
Li Zhi masih terdiam saat melihat rincian barang yang di beli oleh Zhang Wei, bagai mana tidak ada kayu pohon persik empat musim yang sangat langka di provinsi phoenix.
Di tempat para binatang ilahi berkumpul bersama, saat ini Jiu Zhi sedang bermain catur dengan Tian Li. Sedang kan Li Xiu sedang sibuk merapikan rambut nya.
Zhu Hong dan Long Nie sedang bermesraan di sudut ruangan, mereka terus terusan bermesraan seolah olah dunia hanya milik mereka berdua.
Jiu Zhi sendiri yang terkadang kadang menoleh untuk melihat mereka, langsung memasang ekspresi ingin muntah.
Melihat ekspresi yang di miliki Jiu Zhi, Tian Li langsung ikut mengalihkan pandangan nya ke sudut ruangan dan hanya tersenyum ringan.
"Saudara Jiu, jangan begitu ! Aku tahu kau sendirian tapi aku tidak menyangka kau se menyedihkan itu. " ejek nya.
"Siapa bilang aku menyedih kan ?!!" Kata Jiu Zhi marah.
"Tentu saja aku yang bilang, kau ini bodoh atau bagaimana ? Jelas jelas kau mendengar nya dari ku. " kata nya.
"Tunggu saja! aku akan mengalah kan mu !" kata Jiu Zhi kesal.
"He he sebaik nya kau tidak bicara saja. " kata nya lalu menjalan kan giliran nya.
plakk plak
Dia bertepuk tangan kencang melihat wajah menyedih kan milik Jiu Zhi. Dia memasang senyum penuh kemenangan.
"Aku akan mengalah kan mu !!" kata nya sambil mengikuti gaya bicara Jiu Zhi.
"Kemari kau anak kecil nakal !!" teriak Jiu Zhi sambil mengejar nya.
"He he kalau begitu kejar aku kakek tua. " kata nya.
"Bisa kah kalian diam ?!! Jika tidak aku akan mencukur habis rambut kalian !!"teriak Long Nie marah karena kegiatan nya di ganggu.
"Ya, ya yang sedang bermesraan. Aku sungguh tidak menyangka kalau aku akan jadi sendirian. " kata Jiu Zhi langsung berubah menjadi dramatis.
Tok tok
Sebuah ketukan pintu terdengar dari depan, Mereka semua langsung menoleh ke arah suara ketukan pintu.
"Masuk." kata Li Xiu lembut.
"Ehmm maaf senior senior, aku menganggu aktivitas kalian. " kata Bai Yi ren dari balik pintu.
"Masuk lah, dan tidak perlu memanggil kami senior. Kau bisa memanggil ku Saudari Long dan aku akan memanggil mu saudari Bai. " kata Long Nie langsung mengubah ekspresi wajah nya.
Long Nie yang tadi nya memasang wajah garang langsung mengubah wajah nya menjadi sangat ramah.
"ehmm, baik lah Saudari Long. Aku kemari ingin memberi tahu kalau, aku dan beberapa orang lain akan mendiskusi kan tentang Provinsi Phoenix. " Jelas Bai Yi Ren.
"Provinsi Phoenix ? Apa yang terjadi ?" tanya Jiu Zhi langsung.
__ADS_1
"Ehmm, ini berkaitan dengan informasi yang di beri kan oleh leluhur kami. Provinsi Phoenix akan mengalami bencana setiap 1.000 tahun sekali. "
"Bencana 1.000 tahun ?" tanya Long Nie bingung.
"Jadi begini, menurut catatan leluhur kami. Setiap 1.000 tahun provinsi Phoenix akan mendapat bencana yang menghancurkan seluruh Provinsi Phoenix. Jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut sebaik nya ikut aku dan bertanya pada Senior Yao." Ajak nya.
"Baik lah , kami akan ikut. " Mereka berlima pun langsung berdiri dan keluar mengikuti nya menuju aula.
Sesampai nya mereka di aula, mereka melihat sebuah meja bundar yang sangat lebar dan besar. lalu di lingkari oleh kursi kursi dengan ukuran yang indah.
Bai Yi Ren mempersilah kan mereka untuk duduk di mana pun mereka mau, Selain mereka dan Bai Yi Ren masih ada Yao Xin dan pria paruh baya.
"Semua nya, kenal kan ini adalah Zhao Yang salah satu ahli di Provinsi Phoenix. " Kata Bai Yi Ren memperkenalkan.
"Salam Kenal Zhao Yang. " ucap mereka bersamaan.
"Salam Kenal juga senior senior. Aku telah mendengar kalian dari senior Yao dan Zhang Wei."Kata Zhao Yang sambil menunduk.
"Ehm, Saudari Long ! " panggil Bai Yi Ren.
"Ya ?" tanya nya bingung.
"Di mana Zhang Wei ? Bukan kah tadi dia datang bersama kalian ?" tanya Bai Yi Ren bingung.
"Dia mungkin belum pulang, tadi dia pamit terlebih dahulu untuk pergi ke tempat Toko Obat Purnama. " Ucap nya pelan.
"Aku saja yang melakukan nya, Karena hanya aku yang tahu tempat nya-"ucapan Jiu Zhi terpotong oleh pembukaan pintu yang secara tiba tiba.
Dari balik pintu nampak lah pria bertopeng sambil membawa 2 pria lain nya. Tentu saja itu adalah Zhang Wei.
"Huh, kalian ingin mengadakan pertemuan tapi tidak mengajak ku!" kata Zhang Wei sambil cemberut.
"Kami baru saja ingin mencari mu, dan kebetulan sekali ada Chu Bai dan Bai Long Zhi di sini. Aku baru akan mencari kalian. " kata Bai Yi Ren.
"Salam guru, Salam senior Yao, Salam Senior Zhao, dan salam untuk saudara dan saudari. " kata Bai Long Zhi dan Chu Bai sopan.
Rasa nya Long Nie saat ini benar benar ingin tertawa, seorang anak anak berumur 20 an tahun memanggil nya saudari, itu benar benar membuat nya geli.
Bahkan Zhang Wei pun merasakan hal yang sama, binatang ilahi yang sudah berumur ribuan bahkan puluhan ribu tahun di panggil sebagai saudari oleh orang 20 an tahun.
"Baik lah, ayo pilih tempat duduk kalian. " kata Bai Yi Ren.
Zhang Wei memilih tempat duduk di antara Tian Li dan Bai Yi Ren. Sedang kan Chu Bai duduk di antara Zhao Yang dan Li Xiu. Bai Long Zhi duduk di sebelah Yao Xin dan Bai Yi Ren.
Dia tertawa kecil dalam hati melihat Chu Bai yang malu malu duduk di sebelah Li Xiu. Bagai mana pun setelah Li Xiu menunjuk kan penampilan asli nya, itu akan memikat banyak orang.
Rubah ekor sembilan di kenal sebagai kemampuan menggoda yang di miliki oleh ras mereka. Itu adalah salah satu kekuatan khusus yang di miliki oleh Rubah Ekor Sembilan.
Melihat Chu Bai yang malu malu dan terus memandangi nya, Dia pun secara sengaja menyingkap rok pendek nya.
__ADS_1
Hal itu membuat paha nya yang mulus dan putih terlihat, Chu Bai terlihat memerah namun tidak dapat mengalihkan pandangan nya dari paha mulus itu.
Ia secara sengaja menyenggol kan lengan nya ke lengan Chu Bai. Tapi saat ia ingin melanjutkan aksi nya, ia langsung menghentikan itu.
Saat orang yang ada di seberang nya memasang ekspresi dingin, seolah olah memberi pesan kalau dia tidak boleh menganggu Chu Bai.
Zhang Wei hanya menghela nafas pelan melihat kelakuan Li Xiu yang sangat usil. Lalu dia mengalihkan pandangan nya ke Bai Yi Ren.
"Jadi, Guru apa yang ingin kalian bahas ?" tanya nya memulai pembicaraan.
"Oh ya, aku akan menjelaskan nya. Jadi menurut leluhur kalau Provinsi Phoenix akan mendapat bencana setiap 1.000 tahun. Maka dari itu menurut leluhur yang mencatat sejarah, Sekte Pedang Putih sendiri baru saja di bangun 978 tahun yang lalu. Leluhur kami sendiri bukan lah orang yang berasal dari Provinsi Phoenix melainkan dari Provinsi Gagak Emas. " kata Bai Yi Ren berhenti sejenak.
"Nah menurut perhitungan ku maka sekarang sudah 1.000 tahun sejak kejadian yang hancur itu. Leluhur sendiri mengatakan kalau seluruh penduduk dan bangunan di Provinsi Phoenix hancur tanpa meninggal kan bekas seolah olah di telan bumi. "
"Jadi penduduk yang sekarang ini bukan lah penduduk asli Provinsi Phoenix 1.000 tahun lalu. Aku sendiri telah mengamati hal ini selama 20 tahun, tapi tidak pernah di sebut kan bencana apa yang akan datang. " Kata Yao Xin.
"Di sekte ku, aku juga telah mencari sebanyak mungkin informasi mengenai ini tapi tidak terlalu beda jauh dengan yang di dapat kan oleh kalian. " kata Zhao Yang.
Mereka semua hening dan mencerna apa yang kira kira akan terjadi dan apa yang mereka harus lakukan untuk pencegahan.
"Sebenar nya aku memiliki tujuan kembali ke Provinsi Phoenix, ini bukan hanya karena aku ingin memantau perkembangan Toko Obat Purnama. "kata nya pelan.
"Aku kembali ke sini karena Jiu Zhi mengatakan kalau ia memiliki firasat tidak baik. Sesuatu akan menimpa Provinsi Phoenix. " lanjut nya lagi.
"Iya, jadi saat itu aku tertidur dan terbangun lagi karena mimpi yang ku dapat. Aku mendapat kan mimpi kalau Provinsi ini akan rata dengan tanah tanpa ada terkecuali. Aku merasa kan kalau yang bisa menghadang ini hanya dengan kerja sama ku dengan Zhang Wei. Oleh karena itu aku menyuruh nya untuk kembali lagi ke sini. " Jelas Jiu Zhi.
"Aku sendiri sudah di tingkat 9 ranah Jiwa dan sedikit lagi akan mencapai tingkat 1 Ranah Bela Diri. " kata Zhang Wei.
Mereka hening dan memikir kan berbagai cara, Li Xiu sendiri tiba tiba memikir kan sebuah ide yang lumayan efektif.
"Bagai mana kalau aku dan teman teman yang lain akan membawa seluruh warga untuk berkumpul di suatu tempat yang lumayan aman dan tidak terlalu dekat dengan kota ?" tanya Li Xiu.
"Aku rasa itu ide yang cukup bagus, bagai mana kalau Di Kota Yang Guang. " kata Zhang Wei semangat.
"Aku rasa itu cukup baik, lagi pula masih ada 106 hari sebelum tepat 1.000 tahun. " kata Bai Yi Ren.
"Kalau begitu kita harus menyedia kan makanan terlebih dahulu sebelum memindah kan warga secara bertahap. Aku harap hanya kita yang tahu tentang ini. "kata Zhu Hong serius.
"Semoga saja dengan kerja sama ku dan Jiu Zhi , tidak banyak bangunan yang hancur. Apa lagi aku baru saja membangun. jika terjadi sesuatu maka itu akan sangat melelahkan . " kata Zhang Wei kesal.
"hmm, Apa kah kalian yakin kalau Kota Yang Guang akan cukup untuk menampung seluruh Provinsi Phoenix ?" tanya Long Nie ragu.
Semua orang langsung terdiam karena menyadari kecerobohan mereka.
"Setau ku, di dekat kota Yang Guang ada 3 kota yang terhubung hanya di batasi dengan pagar. 3 kota tersebut juga cukup luas dan hampir sama besar dengan kota Yang Guang. Kita dapat mendiskusikan terlebih dahulu dan melihat tempat apa kah dengan gabungan 4 kota akan cukup atau tidak ?" usul nya pelan.
...****************...
JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕
__ADS_1