
Zhang Wei berjalan dari paviliun nya yang baru, Zhang Wei mendapat jan sebuah paviliun pribadi yang berada di halaman belakang.
Bagi beberapa orang ini adalah penghinaan , karena halaman belakang selalu identik dengan pengasingan seseorang.
Tapi menurut nya , Zhu Ming mengetahui kesukaan nya akan ketenangan dan keindahan. Jadi dia sangat menghargai penghargaan Zhu Ming kali ini.
Di depan sudah ada Long Nie yang menunggu nya , gadis naga itu tampak menjadi lebih hidup dan bercahaya sejak menikah.
"Apa kah sudah ada tanda tanda keponakan ku ? " Goda nya pada Long nie.
Long Nie tertawa dengan anggun sebelum memberi nya satu lembar kertas panjang, yang berisi nama nama daftar penantang nya.
"Sebanyak ini ?" tanya nya tidak percaya.
"Ya, semua nya antusias untuk bertukar pengalaman dengan mu. Sebaik nya berikan masukan untuk mereka , karena aku lihat terlalu banyak cela dalam serangan mereka." Kata Long Nie sambil menghela nafas pelan.
"Baik lah terima kasih, jangan terlalu banyak beraktifitas atau kelelahan. " kata nya.
"Aku ini banyak kerjaan, tapi akan ku usaha kan untuk tidak kelelahan. Kau sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri , jadi jaga diri mu baik baik." kata Long Nie.
"He he aku belum pergi, kemungkin besok atau lusa. Tergantung dari Xi Rong dan yang lain nya. Mereka tampak nya begitu nyaman di sini, sampai sampai membuat ku ragu untuk mengajak mereka pergi." Zhang Wei menghela nafas sebelum naik ke arena pertandingan.
Di sana sudah ada pria bertubuh besar yang bernama Zhu Qiu , pemuda ini cukup berbeda dengan murid murid Klan Zhu lain nya.
Jika yang lain kebanyakan menggunakan pedang panjang (Long Sword), tapi pemuda di hadapan nya ini menggunakan pedang besar.
Mereka saling memberikan salam sebelum mulai menyerang, area sekitar arena pertandingan sudah sangat ramai di penuhi oleh orang orang Klan Zhu.
Dia mengeluarkan pedang Jiwa Naga nya dan mulai menghindari serangan dengan mudah.
"Sebaik nya kaki kanan mu lebih di maju kan , sehingga putaran dan serangan lebih luas."
"Angkat pedang mu sebatas leher musuh dan putar sedikit pergelangan tangan mu ke kanan. " Dia berputar dan dengan mudah menaruh pedang nya di leher Zhu Qiu.
Zhu Qiu terkejut dan langsung meloncat mundur. Keringat memenuhi dahi Zhu Qiu , bahkan tangan yang memegang pedang pun basah oleh keringat.
"Sebaik nya jangan terlalu tegang dan memaksa kan gerakan. Ikuti ayunan pedang dengan halus , dengan begitu kau tidak terlalu memakan banyak tenaga serta tidak mudah berkeringat. Keringat membuat seseorang menjadi kurang fokus dan juga tangan menjadi lebih licin ketika memegang senjata." Saran nya.
Zhu Qiu memberikan hormat yang dalam pada nya dan tersenyum dengan penuh rasa syukur.
"Terima kasih senior Zhang, aku akan berlatih dengan giat sesuai dengan masukan mu." kata Zhu Qiu dengan semangat sebelum langsung lari keluar arena, tidak sabar untuk melatih pengetahuan baru.
"Selanjut nya !" Teriak nya , dan naik lah pemuda dengan gigi kelinci dan senyum yang manis.
"Senior Zhang, mohon bimbingan mu." kata pemuda manis itu menunduk kan kepala dalam dalam.
Dia mengangguk , pemuda itu langsung menyerang. Dia cukup terkejut karena tubuh pemuda ini sekilas tampak seperti malnutrisi tapi nyata nya sungguh bertenaga sekali.
"Lakukan tebasan lebih cepat."
"Kaki kiri lebih baik di angkat saat loncat ke depan sehingga mempercepat."
"Tumpukan tenaga dalam mu di tangan kanan yang memegang senjata agar lebih kuat. "
"Latih tubuh mu untuk menjadi lebih lincah dan latih fisik mu agar tidak terlalu lemah."
"Kaki kanan jangan di tekuk , agar serangan lebih tajam."
Lebih dari 10 orang sudah berlatih tanding dengan nya. Memang tidak membuat tubuh nya kelelahan hanya saja mulut nya yang lelah.
Yajg terakhir adalah seorang wanita cantik dengan Dua Pedang. Sangat jarang pengguna Dua pedang karena mengharus kan banyak hal.
"Senior Zhang, aku mengalami kesulitan untuk menyerang karena dua pedang ini. Aku sudah sering berganti pedang tapi hingga akhir nya aku tetap paling nyaman dengan dua pedang ini." kata wanita itu dengan raut wajah bingung.
"Coba lah untuk menunjuk kan serangan mu." kata nya .
Wanita itu mengangguk dan mulai menari , Ini adalah teknik Duo yang sangat langka. Klan Zhu memiliki nya satu , tapi tidak banyak yang ingin menggunakan nya.
"Tekan lagi tenaga ke.pinggang mu saat memutar." Perintah nya.
Dia kagum dengan keindahan seni bela diri Duo ini. Sebenar nya wanita ini cukup baik dalam dalam mengenakan dua pedang.
Hanya saja masih memiliki.banyak kelemahan dan rasa tidak percaya diri pada wanita ini.
"Rapat kan kaki mu."
"Lurus kan tangan mu, lalu tekan tangan mu untuk menggenggam lebih kuat."
__ADS_1
"Percepat gerakan kaki mu dan tangan mu juga."
"Fokus dengan kedua pedang di tangan mu." kata nya.
Cress
Ujung pakaian nya terbelah karena terkena ujung pedang. Wanita yang bernama Zhu Niang ini terkejut karena melihat Zhang Wei yang tidak menghindar.
Sedang kan Zhang Wei tertawa ringan , sesuai dugaan nya , seni bela diri ini sangat kuat. Tapi sayang nya tidak cocok dengan seni bela diri nya.
"Senior Zhang maaf kan aku." kata Zhu Niang dengan ketakutan , tapi tidak bisa menyembunyikan raut bahagia karena berhasil mengenai ujung pakaian Zhang Wei.
"Tidak apa apa , latih lagi kemampuan mu. Seni bela diri yang kau latih ini sangat baik, gunakan kekuatanmu untuk hal baik di masa depan." Pesan nya pada Zhu Niang.
"Baik , Senior Zhang aku pasti akan mengingat seluruh kata kata mu. Terima kasih banyak , Senior Zhang." Kata Zhu Niang dengan antusias sebelum berlari.
Zhang Wei berjalan turun dari arena , rambut nya yang berkibar menunjuk kan karisma milik nya yang menyamai seorang Kaisar.
Sesampai nya di bawah dia di sambut oleh rangkulan hangat Zhu Hong.
"Perkataan mu terkabul." kata Zhu Hong dengan wajah penuh antusias.
"Tadi Long Nie muntah muntah , jadi aku khawatir dan memanggil kan tabib untuk nya." kata Zhu Hong.
"Lalu ternyata , hasil nya adalah dia hamil !!" kata Zhu hong memeluk Zhang Wei dengan penuh antusias.
"Jangan teriak teriak, jika kau tidak merasa malu maka aku yang malu." kata nya dengan muka memerah karena menjadi pusat perhatian gara gara suara Zhu Hong.
"He he maaf kan aku, aku terlalu berantusias." kata Zhu Hong.
"Selamat calon ayah, jaga istri mu baik baik selama aku pergi atau aku akan melempar mu keluar sana." Canda nya.
"Tentu saja , bahkan kalau kau tidak suruh, aku akan melindungi nya dengan segenap kekuatan." kata Zhu Hong.
Kekuatan Zhu Hong sudah di pulih kan menjadi Petir Surgawi tingkat 7. Kekuatan yang sangat tinggi di usia nya yang masih terbilang muda.
Akhir nya setelah bercanda , mereka akhir nya sampai ke ruangan Long Nie. Long Nie terlihat menangis bahagia sambil mengelus perut nya.
"Kakak Nie, jika kau di perlakukan tidak adil maka kau harus memberi tahu ku. Aku akan menghukum kakak ipar yang tidak berbakti ini." Kata nya dengan ekspresi serius yang di buat buat.
Zhu Hong memukul kepala Zhang Wei dengan ekspresi kesal.
"Aku ini juga kakak mu, kau lebih memilih dia dari pada aku ? Kau kejam." kata Zhu Hong dengan dibuat buat.
"Heh , aku tidak mengakui mu sebagai kakak ku . Wlee !" Lidah nya menjulur seolah olah mengejek Zhu Hong.
Masalah nya , pria yang sudah menjadi calon ayah ini juga bermental anak anak dan tak mau mengalah.
Setelah beberapa saat terjadi adu mulut pada saudara jadi jadian ini, Long Nie pun yang Sudah lelah tertawa akhir nya meleraikan mereka.
"Hentikan perdebatan kalian." Semua nya langsung diam.
"Kak, kau tidak boleh marah marah. Jika kakak ipar nakal , jadikan saja dia patung pajangan. Iya kan keponakan ku ?" tanya nya sambil mengelus perut Long Nie yang masih rata.
Zhu Hong menarik kerah belakang pakaian nya.
"Jangan menyentuh istri ku !" kata Zhu Hong dengan wajah kesal.
"Aku tak peduli, Wle !!" Dia langsung berlari keluar , Zhu hong juga mengejar nya.
Karena halaman belakang cukup sepi ,membuat mereka bebas untuk berlari larian.
Zhang Wei yang panik di kejar oleh Zhu Hong pun menemukan ide cerdas saat melihat ember berisi air.
Byurrr
Seluruh tubuh Zhu Hong basah karena di siram oleh Zhang Wei.
"Kau !!! Kesini adik nakal !!" Teriak Zhu Hong.
Mereka pun kejar kejaran hingga akhir nya,
Happ
Tubuh nya berhasil di tangkap oleh Zhu Hong dan di kelitiki hingga membuat nya terguling guling.
"Ha ha ha lepas kan aku ! lepas kan aku !!" kata nya dengan terputus putus.
__ADS_1
Bukan nya di lepas kan , Zhu Hong justru semakin menjadi.
Mereka pun bermain hingga sore , sedang kan Xi Rong dan Qing Yu hanya menatap dengan pasrah melihat kekasih mereka seperti anak kecil.
Dua wanita cantik itu menemani Long Nie dan memberikan apa pun yang di kehendaki oleh di ibu hamil.
Hingga akhir nya tiba waktu keberangkatan Zhang Wei bersama dengan ke 4 wanita nya dan Zhang Luo.
"Selamat Tinggal !" Ucap nya.
"Hati hati, jangan terlalu ekstrim." kata Long Nie.
"Tenang saja kakak, aku masih ingin pulang dan melihat keponakan ku." kata nya.
Zhang Wei menaiki.kuda untuk pergi ke pintu antar dimensi , semakin lama semakin jauh yang membuat nya tidak bisa melihat keluarga nya lagi.
Dia menghela nafas berat dan berusaha untuk meneguhkan hati nya. Dia memerintah kan kuda nya untuk lebih cepat.
Saat dia melewati pasar, orang orang bersorak untuk nya dan menyebut nya sebagai pahlawan.
"Kalau kau masih merindukan mereka kenapa tidak mengambil waktu yang lebih panjang ?" tanya Qing Yu tidak mengerti.
"Aku tidak bisa , jalan ku masih panjang. Aku tidak hanya membawa harapan ku melainkan harapan orang lain." kata nya.
"Orang lain ?" tanya Qing Yu.
"Ya , seseorang yang bergantung pada ku. Dia memberi ku dasar untuk menjalan kan misi dari nya." kata nya.
Dia memacu kuda nya ,dengan waktu yang singkat akhir nya dia sudah dekat dengan pintu antar dimensi.
Zhang Wei melepas kan kuda nya di alam liar, sedang kan dia memilih untuk berjalan kaki menuju tempat tujuan.
Sesampai nya di pintu antar dimensi , dia membayar dan mengatakan tujuan selanjut nya adalah Dimensi Es Biru.
Di sana elemen es sangat kuat, dan kebetulan berkat Han Feng dia berhasil menunduk kan elemen es yang ada di dantian nya.
Dia akan pergi ke Dimensi Es Biru untuk mencari seni bela diri dan melatih elemen es nya.
Dimensi Es Biru masuk ke dalam jajaran 20 Dimensi tingkat tinggi paling kuat. Sedang kan Dimensi Ilahi dan Dimensi Darah Besi , bahkan tidak masuk 50 besar.
Dimensi dimensi sangat besar ,menurut apa yang di baca nya di perpustakaan Klan Zhu.
Ada 5 Juta dimensi tingkat rendah , 1 juta dimensi menengah, 500.000 juta dimensi tingkat tinggi , dan 100.000 dimensi tingkat Agung.
Di sebut kan ada beberapa dimensi Tingkat Dewa , tapi masih belum ada bukti nya sehingga di anggap sebagai kebohongan besar.
Tapi bagi Zhang Wei itu adalah nyata karena bukti nya adalah Qing Yu dan Qian Bei. Belum lagi dengan dimensi asal Han Feng yang kata nya lebih tinggi di banding kan Dimensi tingkat Dewa.
Sungguh kejutan besar bagi nya. Dia merasa kalau selama ini dia adalah katak dalam sumur. Sesampai nya di dimensi Es Biru.
Dia terkejut dengan keindahan yang di miliki oleh dimensi ini, meski pun nama nya biru tapi dimensi ini di dominasi oleh warna putih.
Tatapan nya tertuju pada pintu kota yang bertuliskan 'Chang Xue'
Kota ini sangat ramai , yang kemungkinan besar adalah kota besar. Dia menatap dengan takjub dan melihat ada banyak tulisan yang tertempel di dinding.
'Pendaftaran Sekte Embun Salju , akan di lakukan pada akhir pekan. Minimal kekuatan adalah Tingkat Kemurkaan dunia , umur maksimal 25 tahun.'
Begitu lah isi tulisan , dia menatap dengan takjub, sekte Embun Salju ini berani menjanjikan banyak hadiah bagi pemenang.
Juga tidak buruk untuk bergabung, dia akan mengikuti pemilihan kali ini.
Sudah lama tidak bergabung dalam sekte, ini membuat nya agak kesepian.
Sedang kan Qing Yu dan Xi Rong hanya geleng geleng kepala melihat keputusan Zhang Wei.
Xi Rong kekuatan wanita itu sudah tumbuh sedemikian rupa , bahkan mulai mengejar Zhang Wei.
'Kekuatan Xi Rong saat ini sudah ada di tingkat 9 Petir Surgawi , sungguh bakat yang menakut kan. ' Pikir nya tanpa sadar kalau diri nya jauh lebih mengerikan di banding kan Xi Rong.
Jika Xi Rong mendengar ini secara pribadi maka mungkin Xi Rong akan muntah darah mendengar kata kata nya.
Zhang Wei mengamati tempat tempat hingga akhir nya tempat yang di cari nya telah di temu kan.
'Sekte Embun Salju '
Note :Jangan lupa vote, ini sudah awal minggu. Ayo ajak sebanyak mungkin orang untuk membaca Pedang Jiwa Naga. Jangan lupa follow author , dan like cerita ini.
__ADS_1