
"Ya, aku yakin kau mengetahui cara menggunakan nya jadi gunakan lah untuk menyimpan seluruh barang warga. Semua bisa masuk kecuali mahluk hidup. "kata nya sambil tersenyum tipis lalu menghilang di udara tipis.
Zhang Wei pergi dari sana karena tidak ingin terpengaruh dengan udara kesedihan warga Desa Ayam.
Selanjut nya adalah dia harus pergi menuju Desa Ikan. Dia merasa geli dengan nama nama desa yang harus di hampiri nya.
3 Jam kemudian, dia telah kembali ke Desa Ayam dan siap berangkat menuju kota yang sudah di pasang formasi Bunga Mawar.
Di Desa Ayam telah berkumpul banyak sekali orang yang berasal dari desa desa yang di kumpulkan nya.
Kira kira ada 5.000 orang di belakang nya, dia menghadap ke arah laki laki tua di sebelah nya yang tidak lain tidak bukan adalah Kepala Desa dari Desa Ayam.
"Apa kah seluruh warga mu telah selesai ? Jika aku telah mengantar kalian aku masih harus pergi ke desa desa lain untuk menjemput yang lain. " kata nya dingin.
"Ya, kami sudah semua tuan. Boleh kah aku ikut untuk menjemput warga desa sebelah ? Aku memiliki pengaruh yang lumayan di desa desa lain." kata kepala desa menawarkan bantuan.
"Ya, kalau sudah ayo kita berjalan. Kita akan berjalan melewati hutan agar lebih cepat. " kata nya singkat.
Kepala Desa Ayam tampak sedikit memucat mendengar ingin lewat ke hutan.
"Tuan, meskipun lebih cepat tapi hutan itu sangat berbahaya. Banyak harimau besar yang sangat ganas saat melihat manusia. " kata Kepala Desa dengan gemetar.
Dia mengerutkan dahi nya bingung, perasaan nya tidak ada harimau yang sangat ganas selama dia memasang segel.
Tiba tiba dia tersenyum tipis dan mengerti apa yang di maksud oleh kepala Desa Ayam. Dia langsung mengeluarkan sebuah tubuh harimau besar dari Cincin Ruang nya.
"Apa kah ini yang kau maksud dengan harimau yang ganas dan mengerikan ?" tanya nya menahan tawa.
"I.. itu benar !! Harimau ini seringkali memakan korban dari desa kami dan aku pun tidak sanggup melawan harimau harimau yang datang berkelompok itu !!" kata Kepala Desa Ayam.
"Tenang kan diri mu, ini hanya lah kucing besar yang lucu. Lihat bukan kah kumis ini sangat lucu bagaikan anak kucing. " kata nya sambil tertawa kecil.
"Sudah lah lupakan, dengan aku di sini. Lupa kan harimau ini, bahkan yang seratus lebih kuat tidak akan berani menganggu kita. " kata nya dengan santai.
Memang benar, harimau itu hanya tingkat 3 penempaan Qi dan yang paling kuat adalah tingkat 5 penempaan Qi.
Jika yang di maksud seratus kali lipat maka itu akan setara dengan tingkat 5 Penempaan Pondasi. Jadi tidak salah kalau ia mengatakan itu.
Dia menarik tangan kepala Desa Ayam yang termenung mendengar perkataan nya dan menatap nya seolah olah ia adalah orang gila.
Dia menghiraukan itu dan berjalan lebih dahulu , lalu masuk ke hutan dengan tenang. Dia mengeluarkan aura yang cukup untuk seluruh hewan di dalam hutan ketakutan.
__ADS_1
9 hari berikut nya, Zhang Wei dan yang lain nya telah berhasil untuk memindahkan seluruh warga provinsi Phoenix.
Dia kadang kadang kesal dengan orang yang tidak mempercayai nya, jika saja dia tidak di tahan oleh guru nya maka tidak sedikit desa yang telah hancur.
Bahkan ada desa yang menyuruh warga nya untuk menyerang Zhang Wei. Ini membuat diri nya kesal setengah mati dan sebagai ganti nya dia hanya melumpuhkan kepala desa nya.
Baru kali ini dia melihat begitu banyak orang mengisi penuh Kota Yang Guang yang biasa nya tidak terlalu padat.
Tinggal kira kira 1 hari untuk sampai ke 1.000 tahun, dia penasaran dengan apa yang akan datang.
Jika yang datang adalah mahluk hidup maka yang akan melawan nya adalah diri nya, Li Xiu, Jiu Zhi, Tian Li.
Dia memutuskan untuk Zhu Hong dan Long Nie tinggal dan melindungi para warga desa. Guru nya akan membantu nya kalau kalau ada pasukan yang datang.
Dia dan Jiu Zhi akan fokus untuk melawan pemimpin nya jika yang datang adalah pasukan dan Tian Li juga telah memindahkan kendali Formasi Bunga Mawar pada Long Nie.
Kekuatan Zhu Hong masih belum mencukupi untuk mengaktifkan Formasi Bunga Mawar. Saat ini kekuatan Zhu Hong hanya setara dengan Tingkat 1 ranah jiwa.
Namun alasan dia dapat membuat segel segel formasi bunga Mawar adalah karena itu bukan lah kultivasi asli milik Zhu Hong.
Apa lagi dulu kultivasi nya jauh di atas saat ini, sehingga pengendalian Qi nya sangat baik di banding ahli tingkat 1 ranah jiwa lain nya.
Bahkan jika Zhu Hong ingin melawan Yao Xin maka itu akan menjadi kekalahan telak bagi Yao Xin.
Banyak api unggun dan banyak nyanyian penyemangat, meskipun tidak mendapat kan tempat tidur yang terlalu baik, mereka masih dapat tertawa tanpa beban.
Anak anak menyanyikan berbagai lagu mengelilingi api unggun dan menari dengan bahagia.
Satu yang memainkan alat musik mulai dari kecapi, Gong , dan alat musik lain nya yang sangat banyak macam nya.
Ada yang menceritakan cerita seram pada anak anak nya di depan api unggu dan yang satu nya lagi membuat bayangan seram.
Pandangan nya tertuju pada seorang anak perempuan yang menggunakan baju sangat lusuh, tidak ada yang mengajak nya bernyanyi, bermain mau pun menari atau bahkan mendengarkan cerita.
Anak perempuan itu duduk di bawah sinar bulan yang sangat indah. Anak itu menatap para anak anak lain yang bahagia sambil tersenyum tipis.
Anak perempuan itu tampak tertarik dengan permainan kejar tangkap. Dia tampak berniat ikut namun langsung di tolak.
Orang orang yang sedang bermain kejar tangkap langsung terdiam. Lalu mengusir nya untuk pergi dan menatap anak perempuan itu dengan geram.
Dia berjalan menuju Kepala Desa Ayam dan bertanya tentang gadis itu.
__ADS_1
"Apa kah kau mengenal anak itu ?"
"Hem ? Anak itu ? Aku mengenal nya, dia anak dari desa sebelah. Dia di anggap membawa sial karena ibu nya mati karena melahirkan nya. Lalu anak itu mulai dapat berjalan saat berumur 1 tahun dan dapat berbicara dan membaca saat umur 2 tahun. Orang orang menganggap nya anak iblis sehingga semua nya menjauhi nya. Ada juga kasus yang mengatakan kalau saat dia kecil, ada seorang nenek nenek yang mengasuh nya dan tidak berselang lama nenek itu meninggal juga karena umur nya yang tua tapi orang orang masih mengaitkan kematian nenek itu dengan diri nya. "kata Kepala Desa Ayam mengambil jeda sebentar sebelum melanjutkan kata kata nya.
"Anak itu dulu juga memiliki teman laki laki yang menemani nya dan karena mereka sering di usir lalu mereka sering bermain dekat hutan untuk bermain. Sampai saat itu anak itu dan teman nya di kejar oleh harimau dan mereka terpaksa untuk berlari menuju hutan. Anak laki laki yang merupakan teman nya mengorbankan diri dan anak perempuan ini pun selamat. Dia lagi lagi di salah kan oleh orang orang dan sekarang di kucil kan oleh orang orang. Dia juga di katakan memiliki telinga yang runcing sehingga memperkuat perkiraan orang orang kalau dia adalah iblis. Sekarang umur nya adalah 9 tahun, namun karena tubuh nya yang kecil membuat nya menjadi sangat kurus dan tampak seperti anak umur 5 tahun. " kata Kepala Desa Ayam menutup penjelasan nya dengan menghela nafas berat.
"Kasihan sekali anak itu, dia pasti sangat kesepian. Aku tidak menyangka kalau dia akan memiliki nasib yang sangat buruk. " gumam nya sedih.
Dia tidak tahu bagaimana rasa nya tidak memiliki orang tua, tapi dia dapat memperkirakan rasa sakit yang di alami oleh anak itu.
Dia berjalan mendekati anak perempuan itu dengan sangat cepat dan anak perempuan itu terkejut dengan kehadiran nya yang sangat tiba tiba.
"Siapa nama mu ?" tanya nya dengan lembut. Lalu mengulurkan tangan nya dan tersenyum manis.
"Hu Yin. " kata anak perempuan itu dengan gugup dan ragu untuk membalas jabatan tangan nya.
"Nama yang indah !!" kata nya antusias.
"Kakak aku tidak bisa menyentuh mu atau kau akan terkena sial !! Pergi lah, aku senang kau memperdulikan kehadiran ku. Aku tidak ingin kau terkena sial. " Kata Hu Yin cepat cepat menyimpan tangan nya ke belakang tubuh nya yang mungil.
Dia tertawa kecil melihat sikap anak kecil di depan nya ini.
"Ha ha, kau sangat lucu. Ayo bersalaman dengan ku, aku sudah mendengar seluruh kisah mu. " kata nya.
"Ta... tapi - " ucapan Hu Yin terputus.
"Tida perlu takut. Jika kau mengalami sial maka kita akan sial bersama sama, aku akan melihat apa kah kesialan berani mendekati ku. " kata nya sambil tertawa.
"Terima kasih !" ucap Hu Yin sambil berusaha tersenyum.
"Terima kasih ?" Dia bingung dengan ucapan Hu Yin.
"Iya, karena telah membuat ku kembali tersenyum. Aku sudah sangat lama tidak tersenyum lebar seperti ini. Bagai mana aku memanggil kakak ?" Tanya Hu Yin lembut.
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Bonus : 2 /2
Jangan Lupa buat like Comment, dan Vote ya teman teman !! Kalau like sudah mencapai 17 k maka author bakal up 2 chapter dan kalau 19 k juga sama.