PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
98. Segel


__ADS_3

Mereka semua terbang kecuali Bai Long Zhi dan Chu Bai, mereka berdua di tarik oleh nya untuk terbang.


Sesampai nya mereka di kota Yang Guang, dia bisa melihat Klan Zhang yang tampak lebih megah dari sebelum nya.


Ada beberapa bangunan baru serta lapangan yang lebih luas, kota Yang Guang sendiri menjadi lebih hidup.


Anak anak memenuhi jalanan, dia mengingat masa kecil nya yang sering bermain dengan kakak nya, Zhang Luo.


Mereka berjalan masuk dan tidak di tahan oleh penjaga, karena penjaga yang ini mengenali Zhang Wei.


Tok tok


Dia mengetuk pintu ruangan ketua klan dengan pelan, dia sendiri di temani oleh Li Xiu.


"Masuk !!" kata ketua klan dari dalam.


"Ketua klan, aku sangat senang melihat perkembangan yang di buat oleh klan. " kata nya dari balik pintu.


"Zhang Wei ?!! bukan kah kata nya kau sudah pulang ? Apa anak itu yang membohongi ku ?" tanya Ketua Klan tidak percaya.


(Btw author lupa dengan nama Ketua klan nya jadi mulai sekarang nama Ketua klan nya adalah Zhang Ming, ya ! Kalau ada yang masih ingat nama nya boleh komen di bawah. )


"He he kakak Luo tidak salah kok, memang benar aku kemarin sudah pulang. " kata nya santai.


Dia duduk di kursi yang berada di depan meja milik Zhang Ming.


"Berarti saat ini kau kembali lagi ke kota Yang Guang ?" tanya Zhang Ming lagi.


Dia menganggukkan kepala nya pelan.


"Memang nya ada apa sampai kau kembali lagi ? Bukan kah akan melelahkan jika kau bolak balik ke kota Yang Guang ?" tanya Zhang Ming khawatir.


"He he Ketua klan tidak perlu mengkhawatirkan tentang itu. Aku sendiri datang kesini tidak sendirian. "


"Tidak sendirian ? Oh ya ngomong ngomong, siapa orang yang ada di sebelah mu itu ?" tanya Zhang Ming bingung.


"Oh ini adalah Li Xiu, Li Xiu sendiri merupakan pelayan pribadi ayah ku dulu. "


"Pelayan pribadi Zhang Yui ? Mungkin kah orang yang di bawa nya beberapa tahun lalu ? Dia mengurus semua nya sampai orang yang di bawa nya itu dapat tinggal di Klan Zhang. " kata Zhang Ming.


"Seharus nya Li Xiu adalah orang yang Ketua ceritakan. " kata nya.


Mereka berbincang bincang sedikit sebelum memutuskan untuk membahas apa yang akan di katakan nya.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan ?"


"Aku ingin mengatakan ini, tapi aku harap Ketua tidak memberi tahu siapa pun sebelum waktu nya tiba. " kata nya serius.


Karena jika berita ini bocor maka akan menimbulkan kepanikan dan ketakutan di hati para warga.


"Aku berjanji tidak akan memberi tahu siapa pun kecuali di perintah kan oleh mu , kalau aku melanggar nya maka aku akan di sambar petir dari langit !!" sumpah Zhang Ming dengan wajah serius.


"Tidak perlu terlalu serius Ketua, dan karena Ketua sudah bersumpah ayo temui guru ku. Mereka akan menjelaskan mu, aku sendiri tidak terlalu mengerti. " kata nya sambil menaik kan bahu nya.


Sesampai nya di luar pagar klan, Zhang Ming dapat melihat sekumpulan orang orang yang menggunakan jubah hitam.


Lalu saat dia mencurigai sekumpulan orang dengan jubah hitam itu, Zhang Wei menepuk bahu nya. Dia terkejut dan langsung menoleh ke arah Zhang Wei.


"Ketua, tidak perlu takut. Itu adalah teman ku, aku harap Ketua dapat mengajak mereka ke ruangan tertutup. Mereka memiliki alasan tersendiri untuk tidak menunjuk kan wajah mereka di depan umum. " Kata Zhang Wei sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


"Oh, tentu saja. Aku akan menyuruh Zhang Lin untuk menyiapkan mereka tempat tidur dan ruangan untuk kita berkumpul. " kata Zhang Ming.


Zhang Ming terlihat memanggil seorang wanita yang tampak sederhana namun terlihat cantik dan elegan.


Itu adalah Zhang Lin, dia adalah anak dari Ketua klan Zhang, Zhang Ming. Zhang Lin sendiri sangat tertutup sehingga informasi tentang diri nya sangat sedikit.


Zhang Wei sedikit tertegun melihat kultivasi yang di miliki oleh Zhang Lin. Dia terkejut karena wanita itu memiliki kultivasi tingkat 1 penempaan pondasi.


Itu bahkan lebih kuat daripada ayah nya, Zhang Ming. Dia membalik kan tubuh nya lalu berjalan menuju guru nya.


"Guru, aku mengatakan kalau kalian berdua yang akan menjelaskan nya. "


"Hem, kenapa kami ? bukan kah kau sendiri sudah mengetahui apa yang ingin di jelas kan ?" tanya Yao Xin bingung.


"He he, aku takut salah kata kata. Jadi lebih baik kalau kalian saja yang menjelaskan nya. " kata nya tanpa rasa bersalah.


Yao Xin hanya menghela nafas pelan. sedang kan Bai Yi Ren hanya tersenyum ringan. Dia mengetahui kalau ini akan terjadi sebelum nya.


Jadi ia tidak terlalu terkejut, lalu Zhang Wei pergi melihat Zhu Hong dan Long Nie yang duduk berduaan.


"Humph, kalian harus berterima kasih pada ku. Kalau bukan kerja sama antara aku dan Tian Li mungkin kalian belum menjadi kekasih. " kata nya.


"Tentu saja, bagai mana mau jadi kekasih ? jalan berdekatan saja malu malu. " kata Tian Li langsung.


"Terima kasih apa nya ?! Sana pergi !! Jangan ganggu waktu berduaan kami !!" kata Long Nie kesal.


"Iya iya, jangan lupa untuk memberi kami keponakan yang lucu dan imut ya !! " kata Zhang Wei sambil berlari.


"Semoga saja dia tidak seperti ibu nya yang marah terus seperti banteng !!" kata Tian Li sambil berlari terbirit-birit.


"Kalian !!!" teriak Long Nie marah.


"Hemm tapi aku kesal dengan mereka berdua. " kata Long Nie sambil menyenderkan kepala nya di dada Zhu Hong.


Dia hanya tertawa kecil melihat wajah murung dari kekasih nya yang cantik ini, dia mengelus kepala kekasih nya ini dengan penuh kasih sayang.


...----------------...


Mereka akhir nya di panggil oleh Zhang Ming yang telah selesai menyiapkan sebuah ruangan yang cukup indah.


Ruangan ini di penuhi dengan ukiran dan lukisan yang indah, lilin yang ada di sepanjang dinding ruangan membuat lukisan itu tampak lebih indah.


"Baik lah, pertama tama aku akan mengenal kan diri, nama ku Bai Yi Ren, kepala Sekte Pedang Putih."kata Bai Yi Ren sambil membuka jubah nya.


"Aku Yao Xin, Grand alkemis pertama di Provinsi Phoenix. Aku juga merupakan guru dari Zhang Wei. " kata Yao Xin dengan bangga.


Zhang Ming yang ada di sebelah nya tampak ketakutan, itu di tunjukkan dengan tubuh nya yang gemetaran dan keringat dingin yang menetes dari dahi nya.


Dia dengan pelan menepuk bahu Zhang Ming, dan mata nya mengisyaratkan kalau semua nya akan baik baik saja.


Zhang Ming yang mengerti tatapan itu langsung berusaha menghentikan gemetar tubuh nya, dia terlihat berusaha mengatur nafas nya.


"Aku Jiu Zhi. "


"Aku Chu Bai. "


"Aku Long Nie. "


"Aku Bai Long Zhi. "

__ADS_1


"Aku Zhu Hong. "


"Aku Tian Li. "


"Aku Zhao Yang. " Zhao Yang memberikan senyuman ringan pada Zhang Ming.


"Baik lah, kalau begitu aku akan menjelaskan tentang ini...... " Bai Yi Ren menjelaskan semua nya dengan cepat dan menggunakan kata kata yang mudah untuk dimengerti.


"Bencana 1000 tahun ? Kalau begitu aku akan segera melakukan nya. Lagi pula kota kota sebelah sudah setuju kan ? " kata Zhang Ming terkejut.


"He em, kota kota sebelah mu telah setuju untuk melakukan hal yang sama. Kami akan membangun gerbang besar yang melingkari ini dan membuat pelindung atau yang biasa nya di sebut segel untuk melindungi nya. " kata Long Nie dengan cepat.


"Kalau begitu, tidak ada alasan bagi ku untuk menolak semua nya. Lagi pula aku tidak akan menolak meskipun kota sebelah belum setuju. Karena ini menyangkut masa depan seluruh Provinsi Phoenix. " kata Zhang Ming dengan bijak.


"Bagus sekali, aku suka dengan sikap mu. Pertahan kan sikap mu yang peduli dengan nasib orang lain." kata Zhu Hong sambil mengacungkan jempol nya.


"Terima kasih senior atas pujian nya. "kata Zhang Ming dengan sopan.


"Tuan dan nona, kami sudah menyiapkan kamar untuk kalian masing masing. "kata Zhang Ming.


"Tidak perlu, aku ingin dengan Tian Li dan Zhang Wei saja. " kata Jiu Zhi dengan cepat.


Dia dan Tian Li langsung mengangguk anggukan kepala nya.


"Aku dan Zhu Hong juga akan satu kamar saja. " kata Long Nie.


"Aku dan saudara Chu Bai, akan tinggal di satu kamar saja paman. " kata Bai Long Zhi sopan.


"Berarti kalian membutuh kan 6 kamar ? Aku akan menyiapkan kamar untuk Zhang Wei dan teman teman nya lebih besar. " kata Zhang Ming.


Lalu Zhang Ming langsung menyuruh pelayan nya untuk menyiapkan sesuai dengan yang mereka mau.


Tidak lama kemudian, pelayan itu kembali dengan beberapa teman nya.


"Tuan, semua pesanan yang anda katakan telah kami siap kan. " kata pelayan itu dengan sopan pada Zhang Ming.


"Hem, mana Zhang Lin ?"


"Nona Zhang sedang berhias dan menyiapkan jamuan untuk makan malam para tamu. " kata pelayan itu lagi.


"Ya, beritahu dia untuk sedikit lebih cepat. Waktu makan malam sudah akan tiba. " Perintah Zhang Ming.


"Baik tuan. Aku akan segera menyampaikan perintah tuan pada nona Zhang Lin. " kata pelayan itu lalu membungkukkan tubuh nya.


Pelayan itu juga membungkuk ke arah nya dan teman teman nya. Itu semua di ikuti pelayan yang ada di belakang nya.


"Semua nya, ayo ikuti aku ! Aku akan mengantar kalian ke kamar kalian masing masing. Nanti akan ada pelayan yang datang untuk memanggil kalian saat makan malam telah tiba. " kata Zhang Ming.


"Baik lah !" kata mereka dengan serempak, mereka mengikuti Zhang Ming.


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA INI. (BESOK AUTHOR BAKALAN UP UNTUK 2 CHAPTER KARENA BONUS LIKE. ) TERIMA KASIH 🙏💕

__ADS_1


__ADS_2