
"Jika di lihat lihat kalian memang benar benar mirip." kata Zhu Ming sambil tertawa ringan , kali ini Zhang Wei kembali.membawa kejutan untuk nya.
"Kakek , Zhang Wei yang menolong kami dan memberi kan kami tempat baik untuk berlatih . Lihat lah kultivasi kami yang berkembang dan meningkat jauh." kata Yin Yi dengan manja di pelukan kakek nya.
"Memang bisa di lihat begitu , di lihat dari kultivasi dan pakaian kalian seperti nya kalian di rawat lebih baik dari pada di klan." kata Kakek Yan.
"He he he kami tidak banyak melakukan kegiatan kalau bersama Zhang Wei, hanya beberapa kali kami membantu nya." kata Yan Yi.
"Bagaimana bisa banyak pekerjaan ? saat di butuhkan aku lihat kau sedang tidur atau bersembunyi di atas pohon."Cibir nya.
"Ya pohon buah yang ada di dimensi mu sangat enak bahkan membuat ku ketagihan." kata Yan Yi.
"Oh itu , Buah Persik Cahaya , kau menginginkan nya ? Aku bisa membawa kan nya untuk mu." Kata kata nya kali ini membuat semua nya tertegun.
"Buah Persik Cahaya ? Bukan kah itu adalah sumber daya legendaris ?" tanya kakek Yin.
"Tidak juga ,buah itu biasa saja bahkan tidak terlalu berguna untuk kultivasi , hanya baik di bidang pengobatan dan memiliki rasa yang enak." kata nya dengan santai.
"Boleh aku lihat buah nya ?" tanya Kang Mei.
Dia mengangguk dan mengeluar kan satu buah persik cahaya dan menyerah kan nya ke tangan wanita tua itu.
" Ini.....benar benar buah persik cahaya. Aku pernah memakan nya satu kali untuk kesehatan ku dan kekuatan ku pun ikut naik sedikit." kata Kang Mei dengan bergetar.
"Kalau Tetua Kang menginginkan nya , maka ambil saja ." kata nya dengan santai sambil mengeluarkan 10 buah lagi.
" Ini untuk kakek Yin dan ini untuk Kakek Yan , ini untuk Paman Zhu dan ini untuk kalian berdua. Kalian akan ku beri lebih banyak karena kan kalian akan berpisah dengan ku." kata nya.
"Siapa bilang ? Aku masih ingin mengikuti mu !" kata Yan Yi.
"Tapi ...... Bukan kah kau ingin pulang ?" tanya nya.
"Tidak ada yang berkata ingin pulang , aku hanya mengatakan kalau kami ingin jalan jalan ke dimensi Ilahi." kata Yin Yi menimpali.
"Baik lah baik lah , ayo kembali ke cerita awal ." ajak nya .
Semua nya merasa senang karena masing masing mendapat kan 10 buah persik Cahaya. Merek tidak tahu saja kalau buah Persik Cahaya ini tumbuh dengan sangat subur di dalam dimensi nya.
Bahkan sepanjang jalan di penuhi dengan buah persik cahaya , kadang kadang ia menumbuk buah persik cahaya untuk di jadikan obat penyembuh .
Sangat efektif untuk luka terbuka atau luka goresan. Kecepatan penyembuhan bahkan membuat nya tercengang.
Kadang kadang dia tidak sarapan apa apa hanya memakan sekeranjang kecil buah Persik Cahaya.
Setelah membahas beberapa hal yang menurut nya tidak terlalu penting , dia langsung pergi ke pasar untuk menjual buah persik cahaya.
Pandangan nya tertuju ke toko obat paling besar di ibukota, Toko Obat Jin . ( Jin : emas)
Sangat ramai orang keluar masuk di toko obat Jin. Pengawal yang menjaga toko obat Jin juga tidak main main .
Saat ia ingin masuk , ia di tahan oleh penjaga seperti pelanggan pelanggan lain nya.
"Anda ingin menjual atau membeli ?" tanya penjaga itu.
"Aku ingin menjual barang."
"Langsung naik ke lantai 4 , di sana akan ada 7 tetua yang menilai harga dari barang mu. Perhatikan sikap mu terhadap tetua ." kata penjaga itu.
"Baik , terimakasih atas arahan mu." Dia langsung mengikuti perintah untuk naik ke lantai 4.
Kepala nya terasa sedikit pusing melihat banyak nya anak tangga untuk naik ke tangga dua belum lagi bentuk nya yang melingkar.
Setelah beberapa menit yang penuh perjuangan , dia akhir nya sampai ke lantai 4 . Dia mengelap keringat yang menetes dari dahi nya.
Di lantai 4 , sudah banyak penjaga yang melindungi 7 ruangan terpisah , lagi pula antrian juga sangat panjang membuat nya merasa bosan.
__ADS_1
Kaki nya bergoyang goyang , mata nya menjelajahi seluruh yang ada di lantai 4 . Desain bangunan ini sangat bagus dan kokoh.
Zhang Wei menebak kalau bangunan ini di buat dengan bahan bahan yang bagus. Ini adalah milik ras Qilin Api , dan toko obat Jin tidak hanya menjual obat.
Melainkan tempat mencari informasi , jika harga sesuai maka Toko Obat Jin bisa memberikan informasi yang kita butuh kan.
Belum lagi seperti senjata spiritual , sumber daya langka biasa nya ada di Toko Obat Jing.
Beberapa orang keluar dari ruangan dengan wajah muram dan di usir langsung oleh penjaga.
"Eh itu kenapa wajah nya muram begitu ?" tanya nya pada penjaga yang berada di dekat nya.
"Biasa nya , jika sudah begitu maka kemungkinan besar barang nya di tolak. Dari 100 orang yang membawa barang ke mari paling paling hanya 5 yang di terima ." kata penjaga itu dengan datar.
"Oh begitu , pantas saja toko Obat jin di kenal sebagai toko obat dengan kualitas paling baik." Jawab nya.
Di depan nya tersisa 3 orang dan saat ia perhatikan , rata rata orang orang keluar dengan wajah muram kecuali satu pemuda .
Keluar dengan wajah gembira. , tiba tiba di layar batu muncul tulisan
Senjata spiritual tingkat 7
Senjata spiritual di tingkat kan sampai 9 , setelah itu adalah senjata spiritual yang legendaris. Saat ini pedang Jiwa Naga nya kira kira sudah berada di tingkat 5 .
Jadi jika beri inti naga secara terus menerus , tidak menutup kemungkinan untuk mencapai senjata spiritual yang legendaris .
Jadi Senjata spiritual tingkat 7 lumayan menarik minat nya untuk di berikan ke teman nya.
"Sebentar lagi atau lebih tepat nya minggu depan akan di adakan pelelangan tahunan milik Toko Obat Jin. Semua barang yang terpilih akan di lelang bukan langsung di jual. 80 persen dari harga yang terjual akan di berikan ke penjual dan 20 persen di ambil oleh toko obat Jin." kata penjaga itu menjelaskan saat ia baru mau masuk ruangan.
"Terima kasih." Kata nya sambil tersenyum di balik tudung hitam nya .
Dia memasuki satu ruangan kosong yang paling luas di banding kan ruangan lain .
"Barang apa yang ingin anda jual ?" tanya tetua itu .
"Hm ini buah persik cahaya yang legendaris. Kau di terima , berapa harga awal yang ingin kau beri kan . Kami klan Qilin api sangat menghargai nya , kalau kau bersedia kami akan membeli ini secara pribadi." kata tetua itu.
"Berapa yang anda ingin beli secara pribadi , sebut kan berapa puluh buah jangan katakan sebanyak apa pun yang aku miliki. Aku menjual masing masing 10 Kristal Roh tingkat tinggi."
"Hmm Kami ingin membeli 500 buah , apa kah kau bisa menyediakan nya ?" tanya tetua itu.
Dia tersenyum kecil di balik tudung nya , 500 buah sangat sedikit.
"Baik tidak masalah , dan kembali ke awal aku ingin 100 buah itu di lelang dengan harga yang di mulai dari 10 kristal roh tingkat tinggi." Tetua itu tampak tertegun dengan jumlah yang di keluar kan oleh Zhang Wei.
Padahal tetua itu hanya ingin mengetes seberapa banyak buah persik cahaya yang dapat di keluar kan oleh Zhang Wei.
"Tunggu sebentar , aku akan menyuruh orang untuk memberi tahu kan ini kepada ketua klan." kata tetua itu .
Dia melihat kalau tetua ini memiliki sifat yang lumayan terpuji juga , jika tidak maka dia mungkin akan dengan tidak tahu malu nya langsung menyimpan buah
"Baik lah." jawab nya , tetua itu langsung mengirim pesan mental ke ketua klan Mu.
Tidak lama , seorang pria muda dengan pakaian putih yang lebar tampak sangat suci dan tak tersentuh oleh dunia fana datang .
"Ketua ." kata tetua itu dengan penuh hormat.
Mu Xing Qiao langsung maju dan menatap buah persik cahaya dengan teliti sebelum tersenyum .
"Ini benar benar buah cahaya , bahkan kualitas nya benar benar baik. Anak Muda apa kau yakin untuk menjual ini kepada kami ?" tanya Mu Xing Qiao.
"Tentu saja aku yakin ,lagi pula kualitas buah persik cahaya dapat lebih baik jika di petik di waktu yang tepat ." kata nya.
"Ambil ini ,di dalam ada 50.000 Kristal Roh tingkat Tinggi. Aku tidak ingin merasa berhutang dengan mu , kau mungkin masih baru di dimensi ini sehingga tidak mengetahui buah ini." Kata Mu Xing Qiao , Zhang Wei hanya tersenyum tidak menyangkal.
__ADS_1
"Buah ini , di dimensi ini bisa di jual sampai sampai 1000 kristal roh tingkat tinggi. Jadi sebaik nya ubah harga lelang mu menjadi lebih mahal sehingga harga buah persil cahaya tidak jatuh." Saran Mu Xing Qiao.
"Aku akan mengikuti apa pun kata tetua Mu. Sebaik nya yang menentukan adalah Tetua Mu , aku sendiri masih baru di sini belum sebulan." kata nya merendah.
"Baik lah kalau kau memberi ku kuasa untuk ini , ini adalah kartu undangan , kartu undangan ini hanya ada 10 yang mewakili banyak keluarga besar." kata Mu Xing Qiao.
"Terima kasih tetua Mu , aku juga ingin menjual ini." Dia menunjuk kan Apel Kristal Jiwa yang tak terlalu berharga di dimensi Api Hitam karena mereka tidak tahu cara menggunakan nya.
"Apel Kristal Jiwa !" Kata Mu Xing Qiao dengan wajah yang bersemangat.
Apel Kristal Jiwa tidak lagi tersedia di Dimensi Api Hitam , dan sekarang menjadi sangat langka karena apel Kristal Jiwa hanya bisa di tanam di Dimensi Api Hitam.
Tapi keajaiban pun terjadi , akhir nya Apel Kristal Jiwa yang berharga tumbuh dengan subur di dimensi Fanrong.
"Aku juga ingin melelang nya dan untuk harga sebaik nya Tetua Mu yang menentukan nya."
"Anak muda kau sungguh menarik , aku ingin membeli ini juga , saat ini aku hanya membawa 50.000 kristal roh tingkat tinggi , berapa yang ingin kau berikan ?" tanya Mu Xing Qiao.
"500 buah , sama kan saja seperti Buah Persik cahaya."
Setelah berbincang bincang dan membangun hubungan yang baik dengan Mu Xing Qiao , dia akhir nya membawa pulang 100.000 kristal roh tingkat tinggi.
Dia tidak bisa membayang kan betapa kaya nya Klan Mu dari bisnis toko Obat Jin ini. Untuk gambaran yang jelas , Zhang Wei akan menjelas kan berapa banyak harta yang di miliki.oleh Mu Xing Qiao.
Setiap Klan besar paling paling hanya memiliki 10 sampai 15 juta kristal roh tingkat tinggi dan di katakan kalau Klan Mu mengendalikan lebih dari setengah ekonomi dimensi Ilahi.
Jadi kekayaan nya sekitar 50 sampai 70 juta kristal roh tingkat tinggi bahkan sebagai ganti nya , Mu Xing Qiao berjanji akan membeli sumber daya dari nga lagi.
Menurut nya , Mu Xing Qiao ini memiliki perilaku yang baik di lihat dari caranya yang tidak memanfaat kan kepolosan Zhang Wei soal harga sumber daya di Dimensi Ilahi.
"Harta ku saat ini sekitar 150.000 kristal roh tingkat rendah." Gumam nya pelan.
Saat Zhang Wei pulang , ia melihat Yan Yi dan Yin Yi yang sedang berjalan akan pulang dengan kakek mereka.
Dia memilih untuk bersembunyi , hati nya agak sakit untuk melepas kan 2 teman yang sudah menemani nya cukup lama.
Setelah Yan Yi dan Yin Yi pergi baru lah ia masuk , Zhu Hong terlihat terkejut dengan kedatangan nya.
"Kau kabur diam diam lagi ?" Bisik Zhu Hong.
"Iya ,jangan beritahu ibu. Aku hanya jalan jalan sebentar." kata nya sambil tertawa.
"Haih , si kembar baru saja pergi , mereka tampak sangat senang tapi juga merasa sedih karena tidak bisa berpamitan dengan mu." kata Zhu Hong sambil berjalan ke dalam klan.
"Aku tahu." jawab nya dengan murung.
"Kau bersembunyi ?" tanya Zhu Hong yang bisa menebak dengan mudah.
"Ya , aku merasa sedih jika melihat mereka pergi jadi aku bersembunyi saja." Jawab nya sambil cemberut.
"Aduh adik ku yang imut ini memang benar benar tidak bisa di tebak , coba beritahu aku , dari mana kau berasal ?" tanya Zhu Hong sambil merangkul Zhang Wei.
"Dari toko obat Jin kakak." jawab nya dengan wajah yang di imut imut kan.
"Kau pasti lelah mengelilingi tempat itu , tempat itu sangat membosan kan untuk ku tapi pasti sangat berguna untuk mu yang suka tentang pengobatan." kata Zhu Hong sambil mengelus kepala Zhang Wei tanpa di sadari Zhu Ling dan Zhu Liang mendengar dan memantau pembicaraan kakak beradik angkat itu.
"Ya , sangat melelah kan tapi , di sana sangat menakjubkan . Ini membuat ku terkagum kagum."
"Kalau begitu masuk ke kamar mu dan beristirahat lah , Qing Yu saat ini sedang memancing di kolam teratai bersama Paman paman di klan. Tidak ada yang berani menganggu Qing Yu setelah wanita garang itu menghajar satu paman yang menggoda nya sacara berlebihan." kata Zhu Hong.
Di sisi lain , Qing Yu yang sedang memancing merasa risih dengan laki laki.tua yang terus menerus menggoda nya.
"Nona cantik , ayo minum ini." kata laki laki tua itu.
Dia tersenyum sinis saat melihat ada obat perangsang di dalam minuman itu. Dia tidak menjawab melainkan menendang pria tua itu ke dalam kolam ikan.
__ADS_1
"Berani bermain main dengan ku ? Mencari mati !" Dengus Qing Yu ,seketika nafsu nya untuk memancing hilang.
Bonus : 1 /2