
Kondisi antara Kaisar dan Sekte Tengkorak Hantu menjadi lebih memanas. Tidak ada yang ingin mengalah satu sama lain.
Bahkan tidak jaran selama beberapa hari belakangan ini menemukan murid Sekte Tengkorak Hantu saling bentrokan dengan Prajurit Kekaisaran.
Kedua nya memiliki ego yang tinggi dan saling menuduh dan tidak menyadari kalau ada seseorang yang berjaya di atas kerugian kedua nya.
Itu lah Zhang Wei, seorang pemuda yang sudah beberapa kali memalsukan keberadaan nya, sesuai dugaan nya Kaisar Chen tidak mungkin begitu bermurah hati pada nya.
Banyak sekali Prajurit yang di tugas kan untuk mencari nya dengan embel embel ingin membawa nya sebagai Tabib Kekaisaran.
Banyak warga yang setuju dengan keputusan Kaisar Chen dan mendukung keputusan itu tanpa mengetahui kalau itu di maksud kan untuk menangkap nya.
Dia baru selesai membunuh sekelompok orang bodoh lagi yang di tugas kan oleh Kaisar Chen untuk mencari nya.
"Kau kira aku takut pada mu ? " Dia terkekeh, sebelum memasuki penginapan dengan wajah ramah nya.
Dia membuka kotak dengan isi sebagai Mutiara Penawar Racun, Han Long Chun keluar dan memeriksa keadaan Mutiara itu.
Besok adalah waktu untuk bertarung dengan Lu Xiuran. Dia tidak takut sedikit pun melain kan sangat bersemangat.
Dia bahkan menyebar banyak rumor buruk untuk mengadu domba kedua kekuatan besar itu, siapa yang menyangka kalau seorang pemuda seperti nya bisa membuat keributan sebesar ini ?
"Han Xiu, apa kah kau bisa mendengar ku ?" Panggil Han Long Chun, sambil mengelus Mutiara merah darah itu.
"Senior Han Long, kau kah itu ? Han Xiu takut. " Kata suara wanita lembut dari dalam Mutiara.
Suara itu sangat pelan dan serak seperti habis menangis.
"Ya ini aku, apa kah kau terluka ?" Tanya Han Long Chun khawatir.
__ADS_1
Tidak lama keluar seorang anak kecil perempuan dengan tubuh yang bergetar, di seluruh tubuh nya di penuhi dengan luka.
"Astaga, apa yang terjadi dengan mu ?!" Tanya Han Long Chun dengan terkejut.
"Me mereka sangat jahat, mereka menyiksa ku untuk memberi tahu keberadaan guru. Aku bilang kalau guru sudah meninggal dan aku tidak tahu di mana keberadaan kalian. Mereka tidak percaya dan terus menyiksa ku. " Kata gadis kecil itu dengan mata yang memerah sebelum memeluk Han Long Chun dengan erat.
"Kakak, aku takut. Tolong aku, aku tidak mau bertemu dengan mereka lagi. " Kata Han Xiu.
Han Xiu adalah roh senjata paling kecil jika di banding kan roh senjata lain nya. Tidak lama, Han Liu Liang dan Han Niu pun ikut keluar.
"Liu Liang gege, Niu Jiejie, aku rindu kalian. Kenapa kalian tidak mengajak ku ?" Tanya Han Xiu dengan raut wajah sedih.
"Kau salah paham Xiao Xiu, kami baru saja bertemu dan akan mencari saudara yang lain. Kau mau kan membantu kami mencari saudara yang lain ?" Tanya Han Niu menenangkan.
( Note : Xiao (小) kecil, maksud nya kayak manggil Xiu kecil. Ini biasa di panggil untuk adik atau siapa pun yang jauh lebih muda. )
"Hm ternyata begitu, lalu kakak ini siapa ? Apa dia berniat jahat ?" Tanya Han Xiu sambil menunjuk nya.
Lebih lucu nya lagi, Han Xiu mengangguk dengan mata polos nya. Rasa nya dia ingin marah, tapi bagai mana mungkin dia melakukan nya pada anak kecil seperti Han Xiu.
Han Long Chun yang melihat itu terkekeh ringan sebelum menjelaskan semua nya pada Han Xiu kecil.
"Jadi, kakak ini bernama Zhang Wei. Dia adalah reinkarnasi guru, dia adalah tuan kami yang baru. Dia sangat baik dan dia lah yang membawa mu keluar dari tempat terkutuk itu, kau harus berterima kasih pada nya. " Kata Han Long Chun menjelaskan dengan lembut.
"Ah ternyata begitu, maaf kan aku karena telah berprasangka buruk pada mu. Sekarang kamu adalah tuan ku yang baru, aku harap kau bisa membantu kami untuk berkumpul kembali. " Kata Han Xiu segera berlutut di hadapan nya dan bersiap untuk melakukan sujud.
"Tidak usah, aku hanya butuh kesetiaan kalian. Tidak perlu terlalu hormat, perlakukan aku seperti teman. " Ucap nya menahan Han Xiu.
"Baik, mulai sekarang aku akan memanggil mu sebagai Kakak Zhang. " Kata Han Xiu.
__ADS_1
"Gege dan Jiejie yang lain sebagian besar di tahan oleh 3 Sekte besar dan Kekaisaran masih memegang satu senjata lagi, Pedang Petir Abadi. " Kata Han Xiu.
"Bagai mana mungkin dia bisa berada di bawah Kaisar Chen ?" Tanya Han Long Chun terkejut.
"Jiu Gege, tertangkap karena berusaha untuk menyelamatkan ku. Ini semua karena salah aku, aku tidak menyadari bahaya yang akan menimpa nya dan meminta nya untuk menyelamatkan ku. Aku tidak tahu di mana keberadaan nya. " Kata Han Xiu dengan mata yang kembali berair.
"Zhang Wei, kau harus menyelamat kan nya. Han Jiu adalah seseorang yang ahli dalam strategi, dia sangat pandai dalam hal perang. Mungkin bisa membantu mu melawan Lu Xiuran. " Kata Han Liu Liang sambil mengerut kan dahi.
"Sebenar nya aku tidak terlalu suka dengan nya, tapi mau bagai mana lagi ? Dia memang pintar dalam bidang itu. " Kata Han Liu Liang sambil mengangkat bahu.
"Kenapa kau bisa tidak suka dengan nya ?" Tanya nya penasaran.
"Biasa, masalah memperebutkan seorang perempuan. Sayang nya, Han Liu Liang tidak menyadari kalau ada seseorang yang menunggu nya dengan setia selama beratus ratus tahun. " Ledek Han Long Chun.
Wajah Han Niu sempat memerah sebelum kembali normal.
"Itu aku yang dulu, sekarang aku sudah tahu. Bukan kah begitu Han Niu ?" Tanya Han Liu Liang sambil menggandeng tangan Han Niu.
"Kalian ?!" Dia berteriak tanpa sadar karena terkejut, bagai mana mungkin dua roh senjata milik nya ini menjalin hubungan tanpa sepengetahuan mu.
"Kami memang hebat karena tidak di ketahui oleh mu dan kakak Long Chun. " Kata Han Liu Liang dengan bangga.
"Kalian benar benar keterlaluan, kalian harus mentraktir kami bertiga. " Ucap nya dengan wajah pura pura marah.
"Aku akan mentraktir kalian, tapi menggunakan uang mu Zhang Wei. Apa kau lupa kalau aku tidak memiliki uang ?" Tanya Han Liu Liang sambil terkekeh.
"Dasar, itu sama saja aku yang mentraktir. " Ucap nya dengan sebal sebelum mengajak ke empat orang itu untuk berjalan turun dan makan di kedai milik penginapan.
"Bibi, kami pesan menu menu yang terbaik !" Ucap nya dengan semangat.
__ADS_1
"Siap tuan muda ! Harap tunggu pesanan mu. " Kata bibi itu dengan semangat.
note : author sekarang fokus dengan cerita Penerus Dewi Kematian, yuk mampir ke sana sudah ada 18 chapter.