PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
79. Bisnis


__ADS_3

keesokan hari nya


Zhang Wei meregang kan tubuh nya dengan mata yang setengah terpejam. Dia menyeret tubuhn ya ke arah kamar mandi.


Di sana sudah terdapat ember yang terbuat dari kayu, Di ember tersebut telah di siap kan air panas untuk nya mandi.


Dia membuka baju nya dan topeng nya, yang menunjuk kan betapa indahdan sempurna wajah yang di miliki nya.


Dia memasuki ember kayu dan berendam sebentar untuk menyadar kan sepenuh nya. Ayah dan kakak angkat nya memutus kan untuk tinggal di klan Zhang.


Meski pun sebelum nya Zhang Wei telah menyiap kan tempat untuk mereka berdua tinggal di Sekte Pedang Putih.


Namun saat dia pergi, Ayah nya memutus kan untuk kembali karena merindukan Klan Zhang dan kakak nya pun begitu.


Dia hanya bisa menerima keputusan mereka dan memutus kan akan pergi sore hari ini.


30 menit kemudian


Dia menggunakan baju berwarna biru tua dan celana berwarna biru tua juga. Dia merapihkan rambut depan nya.


Lalu menyisir rambut belakang nya yang telah sangat panjang. Lalu setelah merapihkan rambut nya, dia mengguna kan topeng kesayangan nya, Yaitu yang memiliki ukiran naga dan rubah ekor sembilan.


Dia merasa sangat senang dengan topeng itu dan terus menerus memakai nya. Dia hanya membersihkan nya setiap pagi hari.


Setelah bersiap siap, Dia memakan makanan yang telah tersedia di meja kecil yang terbuat dari kayu, yang berada di dekat kasur nya.


Setelah makan, dia memperkira kan kalau Fang Lin akan datang 45 sampai 50 menit lagi, jadi dia memutus kan untuk berjalan jalan di sekitar kediaman guru nya.


Guru nya, Bai Yi Ren dan dua saudara nya sedang pergi untuk mengurus sebuah tugas dan menyuruh nya untuk menjaga sekte sementara.


Lagi pula Bai Yi Ren tidak perlu takut, Zhang Wei bahkan jauh lebih kuat dari nya. Serta terdapat Yao Xin yang saat ini sedang ber kultivasi.


Dia keluar membawa kipas yang merupakan senjata juga, Senjata ini di nama kan Kipas Mutiara Laut.


Warna nya se biru lautan luas , sebab itu lah Zhang Wei memutus kan untuk membawa nya karena sesuai dengan pakaian yang di guna kan nya.

__ADS_1


Kipas Mutiara Biru sendiri di dapat kan nya oleh Fang Lin. Kipas ini bisa berubah menjadi 10 pisau kecil dan akan kembali ke wadah nya selama pisau itu tidak hancur.


Selain itu, Kipas ini juga tidak menarik banyak perhatian orang orang. Saat ini dia berada di pekarangan Sekte Pedang Putih dan sudah sangat banyak murid yang menyapa nya.


Dia tiba tiba menaik kan salah satu sudut bibir nya dan berjalan ke arah bangunan di ujung Sekte Pedang Putih.


Bangunan ini sangat sepi dan keadaan nya juga tidak terlalu bagus, namun alasan nya ke bangunan ini adalah untuk melihat ke dua orang di dalam nya.


Dia menyeringai kejam, saat melihat kejadian di depan nya ini. Terdapat dua orang pria yang sedang berbisik satu sama lain.


"Saat ini, Bai Yi Ren dan petinggi lain nya sedang pergi. Kita akan menculik beberapa gadis cantik dari murid luar. " Kata pria yang pertama.


"Kau benar, saat ini adalah waktu nya kita beraksi. Selama ini Bai Yi Ren dan yang lain nya selalu melihat murid inti yang biasa saja. Tapi aku ingin menunjuk kan kalau aku tidak biasa saja dan kau tahu aku tiap malam bermimpi menghabis kan waktu bersama Bai Yi Ren !! Haa ha ha . " Balas yang satu nya.


"Kau benar, tubuh Bai Yi Ren sangat lah bagus. Aku sangat tergoda melihat nya. Ha ha ha !" Mereka tertawa dengan sangat lantang.


Zhang Wei hanya mengamati mereka dalam diam dan terus memantau mereka.


'Fang Lin. 'Panggil nya pada Fang Lin di dalam hati nya.


'Ya, tuan ?'


'Kira kira 10 menit lagi. '


'Temui aku di bangunan tidak terpakai di bagian Timur Sekte pedang Putih. Aku telah menemukan korban yang tepat untuk jurus terbaru mu itu. ' lalu dia memutus kan sambungan mereka.


Sebelum Ini Fang Lin pernah berkata pada nya kalau, Fang Lin telah mencipta kan jurus baru untuk menyiksa orang.


Jurus ini merupakan jurus yang terbuat dari gabungan beberapa jurus penyiksaan yang sangat kuat.


Dia tidak menyangka kalau Fang Lin akan tiba lebih cepat dari perkiraan nya. Jadi dia duduk di atas ranting pohon.


Zhang Wei mengamati kegiatan kedua pria itu dengan serius dari atas pohon bahkan dia sambil memakan apel.


Bagi nya apel adalah buah yang sangat enak, berbanding terbalik dengan Lotus Es yang sering di makan nya.

__ADS_1


Meskipun sama sama renyah tapi, rasa nya berbanding terbalik.Tidak lama kemudian akhir nya Fang Lin pun datang.


Zhang Wei menyadari kedatangan Fang Lin namun tidak menggerak kan kepala nya sedikit pun dan tetap memakan apel kesayangan nya.


"Apa kah mereka berdua yang kau maksu ?" tanya Fang Lin.


"Hmm." Zhang Wei mengangguk, dia tidak berbicara karena mulut nya di penuhi dengan buah apel.


"He he, kira kira apa yang mereka lakukan sampai kau menyuruh ku untuk membunuh mereka ?"


"Mereka menghina guru ku. " kata nya setelah menghabis kan seluruh buah apel yang berada di mulut nya.


"Oh lalu kenapa kau tidak membunuh mereka sendiri ?" Tanya Fang Lin lagi.


"Mereka akan mengotori tangan ku. Aku tidak suka jika acara makan apel ku di ganggu oleh orang seperti mereka. " kata nya dengan datar.


"Ya, baik lah. Segel tempat ini tuan. " kata Fang Lin sambil tersenyum nakal.


Dia hanya melambai lambai kan tangan nya , yang berarti menyuruh Fang Lin untuk segera pergi saat itu.


Setelah Fang Lin pergi dia mengibas kan tangan nya dan seluruh area di sekitar nya di segel dan suara yang teriakan kedua orang itu tidak akan keluar.


Di tempat Fang Lin


Tok tok


"Permisi, tuan tuan yang tampan. " sapa Fang Lin dengan malu malu.


"Ehmm ada apa nona cantik ? kau ingin menghibur kami ? Ayo kemari bersama kami, aku jamin kau pasti akan puas !" teriak mereka gelagapan.


Bagai mana tidak ? Fang Lin menggunakan gaun hitam dengan belahan tinggi serta selendang berbulu angsa hitam.


Sikap nya yang malu malu juga menambah kesan menggoda yang dimiliki nya. Dia menyingkap gaun hitam nya yang menunjuk kan paha putih nya yang sangat mulus.


Kedua pria itu sampai menetes kan air liur mereka saat melihat kaki putih dan mulus milik Fang Lin, mereka langsung berlari mendekati Fang Lin.

__ADS_1


...----------------...


Jangan lupa buat like, comment dan share. Kalau like sudah 10 k , saya akan up cerita ini 2 chap. sekaligus.


__ADS_2