
Zhang Wei yang asli, dapat menatap dunia asli tapi tidak dapat mengendalikan tubuh nya.
"Siapa kau ?" Tanya nya.
"Aku adalah roh yang berada di dalam garis darah Tuhan yang kau guna kan. " Kata suara serak itu dengan kaku.
"Apa kau akan mengendalikan tubuh ku selama nya ?" Tanya nya dengan sedikit ketakutan membayang kan kalau tubuh nya akan di guna kan oleh kesadaran lain, sedang kan kesadaran milik nya akan perlahan lahan tenggelam dan menghilang.
"Hilang kan pikiran bodoh mu itu, aku tidak berniat untuk mendengar nya. Aku begini karena kau menghancurkan Garis Darah Tuhan, aku begini karena kau sangat tidak mampu. " Kata Roh Garis Darah Tuhan dengan suara kesal.
"Aku akan menyatu dengan kesadaran milik mu dan menjadi kekuatan mu di masa depan. Kau bisa tenang, lagi pula aku sudah merasa lelah karena terus berada di dunia ini dalam waktu yang sangat lama. " Kata Roh Garis Darah Tuhan sambil menguap.
"Bukan kah kau seharus nya baru bangun setelah tidur yang lama ?" Tanya nya dengan sedikit bingung.
"Apa kau kira tidak melelahkan untuk ku mengendalikan tubuh mu yang lemah ini ? Kau sebaik nya tidak banyak bertanya. Wanita di sana sedang mengorbankan diri nya sendiri untuk wanita satu nya lagi. " Kata Roh Garis Darah Tuhan sambil menunjuk Xi Rong dan Yu Ling Ling.
"Apa maksud mu ?" Tanya nya dengan perasaan tidak enak, apa lagi ketika mengingat kata kata ambigu milik Yu Ling Ling.
"Dia, menggunakan diri nya sebagai inang untuk wanita yang satu lagi. Inang hanya akan bertahan selama 3 jam sebelum akhir nya akan layu dengan tenaga yang di berikan pada wanita itu. Ini adalah teknik terlarang yang sangat kuno, aku bahkan sudah sangat lama tak melihat ini. " Kata Roh Garis Darah Tuhan sambil menghela nafas.
"Lalu, bagai mana aku bisa menyelamat kan nya ?" Tanya nya.
"Kau bisa memutus kan sambungan antara inang dan benalu nya. Tapi, dengan syarat benalu akan meninggal dan inang akan bertahan hidup. " Kata Roh Garis Darah Tuhan.
__ADS_1
Dia merasa kalau diri nya berada di tengah pilihan sulit, di masa lalu, dia sudah bersumpah kepada langit kalau dia akan menjaga Yu Ling Ling dengan baik.
Tapi, di sisi lain dia tidak bisa meninggal kan Xi Rong yang mengorbankan diri untuk nya begitu saja.
"Apa kau memiliki cara untuk menyelamat kan kedua nya ?" Tanya nya dengan khawatir.
Karena harapan terakhir nya adalah Roh Garis Darah Tuhan , bagai mana pun Roh ini telah memiliki banyak pengalaman selama berjuta juta tahun lama nya.
"Aku tentu saja memiliki nya, tapi..................... " Roh Garis Darah Tuhan menghentikan kata kata nya.
"Cepat kata kan pada ku, apa yang dapat ku lakukan. " Ucap nya dengan tidak sabar.
"Kau harus menggunakan energi bantuan dari 10 senjata milik mu. Lalu mentransfer setengah dari jiwa mu pada mereka berdua. " Kata Roh Garis Darah Tuhan.
"Tunggu sebentar, kau harus memikir kan hal ini baik baik. Luka di tubuh mu masih belum pulih, hanya ada 5 persen kemungkinan untuk berhasil dalam melakukan ini. Lalu, perasaan saat melakukan ini akan terasa seperti jiwa mu akan hancur. Jika kau tidak dapat bertahan, maka jiwa mu akan benar benar hancur dan terpecah menjadi ribuan keping. Ketika telah begitu, maka kau tidak akan bisa bereinkarnasi. " Kata Roh Garis Darah Tuhan dengan khawatir.
"Tidak apa apa, selama itu masih ada kemungkinan maka aku akan mencoba nya. " Kata nya dengan penuh tekad.
Pandangan Roh Garis Darah Tuhan menjadi rumit, sikap yang di tunjuk kan Zhang Wei ini telah mengingat kan nya pada seseorang, Naga Agung Abadi.
Naga Agung Abadi, adalah pertapa jutaan tahun yang telah mengendalikan semua nya di bawah muka bumi ini. Hanya ada satu orang yang setara dengan Naga Agung Abadi dan hanya ada satu orang yang lebih kuat dari mereka berdua.
Yang setara dengan Naga Agung Abadi adalah Raja Surga dan Neraka yang mengendalikan semua nya. Sedang kan yang berada di atas mereka adalah sebuah eksistensi yang tidak pernah menunjuk kan diri nya bahkan pada kedua mahkluk paling kuat di muka bumi.
__ADS_1
Seiring berjalan nya waktu, semakin banyak populasi mahkluk hidup yang memiliki jenis berbeda. Akhir nya, Sang Raja Naga dan Sang Raja Surga memilih untuk menciptakan Dewa Dewa kecil untuk mengendalikan mahkluk lain.
Perlahan lahan, nama kedua orang hebat itu menghilang bagaikan di telan bumi. Bahkan, Roh Garis Darah Tuhan yang sudah lama mengikuti Sang Raja Naga pun tidak mengetahui di mana keberadaan nya sekarang.
Yang dia ketahui adalah, Sang Raja Naga terluka parah karena berusaha untuk menyelamat kan putri Raja Surga karena cinta nya yang begitu besar.
Tapi sayang nya, putri Raja Surga menyukai seorang Dewa Kecil yang bahkan tak layak di sebut kan. Raja Surga pun merasa malu pada Raja Naga dan memutus kan untuk melempar Dewa Kecil itu ke dalam Neraka dan mengurung putri nya sampai meninggal karena marah.
Setelah berita kematian putri nya menyebar, Sang Raja Surga pun ikut menghilang. Tidak ada yang tahu, tentang apa yang terjadi pada kedua nya.
"Apa mungkin yang di lempar ke dalam Neraka itu adalah Xu Rong ? Dia adalah pemimpin iblis. " Ucap Zhang Wei bertanya tanya.
"Mungkin, beberapa ingatan telah hilang dari diri ku karena terkikis oleh waktu. Kau harus bergerak cepat untuk memutus kan hubungan antara Inang dan Benalu atau kedua nya akan berada dalam bahaya. Jika sudah begitu, maka tidak akan ada jalan keluar. " Kata Roh Garis Darah Tuhan dengan khawatir.
Dia mengangguk dan mengendalikan tubuh nya, lega rasa nya bisa kembali merasa kan tubuh nya.
Dia segera mengambil kesepuluh senjata yang di miliki oleh Han Feng dan di dusun berbentuk lingkaran yang mengelilingi mereka bertiga.
Dia bisa melihat kalau wajah Yu Ling Ling sangat pucat dengan bibir yang sedikit bergetar menahan sakit. Dia menggigit jari nya dan mulai menulis kan mantra sesuai dengan yang di kata kan oleh Roh Garis Darah Tuhan.
Setelah itu, mantra yang sudah di tulis nya menggunakan darah mulai bersinar dan melayang di udara. Tulisan itu berputar di atas kepala nya, dia duduk dalam posisi lotus.
Rasa sakit menggerogoti nya, sudah beberapa kali dia merasa kalau jiwa nya akan terkoyak. Senyum tipis terbentuk di wajah nya.
__ADS_1
"Bagai mana mungkin kau bisa menahan ini sendirian ?" Tanya nya dengan lirih pada Yu Ling Ling, dia memejam kan mata kala merasa jiwa nya kembali di tarik.