PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
318. Darah Beracun


__ADS_3

"Sialan ! Beri kan penawar nya pada ku !" Teriak Long Xun.


"Tenang lah, semakin banyak berteriak maka semakin cepat racun ku menjalar di tubuh mu. Lagi pula, kita adalah musuh. Untuk apa aku memberikan penawar nya pada mu. " Kata nya sambil terkekeh.


"Kau, bajingan. " Long Xun hanya bisa mengumpat sebelum mengeluarkan banyak persediaan obat obatan dan memakan nya satu persatu.


Dia hanya tersenyum meremehkan , setelah mendiam kan beberapa saat. Dia tersenyum lebar pada Long Xun.


"Karena tuan muda ini adalah orang baik maka aku akan memberi tahu kan satu hal pada mu tentang racun ini. " Ucap nya.


Dia bisa melihat kalau Long Xun yang jatuh dan terduduk di tanah menatap nya dengan tatapan penuh harap.


"Racun ini tidak memiliki penawar sama sekali, jadi henti kan hal sia sia yang kau lakukan karena itu sama sekali tidak berguna. " Ucap nya.


"Mengemis lah pada ku, maka aku akan membunuh mu. Aku tahu kau sudah mulai merasa kan efek kecil nya bukan ?" Tanya nya, dia berjongkok menatap Long Xun yang tampak sangat menyedihkan.


Long Xun tampak menggertak kan gigi sebelum dengan susah payah merubah posisi nya menjadi bersujud di depan nya.


"Bagus, anak baik. Kata kan permintaan mu. " Dia menepuk nepuk kepala Long Xun.


"To tolong bunuh aku, tuan. " Kata Long Xun dengan terputus putus.


"Hmm, bagai mana ya ? Baik lah akan ku kabul kan permintaan mu. " Kata nya, dia mengangkat pedang nya dan menusuk jantung Long Xun yang sedang bersujud di depan nya.


Bisa di lihat kalau ada raut wajah lega di wajah Long Xun ketika pedang nya menembus tubuh tua itu.


"Kalian, pergi lah bermain. Han Xiu, jangan ikut dengan kakak kakak mu. Nanti kau akan terluka lagi. " Ucap nya.


Tiba tiba 4 orang dewasa keluar dan berjalan pergi, mereka adalah Han Long Chun, Han Liu Liang, Han Niu dan Han Jiu.


"Baik kakak Zhang, aku juga tidak akan keluar bahkan jika kau suruh. " Kata suara halus di pikiran nya.


"Hm, kau harus memulih kan diri terlebih dahulu. " Kata nya sambil mengelus ngelus tangan kanan nya.

__ADS_1


Tangan kanan nya adalah tempat di simpan nya Mutiara Penawar Racun.


Keempat roh senjata itu keluar dan mencari keributan dengan banyak murid dari Sekte Hantu Tengkorak.


"Siapa itu ?" Tanya Xue Fenghuang yang baru menyelesaikan pertarungan nya.


"Roh senjata. " Jawab nya dengan singkat.


"Ayo selesai kan ini dengan cepat, Feng Taoran, Kan Tianjin serta Xi Rong pergi menyerang Kekaisaran Chen. Aku takut akan terjadi hal hal yang tak terduga. " Kata Xue Fenghuang.


Dia menatap ke arah Yuanzheng Yuwen yang baru menyelesaikan pertarungan nya juga.


"Kalian semua naik ke dimensi ini ? Bagai mana dengan yang berada di Dimensi Dewa ?"Tanya nya dengan khawatir.


"Kau tenang saja, ada Qing Yu dan Abbadon yang menjaga di sana. Fen Shengqi pergi dengan calon istri nya dan berharap kau merawat keluarga istri nya dengan baik. " Kata Xue Fenghuang.


"Itu tentu saja, selama aku baik baik saja maka mereka akan aman. Lagi pula, awal nya mereka tinggal di dalam Dimensi Keabadian selama aku tidak sadar dan sekarang sudah kembali tinggal di dalam dimensi Furong. " Kata nya.


"Masalah nya satu, dia harus tahu apa konsekuensi membawa keluarga istri nya yang tidak memiliki kultivasi ke dalam dimensi milik ku. " Kata nya.


"Ah sudah lah, ayo pergi ke dalam. Setahu ku ini baru 4 berarti masih ada 6 , tapi seharus nya itu menjadi cepat apa bila dengan racun bukan ?" Tanya nya sambil menatap Xue Fenghuang.


"Ya, aku memiliki satu racun korosi yang biasa nya ku guna kan. Kau harus menggunakan nya, jika kau memiliki racun lain untuk memicu nya lebih cepat maka itu lebih baik. " Kata Xue Fenghuang sambil mengulur kan sebuah botol yang berisi kan bubuk dengan warna merah.


"Wenwen, kemari lah. Minum darah ku sedikit, dengan begitu tubuh mu akan kenal racun untuk waktu singkat. " Kata Xue Fenghuang memanggil Yuanzheng Yuwen.


Yuanzheng Yuwen menurut dan berjalan mendekat, Xue Fenghuang membelah jari nya sendiri untuk mengeluarkan darah.


Satu tetes darah keluar dan langsung jatuh ke mulut Yuanzheng Yuwen.


"Sangat baik, kau sudah kenal racun sekarang. Ini adalah bubuk pemicu, kita akan menghidupkan api besar untuk memicu nya. " Kata nya dengan semangat.


Dia memberikan 2 botol bubuk biru pada nya, mereka pun membagi tugas. Dengan lincah dia menabur kan bubuk racun itu di setiap sudut Sekte Tengkorak Hantu dalam jumlah yang cukup banyak.

__ADS_1


Bahkan di tempat lain dia menambah kan beberapa bubuk beracun yang hanya bisa di picu dengan api. Murid atau tetua Sekte Tengkorak Hantu tidak menyadari kehadiran mereka bertiga karena keributan yang di buat oleh ke empat Roh Senjata.


Dia sudah keluar dengan roh senjata yang tiba tiba masuk ke dalam tubuh nya, bahkan ketua Sekte Tengkorak Hantu, Chen Xi kebingungan.


Di tangan nya ada sebuah tombak dengan tampilan yang tidak terlalu bagus, dia sudah berkumpul di bagian depan Sekte.


"Apa kalian siap ?" Tanya nya, sepasang kekasih di sebelah nya mengangguk.


Dari tangan nya keluar api berwarna merah oranye terang, itu adalah api Naga yang abadi. Dia mempelajari nya dari Han Long Chun, dengan cepat itu membakar beberapa bagian Sekte Tengkorak Hantu.


"Kebakaran ! Kebakaran ! Cepat siram !" Teriak Chen Xi dengan panik.


"Ha ha ha percuma kalau di siram, api nya akan semakin besar !" Teriak nya.


"Siapa kau ?!" Chen Xi langsung ingin terbang dengan ilmu meringankan tubuh sebelum jatuh ke tanah dengan tangan yang hancur.


Asap sudah menyebar, teriakan demi teriakan sudah terdengar.


"Teriak lah lebih besar, mana tahu ada yang membantu kalian memadam kan nya ?!" Ucap nya dengan penuh ejekan.


Semua nya jatuh terbakar dan terkena racun yang berbahaya itu, bahkan Yuanzheng Yuwen berjalan mundur untuk jaga jaga.


Dia menghirup asap itu dengan senang, ini memang bukan racun sembarangan. Bahkan dia bisa merasa kalau kekuatan nya sedikit bertambah berkat racun ini.


Dengan cepat, api melahap semua bangunan serta mahkluk hidup sampai rata dengan tanah. Xue Fenghuang mengangkat tangan nya.


Di sebelah gadis itu keluar Phoenix Es dan Naga Es yang menyembur kan hawa dingin yang sangat kuat, dia mengerti dengan maksud Xue Fenghuang.


Dia ikut membantu, elemen es murni keluar dari telapak tangan nya dan membekukan tempat itu. Api Naga mulai mereda kalau terserang oleh banyak elemen es murni.


"Kau bisa menggunakan elemen es juga ?" Tanya Yuanzheng Yuwen.


"Hm, aku bisa melatih banyak elemen dalam satu waktu. Aku tahu itu terdengar aneh dan tak masuk akal, tapi itu lah kenyataan nya. " Ucap nya sambil terus melanjut kan aksi nya.

__ADS_1


Dalam waktu singkat, tanah Sekte Tengkorak Hantu yang awal nya di penuhi dengan manusia berubah menjadi dataran es.


Mayat mayat yang merupakan murid dan tetua Sekte Tengkorak Hantu tertimbun oleh es yang sangat tebal tanpa oksigen sedikit pun dan bisa di pasti kan kematian nya.


__ADS_2