
"Orang tua ku ?" Tanya nya bingung.
" Ha ha ha apa kau fikir orang tua mu memutus kan untuk meninggal kan mu karena bakat mu yang rendah ? Kalau begitu maka kau salah besar. "Kata kata kakek itu membuat nya terdiam kaku.
"Sebenar nya apa yang di katakan singa kecil itu tidak salah, memang orang tua mu tidak ada membahas sedikit pun tentang mu. Tapi satu yang pasti aku akan memberi mu pelatihan selama 5 tahun bersama ku. " kata kakek itu.
"Tapi teman teman ku menunggu ku, di tambah lagi dengan bahaya yang akan mengancam teman teman ku. " kata nya panik.
"Apa menurut mu teman teman mu lebih penting dari pada memiliki kekuatan untuk mengendalikan orang lain ?" tanya kakek tua itu.
"Memang aku ingin memiliki kekuatan yang besar, tapi teman teman ku jauh lebih penting. "kata nya.
"He he tapi tanpa kekuatan kau tidak dapat melindungi teman teman dan keluarga mu. Dengan kekuatan yang rendah kau akan selalu di rendah kan. " kata kakek tua itu sambil tersenyum aneh.
"Aku akan berusaha melakukan apa pun untuk orang terdekat ku. Aku akan membunuh siapa pun yang menganggu orang terdekat ku dan dengan begitu aku akan menjadi kuat. " kata nya dengan teguh.
"Oh ya ? bagai mana jika aku memberi mu kesempatan untuk menjadi dewa secara langsung tapi dengan syarat harus mengorbankan teman mu seluruh teman mu. "
"Tidak Terima kasih, aku lebih memilih untuk berdarah darah dan bertambah kuat karena tekanan untuk melindungi teman ku. Kalau aku mengorbankan teman ku maka apa yang akan menjadi motivasi ku untuk berkembang. Untuk apa aku bertambah kuat jika tidak ada yang ingin ku lindungi. " kata nya dengan dingin.
"He he pilihan yang menarik, Aku akan memberikan mu satu kesempatan lagi. Di sini ada bola kekuatan yang akan membantu mu untuk menjadi dewa dan ini adalah kunci untuk keluar dari dimensi ini. " kata kakek itu mengeluar kan kedua barang.
Dia yakin kalau bola kekuatan itu bisa membuat nya menjadi Dewa , jika di lihat dari Qi yang terkandung dan aura yang sangat menindas.
Tapi dia tiba tiba tersenyum mengejek kepada kakek itu dan langsung mengambil kunci tanpa ragu ragu.
"Aku akan mengambil kunci ini dan terima kasih."
"Tunggu!! Sebenar nya itu bukan lah kunci untuk keluar dimensi melainkan kunci untuk mengambil buah untuk meningkatkan, ah bukan lebih tepat nya buah untuk membuka potensi yang ada di dalam diri mu. " kata kakek itu sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"Kalau begitu bagai mana aku ingin keluar ? Dan kau bilang potensi ? Tapi aku pernah di beritahu oleh memori yang di simpan oleh orang tua ku kalau potensi ku telah sepenuh nya terbuka. " kata nya bingung.
"Duduk lah di sini, tidak perlu terburu buru. Karena 1 tahun di sini sama dengan 1 jam di dunia nyata. " kata kakek itu santai.
Setelah mendengar perbandingan waktu, baru lah ia menghela nafas lega. Karena pada pasal nya ia merasa sudah seperti 10 menit berada di dimensi ini.
Dia menuruti keinginan kakek itu dan duduk di samping kakek itu meski pun tidak terlalu dekat sebagai bentuk kewaspadaan nya.
"Aku cukup senang dengan pilihan mu, karena aku merasa kerja keras aku dan teman teman ku tidak sia sia. Dengan ini aku akan melatih mu untuk membuat mu mengalami lonjakan kultivasi dan masa depan yang lebih baik. "
"Teman teman mu ? "
"Hm, kau akan tahu nanti karena kau akan bertemu dengan mereka nanti. Aku berfikir jika kau akan memilih bola kekuatan itu, meski pun bola kekuatan itu memang memiliki kekuatan yang cukup untuk merubah mu menjadi dewa tapi kekuatan itu juga cukup untuk menghanguskan mu menjadi abu. " kata kakek itu dengan tenang.
"Aku tahu itu. Aku telah merasa tekanan yang sangat kuat dan aku yakin tubuh ku sudah pasti akan hancur jika mendekati bola itu. " kata nya sambil tersenyum tipis.
"Oh jadi kau tahu, apa karena kau tahu itu akan menghancurkan mu jadi kau tidak memilih nya sambil ?" tanya kakek itu mengangkat salah satu alis nya.
"Pilihan bagus, ayo ikut aku untuk mengambil buah itu. " kata kakek itu dengan mudah mengambil kunci yang ada di pegangan nya.
"Kakek, sebenar nya ini di mana ?" tanya nya penasaran.
"Dimensi Dewa. " jawab kakek itu singkat.
"Dimensi Dewa ? Apa kau seorang Dewa ?" tanya nya antusias.
"Kira kira begitu, aku juga tidak yakin apa aku termasuk dalam golongan Dewa. " kata kakek itu tidak peduli lalu berjalan meninggal kan nya.
Dia berjalan di lantai yang entah mengapa bagi nya lantai ini sangat empuk dan rasa nya ia sungguh ingin tidur.
__ADS_1
"Jangan tidur !! Ini semua adalah ulah Dewa jahat yang menganggu ketentraman seluruh Dewa. Perhatikan lantai dengan baik baik jangan tertidur, karena jika kau tertidur kau akan bangun menjadi manusia tanpa hati atau sama saja dengan binatang." Kata kakek itu dengan kesal.
"Dewa jahat ? menjadi binatang ? Sangat mengerikan !! Kakek , kau kan kuat dan ini daerah mu, kenapa kau tidak kembali membenarkan nya ?"tanya nya bingung.
"Huh Apa kau fikir itu adalah hal yang mudah ? Di tambah lagi kekuatan kami para dewa sekarang mulai melemah. Sedang kan dewa jahat atau yang lebih sering di sebut iblis menjadi lebih kuat setiap waktu nya. " kata kakek itu menghela nafas berat.
"Iblis iblis seperti Abbadon, Lucifer, dan tokoh iblis lain yang terkenal, apa kau fikir kekuatan mereka hanya lah hiasan semata ? atau hanya berada di buku cerita ? maka itu semua salah. Sejak dulu kami para dewa sudah kalah karena satu dewa penting yang memilih untuk menjadi iblis. " kata kakek itu.
"Mereka benar benar ada ?! Aku sungguh terkejut dengan ini !!" kata nya dengan berlebihan.
"Tidak perlu berlebihan, diri mu sendiri memiliki sesuatu yang lebih hebat dari mereka. Jika kau sudah tumbuh, hindari lah iblis mana pun. Karena mereka pasti tidak akan melepaskan mu kalau mereka bertemu dengan mu. "
"Aku ? Kenapa ? Kakek, apa dewa dewa yang di sembah oleh manusia manusia itu adalah benar benar dewa ? Contoh nya adalah orang yang aku temui hari itu, kata teman ku dia adalah dewa air." tanya nya bingung.
"Oh orang itu, dia bukan lah dewa. Melainkan hanya seorang asisten dewa air. "kata kakek itu dengan santai.
"Ayo cepat ke tempat buah itu berada. Atau aku akan menambah masa waktu belajar mu. " ancam kakek itu.
"Tidak !! Aku tidak mau. Kalau di tambah lagi maka teman teman ku akan khawatir. "kata nya panik.
"Nah kalau begitu ya sudah, ayo cepat. " panggil kakek itu dengan cepat.
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN SHARE YA TEMAN TEMAN !!