
"Nona Xi Rong ?!" Tanya nya terkejut saat membalik kan tubuh nya untuk melihat siapa yang berbicara pada nya.
"Kenapa ? Terkejut ? Ngomong ngomong, nama ku adalah Wang Xi Rong. " kata Wang Xi Rong melurus kan.
"Mungkin kah kau yang di maksud oleh Kakek Qian ?" tanya nya.
"Hm, apa kah ia tidak memberi tahu mu ?" tanya Wang Xi Rong dengan heran.
"Tidak." kata nya sambil menggelrng geleng kan kepala.
"Ayo ikut aku, kita akan pergi ke penginapan di dekat sini. " kata Wang Xi Rong menarik tangan nya.
Dia sempat terpesona dengan kecantikan dan keanggunan yang di miliki oleh Wang Xi Rong.
"Jangan menatap ku begitu, tenang saja keanggunan mu tidak akan terkalahkan dengan bakat bawaan mu itu. " bisik Wang Xi Rong yang membuat nya menunduk malu.
"Kenapa kau tidak menggunakan topeng mu ?" tanya Wang Xi Rong.
"Kakek Qian melarang ku untuk menggunakan nya , dia menghancur kan topeng ku dan berjanji kalau aku menggunakan topeng lagi maka aku akan di lempar kan ke neraka." kata nya merinding.
"Ha ha ha kakek tua itu sungguh tidak tahu malu, aku juga begitu. Awal nya aku berpikir untuk menggunakan topeng tapi ia mengancam hal yang sama , sungguh tidak kreatif sekali. " kata Wang Xi Rong dengan kesal.
Mereka berjalan masuk dan membayar biaya masuk Kota Hijau Daun, dan langsung berjalan untuk mencari penginapan.
Masih banyak yang ingin di tanya kan nya, tapi ia merasa tidak nyaman dengan puluhan atau bahkan ratusan orang yang mengikuti mereka.
Mereka berdua berjalan masuk ke sebuah penginapan mewah yang tidak banyak di kunjungi.
"Ya, apa ada yang bisa kami bantu ?" tanya penjaga di depan.
"Aku ingin memesan 2 kamar untuk 7 malam. " kata Wang Xi Rong.
"1 kamar untuk 7 malam mendapat potongan harga dari 3 kristal roh tingkat rendah menjadi 2 kristal roh tingkat rendah.Kalian sudah mendapat air panas dan makanan sarapan. " kata penjaga itu.
"Baik ini 4 kristal roh tingkat rendah. " kata nya dengan cepat membayar.
"Baik, ini kunci kamar kalian. " kata penjaga itu memberikan kunci yang bertulis kan 345 dan 346.
"Baik, Terima kasih. " kata nya langsung berjalan menuju lantai atas setelah memberi kan kunci kamar 345 pada Wang Xi Rong.
Dia berdiri di depan kamar nya dan membuka nya, ia mengerut kan dahi saat melihat Wang Xi Rong ikut masuk ke dalam kamar nya.
"Untuk apa kau ikut aku ? Bukan nya kamar mu ada di depan sini ?" tanya nya dengan bingung.
"Aku kan ingin menjelaskan apa saja yang akan kita lakukan di dimensi ini, memang nya kau sudah di jelas kan apa saja yang akan di lakukan ?" tanya Wang Xi Rong tidak sabar.
"Oh ya, aku melupakan nya. " kata Zhang Wei.
"Baik lah dengar kan dan jangan memotong ucapan ku. Aku akan memperkenal kan diri terlebih dahulu, nama ku Wang Xi Rong, berasal dari dimensi peri, merupakan putri ke 7 dari kepala klan. Aku di kenal sebagai anak yang tidak berguna di klan ku. Kultivasi ku saat ini berada di tingkat Kemurkaan Surgawi tingkat 8 , umur ku 20 tahun. " kata Wang Xi Rong.
"Umur 20 tahun, tingkat Kemurkaan Surgawi tingkat 8 di anggap tidak berguna ?" tanya nya terkejut.
"Tidak juga, keluarga ku tidak mengetahui aku bisa ber kultivasi. Yang mereka ketahui hanya lah aku adalah seorang putri yang cantik, tidak dapat ber kultivasi, dan penyakitan. " kata Wang Xi Rong sambil tertawa.
"Memang nya kau benar benar penyakitan ?" tanya nya.
"Tentu saja tidak, bakat bawaan ku adalah kehidupan dan rasa sakit. Jadi aku bisa menyembuhkan tapi bisa juga memberi penyakit. " kata Wang Xi Rong dengan bangga.
Ia bertepuk tangan dengan penuh kagum terhadap bakat bawaan yang di miliki oleh Wang Xi Rong.
"Saat ini kita memiliki 3 tujuan, yaitu :
Menghentikan perang darah yang berarti kita harus menaik kan kultivasi terlebih dahulu untuk ikut campur urusan mereka.
__ADS_1
Mencari artefak Dewa, dengan 2 di tangan iblis dan 2 di tangan Dewa, masih ada 6 artefak Dewa yang tercecer, kita harus mencari 3 artefak Dewa.
Kita akan segera bertemu dengan orang tua mu nanti. " kata Wang Xi Rong dengan tegas.
"Aku memegang 1 artefak Dewa, Cermin Abadi. " kata nya menunjuk kan, cermin yang tampak biasa saja.
"Wah , berarti kita hanya perlu mencari 2 artefak lagi. " kata Wang Xi Rong semangat.
"He em, aku yakin sisa 3 lagi akan di ambil oleh 2 orang pilihan lagi bukan ?" tanya nya.
"Ya, betul. Ayo kita pergi ke pasar untuk membeli sumber daya kultivasi, kita juga harus menghancur kan sekte yang menjadi kaki tangan iblis dan juga iblis iblis tingkat rendah. " kata Wang Xi Rong.
Dia mengangguk lalu mereka berjalan keluar dan berjalan jalan di pasar yang ramai, tidak sedikit yang memuji wajah mereka.
Dia tertawa kecil melihat ternyata kota Hijau Daun ini rata rata berada di tingkat ranah bela diri dan ranah bumi.
Dengan begini situasi masih akan terkendali dengan ada nya Wang Xi Rong di sisi nya. Dia berdecak kagum dengan pemandangan kota yang indah.
"Ayo belok ke kanan, itu adalah toko obat Li. " kata Wang Xi Rong menyadar kan lamunan nya.
"Ada yang bisa kami bantu Tuan dan Nyonya ?" tanya seorang pelayan.
"Aku ingin membeli Ginseng Giok Merah 50 tahun 1 kilogram, dan Ginseng Darah 100 tahun, 1 kilogram. " kata Wang Xi Rong dengan enteng.
"Apa kah ada lagi ?" tanya pelayan itu dengan sedikit gemetar, karena pesanan Wang Xi Rong saja sudah mencapai 1.500 Kristal roh tingkat rendah.
"Wortel Badai Ungu 50 tahun, 1 kilogram . Ginseng Giok Merah 50 tahun 1 kilogram, Ginseng Darah 50 tahun 1 kilogram. " kata nya.
"Total nya, untuk pesanan nyonya 1.516 kristal roh tingkat rendah. Sedang kan untuk Tuan, 2.011 kristal roh tingkat rendah. " kata pelayan itu.
Mereka membayar barang mereka masing masing dan dia baru menyadari kalau barang yang mereka beli sangat banyak.
Di lihat dari orang orang sebelah mereka yang hanya membeli beberapa gram Ginseng Giok Merah.
Mereka berjalan kembali ke penginapan untuk berlatih, dia memasuki kamar nya dan memasang pelindung.
Ia tidak bisa selama nya meminjam kekuatan dari Wang Xi Rong, sehingga ia harus memiliki kekuatan yang cukup untuk melindungi diri nya sendiri.
Dia mengeluarkan banyak sekali ginseng yang di beli nya dari Toko Obat Li tadi. Serta yang di berikan oleh Old Gui juga.
Jambu Logam Biru, Apel Kristal Es, Wortel Badai Ungu, Ginseng Giok Merah, Ginseng Darah semua nya berumur 50 tahun.
"Aku akan memulai dari Jambu Logam Biru. " dia mengambil buah itu, buah itu sangat berat.
Cressh cres
"Buah ini sangat keras tapi aku masih berhasil untuk mengigit nya, aku tidak boleh terlalu sering memakan buah ini atau gigi ku akan patah. " kata nya meringis.
Dia merasakan aliran Qi memasuki tubuh nya, Qi ini berwarna perak ke abu abu an dan rasa nya dingin seperti es.
"Buah ini dapat meningkatkan kultivasi ku hingga ke tingkat 3 ranah bumi. " kata nya.
Dia terus memakan hingga buah Jambu Logam Biru habis dan benar saja, kultivasi nya naik menjadi tingkat 4 ranah bumi.
"Ini, melebihi dari pada apa yang ku bayang kan. Dengan sumber daya ini semua, mungkin aku bisa mencapai tingkat ranah langit atau bahkan kemurkaan dunia dengan sangat cepat. " kata nya dengan bangga.
Tapi seluruh bayangan nya hancur saat melihat jumlah Qi yang harus ia penuhi untuk naik ke tingkat selanjut nya.
"Aku memang tidak boleh senang terlebih dahulu, aku memang bodoh, kalau semudah itu naik tingkat maka semua orang juga bisa melakukan nya. " kata nya sambil menghela nafas berat dan mengambil buah selanjut nya.
Sayur itu tidak lain adalah Wortel Badai Ungu, wortel ini terkadang mengeluar kan petir petir kecil di sekeliling nya.
"Sayur ini tampak sangat menarik, aku berharap bisa naik tingkat dengan benda kecil ini. " kata nya dengan penuh harap.
__ADS_1
Tapi hingga habis, kultivasi nya juga belum naik naik hingga akhir nya saat buah yang ke 4 mau habis, baru lah ia naik tingkat menjadi tingkat 5 ranah bumi.
Tok tok
"Masuk." kata nya dengan wajah lega.
"Zhang wei, maaf menganggu mu. Aku hanya ingin memberi tahu, kalau naik tingkat kultivasi kita 10 kali lebih sulit daripada kultivator biasa. " kata Wang Xi Rong tanpa rasa bersalah.
"Astaga, kenapa kau baru memberi tahu ku sekarang ? Sungguh menyebal kan, pantas saja aku sangat lambat dalam naik tingkat. " kata nya.
"Ya, jadi kalau kita berusaha untuk naik ke tingkat selanjut nya maka Qi yang di butuh kan dapat membuat kultivator biasa menembus 3 sampai 6 tingkat. " kata Wang Xi Rong.
"Terus keuntungan nya untuk kita apa ?" tanya nya dengan sedikit putus asa.
"Jika kultivator lain melawan kultivator dengan kultivasi yang sama, maka ia akan kesulitan. Berbeda dengan kita yang mampu melawan 5 sampai 7 orang dengan kultivasi sama dan dapat melawan orang yang kultivasi nya satu tingkat di atas kita. Ini juga membuat pondasi kultivasi kita menjadi lebih baik dan rapi. " kata Wang Xi Rong.
"Baik lah aku mengerti, aku akan berusaha lebih baik lagi. " kata nya.
Wang Xi Rong pun mengangguk dan menutup pintu kamar nya , dia menghela nafas berat, bingung ingin memilih untuk bersyukur atau mengeluh.
7 Hari kemudian
Kultivasi Zhang Wei sudah berada di tingkat, 2 ranah langit !! dan Wang Xi Rong hanya naik 1 tingkat, menjadi tingkat 9 kemurkaan surgawi.
"Kekuatan kita saat ini masih belum cukup untuk pergi menghentikan perang darah, kita hanya dapat menjelajah tempat tempat tersembunyi. " kata Wang Xi Rong.
"Aku mendengar, kalau di dekat sini ada sebuah hutan yang bernama Hutan Es Ungu, kita akan berburu monster untuk di jadi kan bahan kultivasi atau membuat sebuah pil. " kata nya memberi ide.
"Tidak usah, di antara kita tidak ada yang bisa membuat pil. " kata Wang Xi Rong menghela nafas.
"Siapa bilang tidak bisa membuat pil ? Aku bisa membuat nya. Aku mungkin bisa membuat sebuah pil, yang berguna untuk kita berdua. " kata nya.
"Apa kau yakin ? Berada di tingkat apa kau ?" tanya Wang Xi Rong dengan ragu ragu.
"Grand Master Alkemis, bersiap untuk menuju tingkat alkemis Kerajaan. " kata nya dengan bangga.
"Grand Master Alkemis ? Lumayan, lumayan. Aku mempercayai mu ! Ayo kita berburu dan mencari bahan bahan untuk kultivasi yang baik. " kata Wang Xi Rong berlari lari menarik tangan nya.
"Tunggu sebentar, kau tidak boleh terburu buru. " kata nya sambil mengambil sebuah kipas.
"Kau menggunakan kipas ? Kau ini laki laki atau perempuan ?" sindir Wang Xi Rong.
"Meski pun kekuatan ku di bawah mu, aku yakin aku dapat mendarat kan beberapa goresan di tubuh mu dengan kipas ini. " kata nya dengan dingin sambil menunjuk kan belasan mata pisau yang keluar dari balik kipas, lalu berjalan meninggal kan Wang Xi Rong.
Wang Xi Rong, yang di tinggal kan merasa sangat kesal.
"Dasar pria dingin, kaku, tidak fleksibel. Tidak bisa di ajak bercanda !!" Teriak Wang Xi Rong.
"Cepat lah !!" Balas nya lagi dengan dingin.
Mereka berjalan dan bertemu dengan sebuah monster tingkat menengah, ada 3 dan di ikuti oleh 10 monster rendah.
"Biar aku yang menyelesaikan nya. " kata nya dan dengan malas mengayunkan kipas nya.
Kipas nya mengeluar kan 3 pisau kecil dengan arah yang berbeda. Pisau pertama, dengan mudah membunuh salah satu monster menengah dan tidak berhenti di sana melainkan lanjut mencari korban dari monster rendah.
"Ayo kita ambil Inti Monster nya, apa kah tubuh mereka masih berguna ?" tanya nya pada Wang Xi Rong.
"Berguna, satu tubuh monster menengah dapat di bayar menjadi 5 gram Ginseng darah. Sedang kan monster rendah mendapat 0,5 gram Ginseng Darah setiap tubuh nya. " Kata Wang Xi Rong sambil mengambil 2 cincin ruang kosong lalu memisah kan satu untuk inti monster dan yang satu nya lagi untuk tubuh monster.
"ini baru yang di sebut sebagai Satu batu untuk dua burung !! Kita mendapat inti monster tapi juga mendapat Ginseng Darah !!" Kata nya dengan berapi api.
"Sabar, tidak semudah itu berburu monster menengah. Mereka tidak akan datang kecuali merasakan darah manusia dengan bau bunga Xun Yi Cao. " kata Wang Xi Rong.
"Oh itu mudah, aku memiliki ide untuk memancing mereka untuk keluar. " kata nya sambil menyeringai.
__ADS_1
Wang Xi Rong, mengerut kan dahi saat melihat seringai milik Zhang Wei. Wang Xi Rong merasa ide yang akan di katakan oleh Zhang Wei sudah pasti lah tidak beres.