PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
90. toko pertama


__ADS_3

"Apa kah kau baik baik saja ? atau perlu ku panggil kan tabib atau aku panggil Jiu Zhi saja ?" panggil Zhang Wei sambil melambai kan tangan di depan wajah nya dengan ekspresi khawatir dan bingung.


Melihat posisi wajah nya yang sangat dekat dengan wajah Zhang wei membuat nya menjadi lebih merah padam, Zhang wei yang melihat itu menjadi lebih khawatir lagi.


"Tunggu !! tunggu aku akan memanggil Jiu Zhi kemari. "Zhang Wei langsung menghilang ke ruangan Jiu Zhi dengan cepat.


Karena kedua nya memiliki kultivasi yang tinggi jadi mereka berdua bisa bepergian dengan sangat cepat. Zhang Wei dengan cepat membuka selimut Jiu Zhi dan menggoncang goncang kan tubuh Jiu Zhi.


"Aduh !! siapa sih yang berani menganggu tidur ku ?! Aku akan memakan nya!!" teriak Jiu Zhi malas dan setengah sadar.


"Cepat bangun !! kau memiliki kultivasi yang tinggi !! bahkan jika kau tidak tidur selama 1 minggu pun kau masih baik baik saja !! cepat bantu aku !!" teriak Zhang Wei tidak kalah kesal.


"Hmm ya sebentar !" kata Jiu Zhi dengan malas sambil meregangkan tubuh nya.


"Ada apa ?" tanya Jiu Zhi setelah beberapa detik.


"Kau kan tabib, Aku ingin meminta pertolongan mu untuk menyembuh kan nya, aku rasa penyakit nya lumayan parah. "


"Kalau begitu, ayo cepat. semakin cepat maka semakin baik. " kata Jiu Zhi.


Akhir nya mereka pun kembali ke ruangan dan melihat Fang Lin masih di tempat nya sambil memegang pipi nya dan tersenyum sendiri.


"hmm?" Jiu Zhi mengerut kan dahi nya melihat gejala yang di alami oleh Fang Lin.


"Wajah nya memerah, dan terus tersenyum. Aku kan sedang bermain dengan burung tidak menyadari kehadiran nya dan saat aku menyadari kehadiran nya, dia sudah seperti ini. " jelas nya.


"Coba kau ulang bagai mana kau bermain dengan burung tadi. "suruh Jiu Zhi.


"Ya, baik lah. "


Dia melepas kan topeng yang baru saja dia guna kan dan duduk di jendela nya. Lalu dia mulai memanggil burung dan tertawa dengan sangat manis.


Jiu Zhi langsung mundur ke belakang dengan ngeri, lalu menepuk pelan pipi nya yang ikut sedikit merah.


Jiu Zhi harus akui kalau wajah Zhang Wei sangat lah menawan sekali, apa lagi jika sedang senyum seperti tadi. Bahkan dia yang seorang laki laki menjadi merona melihat senyuman Zhang Wei.


Kini dia sudah menemukan alasan sikap dari Fang Lin karena jika dia adalah wanita maka dia juga akan melakukan hal yang sama atau bahkan yang lebih gila.


Dia menggeleng kan kepalan nya pelan untuk menstabil kan pikiran nya. Dia merenung, sebenar nya apa yang di lakukan Zhang Wei di kehidupan lalu.


Sampai sampai memiliki wajah yang bisa menghancur kan dunia. Dunia akan masuk ke lautan berdarah demi mendapat kan wajah yang sama dengan Zhang Wei.


Seluruh wanita akan tunduk di hadapan nya, Jiu Zhi menjamin kalau Wajah Zhang Wei dapat merebut hati wanita mana pun tanpa memandang status.


"Jiu Zhi, apa kah kau sudah menemukan penyebab nya ?" panggil Zhang Wei pelan.

__ADS_1


Zhang Wei bingung kenapa wajah Jiu Zhi juga memerah, perasaan nya dia tidak melakukan sesuatu yang membuat jiu Zhi marah.


"Ah sudah lah, ayo kita pergi !!" ajak jiu Zhi.


"Hei !! aku mau bertemu dengan alkemis dan tabib dari Paviliun Obat Phoenix dan bagai mana dengan keadaan Fang Lin ?"


"Ya sudah ! bawa saja surat perjanjian nya, kita tinggal kan saja Fang Lin. Nanti dia akan pulih sendiri. " kata Jiu Zhi.


"Baik lah , baik lah ! aku akan menyiap kan seluruh surat perjanjian. " Zhang Wei mengurut kan seluruh surat perjanjian dengan rapih.


Sambil menunggu Jiu Zhi mandi dan berganti baju, saat ini dia di suruh untuk duduk diam di kamar Jiu Zhi.


Tidak boleh kembali dulu ke kamar nya dan di suruh menggunakan kembali topeng nya oleh Jiu Zhi, meski pun merasa agak aneh dia tetap melaksana kan nya.


Dia mengayun kan tangan nya ke kanan dan kiri setelah mengurut kan seluruh surat perjanjian, itu semua di lakukan untuk meregang kan tubuh nya yang kaku.


Dia melihat kalau Jiu Zhi telah selesai mengganti baju dan merapih kan rambut nya. sebenar nya kalau di lihat lihat Jiu Zhi itu juga termasuk tampan yang sulit di temu kan.


Tapi karena Zhang Wei jauh lebih tampan, Jiu Zhi terlihat menjadi biasa saja. Bahkan kalau ada 100 Jiu Zhi, itu masih belum bisa di banding kan dengan Zhang Wei.


Yang mengetahui kalau Jiu Zhi adalah ular hanya sedikit antara lain, dia, Fang Lin, Yao Xin, Zhang Yui dan Zhang Luo.


Jiu Zhi ikut menggunakan topeng seperti dia, tapi topeng Jiu Zhi bersisik ular dan berwarna hijau tosca sama seperti warna wujud asli Jiu Zhi.


"Kau sudah siap ? ayo pergi segera kalau tidak kita akan telat. " kata nya


"Memang, tapi kan ya sudah lah. Kalau begitu ayo pergi !!" Dia tidak menunggu Jiu Zhi lagi dan langsung menarik tangan Jiu Zhi.


Mereka berjalan menuju kedai Zhang Xin ke lantai 9,saat mereka di lantai 8 dan ingin menuju lantai 9 . Mereka di tahan oleh penjaga.


"Mau kemana kalian ? tempat di atas bukan tempat makan untuk umum !" teriak penjaga itu kesal.


Penjaga yang lantai 8 ingin berbicara pada penjaga lantai 9 tapi dia malah di ejek oleh penjaga lantai 9.


"Xiu Li, biar kan tuan muda ini lewat. Dia adalah.... " saat penjaga dari lantai 8 yang mengenali Zhang Wei ingin menjelas kan, kata kata nya langsung di potong oleh Xiu Li yang merupakan penjaga lantai 9.


"Diam lah, Long yi. Tuan Yao akan menghukum mu karena telah membawa orang asing. Aku akan melapor kan ini agar kau di hukum ha ha ha. Lalu kau ingin mengatakan dia siapa ? murid tuan Yao ? sungguh lucu sekali. Aku akan melapor kan mu dalam kasus menerima uang dan melawan ku. " kata Xiu Li sombong.


tiba tiba dari dalam ruangan terdengar suara dari Yao Xin yang bertanya pada orang orang.


"Ada apa ? kenapa ribut ribut ?" tanya Yao Xin marah.


"Guru !! maaf kan aku terlambat !! Lihat penjaga mu yang menahan ku dari tadi !!" kata Zhang Wei pura pura merajuk.


"Wei'er ?Biar kan dia lewat Xiu Li !! Sebenar nya apa yang terjadi Zhang Wei ?" kata Yao Xin sambil mengelus rambut nya.

__ADS_1


Zhang Wei mencerita kan semua nya tanpa kebohongan di depan Yao Xin, sedang kan Xiu Li ber keringat dingin dan ketakutan.


Sedang kan Long Yi tersenyum kemenangan, karena dia telah tahu identitas milik Zhang Wei yang sebenar nya.


"Xiu Li !! Mulai sekarang kau, aku pecat !! Pergi kemari barang mu dan pulang lah sekarang juga !!" Kata Yao Xin marah setelah mendengar penjelasan dari Nya.


"Tapi tuan !! Aku telah bekerja dengan tuan lebih dari 5 tahun dan juga aku merupakan penjaga dengan tingkat 2 penempaan pondasi, akan sulit untuk mencari orang yang satu tingkat dengan ku !!" kata Xiu Li.


Xiu Li yakin setelah Yao Xin mendengar kata kata nya maka Yao Xin akan merubah pikiran nya, lalu dia tersenyum santai melihat perkataan Yao Xin selanjut nya.


'Guru, biar kan Jiu Zhi melawan nya. Suruh dia melawan Jiu Zhi, jika dia menang maka dia boleh mempertahan kan pekerjaan nya. ' bisik Zhang Wei pelan sambil tertawa kecil.


Sedang kan Yao Xin, hanya menggeleng geleng kan kepala nya pasrah dan mengatakan itu pada Xiu Li.


"Xiu Li, aku akan memberikan mu kesempatan. Jika kau berhasil melawan teman murid ku ini dan menang maka kau bisa mempertahan kan jabatan mu." perintah Yao Xin.


"Terima kasih, tuan Yao. Aku sangat berterima kasih atas kebaikan hati tuan." kata Xiu Li semangat.


Karena dalam pikiran Xiu Li, tidak banyak yang bisa mengalah kan nya di provinsi Phoenix, jadi dia berpikir kalau Jiu Zhi adalah anak ingusan.


Tubuh manusia milik Jiu Zhi yang kecil dan sangat kurus, menambah keyakinan di dalam hati Xiu Li.


"Kita akan bertanding di dalam hutan terdekat. " kata Jiu Zhi dengan dingin.


"Tentu saja, tuan jangan salah kan aku jika dia terluka parah. "kata Xiu Li dengan sombong.


"Tentu saja, silakan kalian pergi. " kata Yao Xin dengan cepat.


Dia sendiri mengalami bagai mana mengerikan nya aura yang di miliki oleh Jiu Zhi di tambah lagi dengan kultivasi tingkat 9 ranah jiwa milik Jiu Zhi.


Jadi Yao Xin hanya bisa menatap iba pada Xiu Li, karena kemungkinan nya untuk hidup adalah nol besar. Tanpa di sadari oleh siapa pun, sebenar nya Jiu Zhi sangat lapar tadi pagi.


Jadi dia meminta makanan pada Zhang Wei karena tidak tahan lagi, Awal nya Zhang Wei bingung ingin memberi kan makanan apa.


Tapi setelah melihat Xiu Li, dia langsung tersenyum jahat lalu mengirim kan ide nya pada Jiu Zhi lewat pesan mental.


'Zhang Wei, aku tidak akan kembali dalam 3 jam ke depan. Karena memakan manusia, aku akan membutuh kan waktu yang banyak untuk mengolah makanan tersebut. ' Pesan mental Jiu Zhi.


'Ya, aku kira kira akan pulang sekitar 4 jam lagi ke sekte. Jadi jika kau sudah selesai pulang lah dulu ke sekte. ' kata nya.


Dia memutus kan pesan mental dan mengajak guru nya Yao Xin untuk masuk. namun sebelum itu, dia memberi tugas untuk menjaga lantai 9 kepada Long Yi.


Lalu setelah itu baru lah dia masuk ke ruangan pribadi milik guru nya, kali ini ruangan itu di penuhi dengan makanan enak dan arak.


Banyak juga manusia di dalam nya yang tidak lain adalah seluruh alkemis dan tabib milik Paviliun Obat Phoenix.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕


__ADS_2