
"Apa kau baik baik saja ?" tanya ular pertama.
"Aku baik baik saja, ayo kita lanjut kan. " Jawab nya sambil menahan batuk nya.
"Kau terluka, sebaik nya jangan membantu lagi. " kata cacing cacing yang lain.
"Tidak masalah, biasa kalian yang mempertaruhkan nyawa demi aku. Sekarang aku ingin membalas kalian."Jawab nya dengan lemah.
Cacing selanjutnya akhir nya terpaksa menerima bantuan nya , saat petir kembali menyambar, Zhang Wei langsung menyerang petir itu.
Kali ini petir tidak terasa begitu menyakit kan seperti yang sebelum nya. Pantas saja cacing itu bilang kalau banyak saudara mereka yang mati saat menerima hukuman petir.
1 hari kemudian
Zhang Wei terbaring dengan lemah di kasur nya di kelilingi 11 ular yang mengeluar kan Qi mereka untuk menyembuhkan Zhang Wei.
"Dia sangat keras kepala . " kata ular ke 11 dengan sedih.
"Ya, dia tidak ingin kita mati dan malah mengorbankan diri nya. " kata ular ke 7 hampir menangis.
"eunggh.... Di mana aku ?" Gumam Zhang Wei dengan suara serak.
"Kau ada di kamar mu, kami membawa mu kemarin. Lihat lah , kau terluka karena kami. " kata Ular ke 3 dengan kesal.
"Ha ha ha bukti nya aku baik baik saja sekarang. Aku senang kalian semua selamat. " Jawab nya dengan santai.
"Kau harus berjanji pada ku satu hal nanti. " kata ular ke 3 lagi.
"Kenapa ?" tanya nya sambil mengerut kan dahi.
"Jangan membantu kami saat kami akan naik ke tingkat naga atau nyawa mu benar benar dalam bahaya. " kata Ular ke 3 dengan penuh khawatir.
"Jika begitu maka aku tidak bisa menepati nya, bukan kah kau bilang kalau kita akan sulit bersama sama ?" tanya nya dengan tatapan dingin.
"Iy.. iya tapi kan.... "
"Tidak ada tapi tapian, aku ingin pergi dulu melihat perkembangan anak anak itu. Nanti aku akan melakukan tes tingkat tulang. Apa kalian ingin mencoba juga ? aku dengar hewan juga bisa melakukan tes tersebut. " Ajak nya.
"Salah satu dari kami saja karena kami ini kembar maka sudah di pastikan kalau kami ini memiliki jenis tulang yang sama. " kata ular ke 5.
"Baik, kalau begitu sebaik nya runding kan dulu siapa yang akan mewakilkan kalian. " Ucap nya sebelum keluar dari dimensi milik nya.
"Hei !" Panggil Yan Yi dari dalam dimensi.
"Apa lagi ?" tanya nya dengan kesal setelah kembali masuk ke dalam dimensi.
"Dengan kekuatan mu sekarang, kau bisa mengubah waktu dalam dimensi. Dimensi ini juga bisa kau masuk kan orang, dengan kristal roh kau bisa meningkat kan kualitas Qi yang ada di sini. " kata Yan Yi.
"Benar kah ? Tapi, bagaimana cara nya ?" tanya nya.
"Hm, begini duduk posisi bersila lalu fokus kan diri mua sebagai pemilik dimensi. Ucap kan 3 kali dalam hati mu kalau kau ingin merubah waktu dalam dimensi ini, mungkin untuk kekuatan mu saat ini, maksimal adalah 1 hari dunia nyata sama dengan 1 bulan dimensi. " kata Yan Yi.
Ia mengikuti langkah langkah yang di beritahu kan oleh Yan Yi sebelum akhir nya menemukan kertas yang terbuat dari kulit hewan.
Di kertas tersebut tertulis beberapa kolom yang kosong, di samping nya ada tinta dan kuas .
Nama dimensi : Dimensi Fanrong
__ADS_1
Perbedaan waktu : 1 hari dunia nyata sama dengan 1 bulan di dimensi Fanrong
Pemilik dimensi : Zhang Wei
Luas dimensi : 700 hektar
Jumlah orang yang bisa di tampung : 1.000.000 mahkluk hidup
Dia terkejut dengan luas dimensi dan jumlah orang yang bisa di tampung oleh dimensi Fanrong. Bagi nya, Fanrong adalah nama yang bagus.
(Fanrong arti nya adalah makmur. )
"Waktu sudah berubah, sekarang adalah saat nya untuk menambah kualitas Qi. " Gumam nya.
Saat ini ia memegang hampir 3 juta kristal roh tingkat rendah dan 1 juta kristal roh tingkat menengah dengan 9 milyar koin emas.
Dengan uang yang ia pegang saat ini, ia bisa menggunakan uang nya untuk menghidupi satu dimensi.
Baru baru ini, ibu nya memberikan 100 kristal roh tingkat tinggi. Kristal roh tingkat tinggi setara dengan 100 kristal roh tingkat menengah.
Ia menaruh 100 kristal roh tingkat tinggi di tambah dengan 1.000 kristal roh tingkat menengah dan 50.000 kristal roh tingkat rendah.
Yan Yi terdiam melihat uang nya yang sangat banyak, dan hebat nya, kristal roh yang ia tuang di tanah itu di serap oleh tanah hingga habis.
Perlahan lahan Kualitas Qi yang ada di dalam dimensi berubah drastis menjadi 10 kali lipat lebih padat dari sebelum nya.
"Ehm, ini seperti nya terlalu tebal dan tak bisa di olah oleh keluarga mu itu. Lihat lah bahkan aku pun sedikit kesulitan untuk bernapas apa lagi mereka. " kata Yan Yi.
"Kau benar, tapi ya sudah lah. Aku saja yang berlatih dengan harapan kultivasi ku bisa naik ke tingkat 3 Petir Surgawi. lagi pula ramuan yang ku buat cukup untuk sampai bulan depan. aku akan berlatih terlebih dahulu. " Zhang Wei memilih untuk duduk di bawah pohon dengan ekspresi serius sebelum memejam kan mata nya.
3 bulan kemudian
Zhang Wei berhasil menerobos menjadi tingkat 3 Petir Surgawi tanpa bantuan sumber daya dan sampai sekarang pun, kualitas Qi tidak menurun sekali pun.
Ia keluar dari dimensi nya dan tidak menyadari kalau di pintu kamar nya sudah terselip surat.
Zhang Wei , tes jenis tulang akan di lakukan hari ini. Kau sebaik nya segera bersiap.
Itu lah isi dari surat yang seperti nya di berikan oleh ibu nya, ia langsung mengganti pakaian nya menjadi yang lebih baik.
Sebelum langsung berlari menuju aula tetua yang sudah di penuhi oleh orang orang. Butuh waktu hampir 1 jam untuk sampai ke giliran nya.
Rata rata orang memiliki tingkat tulang perak atau tembaga ada beberapa yang beruntung memiliki tulang emas rendah.
Orang yang mendapat tulang emas tingkat rendah langsung mendapat kan sumber daya yang lebih baik.
Sudah saat giliran nya, ia mencengkram tangan nya dengan tegang.
"Taruh tangan mu di atas batu ini Wei 'er. " kata ibu nya dengan pelan.
Ia menaruh tangan nya di batu itu dan memejam kan mata nya sebentar, betapa terkejut nya ia saat melihat sinar yang tidak berhenti di tulang perak.
Tulang Emas tingkat rendah.......
Tulang Emas tingkat menengah......
Tulang Emas tingkat Tinggi.......
__ADS_1
Kecepatan sinar sedikit berkurang dan mulai memasuki area yang bergambar kura kura hitam.
Kura kura hitam tingkat rendah.............
Kura kura hitam tingkat menengah.......
Kura kura hitam tingkat tinggi......
Orang orang terpanah dengan hasil yang di berikan nya tapi sayang nya, sinar itu masih belum berhenti hingga ke Tulang Harimau putih tingkat tinggi.
Harimau Putih Tingkat Tinggi....... ...............
Tulang Qilin Ungu Tingkat Rendah !!!!!
Ini membuat nya mengalami kejutan, kebahagiaan menjalar ke seluruh tubuh nya saat melihat hasil yang tidak mengecewakan nya.
Tiba tiba saat semua orang sedang terpanah dengan hasil akhir yang di berikan oleh Zhang Wei, datang lah 4 wanita yang sangat cantik sampai sampai membuat semua orang teralihkan.
Zhang Wei langsung melepaskan tangan nya dari batu dan memeluk ke empat wanita itu.
"Guru, kami merindukan mu. Kau bilang akan menjemput kami setelah kau selesai. " Kata Hu Yin cemberut.
"Tentu saja tapi ini belum selesai, sebentar lagi akan ada perang yang akan merepot kan. "Jawab nya.
Semua orang langsung merasa patah hati saat melihat Zhang Wei memeluk ke empat Dewi itu sekaligus tapi tak bisa di pungkiri kalau wajah Zhang Wei sangat mendukung untuk hal itu.
Mereka hanya bisa menghela nafas kecewa dan menghilang kan harapan mereka untuk mendapat kab salah satu dari keempat Dewi itu.
Dari pada menyinggung Zhang Wei hanya karena perihal wajah lebih baik mundur.
"Wei'er, apa kah ini orang yang kau bilang ?" tanya Zhang Li.
"Ya, coba kalian lakukan tes ini juga, aku penasaran dengan hasil yang kalian keluar kan. " kata Zhang Wei.
Di mulai dari Qing Yu yang mengeluar kan hasil Tulang Harimau Putih tingkat rendah. Lalu di lanjut kan oleh Xi Rong yang mengeluarkan hasil tulang Qilin Api tingkat rendah juga, sama seperti milik Zhang Wei.
Hu Yin dengan gemetaran, takut hasil mengecewakan nya menaruh tangan nya ke atas batu. Hasil nya sangat mengejut kan , di umur Hu Yin yang baru menginjak 11 tahun.
Gadis kecil itu sudah mendapat kan tulang Kura kura hitam tingkat menengah. Jenis tulang bisa di tingkat kan seiring naik nya kultivasi seseorang.
Yang terakhir adalah Nangong Ling, demi tidak menarik perhatian orang, gadis itu mengeluar kan cadar nya.
Nangong Ling memberikan hasil yang tak tertebak yaitu Tulang Kura kura hitam tingkat tinggi ! Padahal gadis itu baru beberapa tahun belakangan ini belajar bela diri, sungguh menakjubkan.
"Tunggu sebentar, hewan peliharaan ku juga ingin melakukan tes. " Dia langsung mengeluarkan ular ke 1 .
Perlahan lahan naik ke tulang Harimau putih tingkat rendah. Semua penonton terkejut melihat kualitas tulang milik peliharaan Zhang Wei.
"Baik lah, hasil hari ini yang paling baik di pegang oleh Zhang Wei !" Umum Zhang Li pada seluruh murid.
"Kalian harus banyak berlatih supaya bisa menjadi seperti Zhang Wei. " kata tetua Ling.
Tetua Ling membawa tongkat berbentuk kepala naga milik nya untuk membawa murid keluarga Zhang pergi latihan pedang.
Semua nya keluar satu persatu dari aula tetua sampai meninggal kan Zhang Wei, Zhang Li, Zhang Xiulang, dan wanita wanita itu.
Note : Jangan lupa untuk like, dan comment. bantu vote dan kasih bintang lima supaya cerita PJW jadi lebih baik. Terima kasih !!
__ADS_1