PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
212. Tantangan Kaisar Qiu


__ADS_3

Zhang Wei dan ayah nya berdiri di depan dan menatap ke suara kaki kuda yang sedang berlari ke Keluarga Zhang.


"Zhang Wei, biar kan ayah yang bicara jangan mudah terpancing karena ayah yakin itu lah tujuan mereka. "kata Zhang Xiulang.


"Ayah tenang saja karena aku akan baik baik saja. Aku bisa membedakan provokasi atau tidak. " kata Zhang Wei dengan senyum.


Tidak lama ada seorang jenderal di ikuti 100 prajurit dengan tanda pengenal Qiu.


"Sudah lama tak bertemu jenderal Ying. " Sapa Zhang Xiulang.


" Ketua Zhang, aku sudah mendengar soal kesehatan mu dan kembali nya putra mu. Tapi sayang nya aku kemari untuk permintaan kepergian Keluarga Zhang dari kota Jin Yu atau di asing kan ! Jika tidak maka akan di anggap sebagai pemberontakan !" kata Jenderal Ying.


"Aku tidak ingin pindah, jika memang harus bertarung maka akan tetap bertarung. Kami bukan kura kura yang bersembunyi di balik tempurung. " kata Zhang Xiulang dengan tegas.


"Baik lah, jika kalian memilih jalan ini. Aku harap kalian tidak menyesal ! Kita pergi !" Perintah Jenderal Ying pada pasukan nya.


Zhang Xiulang menatap dengan geram ke arah Jenderal Ying sebelum memutus kan untuk segera membuat rapat tetua.


"Wei'er, ibu sudah menemukan bukti yang kau minta. " bisik ibu nya.


"Bagus, suruh orang untuk menahan Zhang Long dan Bibi Yu. Jika Zhang Ming membuat keributan di dalam rapat maka.... " Dia tidak menjawab dan hanya menyeringai.


Sesampai nya di ruang rapat, ia langsung duduk di sebelah ayah nya. Dan seperti tebakan nya, Zhang Ming mulai berteriak dan melempar kan kata kata kasar kepada nya.


"Ini pasti karena anak sialan itu ! Ia pulang membawa kesengsaraan ! Kita harus menyerah kan nya ke Kekaisaran untuk meredakan kemarahan kaisar !" Teriak Zhang Ming marah.


"Apa kau gila ?! Jelas jelas Kekaisaran yang melakukan ini ! Apa hubungan nya dengan Zhang Wei ?!" Teriak salah satu tetua lain nya dengan tidak senang.


"Mungkin saja ia mendapat kan uang dari Kekaisaran untuk menghancurkan keluarga Zhang kita ! " Teriak Zhang Ming lagi.


Ia menggeleng kan kepala nya pelan bingung dengan apa yang ada di otak Zhang Ming.


"Tuan ! Tuan !" Tiba tiba, salah satu bawahan Zhang Ming menerobos pintu aula tetua dengan panik.

__ADS_1


"Ada apa dengan mu ?!" Teriak Zhang Ming.


"Tu.. tuan muda, akan di hukum gantung atas tuduhan pengkhianatan!" Kata bawahan itu dengan gemetar !


"Apa ? Bawa aku ke sana !" Kata Zhang Ming dengan panik.


"Percuma, kau sudah terlambat. Zhang Ming di hukum gantung bersama Bibi Yu karena berusaha untuk membunuh Ketua, juga bekerja sama dengan keluarga Qiu dan Jing. " kata nya sambil berdiri.


"Atas bukti apa kau berkata begitu ?!" Teriak Zhang Ming putus asa.


"Ibu, serah kan bukti yang kau katakan. " Ibu nya menyerah kan kantung kain kecil berisi bubuk racun.


"Lihat lah bubuk racun ini ada di kamar anak mu dan kamar Bibi Yu. Bibi Yu juga terbukti menerima uang dalam jumlah besar dari mu karena untuk pengobatan anak nya. "


Jika itu orang lain maka ia akan mengampuni Bibi Yu karena alasan nya melakukan itu adalah untuk mengobati anak nya.


Hanya saja karena ayah nya yang menjadi korban, jadi tidak ada kata maaf.


"Tentu saja. " kata tetua tetua itu dengan wajah geram.


Ia membawa Zhang Ming ke dalam kamar nya sebelum mengikat Zhang Ming ke kursi nya.


"Kau akan ku beri racun tapi sebelum nya, kau harus di lumpuh kan terlebih dahulu. " Ia memukul Dantian Zhang Ming hingga hancur dan menyebabkan Zhang Ming muntah darah.


Cacing cacing keluar dari dimensi nya dan mulai menggerogoti tubuh Zhang Ming.


Orang orang dari luar yang mendengar kan jeritan Zhang Ming hanya bisa bergidik ngeri. Di luar, Zhang Li memberi dua pilihan pada pengikut Zhang Ming.


Memilih untuk bertobat atau mengikuti kematian Zhang Ming. Seluruh keluarga Zhang Ming termasuk anak anak nya di hukum gantung.


Dia memutar kursi menjadi menghadap jendela. Zhang Ming yang sedang dalam keadaan menyakitkan melihat keluarga nya di hukum gantung.


1 Jam kemudian, akhir nya seluruh tubuh Zhang Ming di habis kan oleh cacing cacing itu.

__ADS_1


"Kalian sudah kenyang ?" tanya nya.


"Sudah tuan, 3 hari lagi adalah waktu penerimaan petir hukuman. Petir hukuman hanya bisa saat berada di dalam dimensi ini. " kata Cacing Cacing itu.


"Jadi kalian semua akan keluar nanti nya ?" tanya nya.


"Ya, kami akan berlatih lagi tuan, selamat tinggal. " Kata cacing cacing itu sebelum masuk ke dalam dimensi nya lagi.


Keesokan hari nya, ia duduk di kamar nya dan mulai meracik sesuatu ramuan yang bisa di gunakan untuk mandi.


Ini akan bermanfaat untuk menaik kan kultivasi sampai ke Kemurkaan dunia puncak . Jika keluarga nya bisa memiliki 1.000 pasukan tingkat kemurkaan dunia puncak maka itu sudah di katakan sangat baik.


Karena kekuatan prajurit kerajaan biasa nya hanya berada di tingkat ranah langit.


"Jika di campur sedikit lagi maka sudah akan menjadi, nah itu sudah jadi !" Gumam nya dengan senang.


Tok tok tok


"Masuk." Jawab nya.


"Zhang Wei, ayah menerima surat dari Kekaisaran saat ini. Ini adalah tantangan perang yang di berikan oleh Kaisar Qiu. Perang antara keluarga Zhang dan Kekaisaran akan terjadi dalam waktu 3 bulan lagi. " kata Zhang Xiulang sambil menghela nafas.


"Ayah tenang saja, aku sudah menemukan solusi supaya kita menang. " jawab nya.


"Benar kah ? Apa itu ?" tanya Zhang Xiulang antusias, belakangan ini putra nya tidak pernah mengecewakan nya.


"Sebaik nya ayah menutup Keluarga Zhang dari dunia luar. Perbanyak tempat tersembunyi untuk memberi informasi. aku akan memberikan ramuan khusus untuk membantu para murid menjadi tingkat Kemurkaan dunia puncak. Jika ada yang beruntung maka mungkin bisa di atas itu. " kata nya dengan senyum penuh makna.


"Apa ?! Kau benar benar bisa membuat ramuan seperti itu ?"tanya ayah nya terkejut.


"Tentu saja, aku memiliki kemampuan untuk itu. Pokok nya jangan biar kan orang orang memiliki mata mata. Perketat penjagaan agar tidak ada penyusup sama sekali. " Perintah nya lagi.


note : Sebentar lagi PJN sudah akan mencapai 100 k like, Terima kasih atas semua pembaca yang sudah memberi like yang belum harap memberikan like supaya PJW bisa berkembang menjadi lebih baik. Saya berterima kasih juga untuk orang yang sudah memberikan saran, pokok nya Terima kasih banyak semua nya, jaga kesehatan semua nya !

__ADS_1


__ADS_2