
Murid Old Qi, Qi Yang. Pria itu berusaha untuk membuat nya jatuh, mulai dari mendorong nya, dia mendorong balik yang membuat pria kurus itu keluar dari jalur lari nya.
"Lain kali, jika kau berani untuk mendorong orang maka siap kan diri mu untuk mendapat kan dorongan balik. " Teriak nya sambil meninggal kan Qi Yang.
Di sisi lain, Qing Yu dan Old Qi yang sedang memantau pertandingan, tertawa kecil melihat kejadian itu.
"Murid mu selalu melakukan hal kotor, apa kau tidak mengajari nya dengan benar ?" Sindir Qing Yu.
"Dia terlalu kekanak kanakan, padahal umur nya sudah 21 tahun. Dia sangat berbeda jika di banding kan dengan Zhang Wei yang seperti nya lebih muda tapi dapat bersikap lebih dewasa. " kata Old Qi.
"Nona, aku sudah berhasil mencari informasi yang kau ingin kan. " Seorang iblis berjalan mendekati Qing Yu.
"Old Qi, aku pergi dulu. " Pamit nya sambil melambai kan tangan, ia mengikuti langkah orang kepercayaan nya.
"Jadi informasi apa yang kau dapat kan ?" tanya nya.
"Anak itu memiliki hubungan dengan Wang Xi Rong , yang kemungkinan besar juga memiliki hubungan dengan Qian Bei. Nona bisa pergi menemui Xi Rong di dimensi Qilin Api. " kata Orang kepercayaan nya.
"Kau pergi dulu. " kata Qing Yu setelah terdiam beberapa saat.
Dia terduduk dan menatap langit langit yang sudah mulai gelap dengan tatapan sendu.
"Guru, maaf kan aku. Seandai nya kalau waktu bisa di putar. Aku tidak akan melakukan ini. " Gumam nya dengan sedih.
Dia pergi menuju Dimensi Qilin Api, untuk menemui Xi Rong. Dengan kekuatan asli nya, menemukan Xi Rong bukan lah hal yang sulit.
Sesampai nya di rumah Xi Rong, ia melihat Xi Rong sedang menyiram tanaman.
"Wah wah, aku tidak menyangka kalau aku akan mendapat kan tamu yang tak di undang. " Sindir Xi Rong dengan dingin.
"Ha ha, tidak perlu di undang aku juga akan datang di rumah baru mu. " Ucap nya basa basi.
"Katakan pada ku, apa yang kau ingin kan ? Kau tidak mungkin datang kemari hanya karena ingin berbasa basi pada ku kan , pengkhianat ?"Kata Xi Rong yang menatap nya tajam.
"Kau belum melupakan kejadian itu rupa nya, aku meminta maaf atas kejadian itu. Aku datang kemari ingin bertanya tentang hubungan mu dengan Zhang Wei. " kata nya.
"Ada apa ? Apa hubungan mu dengan Zhang Wei ? Jangan berani berani untuk menyentuh nya kalau kau tidak ingin sama seperti saudara kembar mu !!" Teriak Xi Rong marah.
__ADS_1
"Ah jadi saudara kembar ku sudah tertidur ? Bagus lah, aku tidak ingin mempunyai saudara kembar yang tidak tahu terima kasih seperti nya. " Dengus nya.
"Jangan berpura pura tidak tahu, aku yakin seluruh iblis sudah mengetahui kematian nya. " Desis Xi Rong.
"Tidak juga, bukti nya aku tidak tahu. Aku sudah lama tidak kembali ke dimensi Iblis. " kata nya dengan santai.
"Ngomong ngomong kau tidak berniat untuk mengundang ku masuk atau mengajak ku untuk minum teh ?" tanya nya.
Xi Rong hanya diam sebelum memutus kan untuk mengangguk, dia berdecak kagum saat melihat bagian dalam rumah.
"Ayo duduk. " ajak Xi Rong.
Jika ada orang yang melihat ini, maka mereka akan berdecak kagum melihat pemandangan indah ini, di mana ada 2 dewi yang duduk berhadapan di tambah lagi dengan pemandangan air terjun yang menjadi latar belakang mereka.
"Aku ingin bertanya apa hubungan mu dengan Zhang Wei ? " Ulang nya lagi.
"Entah lah, Qian Bei hanya mengatakan kalau jangan menganggu nya atau kau akan musnah. Qian Bei sendiri serius melindungi nya dan tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh nya. Jadi jangan berpikir macam macam untuk melukai nya." Peringat Xi Rong.
Dia tertawa kecil, kedua orang ini sangat sempurna. Kedua nya sama sama memiliki kecantikan yang sangat mendominasi satu sama lain dan kedua nya akan membuat dunia bergetar.
Tok tok
"Tunggu sebentar Ling' er !" Teriak Xi Rong.
Xi Rong membuka kan pintu yang menunjuk kan 2 gadis yang sangat cantik. Itu adalah Hu Yin dan Nangong Ling.
Jadi lah mereka duduk berempat dan keempat nya mewakili masing masing kecantikan, Xi Rong yang mendominasi dan dewasa. Qing Yu yang mendominasi tapi kekanak kanakan.
Hu Yin yang manis dan imut, dan tentu saja Nangong Ling yang dingin dan tak tersentuh.
(Untuk wajah bisa di lihat di instagram author. )
"Siapa ini ?" tanya Qing Yu dengan penasaran.
"Murid Zhang Wei, ini murid pertama nya, nama nya Hu Yin. Ini murid kedua nya, Nangong Ling."Jelas Xi Rong.
Dia mengangguk ngangguk tanda mengerti tapi da hal yang mengganjal di hati nya.
__ADS_1
"Ehm, tapi kenapa murid nya semua nya perempuan ?" tanya nya.
"Ya tidak tahu, tapi bakat mereka sangat baik, jadi tidak ada masalah. Wajah hanya lah keuntungan tambahan. " Jawab Xi Rong
"Hm, kalau begitu, bagaimana jika kalian mengajak ku berkeliling, sudah lebih dari 50 tahun aku berdiam diri di dimensi itu. Aku melakukan nya untuk menghindari 'dia'. " Ajak nya.
"Baik, tidak masalah. "Mereka berempat menggunakan cadar untuk meminimalisir masalah yang akan mereka dapat kan.
"Bagaimana kalau kita akan mendapat kan masalah ?" tanya Hu Yin dengan khawatir.
"Maka aku akan membuat mereka menyesal, aku bisa membuat mereka sekarat tapi tidak dengan membunuh nya. " kata nya.
Mereka berjalan jalan membeli pengharum tubuh yang terbuat dari berbagai macam bunga dan hingga akhir nya mereka pergi makan.
Sebenar nya hubungan Xi Rong dan Qing Yu cukup baik di masa lalu, hanya saja ada sebuah kejadian yang membuat mereka bermusuhan.
"Paman, kami pesan pangsit nya 4 porsi. " kata Hu Yin.
Sedari tadi, hanya Nangong Ling yang belum berbicara lebih dari 10 kata. Memang ini adalah kebiasaan nya, bahkan saat bersama Qian Bei.
Dia hanya diam dan mendengar kan pembicaraan orang lain dan tidak berniat untuk ikut dalam obrolan.
"Kalian ingin makan bersama kami ? Nona nona, aku adalah tuan muda Sekte Qilin Api. Kalian bisa mendapat kan banyak harta jika menjadi istri ku dan memuaskan ku. " kata seorang pria muda dengan air liur saat melihat mereka berempat yang melepaskan cadar mereka karena bersiap untuk makan.
"Pergilah, kami sedang tidak ingin mencari masalah. " kata Xi Rong.
"Jangan begitu nona manis, aku akan membuat mu menjerit kesenangan di bawah ku. Ayolah. " kata anak Huan Li dengan wajah mesum.
Anak Huan Li ini bersiap untuk menyentuh tangan nya, tapi dengan sigap ia menghindar dan meludahi wajah pria itu.
"Dasar wanita sialan ! semua nya tangkap wanita wanita ini ! Kita akan menikmati nya malam ini. " kata anak Huan Li.
"Bahkan makan pun tidak tenang, karena kalian melakukan ini pada kami maka aku akan meladeni mu. " kata Nangong Ling sambil membanting sumpit nya.
Nangong Ling melemparkan sumpit nya ke mata anak Huan Li. Sedang kan Xi Rong menghilang entah kemana.
Tubuh Hu Yin sedikit bergetar saat melihat sumpit yang di lempar kan oleh Nangong Ling menusuk kedua mata anak Huan Li.
__ADS_1
"Kalian sebaik nya berlutut minta maaf, atau kalian akan menyesal. " tanya Nangong Ling dengan dingin.
Yang lain langsung menunduk dan minta maaf, sedang kan anak Huan Li yang tidak mereka ketahui nama nya terus meraung raung kesakitan.