PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
77.Informasi Penting II


__ADS_3

"Jangan Bercanda !" kata nya kesal karena berfikir kalau Tian Li hanya membohongi nya.


"Humph ! untuk apa aku berbohong, Tidak ada guna nya. Aku hanya ingin memberi tahu kalau orang tua mu sengaja meninggal kan mu di dimensi kecil ini. " Jelas Tian Li kesal.


"Apa ?! apa maksud mu ? Orang tua ku sengaja untuk meninggal kan ku ?" tanya nya bingung.


"Hmm sebenar nya tidak seperti itu juga, Dulu kau saat bayi tidak mempunyai bakat sama sekali sedang kan kedua orang tua mu adalah orang yang sangat berbakat di generasi mereka. Mereka berdua adalah penatua Tertinggi klan Zhang yang berada di dimensi atas. Saat mengetahui kau tidak memiliki bakat sama sekali, orang tua mu di desak untuk meninggal kan mu sendirian di sini dan mereka pun akhir nya mengangkat seekor anak **** untuk di rawat. " jelas Tian Li.


"Anak **** ?" tanya nya bingung.


"Ehmm itu panggilan sayang ku pada kakak tiri mu yang malas dan gemuk itu. Dia memiliki kebiasaan untuk menyusah kan orang tua mu namun memang saat itu bakat nya lumayan tinggi dan akhir nya mereka mengangkat nya menjadi anak dan meninggal kan mu di dimensi ini. Ayah ku adalah peliharaan milik ibu mu, jadi aku dan ayah ku memutus kan untuk turun ke dimensi ini untuk melihat perkembangan mu. " kata Tian Li menutup penjelasan nya.


"Apa kah kau dan ayah mu turun karena di suruh oleh orang tua ku atau itu karena kemauan kalian sendiri ?"


"Hemm maaf kan aku, bukan nya ingin menyinggung mu tapi kami memang pergi atas niat kami sendiri tanpa di perintah kan oleh orang tua mu sama sekali."


Zhang Wei termenung lalu menatap langit dengan miris, dia selalu berfikir kalau orang tua nya memiliki sebuah alasan penting untuk meninggal kan nya.


Tapi setelah ini ia mengetahui kebenaran nya, mungkin mulai saat ini tujuan hidup nya telah berubah.


"Apakah mereka pernah mengkhawatirkan ku ? "


Tian Li tidak. menjawab namun raut wajah nya telah menjelas kan semua nya. Dia mengangkat tangan nya dan menyuruh Tian Li untuk tidak menjawab.


"Tian Li, Apa kau tahu tingkat kultivasi yang di miliki oleh anak angkat orang tua ku ? "tanya nya pelan.


"Dia hanya berada Ranah Bumi tingkat 6."

__ADS_1


"Ranah Bumi ??"


"Ranah Bumi adalah ranah di mana kau bisa mengatur Qi mu dengan sangat baik. Ranah Bumi sendiri dua tingkat di atas kultivasi mu sekarang. Jadi setelah ini kau akan memasuki Ranah Bela diri yang di bagi 1 sampai 10 dan setelah Ranah Bela Diri baru lah Ranah Bumi. " kata Tian Li menjelas kan.


" Pantas saja mereka mengangkat nya, aku jadi bertekad ingin melewati kultivasi nya secepat mungkin untuk menunjuk kan kalau aku bisa berkembang tanpa di bantu. "


"Tidak perlu terlalu tertekan, Kakak Angkat mu itu sudah berumur 34 tahun sedang kan kau baru berumur 17 tahun. Lagi pula ia selalu mendapat kan sumber daya kultivasi paling baik di klan sekelas dengan jenius klan. " Hibur Tian Li.


"Ya sudah lah, mau bagai mana lagi ? lebih baik tidak usah di bahas lagi masalah orang tua ku. Aku akan melihat sikap mereka apa kah pantas untuk ku atau tidak. Terima kasih atas peringatan mu, Tian Li. " Zhang Wei berusaha tersenyum.


Bohong kalau dia mengatakan, bahwa dia tidak tertekan mendengar berita menyedih kan ini. Hal ini tidak sesuai dengan bayangan yang selama ini ia pikir kan.


Dulu dia selalu berfikir kalau dia sudah menjadi kuat pasti ayah dan ibu nya akan bangga, jadi dia selalu berusaha untuk menjadi kuat secepat nya agar bisa bertemu dengan orang tua nya.


Dia tertawa miris dalam hati mengingat kenaifan nya, Dia tidak pernah terbayang kalau kenyataan nya akan seperti ini.


Di tambah lagi, jika itu dimensi atas maka sumber daya mereka akan lebih baik. Dia tidak bisa berkata kata.


Selama ini ia selalu berusaha mencari sumber daya sendiri, demi menjaga diri nya dan teman dekat nya, ia harus membunuh banyak orang.


Demi sumber daya kultivasi nya, ia harus menyinggung banyak orang dan harus menghancurkan banyak tempat.


Dia harus bertaruh nyawa untuk kemajuan kultivasi nya dan keamanan untuk orang di dekat nya.


Dia menatap ke arah langit dan menghela nafas, memikir kan betapa tidak adil takdir yang dimiliki nya.


Tapi dia juga bersyukur, karena jika tidak seperti ini. Ia tidak akan bertemu dengan ayah dan kakak tiri yang baik dan perhatian pada nya melebihi orang tua kandung nya.

__ADS_1


Dia ingin marah, tapi marah kepada siapa ? Itu semua salah nya yang tidak memiliki bakat saat kecil.


Dia putus asa, tapi apa guna nya ? yang bisa ia lakukan adalah berlarih sebaik mungkin dan tidak memikir kan orang tua nya lagi.


Mulai sekarang ia akan kuat untuk orang terdekat nya bukan untuk membangga kan orang tua nya lagi.


7 Jam berlalu, akhir nya mereka sampai di Provinsi Phoenix. Dia mengajak Tian Li untuk ikut bersama nya.


Dia memberikan identitas pengenal dan langsung di beri jalan untuk masuk. Langsung saja ia terbang menuju Sekte Pedang Putih.


Untuk menuju Sekte Pedang Putih, kira kira mereka harus menempuh jarak sejauh 357 kilometer.


Zhang Wei terbang dengan cepat di ikuti oleh Tian Li yang berlari di bawah.Saat sudah dekat dengan Sekte Pedang Putih.


Ia mengganti baju dan celana nya, karena di tubuh nya terdapat bercak darah. Jadi karena ia tidak ingin guru nya khawatir jadi dia mengganti baju nya.


Dia turun dan berjalan di sebelah Tian Li, orang orang membuka kan jalan untuk nya karena merasakan aura yang berwibawa dari tubuh . nya.


Dia bisa melihat Long Zhi dan Chu Bai saat ini berada di gerbang Sekte Pedang Putih, mereka sedang menyambut murid baru tahunan yang telah lulus ujian.


Dia tidak langsung melanjut kan langkah nya dan menatap bangunan di depan nya dengan penuh kenangan.


Dia melihat bukit yang telah menjadi tempat untuk pelatihan nya selama ini. Dia tersenyum tipis dan memberi kode pada Tian Li untuk melanjut kan perjalanan mereka menuju Sekte Pedang Putih.


...----------------...


Jangan lupa buat like, comment dan share cerita pedang jiwa Naga. Buat kalian yang mau lihat Cast dari tokoh tokoh pedang Jiwa Naga bisa lihat di instagram saya nama nya @PJW_KC, Terima Kasih.

__ADS_1


__ADS_2