
Kemampuan ras dewa melebihi ras lain yang ada di dunia ini. Kecuali ada ras lain yang tersembunyi dan belum menunjukkan intensitas mereka.
Wanita cantik itu lalu berencana membalas dendam kepada orang yang memang sudah merencanakan pembunuhan kekasihnya.
Dia ternyata adalah dirinya yang lain, yang tak sengaja tercipta dan menyerupai dirinya hingga sama persis rupa dan wujudnya.
"Hmm? Kenapa kamu berhenti?" tanyaku melirik ke arah Geisha.
Di depan sana ada seseorang yang sedang berdiri sambil mengamati kami dari kejauhan. Mungkin itu sebabnya Geisha menjadi terkejut hingga ia menghentikan bicara dan langkahnya.
Sementara Nie dia terlihat tersenyum dengan sorot mata fokus yang kemungkinan sedang menggunakan kemampuan miliknya.
"Sudah berakhir!!!"
Orang itu tiba-tiba berteriak lalu berlari menuju kemari seperti hendak memburu kami dengan teriakan keras yang ia ucapkan.
Tak disangka mereka berdua tak bergeming sedikitpun saat orang itu melaju ke arah kami dengan mudahnya tanpa hambatan. Seolah-olah orang itu telah melakukan sesuatu kepada Geisha dan Nie.
Tapi anehnya aku tidak terpengaruh jika anggapan tadi memang benar.
Seketika aku terkejut ketika melihat raga seseorang di depanku. Yang tampak melayang dengan keadaan diam saja, aku pun mencoba mengamati karena wajahnya tidak jelas.
__ADS_1
Di atas orang tersebut ada wujud arwah seperti hantu yang melayang.
"Apa kamu hendak mencari rekan?" ucapku saat orang tadi hampir dekat, lalu ia pun menghentikan langkahnya.
"Sudah berakhir!!!"
"Apa maksudmu, berkata seperti itu?"
"Sudah berakhir!!!"
"Apa orang ini gila, aku rasa tidak mungkin. Dia bisa membuat Geisha dan Nie hingga tak berkutik. Apa jangan-jangan kemampuan miliknya adalah ilusi? Huh, aku sangat benci kemampuan tersebut."
"Hmm? Tapi dia berhenti setelah aku mengatakan apakah dia membutuhkan rekan. Bisa saja dia dalam pengaruh orang lain terlepas aku memikirkan dia yang sedang mempengaruhi Nie dan Geisha."
"Sudah berakhir!!!"
"Apa aku harus melawannya?" Orang ini terus berbicara dengan kalimat yang berulang-ulang."
Kemudian dia mengeluarkan rantai dari dalam genggaman tangannya seperti sulap. Lalu ia genggam kuat-kuat dan langsung mengarahkannya kepadaku.
Wosh!
__ADS_1
"Hey... kamu kenapa menyerang ku?"
Dia sama sekali tidak menjawab apa-apa dari perkataan ku tadi.
Dari tampangnya dia seperti seorang agen dengan jas hitam yang di kenakan nya, di tambah dengan topi yang menutupi rambut dan sebagian wajahnya.
Wajahnya itu terlihat tanpa ekspresi dan ia memiliki kulit putih.
Brak!
Kini ia tengah mengincar diriku dengan menyerang menggunakan serangan rantai. Hampir saja aku kena namun aku berhasil lolos dan terhindar dari serangannya.
Sembari menghindari aku mencoba melihat pergerakannya seperti menganalisa musuh terlebih dahulu sebelum melakukan penyerangan.
Aku berniat akan memanfaatkan celah untuk menyerang balik orang aneh ini sebisa mungkin. Karena dia telah membuang-buang waktu ku saat ini.
Brak! brak!
Beberapa pohon telah ia hancurkan dalam sekali ayunan rantainya, dan pohon-pohon pun mulai tumbang dalam waktu bersamaan.
Melihat dia yang tidak melakukan aksi apa-apa kepada Nie dan Geisha membuatku berpikir lain mengenai dirinya.
__ADS_1
Selama beberapa saat yang lalu dia berperilaku absurd tak dapat dapat ku pahami sama sekali.
Malahan selalu berucap secara berulang-ulang kata "sudah berakhir!!!"