
Dia tersenyum ringan saat melihat bakat yang di miliki oleh pemuda malnutrisi di sebelah nya ini. Dia tidak mengira akan bertemu dengan pemuda yang memiliki bakat seperti ini.
"Siapa nama mu ?" Tanya nya dengan senyum tipis.
"Fan Liu Jing. " Kata pemuda itu sambil menatap Zhang Wei dengan terkagum kagum.
"Apa kau masih memiliki keluarga ?" Tanya nya lagi.
"Tidak, seluruh keluarga ku mati karena di paksa untuk menambang oleh pihak Kekaisaran. Sejak saat itu aku hidup sebatang kara. " Kata Fan Liu Jing dengan wajah murung.
"Apa tanggapan mu terhadap seorang kultivator ?" Dia mengamati seluruh perubahan yang ada di wajah Fan Liu Jing dengan teliti.
"Kultivator ? Aku sangat ingin menjadi Kultivator ! Aku ingin membalas dendam orang tua ku terhadap pihak Kekaisaran. " Kata Fan Liu Jing dengan wajah yang berbinar binar.
"Apa kau ingin menjadi Kultivator ?" Tanya nya.
"Aku ? Menjadi Kultivator ? Tentu saja mau !" Kata Fan Liu Jing.
"Ikut lah dengan ku dan jadi Kultivator, dengan begitu nasib mu akan berubah. " Kata nya sambil menjulur kan tangan.
Fan Liu Jing terlihat terkejut dengan kata kata nya, sebelum bersujud di hadapan nya.
"Tuan, selama kau membantu ku menjadi Kultivator maka aku bersedia untuk mengikuti mu dengan sepenuh hati. " Kata Fan Liu Jing sambil bersujud.
"Bangun lah, aku akan mengajak mu untuk pergi ke suatu tempat untuk berlatih. " Ucap nya yang di angguki oleh Fan Liu Jing.
Dia berjalan sambil menggandeng tangan Fan Liu Jing dan pergi ke penginapan Bulan Bintang.
"Anda ingin menginap atau makan ?" Tanya seorang pelayan wanita.
Senyum nya melebar kalau melihat penginapan tempat pertama kali nya ia bertemu dengan Xi Rong. Hari itu, wanita itu menyamar menjadi pelayan di sini.
"Aku ingin menginap selama 3 hari di sini. " Kata nya.
"Apa kah termasuk dengan makan dan air hangat ?" Tanya pelayan itu.
"Ya, beri kan kamar paling baik. " Ucap nya.
"Total nya, 1 koin emas. Ini adalah kunci nya. " Kata pelayan itu sebelum mengarah kan nya menuju sebuah kamar yang terlihat lebih megah di banding kan kamar lain.
"Terima kasih, ini untuk mu. " Ucap nya sambil menyelipkan 1 koin emas.
"Tuan, ini terlalu banyak. " Kata Wanita itu berusaha menyembunyikan kebahagiaan nya.
"Tidak apa apa, ambil saja. Aku harap kau memberikan pelayanan yang terbaik untuk kami, dan juga aku meminta mu untuk membelikan beberapa setelan pakaian untuk pemuda ini. " Ucap nya sambil memberikan satu koin emas lagi.
"Baik tuan, saya akan segera membelikan tuan muda ini pakaian. Harap tunggu sebentar. " Kata wanita itu langsung pamit dan pergi ke luar dengan wajah bahagia.
"Paman, kau mengeluarkan uang terlalu banyak. " Kata pemuda itu sambil menatap nya dengan mata polos pemuda itu yang terlihat sangat menggemaskan.
"Tidak apa apa, itu tidak terlalu banyak. Ayo masuk dan tunggu di dalam. " Ucap nya sambil mengajak Fan Liu Jing masuk ke dalam.
"Bersih kan dulu tubuh mu, dengan begitu kau akan lebih nyaman untuk beristirahat. " Kata nya.
"Tapi paman, kenapa beristirahat ? Bukan kah untuk menjadi Kultivator harus memerlukan banyak kerja keras ?" Tanya Fan Liu Jing dengan heran.
"Apa kau pikir dengan tubuh mu saat ini kau mampu mengikuti latihan yang akan ku beri kan ? Pertama tama kita harus mengubah tubuh mu terlebih dahulu. Kau pasti kurang tidur dan tidak makan dengan baik. Oleh karena itu kau harus makan yang banyak supaya tubuh mu menjadi lebih kokoh dan lebih banyak istirahat. " Kata Zhang Wei.
"Baik paman. " Kata Fan Liu Jing setengah mengerti dengan maksud Zhang Wei.
Pemuda itu memandang tubuh nya dengan tatapan malu karena terlalu kurus sampai sampai membuat nya tampak seperti tengkorak yang di lapisi oleh kulit.
Tok Tok
"Tuan, ini adalah pakaian yang Anda pesan. " Kata suara wanita dari depan.
Dia berjalan ke arah pintu dan membuka nya perlahan.
"Terima kasih. " Ucap nya.
"Sama sama, tuan. Jika memerlukan sesuatu tinggal panggil aku tuan. " Kata pelayan itu dengan semangat.
"Hm, berapa umur mu ? Kenapa terlihat masih sangat muda ?" Tanya nya baru menyadari kalau wanita di depan nya ini masih sangat muda.
Tinggi wanita ini hanya sebahu nya.
"A... aku baru berumur 14 tahun, aku terpaksa menjaga tempat ini karena kakek ku meninggal dan penginapan ini adalah satu satu nya cara ku untuk bertahan hidup. Aku sengaja menggunakan riasan tebal untuk membuat diri ku tampak lebih tua. aku mohon, jangan beritahu soal ini kepada siapa pun atau nasib ku akan sangat menyedihkan. " Kata Gadis kecil itu langsung bersujud di hadapan nya.
Dia menunduk dan memegang bahu gadis kecil itu.
"Bangun lah. " Ucap nya, dia memeriksa bakat gadis ini dan tersenyum tipis.
Bakat gadis ini adalah bintang 3,5 lumayan baik, paling tidak bisa seperti Zhang Luo jika belajar dengan giat.
"Apa kah kau mau mengikuti ku ? " Tanya nya langsung.
__ADS_1
"Eh ?" Gadis itu terlihat bergetar ketakutan.
"Ehm bukan itu maksud ku, aku bertanya apa kah kau ingin menjadi Kultivator. Tapi dengan satu syarat, yaitu kau harus menyerah kan kesetiaan mu pada ku." Ucap nya.
"Apa kah itu arti nya aku sama seperti tuan muda tadi ?" Tanya gadis itu.
"Hm, kira kira. " Ucap nya sambil mengangguk.
Gadis itu tampak berpikir sejenak sebelum mencabut sepatu dari kaki nya, ternyata di balik gaun itu terdapat batang kayu yang lumayan panjang.
Batang kayu itu di guna kan untuk menambah tinggi, asli nya tinggi gadis ini hanya sebatas dada nya.
"Aku akan ikut dengan mu, lagi pula penginapan ini akan di kelola oleh adik sepupu ku. Mereka begitu serakah dengan penginapan ini, tapi aku berjuang untuk bertahan hidup. " Kata Gadis itu dengan air kata yang tidak dapat di tahan lagi.
"Coba sebut kan siapa nama mu ?" Tanya nya.
"Ye Rongrong." Kata gadis itu.
"Nama yang indah, ayo masuk dan bertemu dengan teman baru mu. " Ajak nya yang di setujui oleh Ye Rongrong.
Setelah Fan Liu Jing mengganti pakaian, gantian Ye Rongrong yang berganti pakaian dan melepas kan seluruh riasan.
Saat ini dia dan Fan Liu Jing sedang menunggu Ye Rongrong, dan Fan Liu Jing tampak terpesona dengan keindahan yang di miliki oleh Ye Rongrong.
Dia tersenyum ringan, sebelum menggeleng kan kepala. Kedua orang di depan nya ini memiliki umur yang hampir sama.
Jadi ada kemungkinan untuk menyukai satu sama lain.
"Ayo kemari, aku akan menunjuk kan sesuatu kepada kalian. " Ucap nya, dia memegang tangan mereka.
Dalam sekejap semua pemandangan telah berubah, itu menunjuk kan tempat yang indah. Jika orang yang baru pertama kali melihat mungkin mengira tempat ini adalah Surga.
"Wah tempat ini indah sekali, di mana ini paman ?" Tanya Fan Liu Jing dengan kagum.
"Jangan panggil aku paman, umur ku tidak berbeda jauh dengan kalian berdua. Panggil aku kakak saja dan marga ku Zhang dengan nama Wei. " Kata nya.
"Baik lah kakak Wei. " Kata Fan Liu Jing.
"Ini adalah tempat kalian yang baru, kalian akan berlatih di sini. Tunggu sebentar , aku akan menyuruh teman ku untuk mengarah kan kalian. " Kata nya yang di angguki oleh mereka.
"Tu Long !" Teriak nya pada naga yang sedang terbang di langit.
"Ada apa ?!" Tanya Tu Long.
"Ini, kau urus mereka dulu. Jangan ajari mereka dulu, fokus kan untuk pembentukan tubuh dulu. Beri kan makanan yang banyak, aku akan mengurus kakak ipar dulu. " Ucap nya sambil mengedip kan mata.
Setelah melihat kedua nya bisa beradaptasi di sini, dia langsung meninggal kan tempat itu. Menurut nya, harus nya Nangong Ling sebentar lagi akan melahirkan.
"Adik Wei, akhir nya kau datang. Aku bahkan sedikit panik, istri ku berada di dalam ruangan. 1 Jam lalu dia terus menerus meringis kesakitan. " Kata Zhang Luo dengan raut wajah khawatir.
"Ayo ikut masuk juga. " Ucap nya sambil menarik tangan Zhang Luo untuk ikut masuk.
Dengan kemampuan medis nya yang tinggi, proses melahirkan berjalan dengan lancar.
Oekk oekk
Suara tangisan bayi pun terdengar dan Nangong Ling tampak menangis dengan bahagia. Dia menggendong bayi itu sebelum memberi kan nya kepada Nangong Ling.
"Selamat kepada kalian. Anak kalian berjenis kelamin perempuan. " Ucap nya dengan senang.
"Terima kasih, tapi sebaik nya beri kan nama apa ya ?" Tanya Zhang Luo.
"Kau belum menyiapkan nama untuk nya ?" Tanya nya dengan alis yang mengerut.
Kemana saja Zhang Luo 9 bulan terakhir, sampai sampai harus memikir kan nama ketika bayi telah lahir.
"Bagai mana dengan Zhang Yunqi ?" Tanya nya.
(Yunqi arti nya keberuntungan, sedang kan Zhang adalah marga Zhang Luo. )
"Nama yang bagus, aku setuju !" Kata Nangong Ling dengan semangat.
"Aku juga, semoga Yunqi selalu di liputi oleh keberuntungan. " Kata Zhang Luo sambil mengecup dahi Zhang Yunqi.
Mata Zhang Yunqi masih tertutup rapat, tubuh nya masih sangat rapuh. Saat itu, dimensi Furong di penuhi oleh sorak kebahagiaan.
Semua orang ikut senang dan bersedia untuk menjaga Zhang Yunqi dengan penuh kasih sayang.
10 hari kemudian
Dia menghampiri Fan Liu Jing dan Ye Rongrong yang sedang berlatih membawa batu. Mungkin ini bukan latihan yang berat bagi Kultivator.
Tapi bagi anak anak yang bukan Kultivator seperti mereka maka ini adalah kegiatan yang sangat menyusah kan.
Tubuh Fan Liu Jing terlihat menjadi lebih berisi, sedang kan Ye Rongrong terlihat lebih bercahaya dari pada sebelum nya.
__ADS_1
Fan Liu Jing di suruh untuk memikul batu 5 kilogram sambil mendaki ke atas bukit sebelum berjalan turun lagi.
Sedang kan Ye Rongrong di suru untuk mengangkat ember air dari kaki gunung menuju tempat penyimpanan air.
Mereka tidak mengeluh sedikit pun meski pun tubuh mereka sudah di penuhi dengan keringat.
"Bagai mana dengan mereka menurut mu ?" Tanya nya.
"Bakat mereka tidak terlalu bagus tapi tekad mereka sangat kuat. Dengan bantuan mu, pasti masa depan mereka akan cerah. " Kata Tu Long.
"Aku berniat untuk membuka seluruh meridian mereka setelah mereka mencapai tingkat Ranah Jiwa. "
"Apa kah menurut mu mengembang kan orang orang seperti ini akan berguna untuk perang nanti ?" Tanya nya.
"Menurut ku ini sangat berguna, meski pun membutuh kan proses tapi kesetiaan mereka sudah pasti dan lagi kau memiliki dimensi Furong. " Kata Tu Long.
"Aku berniat untuk mengumpulkan lebih banyak orang seperti ini. Apa kah itu akan menjadi hal yang bagus ?" Tanya nya.
"Mungkin....... jika kau bisa mendapat kan 10 orang seperti ini. Maka kelak mereka yang akan memimpin pasukan lotus. Meski pun pasukan lotus memiliki bakat yang sedikit lebih tinggi dari mereka tapi, tekad mereka sama sekali tidak dapat di banding kan dengan bocah bocah ini. " Kata Tu Long.
"Ya, kita bisa memanfaat kan dendam mereka kepada iblis yang telah membunuh keluarga mereka. Sangat banyak orang yang terlantar karena kelakuan Iblis. " Kata nya dengan kesal.
"Kau harus memberi mereka pelajaran yang setimpal." Kata Tu Long menyemangati.
"Setelah urusan ku selesai di sini, maka aku akan pergi ke dimensi Ilahi untuk menjemput yang lain. " Kata nya dengan kerinduan yang dalam.
"Aku yakin, pasti keponakan ku yang satu lagi sama menggemaskan nya dengan Zhang Yunqi. " Kata Tu Long ikut antusias.
"Bersabar lah sebentar, kita pasti akan segera bertemu dengan mereka. " Ucap nya sambil menepuk bahu Tu Long pelan.
Mereka pun berbincang, Xi Rong yang sedang berlatih di Gua Air Terjun. Tidak menyadari kekacauan yang terjadi di dunia nyata.
Kekuatan yang besar menguar dari tubuh nya,
Brakkk
Terdengar suara pecahan batu di sekitar nya, dia tersenyum tipis. Wajah nya berubah menjadi lebih dan lebih indah.
"Akhir nya aku berhasil menerobos menjadi Tahap Ilahi tingkat 1."
"Selamat Xi Rong karena sudah menyelesaikan latihan mu. " Kata Dewi Kesabaran.
"Kau harus pergi ke Dimensi Qilin Api dan membantu mereka untuk lepas dari Iblis. " Selama perjalanan, entah sudah beberapa kali dia di kejut kan oleh berita yang di bawa oleh Dewi Kesabaran.
Tubuh nya gemetar bahagia saat mendengar kalau Zhang Wei sudah menyelesaikan latihan nya, sesampai nya di dimensi Api Qilin.
"Lakukan tugas mu dengan baik, Xi Rong. " Kata Dewi Kesabaran sebelum menghilang.
Dengan cadar, dia bisa memastikan kalau diri nya tidak akan di kenali oleh siapa pun. Dia berkeliling dan telah menemukan beberapa anak yang sesuai dengan kebutuhan nya.
Bruk
Dia terkejut karena ada yang menabrak kaki nya, baru saja ingin marah tapi ia urung kan saat melihat ternyata yang menabrak nya adalah seorang gadis kecil yang mungkin baru berumur 8 sampai 10 tahun.
Gadis ini sangat mirip dengan Hu Yin, beda nya gadis ini terlihat lebih pendek.
"Apa kau tidak apa apa ?" Tanya nya dengan lembut.
"Maaf kan aku, nyonya. Aku benar benar ketakutan, beberapa orang datang dan membunuh keluarga ku. Ayah dan ibu menyembunyikan ku di dalam tong yang berada di halaman belakang. " Kata gadis kecil itu dengan air mata yang masih terlihat di pipi gembul nya.
"Terus, bagai mana cara nya kau melarikan diri ?" Tanya Xi Rong penasaran.
"Aku di temu kan oleh mereka, tapi untung lah hanya ada 1 yang tahu. Sebelum dia berteriak aku menggigit tangan nya, lalu aku berlari dengan kencang. Mereka seperti nya masih mengejar ku. " Kata gadis itu ketakutan.
Xi Rong mengamati dengan teliti dan melihat kalau anak kecil ini tidak berbohong karena di lihat dari pakaian nya yang compang camping dan luka goresan di mana mana.
"Mau lari kemana kau gadis kecil ?!" Teriak suara pria kasar yang sekarang berada di depan nya.
Gadis kecil itu langsung terlihat gemetar dan bersembunyi di belakang tubuh nya.
"Aku beri kalian waktu untuk enyah dari hadapan ku, 1......"
"Ha ha ha, gadis ini memang hebat dalam membual. "
"Bagai mana kalau kau menemani kami di ranjang ?" Tanya yang lain sambil menatap nya dengan tatapan melecehkan.
"2...... " Dia tidak berhenti menghitung.
"Menyerah lah gadis cantik, aku akan membuat mu meneriak kan nama ku dengan kencang. " Kata yang lain.
"3..... "
Splassh
Suara tebasan terdengar, darah memercik kemana mana. Xi Rong yang sudah memasang pelindung tidak terkena sedikit pun.
__ADS_1
Cambuk nya berlumuran darah, semua bandit itu mati dengan mengenaskan. Kepala nya terlepas dan mata yang terlihat seperti di tusuk dan mulut yang hancur.
"Ini adalah bayaran mereka karena melihat dan berbicara sesuatu yang tidak pantas. " Ucap nya dengan dingin.