
"Apa kah tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti Pertandingan Naga ?"tanya nya.
"Tidak ada selain umur. Apa kau tertarik ? Kau sebaik nya hati hati , para iblis akan membuat manusia menjadi sangat parah. " kata bibi itu dengan khawatir.
"Ah mungkin saja, ngomong ngomong, di mana aku bisa mendaftar jika aku tertarik ?" tanya nya lagi.
"Kau tinggal berjalan ke depan, lalu belok ke kanan, jalan sedikit dan di sana ada papan bertulisan kepala Desa. Kau hanya perlu mengetuk pintu nya sebelum masuk. "
"Baik, terima kasih bibi. " Dia mengangguk dan berjalan ke depan sebelum menaiki tangga yang sangat curam.
Dia membuka kamar nya yang bernomor 203. Di dalam nya lumayan baik dan bersih. Ia tidak perlu penginapan yang mewah.
Yang penting bersih dan masih layak untuk di tinggali seperti penginapan ini. Dia merapikan barang barang penting nya.
Seperti handuk, gosok gigi, dan beberapa hal penting lain nya. Dia melompat ke luar lewat jendela.
Lalu berjalan jalan dengan santai, di perjalanan ia bertemu dengan beberapa iblis. Di lihat dari tanduk merah yang ada di kepala mereka.
"Aku seperti domba yang masuk ke kandangan serigala. " Gumam nya dengan pelan.
' Dengan ada Lust di sini, maka sudah pasti ada Gluttony , si rakus atau Sloth, si malas. Pantas saja kakek Qian pernah hampir tidak lolos dari dimensi ini. Kekuatan Dewa berkurang 50 persen saat di dunia manusia. ' Pikir nya.
"Dimensi ini sangat mengerikan, aura negatif nya sangat besar. Aku belum pernah datang ke tempat semengerikan ini. " gumam nya lagi sebelum mengetuk pintu yang bertulis kan 'Kepala Desa'
"Silakan duduk. " kata seorang pria paruh baya dengan berbagai kerutan di wajah nya.
Ia menurut dan duduk di hadapan pria paruh baya itu.
"Aku ingin mendaftar untuk Pertandingan Naga. " Ujar nya dengan tegas, tanpa keraguan.
"Silakan taruh tangan mu di sini, ini di gunakan untuk melihat umur mu. " kata pria paruh baya itu menunjuk batu yang berada di depan nya.
Dia menurut dan menaruh tangan nya di batu itu, muncul lagi angka 18 di sisi batu yang lain. Ia menatap takjub pada batu itu.
Tapi segera mengubah pandangan nya lagi. Pria paruh baya yang tampak lemah dan tak berdaya ini sebenar nya memiliki kekuatan yang setara dengan nya.
"Baik lah, siapa nama mu ?" tanya pria paruh baya itu bersiap untuk mencatat nama nya.
"Zhang Wei, kapan pertandingan ini akan di mulai ? Dan di mana akan di selenggarakan?" tanya nya.
"Tepat nya 2 bulan 1 minggu lagi, lomba ini akan di selenggarakan di ibu kota Kerajaan Iblis. Kau bisa sampai ke sana dalam waktu 3 hari atau lebih. Sebaik nya pergi dari 1 minggu sebelum nya. " kata pria paruh baya itu tanpa menoleh.
"Setiap peserta di minta untuk membayar 1 kristal roh tingkat menengah. "
Dia menyerah kan kristal roh itu dan mengambil peta dan tanda pengenal. Dia keluar dari ruangan itu dan melihat toko obat di seberang nya.
"Permisi, tuan , sumber daya apa yang baik untuk meningkat kan kultivasi ?" tanya nya.
"Buah ini bernama Apel Kristal Jiwa, ini adalah yang 50 tahun. Setiap buah nya berharga 10 kristal roh tingkat rendah. Ini sangat baik untuk pelatihan. Jika kau ingin yang lebih efektif maka beli lah yang 100 tahun, setiap buah nya berharga 50 kristal roh tingkat rendah. " kata pria itu sambil memegang 1 buah apel biru yang tampak indah.
"Aku ingin Apel Kristal Jiwa, 50 tahun, 30 buah. Dan untuk yang 100 tahun, aku ingin 50 buah. " dia membayar seluruh berang belanjaan nya.
Pria itu tertawa setelah melihat Zhang Wei membeli begitu banyak Apel Kristal Jiwa.
"Anak itu terlalu bodoh, apa kah ia berpikir dengan uang segitu bisa membeli banyak sumber daya ? Apel Kristal Jiwa memiliki aliran Qi yang sangat kacau sehingga sulit untuk di tunduk kan. " kata pria itu sebelum masuk ke dalam toko nya.
Zhang Wei yang tidak mengetahui apa apa kembali ke penginapan. Bibi yang menerima nya tadi terkejut melihat nya.
"Bukan kah kau tadi ada di kamar ? Kenapa sekarang bisa ada di luar ? Aku tidak melihat mu keluar dari penginapan ini. " kata bibi itu penasaran.
"Aku keluar lewat jendela, membutuh kan tenaga lebih apa bila harus turun dan lewat pintu depan. " Jawab nya sebelum meninggal kan bibi itu.
__ADS_1
Bukan nya tidak sopan, hanya saja ia ingin menghindari pertanyaan yang sudah pasti akan di ajukan oleh bibi itu.
Dia duduk bersila di lantai kamar nya dan berkultivasi, aliran Qi di dimensi ini 5 kali lipat lebih kencang di banding kan dengan dimensi rendah yang ia tinggali.
Tapi jika di banding kan dengan dimensi Qilin Api maka dimensi ini memiliki aliran Qi yang sedikit lebih baik.
Dia mengolah dan tiba tiba ada yang aneh dengan Dantian nya. Qi berwarna hitam memisah kan diri di sudut Dantian nya.
Qi hitam itu membentuk sebuah pohon hitam yang sangat kuat, dan sekarang aliran aliran Qi yang di serap nya masuk ke dalam pohon itu.
Qi nya yang awal nya berwarna merah juga menjadi sebuah pohon merah. Mereka saling menghisap Qi dengan rakus.
Kekuatan nya tidak berkurang, hanya saja Dantian nya sekarang terbagi menjadi 3 ruang, yaitu ruang berwarna Hitam, Merah, dan hijau.
"Apa kah ini merupakan elemen elemen yang ku gunakan. Hijau , angin dan merah sudah pasti adalah api. Tapi hitam ? Aku bahkan tidak pernah mengolah Qi yang lain. " gumam nya dengan bingung.
Ia terlihat bertanya tanya, tapi akhir nya memilih pasrah karena tidak ada jawaban yang di ingin kan nya.
Biasa nya ia selalu mendengar kan kata kata Qian Bei, dan selalu dari sana ia mendengar pengetahuan.
Ia jarang membaca buku yang ada di perpustakaan. Perpustakaan ada di setiap kota dan yang membuat nya malas adalah tulisan yang sangat kecil di setiap buku.
Ia penasaran dengan seni bela diri yang di dapat nya di tempat persembunyian leluhur Sekte Pedang Surgawi.
Buku ini terlihat sangat lusuh tapi menarik perhatian nya sehingga ia tidak memberi tahu Xi Rong soal ini.
"Seni Bela Diri Pukulan Bintang Hitam. " Baca nya sambil membersihkan debu debu yang menumpuk di sampul nya.
Dia melihat tidak ada yang aneh dari seni bela diri ini. Dan menurut nya cukup menarik untuk di latih oleh nya.
"Tahap 1, dapat membuat orang yang terkena pukulan menjadi luka seperti tergores oleh pedang apa bila orang tersebut kultivasi nya berada jauh di bawah.
Tahap 2 , dapat membuat orang menjadi pingsan dengan pukulan apa bila terkena pukulan, musuh harus lebih lemah dari ku.
Dia mengambil posisi sebelum mulai memperagarakan gerakan pukulan yang pertama. Tahap 1 , memiliki 3 gerakan.
Ada 9 Tahap untuk Pukulan Bintang Hitam ini, setiap tahap memiliki jumlah gerakan yang berbeda beda.
Dia memajukan kaki kanan nya dan tangan nya lurus ke depan, sebelum melakukan gerakan yang paling mematikan di Tahap 1.
1 Jam kemudian.
Ia sudah mengulangi gerakan gerakan tersebut puluhan kali tapi sayang nya, ia masih merasa kalau dalam setiap gerakan nya, masih terdapat banyak kekurangan.
Masih terdapat banyak celah dalam setiap gerakan nya. Dia menghela nafas berat, tubuh nya di penuhi dengan keringat.
Ia melakukan lagi gerakan itu beberapa kali hingga akhir nya menjadi sedikit lebih baik. Jika di tanya sudah berapa persen ia memahami Pukulan Bintang Hitam Tahap 1.
Maka jawaban nya adalah 10 persen atau kurang. Dia mengelap keringat nya dan duduk bersila sebelum meminum air putih nya.
"Aku akan berlatih dengan giat untuk 2 bulan ini, dengan ini aku akan membagi jadwal ku. " kata nya.
Dia memutus kan untuk mengurangi waktu tidur nya. Jam 4 sampai jam 2 sore akan berlatih pukulan Bintang Hitam dan berbagai seni bela diri lain nya.
Jam 2 sore sampai jam 12 malam akan di gunakan untuk berlatih meningkat kan kultivasi nya. Sisa nya akan ia guna kan untuk beristirahat.
Jadi total nya 20 jam untuk berlatih dan 4 jam untuk tidur. Ia memakan Apel Kristal Jiwa dengan gigitan besar.
Dia merasa aneh dengan tubuh nya karena aliran Qi begitu kencang dan tak terkendali. Berbeda dengan Ginseng Giok Darah yang begitu lembut.
Di sisi lain, Qian Bei sedang duduk berhadapan dengan gadis cantik yang tidak lain adalah Xi Rong.
__ADS_1
"Apa maksud mu melakukan ini ? Dewa air tidak mungkin kekurangan kekuatan. " tanya nya dengan kesal.
"Dia harus berlatih, jangan menjadi penghambat nya. Ada sesuatu yang bisa ia ambil jika tinggal di sana. Aku tidak berharap kalau ia benar benar berhasil membasmi iblis di sana. Karena di sana ada Lust. " kata Qian Bei.
"Kau yakin ? bukan kah terakhir kali ada Sloth dan Lust ?" tanya nya tidak percaya.
"Tentu saja, apa menurut mu aku gila ? Tidak mungkin aku meninggal kan nya di sana apa bila ke 2 iblis besar ada di sana. "
"Dia cukup berbakat dalam kekuatan roh, sebaik nya kau berlatih selama 1 tahun untuk menunggu nya karena aku takut jika dia kembali kekuatan nya akan berada di atas mu. " kata Qian Bei sambil tersenyum penuh makna.
Sebelum menghilang dari hadapan nya, ia berjalan dengan lesu menuju kamar nya. Saat ini, ia di dimensi Qilin Api.
Dari awal sebenar nya mereka tidak benar benar pergi melain kan sembunyi di rumah nya. Dia memilih untuk keluar dan menghirup udara segar.
Ia menendang nendang batu kerikil dengan kuat, hingga membentur pohon dengan kuat..
Dia mengambil ember air dan menyiram kebun nya seperti manusia biasa bukan menggunakan Qi seperti biasa nya.
"Ah, ini menyebal kan. Aku tidak pernah jatuh cinta selama 21 tahun aku hidup tapi sekarang berbeda ! Aku sudah mengenal rasa itu dan sekarang cinta ku pergi begitu saja ! Bagai mana jika ia di kerubungi bagaikan makanan yang di tempeli oleh lalat lalat ? Dasar sialan !" Racau nya tidak jelas.
Dia menyiram tanaman sambil mengoceh tidak jelas hingga membuat pekerja nya menjadi khawatir.
"Ini menyedih kan, aku seperti istri yang takut di selingkuhi oleh suami nya. Tapi, aku tidak memiliki status apa pun dengan nya , ia hanya menganggap ku sebagai kakak. Sungguh menyedihkan sekali !" Teriak nya lagi.
Di tempat Zhang Wei,
Ia menggaruk telinga nya gatal. Ia merasa. seperti sedang menjadi bahan omongan oleh orang lain..
"Apa kah ada yang mengumpat ku atau ada yang rindu pada ku ?" tanya nya penasaran.
Dia berlatih lagi dan terus begitu, awal nya ia cukup kesulitan dalam mengolah Apel Kristal Jiwa tapi pada akhir nya itu semua baik baik saja.
1 bulan kemudian
Persediaan Apel Kristal Jiwa nya sudah habis dan merupakan waktu untuk ia kembali membeli nya. Ia ingin berterima kasih pada penjual obat itu karena sudah memberikan nya saran yang baik.
Perkembangan kultivasi nya sangat pesat melebihi siapa pun, kekuatan nya saat ini berada di tingkat 5 Kemurkaan Surgawi.
Naik 4 tingkat dalam waktu 1 bulan bukan lah hal mudah, bahkan mendekati kata mustahil. Qi hitam yang ada di Dantian nya pun menjadi lebih mendominasi dari yang lain.
Menurut spekulasi nya, itu mungkin berasal dari udara Qi yang ada di dimensi ini, karena menurut yang ia dengar, iblis memiliki kemampuan elemen Kegelapan yang sangat kuat.
Mungkin karena Iblis di sini berjumlah sangat banyak sekali, jadi mereka membuat Qi murni di sini menjadi Qi Kegelapan.
Ini sebenar nya cukup menguntungkan bagi nya, ia juga aneh dengan ini karena menurut nya hanya iblis dan pengikut nya yang bisa menggunakan Qi Kegelapan.
Di lihat dari orang orang yang telah bergabung dengan iblis. Dan dari yang di dengar nya, manusia hanya bisa memiliki 2 jenis elemen yang di kendali kan.
2 pun sudah di anggap sangat jenius, karena untuk yang bakat nya biasa biasa saja, untuk menguasai satu elemen saja kesulitan apa lagi 2.
Nah yang membuat nya aneh adalah, ia memiliki 3 elemen yang bisa di kendali kan. Ini membuat nya sangat bingung tapi ya sudah lah.
Tanpa terasa, ia sudah tiba di depan toko obat yang tempat ia beli.
"Tuan, aku ingin membeli yang kemarin lagi dengan jumlah yang sama juga. " kata nya dengan ceria.
"kau ingin membeli lagi ? Apa kau baik baik saja setelah memakan Apel Kristal Jiwa ? " tanya pria itu tampak terkejut.
"Ya, baik baik saja. Memang nya kenapa ?" tanya nya dengan curiga.
"Emh begini, aku menjual dengan harga yang lebih mahal dari pada Apel Kristal Jiwa biasa nya, mohon maaf kan aku. Dan satu hal lagi, Apel Kristal Jiwa memiliki sifat yang memberontak sehingga sulit di olah. Jika salah cara mengolah maka ada kemungkinan untuk cacat atau mati. " kata pria itu dengan penuh rasa bersalah.
__ADS_1
Bonus like : 1 / 2