
Rasa sakit yang di berikan oleh formasi itu benar benar tidak dapat di bayang kan. Roh Garis Darah Tuhan, keluar dalam bentuk roh seperti manusia yang hampir setinggi diri nya.
"Coba lah untuk bertahan, atau kedua orang ini akan ikut meninggal. " Kata Roh Garis Darah Tuhan dengan khawatir.
Ucapan Roh Garis Darah Tuhan membuat mata nya kembali menatap dengan nyalang ke arah pusat formasi yang terus berputar mengelilingi mereka.
'Aku pasti bisa bertahan, bagai mana mungkin sebuah formasi kecil ini bisa mengalah kan diri ku ?' Pikir nya, tatapan nya teralihkan pada Xue Fenghuang yang sudah mulai sadar dan berlari menuju Yuanzheng Yuwen yang terluka parah.
Setelah memastikan kalau mereka baik baik saja, mata nya kembali terpejam. Dia berusaha untuk mengalihkan pikiran nya supaya rasa sakit yang dia rasa kan sedikit berkurang.
Tapi sayang nya, bukan nya berkurang justru makin terasa sakit nya. Waktu terasa berjalan sangat lambat, seluruh tubuh nya mulai mati rasa.
Dia perlahan lahan merasa kan kalau tubuh nya sudah tidak sanggup bertahan lagi, tapi keajaiban seperti nya datang dan keberuntungan menghampiri nya.
Mantra yang mengelilingi mereka mulai turun dan terbagi menjadi dua sebelum di serap oleh tubuh Xi Rong dan Yu Ling Ling.
Dia mulai merasa kan kalau hubungan nya dengan kedua wanita itu mulai terputus, dia menghela nafas lega dengan senyum tipis di wajah nya.
Dia jatuh ke belakang yang langsung di tangkap oleh Roh Garis darah Tuhan, yang dia dengar kan hanya lah teriakan teriakan tentang nya.
Akhir nya semua penderitaan yang dia alami berakhir dengan hal baik, dia berhasil menyelamat kan dua nyawa yang penting bagi nya.
Sekarang, bagi nya untuk meninggal pun dia tidak menyesal. Karena tujuan awal nya untuk menjadi kuat adalah memberi nyawa pada orang yang penting bagi nya.
Dia tersenyum tipis sebelum memejam kan mata nya dan tidak dapat merasa kan apa pun lagi.
__ADS_1
Di sisi lain, Xi Rong dan Yu Ling Ling telah bangun dengan wajah yang sedikit pucat. Mereka langsung saja menjadi panik ketika melihat Zhang Wei yang terkapar sedang di obati oleh Xue Fenghuang.
"Tidak ada yang bisa ku lakukan untuk nya. " Kata Xue Fenghuang sambil menghela nafas lelah.
"Dasar bodoh, kau masih sama seperti dulu. " Gumam Roh Garis Darah Tuhan sambil memeluk tubuh Zhang Wei.
Dia tidak tahu kalau Zhang Wei adalah reinkarnasi tuan nya yang telah menghilang, jika dia tahu maka dia tidak akan membiarkan nya untuk melakukan ini.
"Ada apa dengan Zhang Wei ?" Tanya Xi Rong langsung berlari dengan langkah tidak pasti.
"Zhang Wei terluka parah untuk menyelamat kan kalian berdua. Kalau menurut penjelasan senior ini maka, pada awal nya Yu Ling Ling ingin menyelamat kan nyawa mu dengan nyawa nya. Tapi Zhang Wei tidak membiar kan nya, dia menggunakan separuh nyawa nya untuk menyelamat kan kalian berdua." Kata Xue Fenghuang menjelaskan dengan singkat.
Kedua lutut Xi Rong langsung menjadi lemas saat mendengar itu dan jatuh berlutut di sebelah Zhang Wei, air mata kembali membanjiri mata indah nya itu.
"Ini semua salah ku, aku berniat untuk menyelamat kan nya sehingga aku menggunakan tubuh ku sebagai pelindung. Gumam Xi Rong setengah terisak.
"Jangan saling menyalah kan, Zhang Wei pasti tidak ingin melihat kalian dalam posisi kacau seperti ini. " Kata Xue Fenghuang menenangkan kedua wanita itu.
"Hanya ada satu harapan untuk menyelamat kan nya. Aku dengar kalau di sini ada sebuah peninggalan bekas Sang Raja Naga. Aku akan membawa nya ke tempat itu, itu adalah harapan terakhir kita. " Kata Roh Garis Darah Tuhan membuka suara.
Dia membuka penutup kepala yang terbuat dari besi serta pakaian perang nya, sebuah wanita cantik tampak dari balik pakaian tebal itu.
Ya, sebenar nya Roh Garis Darah Tuhan adalah gadis dengan nama Zheng Lu Lu. Dia di selamat kan oleh Naga Agung Abadi dan meninggal 20 tahun setelah itu.
Karena rasa sayang Naga Agung Abadi yang mendalam pada nya , akhir nya jiwa nya di segel di dalam Garis Darah Tuhan.
__ADS_1
Sayang nya, kasih sayang yang di miliki oleh Naga Agung Abadi pada nya hanya sekedar seorang kakak dengan seorang adik.
Ini membuat nya marah, apa lagi ketika melihat kasih sayang yang di berikan oleh Sang Raja Naga berangsur-angsur mulai berkurang kala Sang Raja Naga jatuh cinta pada Putri Raja Surga.
Putri Raja Surga telah merebut banyak hal dari nya, mulai dari gelar gadis paling cantik dan anggun dan kasih sayang milik Naga Agung Abadi.
Dia berusaha untuk menjadi Putri Raja Surga, tapi yang dia dapat kan hanya lah tatapan dingin dari Raja Naga. Ketika ingatan yang menyakitkan ini kembali terungkit.
Mata nya langsung membulat kala melihat wajah Xi Rong yang mirip dengan Putri Raja Surga.
Dia mengeluarkan tawa miris di kejauhan sambil memapah tubuh Zhang Wei.
"Pada akhir nya kalian adalah jodoh bukan ? Aku lah yang menjadi penghambat di antara kalian. Langit selalu tidak adil pada orang yang berada di bawah pimpinan nya x seharus nya aku tahu itu dan mempersiapkan hal ini. " Gumam nya, air mata kembali menetes.
Dia membawa tubuh Zhang Wei ke sebuah gua dengan segel yang sangat kuat. Dia menggores jari pemuda itu dan meneteskan darah nya pada segel gua.
Sesuai perkiraan, segel gua langsung terbuka. Tatapan nya menjadi berkabut kala menghirup aura yang sudah sangat lama di rindu kan oleh nya.
Tapi dia harus mengurus luka Zhang Wei, dia membaring kan tubuh Zhang Wei ke salah satu batu besar yang ada di dalam gua.
Banyak sekali peti peti yang di tutupi oleh sarang laba laba karena lama nya gua ini tidak di tinggali, tatapan nya teralihkan pada kolam perak yang meninggal kan kesan mendalam bagi nya.
"Dulu kau suka membawa ku untuk mencebur kan ku kemari bukan, aku harap aku bisa kembali ke masa itu. " Gumam Zheng Lu Lu sambil meremas dada nya dengan kuat kala ingatan demi ingatan menyakit kan itu menyerang nya.
Note : Cerita ini akan habis dengan 3 Chapter terakhir, buat para pembaca kira kira ini akan Sad Ending atau Happy Ending ? Kalian nebak nya gimana ?
__ADS_1
Btw, cerita tentang Naga Agung Abadi, Zheng Lu Lu dan Putri Raja Surga juga rencana nya akan author bikin , cerita nya yang pasti akan sedih.
Cuma gatau kapan baru publish, mungkin setelah 3 series ini selesai, Yuk yang belum baca Xue Fenghuang bisa mampir dengan liat di profil author yang berjudul Penerus Dewi Kematian.