memandikannya."
"Emmm, sebenarnya..."
"Hmm?"
"Aku lupa dia kemana, sebelumnya memang aku melihatnya."
"Gitu ya. Ya udah kita cari dulu! Baru setelah itu kita bergegas."
"Eh?"
"Ayo.. buruan cari!"
__ADS_1