
"Baik lah !" kata mereka dengan serempak, mereka mengikuti Zhang Ming.
Di kamar Zhang Wei, Tian Li dan Jiu Zhi. Mereka mendapatkan sebuah kamar yang lumayan luas.
Tapi meskipun luas itu masih lebih kecil di bandingkan dengan kamar yang dimiliki nya saat berada di kediaman guru nya.
Sebuah kasur luas yang di lapisi dengan sebuah kain yang memiliki gambar yang indah, mulai dari gambar dan bunga dan kupu kupu.
3 alas kepala dari kayu pohon apel asli membuat alas kepala mengeluarkan aroma apel yang sangat menyegarkan.
Tian Li merapikan alas kepala nya lalu berguling di atas nya. Jiu Zhi mengikuti Tian Li, sedang kan dia hanya duduk diam sambil mengamati mereka berdua.
"Apa yang kau lakukan ?! Kenapa kau menatap kami dengan sangat tajam ?! " Protes Jiu Zhi.
"Ah tidak apa apa, maaf kan aku. Aku hanya sedang melamun. " kata nya sambil meminta maaf.
"Hei, kira kira dari kalian berdua siapa yang lebih tua ? " tanya nya penasaran.
"Meskipun aku dengan berat hati menjawab ini, tapi memang aku adalah yang paling tua dari semua binatang ilahi yang kau kenal, kecuali ayah Tian Li dan binatang mimpi buruk. " kata Jiu Zhi.
"Kau kenal dengan binatang mimpi buruk yang ku temui ?!" tanya nya terkejut.
"Hem, hanya ada satu binatang mimpi buruk yang ada di dimensi rendah ini. " kata Jiu Zhi sambil mengangguk ngangguk kan kepala nya.
"Apa kalian berdua memiliki sesuatu yang baik untuk di ceritakan pada aku ?" tanya nya.
"Aku !! Aku memiliki cerita yang sangat baik untuk di ceritakan pada mu !!" kata Tian Li semangat dan entah mengapa Jiu Zhi mendapat firasat buruk dari itu.
"Benarkah ?!! Cepat cerita kan !! " kata nya ikut semangat juga.
"Jadi, saat aku dulu masih kecil. Saat itu aku baru saja berumur 346 tahun, aku melihat ada seekor ular yang membelit ranting mainan ku. Aku yang masih kecil tidak berani mendekati ular besar tersebut, lalu saat itu aku langsung menangis dan tidak lama ayah ku datang dengan wajah panik. Dia langsung menanyakan pada ku apa yang terjadi, dan aku langsung menunjuk ke arah ular itu. Ayah ku langsung memasang wajah marah dan dia mendekati ular tersebut, ular itu langsung saja gemetar ketakutan.
Lalu ular itu pergi meninggalkan aku dan ayah ku, dan tidak lupa ayah ku memukul pelan buntut ular itu menggunakan ranting kayu mainan ku. Menurut mu siapa kah ular itu ?" tanya Tian Li sambil tertawa.
Dia langsung mengingat berapa banyak Jiu Zhi di pukuli oleh ayah nya, karena sering menganggu nya saat masih kecil.
"Apa kah itu Jiu Zhi ? Ha ha ha!!" Zhang Wei tertawa sambil memegangi perut nya yang tiba tiba sakit karena tertawa terlalu besar.
Sedang kan Jiu Zhi, wajah nya saat ini sedang merah padam siap untuk meledak karena marah dan malu. Tapi segera saja dia mengambil nafas lalu membuang nya dengan perlahan.
Dia menghela nafas pasrah mengingat siapa yang duluan untuk mengajak tidur bersamaan. Kalau dia di berikan kesempatan untuk meminta apa pun.
Maka dia akan memilih untuk memutar waktu , dan memilih untuk tidur sendirian di kamar yang di sediakan.
Tok tok
Saat Zhang Wei dan Tian Li sedang asik menertawai Jiu Zhi, sebuah ketukan pintu pelan terdengar.
__ADS_1
"Masuk !!" kata Zhang Wei dingin.
"Maaf menganggu kegiatan tuan, aku pelayan kediaman Ketua klan ingin mengatakan kalau Ketua klan memberikan baju ini untuk kalian gunakan. Jamuan makan malam juga akan di mulai dalam waktu 1 jam. " kata pelayan itu dengan sopan lalu mengeluar kan 3 pasang baju yang indah.
"Terima kasih, kau tidak perlu datang lagi 1 jam kedepan karena kami akan langsung ke sana. " kata Zhang Wei.
"Baik lah, kalau begitu aku pamit dulu tuan. Tuan dapat mencariku jika membutuhkan sesuatu atau minta di pandu jalan. "
"Kau tidak perlu takut aku tersesat, aku ini tuan muda klan jadi aku tidak akan tersesat hanya karena telah lama tidak mengelilingi klan. " kata nya.
"Tuan muda klan ?!! Tuan Zhang Wei !" Kata pelayan itu terkejut lalu bersujud di hadapan nya.
"Maaf kan aku yang tidak mengenal mu tuan muda !!" kata pelayan itu sambil bersujud berkali kali.
"Santai saja, aku menggunakan topeng jadi agak sulit mengenaliku. " kata nya dengan tenang.
"Kalau begitu aku pamit terlebih dahulu. " pelayan itu pergi.
Tian Li dan Jiu Zhi menatap nya dengan sangat serius.
"Wanita itu menyamar, apa kau tidak mengetahui nya ? Dia juga berpura pura tidak mengenalimu, itu bisa di lihat dari bibir nya. " kata Jiu Zhi.
"Apa kau fikir aku tidak tahu ? Apa kau fikir, trik kecil seperti itu bisa menipu ku ?" tanya nya sambil tersenyum miring.
"Kau sudah tahu ? lalu kenapa kau melepaskan nya ?" tanya Tian Li.
"Ya, dia adalah putri Ketua klan, Zhang Lin. Dia berfikir kalau dia bisa mengetes sifat ku dengan menggunakan trik kecil itu. Dia sangat meremehkan ku. " kata nya sambil tertawa kecil.
Tian Li menatap tumpukan baju yang baru saja di antar oleh Zhang Lin dengan mata yang berbinar.
"Aku akan mengambil yang biru itu. " kata Jiu Zhi semangat.
"Aku akan mengambil yang oranye itu. " kata Tian Li.
"Aku yang ungu saja, karena aku memang menyukai warna ungu. " kata nya pelan.
1 jam kemudian
Saat ini mereka telah duduk di meja persegi panjang, ada Zhang Yui dan Zhang Luo. Mereka berdua terkejut melihat nya.
Dia sendiri hanya tersenyum ringan melihat meja di depan nya ini yang telah terisi dengan makanan lezat.
Di hadapan nya ada Zhang Ming, Zhang Lin dan Xi Yun. Xi Yun adalah istri dari Ketua klan atau ibu nya Zhang Lin.
Xi Yun di temukan oleh Ketua klan saat dia dan beberapa tetua lain nya pergi ke gunung belakang klan.
Saat itu Xi Yun di serang oleh banyak binatang buas dan Zhang Ming datang, lalu menyelamatkan Xi Yun.
__ADS_1
Sejak saat itu tumbuh benih benih cinta di antara mereka, pada awal nya hubungan mereka sempat di tentang oleh para tetua.
Karena mereka takut kalau Xi Yun merupakan mata mata dari klan atau sekte lain. Tapi pada akhir nya mereka mulai menerima keadaan Xi Yun secara perlahan lahan.
Xi Yun sendiri sangat jarang berinteraksi atau berbincang dengan orang di luar kediaman Ketua klan.
Saat ini, Xi Yun sedang mengobrol pelan dengan Bai Yi Ren. Meskipun kedua nya baru bertemu pertama kali.
Mereka berdua bisa langsung mengakrabkan diri, itu bisa di lihat dengan senyuman yang ada di bibir mereka.
Kedua wanita itu mempunyai daya tarik masing masing, Bai Yi Ren yang anggun dan elegan. sedang kan Xi Yun yang manis dan tampak sederhana.
"Adik Wei, kau yakin untuk membawa Li Xiu itu ? aku takut kalau dia akan melukai ayah lagi. " kata Zhang Luo khawatir.
"Kakak tenang saja, karena dia berada di bawah pengawasan ku. Dia tidak akan berani untuk melukai ayah, lagi pula dia kemarin terpaksa melukai ayah. " jelas nya.
"Kalau adik Wei telah mengatakan seperti itu, maka aku akan tenang. " kata Zhang Luo sambil tersenyum manis.
"Karena semua nya telah berkumpul di sini, maka silakan mulai menikmati makanan yang ada di meja !!" kata Zhang Ming sambil tertawa lantang.
"Selamat makan semua nya !!" ucap nya dengan semangat.
Mereka mulai mengambil satu persatu makanan yang ada di meja, dia sendiri makan dengan sangat lahap.
Dia kelaparan karena sudah dari pagi dia belum memakan apa pun, dia telah menghabiskan satu piring penuh bihun.
Dia akan menambah lagi dengan nasi, dia dengan semangat mengambil nasi satu piring penuh lagi. Sedang kan Bai Yi Ren hanya menggeleng geleng kan kepala nya.
Bai Yi Ren masih ingat dengan jumlah porsi makan miliki Zhang Wei dan Bai Long Zhi saat ada di penginapan.
Akhir nya setelah dipelototi oleh Bai Yi Ren, Zhang Wei menghentikan acara makan nya. Lagi pula dia sudah makan sekitar 7 piring penuh.
Dia juga menjadi perhatian banyak orang karena porsi makanan nya yang tidak main main, sekitar beberapa jam kemudian.
Di kamar Zhu Hong dan Long Nie yang sedang duduk di dekat kolam yang ada di kamar milik mereka.
Di kolam terdapat bunga teratai yang indah dan di tambah lagi oleh cahaya bulan yang sangat indah. Long Nie menjatuhkan kepala nya di kaki Zhu Hong.
Zhu Hong mengelus kepala nya dengan penuh kasih sayang, dia menutup mata nya berusaha untuk menikmati semaksimal mungkin sentuhan dari Zhu Hong.
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Bonus : 1 / 2
Jangan lupa buat like dan comment dan Vote.