
karakter yang akan muncul :
Zhang Wei
Xi Rong
Zheng Lu Lu
Yu Ling Ling
Zhang Yunqi
Ju Jiangniang
Putra / Putri :
Zhang Ruoqi (8 tahun) (Pria)
(Anak Zhang Wei & Zheng Lu Lu )
Zhang Anming (7 tahun) (Pria)
( Anak Zhang Wei & Yu Ling Ling)
Zhang Liuying (7 tahun) (Wanita)
( Anak Zhang Wei & Qing Yu)
Zhang Fengying (5 tahun) (Pria)
( Anak Zhang Wei & Xi Rong)
Zhang Qiu Ning (4 tahun) (Wanita)
( Anak Zhang Wei & Zhang Yunqi)
__ADS_1
Zhang Jierui (4 tahun) (Pria)
( Anak Zhang Wei & Ju Jiangniang)
Zhang Lingxi ( 2 tahun) (Wanita)
( Anak Zhang Wei & Xi Rong)
...----------------...
10 Tahun berlalu
Zhang Wei duduk di Paviliun nya dengan kolam teratai yang luas dan megah, disana ada beberapa angsa yang berenang dengan anggun.
Zhang Wei duduk di kursi berlapis emas sambil bersandar dengan mata terpejam, Xi Rong memijat kepalanya sementara Yu Ling Ling memijat tangannya.
Qing Yu memijat kakinya , Ju Jiangniang memasukkan makanan ke dalam mulutnya sementara Zhang Yunqi dan Zheng Lu Lu mengipasi Zhang Wei dari sisi kanan dan kiri.
Untuk sejenak orang orang yang melihatnya akan mengira bahwa dia adalah Kaisar yang kejam dan angkuh sampai sampai menyuruh seluruh istrinya untuk melakukan ini untuknya.
Tapi, siapa yang menyangka bahwa ini semua adalah paksaan ? Tapi, siapa yang bisa memaksa seorang Kaisar Agung Zhang Wei ? Tentu saja hanya istrinya.
"Sudah, kau duduk saja ! Dengan seperti ini maka barulah kamu terlihat seperti Kaisar, sebelumnya kamu bahkan tidak memancarkan aura seperti Kaisar. " Keluh Xi Rong .
"Apa yang dikatakan oleh Rong Jie tidak salah, suami kamu lebih baik duduk saja. " Ucap Yu Ling Ling.
"Kalian ini..... " Ucap Zhang Wei tidak habis pikir dengan ulas istri istrinya dan merasa pasrah.
Di dunia ini, siapa yang bisa membuat Kaisar Agung Zhang Wei menjadi sangat tidak berdaya seperti ini kecuali istri dan anak anaknya ?
"Ayah ! Ayah !" Teriak suara yang tidak jelas dan terlihat seorang gadis kecil yang jalan nya masih dipegangi oleh seorang pelayan.
Zhang Wei langsung membuka matanya dan melihat putrinya yang paling kecil, siapa yang menyangka bahwa dia akan menjadi ayah dari 7 anak hanya dalam 10 tahun ?
"Lingxi, jangan berlari lari atau kamu akan jatuh. " Nasihat Zhang Wei dengan bijak dan seluruh istrinya menyingkir.
Zhang Wei berdiri dan berjongkok lalu memeluk putrinya yang paling muda.
"Uhm, Lingxi menjadi lebih lucu dari sebelumnya. " Ucap Qing Yu sambil mencubit pipi bulat milik Lingxi.
Ya, ini adalah Zhang Lingxi, putri Zhang Wei dan Xi Rong.
"Mama ! Mama !" Panggil Zhang Lingxi sambil memeluk Qing Yu.
Ada sebuah peraturan di Istana ini, jadi tidak menggunakan bibi ataupun selir Kekaisaran melainkan memanggil dengan sebutan 'mama'
Sementara Zhang Lingxi akan memanggil Zhang Wei, ayah. Dan untuk Xi Rong, Zhang Lingxi akan memanggilnya dengan sebutan, ibu.
__ADS_1
"Ya, mama ada disini. Apakah Lingxi mau permen ?" Tanya Qing Yu dengan lembut dan yang lain mulai menempel dengan Lingxi yang merupakan putri paling muda jadi merupakan yang paling disayang.
Tidak hanya itu, selain memiliki 1 ayah yang hebat, 1 ibu yang baik, 5 mama yang perhatian, Zhang Lingxi juga memiliki 6 saudara saudari yang lebih tua darinya dan siap untuk melindungi Zhang Lingxi.
Saat ini, perlakukan yang diterima oleh Zhang Lingxi bahkan jauh lebih baik daripada perlindungan yang dimiliki oleh Kaisar seperti Zhang Wei.
"Lingxi ! Sudah gege bilang jangan berlari terlalu jauh atau kamu akan tersesat !" Teriak suara dari jauh sebelum akhirnya berhenti dengan takut ketika melihat Zhang Wei dan yang lainnya.
"Ayah, ibu, mama. " Panggil Zhang Jierui dengan takut takut ketika melihatnya.
"He he, gege tidak akan bisa menemukanku !" Ejek Zhang Lingxi sambil menjulurkan lidahnya dan bersembunyi di belakang tubuh Qing Yu.
Duk !
Jari Zhang Wei mendarat di dahi Zhang Lingxi dan membuat gadis kecil itu meringis kesakitan dengan pura pura, padahal tidak ada tenaga yang digunakan.
"Ayah kejam ! " Keluh Zhang Lingxi dengan tidak puas.
"Ayah, ayah, jangan hukum Adik Lingxi. Dia tidak salah akulah yang tidak bisa menjaganya dengan baik. " Ucap Zhang Jierui dengan panik dan menarik nari tangan ayahnya.
Zhang Wei yang melihat ini tertawa ringan, Zhang Jierui berpikir bahwa ayahnya benar benar menghukum Zhang Lingxi dengan serius.
"Ge ge ! Ge ge , yang terbaik !" Teriak Zhang Lingxi dan berlari memeluk Zhang Jierui.
"Kalian sudah berbaikan bukan, sekarang kalian harus berkumpul dengan Jie jie dan ge ge yang lain." Ucap Ju Jiangniang dengan lembut.
"Tentu saja !" Seru kedua anak kecil itu yang berumur 4 tahun dan 2 tahun.
Keduanya berlari sambil bergandengan tangan sementara pelayan mengikuti kedua Putri dan Pangeran itu.
"Lihatlah, mereka semua sangat lucu. " Ucap Zheng Lu Lu dengan gemas.
"Kalian semua, adalah cahaya dalam kehidupan ku. Tanpa kalian, mungkin kehidupan ku akan menjadi suram. " Gumam Zhang Wei.
Lalu mereka berpelukan dan saling memberikan semangat, sementara beberapa hari berlalu dengan ketenangan sebelum putri paling kecil mereka kembali membuat ulah , kali ini pada kakak laki lakinya, Zhang Anming.
Zhang Anming adalah putra kedua yang tertua dan memiliki fitur wajah yang sangat tajam, sangat mirip dengan Zhang Wei.
Terlihat di wajahnya yang dingin, orang orang akan menyadari bahwa dia adalah orang yang keras dan kejam.
Tapi, siapa yang menyangka bahwa pria yang terlihat kejam ini sebenarnya pasrah ketika rambutnya diikat dan menjadi bahan percobaan adik perempuannya yang paling muda, siapa lagi kalau bukan si nakal Zhang Lingxi ?
"Anming ge, rambutmu adalah yang paling baik. " Gumam Zhang Lingxi sambil mengepang rambut kakak laki lakinya.
"Tentu saja, bukankah milikku paling baik ?" Tanya Zhang Anming dengan bangga.
Pelayan yang melihat hal ini merasa bahwa dengan Zhang Lingxi maka tokoh tokoh yang terlihat tidak berperasaan ini menjadi orang yang paling lembut.
Dari segala putra dan putri milik Zhang Wei, Zhang Anming adalah yang paling angkuh dan cenderung pemarah, lebih tepatnya terlalu berapi api dan ambisius, sama seperti ibunya, Yu Ling Ling.
Tapi, pada dasarnya, hatinya tidak jahat. Jadi, walaupun agak menyebalkan tapi tidak melakukan hal hal yang keterlaluan.
Yang hebat adalah, orang yang arogan ini menjadi kucing penurut ketika bersama dengan Zhang Lingxi.
Kehidupan Zhang Wei sangat damai apalagi setelah ditemani oleh keluarganya yang saling memahami satu sama lain dan saling menjaga satu sama lain.
Zhang Wei tidak perlu khawatir bahwa putrinya yang paling kecil akan ditindas oleh orang lain, karena dengan kakak kakak nya yang lain.
Sudah lebih dari cukup untuk membuat orang lain menjauh dari Zhang Lingxi, pernah hari itu Zhang Lingxi berlari ke tengah pasar dengan seorang pelayan dan seluruh Istana meledak dalam kekacauan dan kekhawatiran.
__ADS_1
Sampai Zhang Wei sendiri merasa panik dan mencari Zhang Lingxi sampai ke tengah kota, akhirnya menemukan gadis kecil itu sedang memakan pir panggang.
Akhirnya, Zhang Lingxi dihukum untuk tidak memakan makanan manis selama 1 minggu. Walaupun terdengar sederhana, tapi sudah sangat berat untuk Zhang Lingxi.