
Saat ini Nangong Ling dan Zhang Lu sedang duduk berhadapan dengan putri pertama mereka, Zhang Yunqi.
"Yunqi, apa kah kau yang melakukan ini ?" Tanya Nangong Ling dengan tegas.
"Kalau ya kenapa ? Dan kalau tidak kenapa ? Ini adalah urusan ku dengan nya , dia harus membayar hal hal yang telah di lakukan nya. " Ucap nya dengan acuh tak acuh.
Dia tidak peduli dengan kematian Qian Xun , bagi nya, kematian prai tua itu adalah ketenangan bagi banyak orang.
"Tapi, bukan kah kau tidak pernah bertemu dengan Senior Qian ? Apa kah ada kesalah pahaman ?" Tanya Zhang Lu tidak mengerti.
"Jangan memanggil seperti itu, pria tua itu tidak pantas. Biar kan aku bercerita, maka kalian akan mengerti semua nya. " Ucap nya sambil menghela nafas.
Dia menceritakan semua nya tanpa melebih lebih kan atau pun melewat kan satu kisah pun.
"Jadi, sebenar nya jiwa mu sudah tua ?" Tanya Zhang Lu tidak percaya.
"Hm, tidak akan ada yang percaya tapi memang begitu. " Ucap nya dengan tenang.
"Kalau begitu, senior Qian, eh Qian Xun juga bukan mahkluk suci ?" Tanya Zhang Luo.
"Ck, mana ada mahkluk yang suci. Aku akan keluar dan melihat , siapa yang berani berani nya mengutuk ku !" Ucap nya dengan kesal.
Dia berjalan keluar dan bertemu dengan banyak orang yang berkabung. Mereka menangis sejadi jadi nya di depan mayat Qian Xun yang tidak berbentuk.
"Kalian semua dengar kan ! Mulai sekarang aku adalah pemimpin kalian ! Qian Xun sudah ku bunuh atas kejahatan masa lalu nya !" Ucap nya dengan suara lantang.
"Zhang Yunqi ! Kau, kau yang membunuh nya ?" Tanya Qing Yu tidak percaya.
"Bibi Qing, apa kau tidak percaya ? Apa perlu pembuktian ? " Tanya nya sambil mengangkat tanda pengenal milik Qian Xun.
"Kenapa kau membunuh nya ?!" Teriak salah satu warga.
"Ah, apa marga mu Ling ?" Tanya nya.
"Kau benar ! Marga ku adalah Ling dan kakek ku adalah Ling Yang !" Kata pemuda itu dengan gagah berani.
"Ha ha ha, aku tidak menyangka menemukan keturunan Ling Yang sekali lagi. Apa kah sebaik nya aku membunuh seluruh keturunan nya ?" Gumam nya sambil menyeringai.
"Apa yang kau kata kan dasar penyihir ?! Semua nya ayo bunuh dia !" Kata pemuda Ling itu dengan sinis.
__ADS_1
Dia memejam kan mata kala merasa kan banyak aura pembunuh yang di tuju kan pada nya, tepat ketika dia ingin menangkis pedang yang di lempar kan oleh Pemuda Ling itu.
Dia merasa kan seseorang yang melindungi nya , dia membuka mata nya dan melihat Zhang Wei yang berdiri dengan kokoh.
"Dewa Keindahan, apa kah kau ingin melindungi pengkhianat itu ?!" Tanya pemuda Ling itu dengan tidak sopan.
"Siapa yang kau bilang tidak sopan ?! Berani berani nya kau menunjuk nunjuk ku. Aku sudah bersumpah untuk melindungi Yunqi dengan hidup ku. Jika kau merasa keberatan maka aku tidak akan keberatan untuk membunuh mu !" Ucap Zhang Wei dengan nada memerintah.
Di sudut kiri, tampak lah ketiga orang terpilih sedang duduk dengan wajah acuh tak acuh terutama Xue Fenghuang.
Wanita itu terus menerus terkekeh bersama dengan Yuanzheng Yuwen. Pemuda Ling yang melihat itu merasa geram tapi tidak dapat melakukan apa pun di bawah tekanan yang Zhang Wei beri kan.
"Kenapa kau lihat lihat ? Apa kah ingin aku tarik keluar mata mu ?" Tanya Xue Fenghuang dengan ramah.
Pemuda Ling itu langsung ketakutan dan mengalihkan pandangan nya.
Feng Taoran bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju ke arah nya, Zhang Wei dan Zhang Yunqi.
"Semua nya, Nona Zhang memiliki alasan nya sendiri karena membunuh Tuan Qian. Kalian lebih baik menyerah, ini adalah hubungan masa lalu yang buruk." Kata Feng Taoran dengan tenang.
"Kalian mungkin mengira kalau Tuan Qian adalah orang suci, tapi sebenar nya merupakan pria yang penuh ambisi di masa lalu. " Kata Feng Taoran.
"Tuan mu sudah mati, tapi tampak nya kau sangat setia. Bagai mana kalau mayat mu di gantung di sini bersama dengan Tuan mu ?" Tanya Feng Taoran dengan lembut tapi menusuk.
Senyum tipis terbentuk di wajah nya, tiba tiba muncul layar putih dengan putaran kejadian. Dia merasa bingung karena melihat seorang wanita yang sedang hamil besar di bakar hidup hidup, lalu Qian Xun tampak menikah dengan orang yang di benci oleh wanita hamil itu.
"Nona Zhang, biar kan aku yang menceritakan nya. Jadi, wanita yang hamil besar itu adalah Nona Zhang di masa lalu yang bernama Lu Yunxi, Tuan Qian mengkhianati nya dan membunuh nya bersama dengan anak Tuan Qian. Lalu, Tuan Qian menikah dengan adik tiri Nona Lu yang membuat kemarahan Nona Lu meningkat. Kalian bisa bayang kan sendiri bagai mana perasaan Nona Lu bukan ?" Tanya Feng Taoran dengan nada yang menghipnotis.
"Bagai mana kau bisa tahu semua nya dengan jelas ? Lalu apa itu dengan layar yang keluar tiba tiba tadi ?" Tanya Zhang Yunqi penasaran.
"Itu adalah sistem Nona Zhang, anda akan tahu hal itu di masa depan. Aku izin kembali dulu, Nona dan Tuan Muda Zhang. " Kata Feng Taoran dengan sopan.
"Terima kasih atas bantuan yang kau beri kan Tuan Feng. " Kata Zhang Yunqi.
Dia menatap Zhang Yunqi dengan tatapan yang sulit di arti kan.
"Jika aku tidak salah maka kau harus nya adalah jiwa Lu Yunxi dengan tubuh yang di buat baru bukan ?" Tanya nya dengan suara rendah..
"Ya kau benar , maaf kan aku karena tidak memberi tahu mu. Apa kah kau menyesal karena telah melindungi ku ?" Tanya Zhang Yunqi dengan ragu ragu.
__ADS_1
"Kenapa aku harus menyesal ?" Tanya nya balik dengan senyum tipis.
"Tidak peduli kau adalah Zhang Yunqi atau Lu Yunxi, yang aku peduli kan adalah kau. Kau adalah anggota keluarga ku, aku tidak bisa membiar kan mu terluka dengan mudah. " Ucap nya dengan penuh keyakinan.
"Apa kah kakak Zhang dan Kakak Nangong sudah tahu soal ini ? " Tanya nya .
"Ya, mereka sudah tahu. Aku sudah memberi tahu mereka terlebih dahulu sebelum berjalan kemari. " Kata Zhang Yunqi.
Para warga langsung kabur dan mengutuk Qian Xun yang menipu mereka semua, tak terkecuali pemuda Ling itu.
"Kau ingin pergi kemana ? Dosa leluhur harus di tanggung oleh penerus. "Ucap nya sebelum melempar kan kipas nya.
Kipas nya dengan tepat membelah leher pemuda Ling itu dan mati di tempat.
"Tuan Muda Zhang, gaya membunuh anda terlalu membosankan. Sebelum membunuh, seseorang harus membuat pertunjukan terlebih dahulu. " Kata Xue Fenghuang dari belakang nya.
"Maaf tapi kemampuan membunuh ku masih sangat kalah jika di banding kan dengan Nona Xue yang sudah terbiasa mengikuti berbagai perang bersama dengan Tuan Muda Yuanzheng. " Ucap nya.
"Ha ha ha Tuan Muda Zhang terlalu memuji. " Kata Xue Fenghuang tidak tersinggung.
Jika orang orang melihat wajah mereka berempat maka mereka akan mengira kalau Xue Fenghuang adalah gadis nakal yang merepotkan.
Tapi dia sendiri tahu, kalau gadis itu bahkan lebih mengerikan dari nya jika dalam hal membunuh. Bahkan tidak jarang dia menangkap Xue Fenghuang yang tertawa kala melihat tangan nya berlumuran darah.
Bahkan, ketika melihat tubuh Qian Xun yang hancur serta kulit nya yang terpisah. Xue Fenghuang masih bisa tertawa seolah olah tidak melihat apa pun.
Dari situ saja sudah bisa di lihat kualitas mentak nya yang sangat baik dan tidak mudah untuk di provokasi.
"Semua nya, aku akan pergi. Kalian tinggal lah di sini untuk jaga jaga. " Ucap nya.
"Apa kah kau akan langsung pergi ?" Tanya Zhang Yunqi dengan khawatir.
"Kau benar, kalian lebih baik tinggal di sini. Jika berada di dalam dimensi ku maka itu akan sangat berbahaya dan tidak stabil. " Ucap nya.
"Baik lah, jaga diri mu baik baik paman. " Kata Zhang Yunqi.
Cup
Zhang Yunqi mengecup pipi nya sekilas, tampak seperti anak anak yang memberikan salam perpisahan pada orang tua nya.
__ADS_1
Wajah nya memerah kala merasa kan ini, apa lagi setelah mengetahui kalau Zhang Yunqi bukan lah anak anak melainkan jiwa wanita dewasa yang memiliki banyak pengalaman.