
"Dewa akan mati !! Kami para iblis memiliki cara untuk menghilang kan keabadian para dewa !! Yaitu dengan cara menggunakan seluruh Artefak Dewa !!"Raung Ning Er..
"Ning Er !! Kau tidak boleh mengatakan nya !!" kata ayah Ning Er panik.
Shh... grrr
Suara petir datang dan petir berwarna biru pun datang untuk menyambar tubuh mungil Ning Er. tanpa aba aba, Ning Er langsung hangus bahkan tidak menyisakan satu tulang pun.
"Ning Er !! Tidak !!" Ayah Ning Er pun menangis dengan keras memeluk sisa abu dari Ning Er.
"Kau sudah berjanji untuk tidak mengatakan nya pada orang lain, sekarang iblis besar Abbadon menghukum mu. " kata nya langsung mengerti apa yang terjadi.
"Kau, kau lah yang membuat Ning Er musnah, aku akan membunuh mu !!" Teriak ayah Ning Er dengan gila.
"Kau lah yang membunuh nya, aku tebak, kalian pasti belum pernah bertemu langsung dengan Abbadon kan ?" tanya nya.
"Ka... kau ! bagaimana kau bisa tahu hal itu ?!" Teriak Ayah Ning Er.
"Ha ha itu sangat mudah, lihat lah , hati anak mu sangat mudah terombang ambing oleh ucapan ku sebelum nya, hal itu membuat nya ragu dan memutus kan untuk mencoba kekuatan iblis Abbadon. Tapi sayang sekali cara nya salah. " kata nya sambil tertawa lantang.
"Oleh karena itu, maka mati lah bersama anak mu !!" Teriak nya dan menghancurkan jantung Ayah Ning Er.
"Ahh!" Ayah Ning Er jatuh berlutut ke tanah sambil memegang dada nya.
"Pada dasar nya, iblis tidak akan menang. Aku tidak akan pernah membiarkan nya. "Bisik nya dengan pelan lalu membakar wilayah itu.
"Tunggu !! Uang nya belum di ambil !!" Teriak Tu Long.
"Ya, kau ambil saja. Aku kan sedang melawan mereka, kau harus membantu ku untuk memungut beberapa cincin ruang yang menurut mu menarik saja. " kata nya.
Di sisi lain, ada seseorang dengan tanduk merah sedang bersujud di hadapan seseorang dengan menggunakan tudung jubah hitam, aura hitam pekat mengelilingi tubuh pria jubah hitam itu.
"Tuan, maaf kan atas kelalaian ku, aku telah salah memilih pengikut untuk tuan. " kata pria bertanduk merah.
"Entah lah ini menjadi semakin seru, mungkin saja lawan mereka adalah suruhan dewa. Tapi tetap saja, hukum seluruh keluarga nya untuk mendapat siksaan selama 30.000 tahun. " perintah pria bertudung itu.
"Maaf kan aku tuan, tapi meskipun ayah , ibu, kakek nya telah meninggal, jiwa ketiga orang itu tidak sampai ke sini melain kan di simpan oleh seseorang. " kata pria bertanduk merah itu dengan serba salah.
"Lalu wanita yang menyebarkan itu, di mana jiwa nya ?" tanya pria bertudung dengan marah.
"Ehm maaf tuan, aku telah menghancurkan jiwa nya. " kata pria bertanduk merah dengan cepat segera bersujud.
Pyarrr
Kursi yang di duduki oleh pria bertudung itu hancur dan aura hitam yang mengelilingi nya, berubah menjadi rantai hitam.
" Orang orang berpikir kalau aku lah yang terkuat tapi nyata nya, lucifer masih jauh lebih kuat dari ku !! Dengan bantuan Cermin Abadi , itu akan membantu perkembangan ku di antara iblis iblis lain nya, tapi nyata nya kau gagal !!" kata pria bertudung dengan sangat marah.
"Ah.. kkk... tolong. " kata pria bertanduk merah itu dengan lemah.
"Kita sekarang telah kehilangan banyak artefak dewa, artefak iblis pun banyak yang hilang. Kita telah menghilang kan nya 2 dan artefak 2 kita kehilangan 2 juga !!" Teriak pria bertudung itu dengan marah.
"Cermin Abadi itu dulu nya punya ku, dan karena kehilangan itu saat melawan para dewa kekuatan ku melemah !!" kata pria bertudung itu.
"Aku sekarang akan memberi mu hukuman dan kau akan turun tangan untuk mencari kembali Cermin Abadi ku ! Apa kau mengerti ?!"
"Me.. mengerti tuan!" kata pria bertanduk sambil memegang leher nya.
__ADS_1
Di sisi lain, Zhang Wei berjalan jalan dan terus memikir kan apa yang di katakan oleh Ning Er tadi.
' Berarti, kemungkinan besar akan ada iblis yang datang kepada aku, untuk mengambil Cermin Abadi, aku harus meningkat kan kultivasi ku secepat nya, tapi paling tidak dengan aku memegang Cermin Abadi ini, aku bisa menunda rencana iblis. Kira kira, apakah kakek Qian telah mengetahui rencana iblis untuk mengumpulkan artefak Dewa ?' Pikir nya dalam hati.
Saat mereka sudah menggunakan tudung, mereka dapat melihat wajah nya yang di tempel tempel di gerbang.
"Di cari, Zhang Wei. Siapa pun yang berhasil membawa kepala nya dapat menjadi tetua di kuil api Surgawi atau pun sekte es abadi. Di tambah 50.000 koin emas, siapa pun yang berhasil akan mendapat banyak sumber daya kultivasi !!"Kira kira begitu lah isi poster itu.
Dia juga dapat melihat kalau banyak orang yang membentuk kelompok untuk mengambil kepala nya.
Di sisi lain, Kaisar Wei yang sedang duduk ingin menjamu tamu tamu yang di bawa nya ini, jika sebelum nya ia hanya terpaksa membawa orang orang ini.
Sekarang ia merasa lebih nyaman karena ternyata orang orang ini begitu ramah dengan nya, membuat nya menjadi lebih nyaman.
Tok tok
Masuk lah salah satu kasim Kekaisaran yang merupakan kasim kepercayaan nya untuk mencari informasi.
"Kaisar, ada yang ingin hamba bicara kan terlebih dahulu. " Kata Kasim itu dengan penuh hormat.
"Ah kalian, mulai makan saja dulu, istri ku, ayo pimpin perjamuan ini, aku pergi sebentar. "Perintah nya pada permaisuri nya.
"Baik, suami ku. " kata Permaisuri dengan manja yang membuat selir selir lain menggeram marah.
Di sisi lain ia berjalan keluar mengikuti kasim kepercayaan nya.
"Ada apa ?"
"Sekte Es Abadi dan Kuil Api Surgawi memasang ini di setiap penjuru kota yang membuat banyak orang memilih berkelompok untuk memburu tuan Zhang. " kata kasim itu memberi kan poster yang di tempel kan.
"Hamba sudah berusaha untuk mencari tahu, tapi belum menemukan apa penyebab nya. Jika terus begini dan tuan Zhang tersinggung, maka orang orang yang berkelompok untuk memburu tuan Zhang akan segera.... "Kasim itu tidak melanjut kan pembicaraan nya karena ia yakin Kaisar pasti sudah mengerti apa yang ia maksud.
"Segera cabut poster itu semua !! Suruh prajurit untuk mencabut poster itu di seluruh penjuru kota !!" Perintah Kaisar.
"Tapi Kaisar, jika begini kita akan menyinggung 2 sekte besar sekaligus. " kata kasim itu dengan ragu.
"Aku bertanya pada mu, jika kau di hadap kan dengan 2 masalah mana yang akan kau pilih, kau akan memilih untuk menyinggung 2 ayam atau memilih untuk menyinggung 1 harimau ?" tanya Kaisar dengan bijak.
"Tentu 2 ayam, tapi apa hubungan nya Kaisar ?" tanya kasim itu tidak mengerti.
"Itu arti nya kau harus segera mencabut poster itu atau karena kau ingin melindungi 2 ayam kau memilih untuk menyinggung harimau besar ?" tanya Kaisar dengan kesal.
"Baiklah. Aku akan segera melakukan apa yang Kaisar perintah kan. " kata kasim itu memberikan hormat lalu langsung pergi untuk menjalankan perintah Kaisar.
Dia menghela nafas berat , karena dia sendiri merasa bingung mau memihak kepada siapa, dia berharap keputusan nya saat ini adalah jalan yang benar.
Di tempat Zhang Wei dan Tu Long yang saat ini sudah berada di depan Sekte Es Abadi, langsung menyusun rencana.
"Bagaimana kalau kita bagi tugas, karena jika kita langsung membakar tempat ini maka kemungkinan besar koin emas mereka akan hangus terbakar. " kata Tu Long.
"Baik, aku akan mengambil senjata dan kau ambil koin emas. Siapa yang berhasil lebih cepat untuk sampai kembali di sini akan mendapat 50.000 koin emas dari Sekte Es Abadi. " kata nya sambil tertawa.
"Tidak masalah, jika aku berhasil, aku berniat untuk meringankan beban sebagian orang dengan membantu memberi makan pada anjing dan kucing yang kelaparan, lalu panti asuhan yang miskin. " kata Tu Long menyusun rencana kedepan nya.
"Kau benar, kita harus membantu orang kesulitan." kata nya sambil menepuk nepuk bahu Tu Long.
"Ayo kita mulai dari sekarang, 1.....2......3...... Mulai !!" Kata Zhang Wei dengan semangat lalu langsung menghilang.
__ADS_1
Dia sudah berada di penyimpanan senjata milik Sekte Es Abadi, sebenar nya dari awal ia sudah mengetahui letak penyimpanan senjata.
"Ah mainan anak anak, mereka ingin menggunakan pintu baru tapi sayang tidak dapat memanfaat kan nya dengan baik. " gumam nya lalu dengan mudah menghancurkan pintu batu.
Tanah menjadi sedikit bergetar tapi tidak sampai menarik perhatian orang banyak, karena getaran seperti itu sudah biasa.
"Wah, sangat banyak !! Dengan begini aku bisa memberi kan senjata pada prajurit Provinsi Phoenix dan Vermilion. " kata nya dengan gembira lalu mulai menyimpan senjata senjata itu.
Di atas langit tempat Zhang Wei berdiri, terbang lah 2 orang yang satu adalah wanita dan yang satu nya lagi laki laki.
"Apa tidak apa apa jika mencuri begitu?" tanya wanita itu yang tidak lain adalah Xue Meigui.
( Note : Yang penasaran dengan siapa itu Xue Meigui bisa membaca cerita aku yang satu lagi,
judul nya 7 Deadly Sins and 7 Heavenly Virtues, semua cerita aku untuk saat ini saling nyambung. )
" Tidak apa apa selama dia mengambil untuk niat baik. " kata Qian Bei.
" Memang nya dia mengambil senjata senjata itu untuk apa ?" Tanya Xue Meigui lagi.
"Dia mengambil senjata senjata itu untuk membantu orang lain, jadi itu masih bisa di katakan sebagai perbuatan baik. Dia bertumbuh dengan sangat cepat dan tidak pantang menyerah." kata Qian Bei.
"Ya, tapi terkadang sikap pantang menyerah juga tidak terlalu baik, itu akan membuat mu menjadi lelah setelah lama kelamaan dan itu membuat mu merasa putus asa yang sangat mendalam -"Ucapan Xue Meigui terputus.
"Seperti mu, kau yang pantang menyerah terus mengejar cinta mu. Tapi nyata nya kau akhir nya kelelahan dan putus asa. Kau memilih untuk menyerah tapi sayang nya, reinkaranasi mu masih melakukan kesalahan yang sama dengan mu. " kata Qian Bei dapat menebak apa saja yang akan di katakan oleh Xue Meigui.
"Kau tidak salah memang itu yang ingin ku katakan, tapi kurasa dia sudah mulai menyadari betapa mengerikan nya iblis itu. Bagaimana kalau dia memilih untuk menyerah ?" tanya Xue Meigui.
"Dia tidak akan menyerah karena ia di takdirkan untuk menjadi lebih bersinar di banding kan yang lain nya. " kata Qian Bei.
"Bahkan jika di banding kan dengan reinkarnasi ku ?" tanya Xue Meigui.
"Hmm, ikatan yang dimiliki nya sangat baik dengan bintang. Garis keturunan nya yang sangat baik di tambah lagi dengan hubungan nya dengan rasa naga murni. " kata Qian Bei dengan misterius.
Di tempat Zhang Wei, ia sudah selesai untuk menyimpan seluruh senjata dan memutuskan untuk kembali ke tempat awal.
Dia bisa melihat Tu Long yang baru saja datang, ia memperlambat langkah nya supaya Tu Long memenangkan taruhan mereka.
"Hore !! Aku duluan sampai !!" kata Tu Long dengan gembira.
"Yah, aku sangat kesal. " kata nya pura pura kesal padahal ia sangat senang melihat ekspresi Tu Long yang sangat gembira.
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Challenge bonus Desember :
- Like 34 k up 2 chptr
- Like 37 k up 2 chapter
- Like 40 k up 3 chapter kalau tepat tanggal 15 Desember, kalau like 40 k lewat dari tanggal 15 maka akan di ganti jadi up cuma 2 chptr jadi budayakan untuk like terus teman teman !
__ADS_1