PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
60.Penyerangan Istana III


__ADS_3

"Ya ya ya berdiri dan bawa anak mu yang bodoh ini. Ajar kan dia baik baik atau kalau tidak dia akan. menjadi bahan percobaan ku he he he. " kata zhang wei tersenyum mengerikan.


Seketika Udara kedai terasa seperti saat musim salju. Dia membawa pergi Fang Lin keluar kedai setelah membayar minuman nya dan meninggal kan kekagetan dari pengunjung lain.


"Besok Lin Yi akan datang ke sekte ku, di sore hari jadi bersiap siap lah. " kata Fang Lin.


"Aku akan datang juga! " kata Lei Fang.


"Baik lah, aku akan menginap di tempat mu Fang Lin dan Lei Fang, bawa lah pulang putra mu itu. " kata Zhang Wei.


Zhang Wei berangkat bersama Fang Lin menuju sekte bunga kematian.


Di sisi lain


Lei Fang membawa pulang putra nya dan menaruh nya di ranjang dan menatap putra nya dengan tatapan iba.


Tidak lama Putra nya bangun dari pingsan nya dan menatap nya dengan marah.


"Ayah!! kenapa kau mempermalukan ku di depan semua orang!! Kau bahkan mempermalukan ku di depan calon istri ku! " mendengar kata anak nya dia kembali meledak.


"Calon Istri kepala mu!! dia itu kepala sekte Bunga Kematian!! Untung saja aku cepat menyelamat kan mu, jika tidak aku tidak bisa membayang kan nasib mu!! " teriak nya marah.


"Apa Kepala sekte Bunga Kematian?!! Fang Lin!" Saat menyebut kan nama itu ia langsung merinding dan beringsut ketakutan.


Sekarang ia merasa sangat beruntung karena ayah nya telah menyelamat kan nya dari malapetaka yang menimpa nya.


Bagai mana tidak? Fang Lin terkenal akan metide kebiri yang sangat kejam pada pria yang menganggu nya.


Ada kabar kalau dia akan bermain dengan musuh nya, hingga musuh nya tidak memiliki kekuatan untuk hidup lagi.


Jika musuh nya ingin bunuh diri, ia akan menahan nya. Sama persis dengan kekejaman Bai Yi ren dan Zhang Wei.


Jika mereka bertiga di satu kan maka mereka akan menjadi mimpi buruk bagi banya orang yang bertemu dengan mereka.


"Lalu siapa kah pria yang di samping nya itu? apa kah dia tidak tahu kalau itu adalah Fang Lin? " tanya nya bingung melihat sikap yang di tunjukkan Zhang Wei pada Fang lin.

__ADS_1


"Tentu saja dia tahu, bahkan mungkin dia yang mengajak Fang Lin ke situ. " kata Lei Fang kesal dengan kebodohan yang dimiliki putra nya.


"Jadi kenapa dia begitu berani? "


"Karena Fang Lin berada di bawah pimpinan nya atau kasar nya adalah budak nya. Mulai sekarang kau harus menunduk saat bertemu dengan nya atau bahkan aku tidak bisa menolong mu! " kata nya mengingat kan.


"Kalau begitu kenapa kita tidak melapor pada kekaisaran Han saja tentang pengkhianatan sekte bunga kematian."Kata putra lei fang dengan senyum iblis.


"Ha ha kau pikir siapa yang bisa membantu kaisar jika kau melapor kepada nya! "


"Tentu saja kaisar, dia tinggal mengeluar kan titah nya dan 2 sekte besar akan bergandengan tangan. " kata nya bangga.


"Dasar Bodoh!! mulai sekarang Sekte Ular Giok sudah berada di bawah pimpinan nya dan sekte pedang Salju akan menyusul. " kata lei fang geram.


"Apa?!! Tidak mungkin! !" teriak nya.


"Aku akan mengurung mu selama 1 bulan sebagai hukuman, Penjaga Bawa Dia!! !" teriak nya sambil bertepuk tangan.


Dia menatap miris kepada anak nya, sebenar nya dia tidak ingin mengurung nya namun ini adalah perintah dari Zhang Wei dan dia tidak bisa menolak.


Di tempat Fang Lin dan Zhang Wei, dan mereka saat ini sedang berperang lagi.


Dia di suruh masuk ke kamar mewah dan di dalam nya ada taburan bunga. Dia bisa melihat bahwa ada ranjang besar yang di tutupi oleh tirai merah.


Ia tidak memperduli kan itu dan terus berjalan dan saat membuka tirai, ia melihat Fang Lin sedang tengkurap hanya menggunakan pakaian dalam dengan di hiasi renda renda.


Ia mengamuk dan menghancur kan ranjang. Dia sudah kesal dari tadi karena gangguan dari putra Lei Fang sekarang di beri kejutan seperti ini.


Fang Lin terkejut melihat reaksi yang di berikan Zhang Wei dan langsung terloncat dari tempat tidur.


Sebelum nya ia sudah rela untuk memberikan segala nya pada Zhang wei namun tidak mengharap kan penolakan keras seperti itu.


Ia berlari meninggal ka kamar sambil menangis, melihat ini Zhang Wei merasa bersalah kepada Fang Lin.


Karena reaksi nya tadi juga di sebab kan oleh rasa terkejut karena bagaimana pun dia masih sangat muda.

__ADS_1


Dia berlari menyusul ke kamar Fang Lin. Dia di tahan oleh beberapa penjaga namun mereka semua berakhir babak belur.


Dia mengetok pintu dengan perlahan, dia memanggil nama Fang Lin sambil meminta maaf.


"Fang Lin, buka pintu nya maaf kan aku!! " kata nya.


namun tidak ada balasan dari dalam.


"Jika kau tidak membuka pintu aku akan menghancur kan nya!! "


"Jangan!! Jangan hancur kan pintu kamar ku! masuk lah. "


Dia tersenyum di dalam hati ,karena melihat rencana nya berhasil .


Dia melihat sosok Fang Lin dengan pakaian yang sama ,tapi beda nya dia dalam keadaan berantakan.


Dia menutup pintu dan memeluk Tubuh mungil fang Lin dan mengajak nya untuk duduk di pinggir ranjang.


"Apa kah aku sejelek itu?? " tanya Fang lin dengan mata berkaca kaca.


"Tidak, hanya saja aku masih sangat muda jadi aku terkejut melihat hal seperti itu. " kata nya menjelas kan.


"Bohong!! Paling tidak kau berumur 50 tahunan kan!! "


"Aku tidak ber bohong. " Dia membuka topeng nya untuk membukti kan ucapan nya.


(Jangan Lupa buat Like, comment dan share ya teman teman!! yang belum like silakan like dulu sebelum lanjut ke chapter selanjut nya, Jangan jadi silent reader ,ok?


Kalian bisa mendukung author lewat Vote menggunakan poin dan memberi bintang lima kepada cerita ini.


Yang tidak ingin ketinggalan informasi bisa follow ig author nama nya @KC_PJW.


Karena kalian setuju, mulai sekarang author akan up setiap hari jam 7 malam, ok?


Terima kasih karena sudah membaca cerita Pedang Jiwa Naga, tunggu terus kelanjutan nya!!

__ADS_1


Kalau like cerita sudah 6,5 k maka author akan up 3 chapter)


Tidak terasa ternyata cerita Pedang Jiwa Naga telah berumur 2 bulan, saya berterima kasih atas semua dukungan yang kalian beri kan pada cerita ini, Jangan bosan untuk memberikan saran dan menunggu up cerita


__ADS_2