PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
297. Tahap Tertinggi


__ADS_3

Di sisi lain , Zhang Wei yang sedang duduk sendirian di dalam kamar nya tiba tiba terkekeh ringan.


"Aku ingin melihat mu di pertarungan nanti Xu Rong, aku yakin kau sudah mendapat pesan palsu itu. "Ucap nya dengan seringai.


Dia masuk ke dalam dimensi Keabadian, karena Dimensi Keabadian adalah milik nya jadi semua nya menyatu ke dimensi nya yang lain.


Semua yang ada di dimensi Furong telah pindah ke dalam dimensi Keabadian. Di dalam ruang pertemuan tadi, ada sebuah pintu yang mengarah menuju dimensi Keabadian.


Semua nya masuk dari sana sedang kan Zhang Wei masuk tanpa harus melewati pintu itu, di dalam dimensi Keabadian, itu sudah sangat ramai.


Berbagai pasukan yang asing bercampur dan juga ada beberapa Dewa besar yang sedang duduk ber kultivasi.


Di sini seluruh pasukan bergabung, mulai dari pasukan nya, pasukan milik Xi Rong, pasukan milik Xue Fenghuang dan milik Feng Taoran.


Dia bisa melihat Tu Long yang sedang duduk dan ber kultivasi di dekat pohon, dia memutus kan untuk duduk di situ. Dekat dengan Tu Long, ke 11 ular nya tanpa di duga duga telah berubah menjadi Naga karena terlalu lama berada di dimensi Keabadian.


Sejak pertama kali dia memiliki Dimensi Keabadian, para ular itu sudah sangat menyukai Dimensi Keabadian.


Dan mulai berlatih di sana dalam jangka waktu yang lama. Dia menutup mata nya, seluruh Garis darah nya bereaksi dengan keras ketika dia mengaktifkan nya.


Qi yang di hisap oleh nya perlahan lahan menjadi lebih banyak dan banyak, setelah 1 jam tubuh nya terasa sakit.


Garis darah nya terasa ingin memberontak tapi dia mempertahan kan nya dan terus memaksa untuk tetap terbuka dan menghisap Qi yang ada.


Bahkan tanpa dia sadari di depan nya sudah terbentuk pusaran kecil yang terbuat dari Qi yang masuk ke dalam tubuh nya dengan ganas.


Kesadaran nya perlahan lahan masuk ke dalam ruangan yang tidak di ketahui, ruangan ini sangat gelap dan hanya menyisakan sebuah bintang berwarna biru yang sangat redup.


Sangat redup, bahkan tidak lebih terang di banding kan kunang kunang. Tapi, dia masih bersyukur dengan itu karena itu lebih dari cukup untuk melihat sekitar nya.


Tubuh nya tak bisa di gerak kan, dan dia hanya bisa melihat Qi yang masuk ke dalam tubuh nya di serap oleh bintang biru itu.


Perlahan lahan bintang biru itu menjadi lebih dan lebih terang dari saat ke saat, dia menoleh ke kiri nya dan menajam kan indra penglihatan nya.


"Sangat menakjubkan. " Gumam nya dengan kagum.


Dia bisa melihat ada 11 bintang yang belum memiliki cahaya, perlahan lahan bintang biru menjadi lebih terang di banding kan lampu minyak.


Dia merasa kalau ini adalah kekuatan yang ada di garis darah nya, dia tidak bisa merasa kan tubuh nya lagi.


Atau dengan kata lain, tubuh nya telah sepenuh nya mati rasa atau bahkan jiwa nya saat ini telah meninggal kan tubuh nya untuk sementara.


Dia tidak memperdulikan hal itu dan sibuk untuk menerima seluruh kekuatan yang keluar dari bintang biru itu.


Dia memejam kan mata nya, waktu terasa berlalu dengan cepat dan bintang ke dua telah mengeluarkan sedikit cahaya.


Sedang kan bintang biru yang pertama mengeluarkan cahaya yang sangat terang bagai kan bintang yang biasa.


Jadi bisa di bilang, dia sedang duduk di tengah bintang bintang yang indah. Jika pemikiran nya tidak salah maka, seluruh bintang ini akan mengeluarkan cahaya nanti nya.


Dia tidak tahu seberapa banyak kekuatan nya telah berkembang tapi yang pasti kekuatan nya sudah meningkat jauh.


Tanpa di sadari oleh nya, Tu Long yang berada di sebelah Zhang Wei membuka mata dan terkejut dengan tubuh Zhang Wei yang tidak bernafas tapi masih hangat.


"Apa yang terjadi pada mu ?" Tanya Tu Long dengan khawatir sambil mengguncang guncang tubuh Zhang Wei pelan.


"Zhang Wei, apa kau mendengar ku ?" Tanya Tu Long saat tidak mendengar ada reaksi dari tubuh Zhang Wei.


Tu Long pun segera berlari mencari Qian Xun, dia semakin putus asa ketika mengingat dimensi Keabadian memiliki luas yang tak terhingga.


Akan sangat sulit untuk mencari Qian Xun.

__ADS_1


"Ada apa ?" Tanya suara wanita dari arah belakangnya, dia langsung menoleh dan melihat Xi Rong yang sedang menatap nya dengan aneh.


Dia sadar kalau perilaku nya saat ini sedang sangat aneh dan tidak seperti biasa nya, tapi ini karena dia sedang panik.


"Xi Rong, cepat lihat Zhang Wei !" Ucap nya dengan cemas sambil menyeret Xi Rong.


"Eh, apa yang terjadi dengan Zhang Wei ?" Tanya Xi Rong, wajah wanita itu langsung berubah menjadi cemas.


"Aku tidak tahu, lihat lah dia. " Ucap nya sambil menunjuk tubuh Zhang Wei yang tidak bernafas.


Xi Rong buru buru melihat keadaan Zhang Wei dan wajah muram wanita itu membuat nya tambah panik.


"Pergi cari kakek Qian, aku akan membantu nya untuk sementara. Detak jantung nya sangat lemah dan organ dalam lain nya telah berhenti berfungsi !" Kata Xi Rong dengan panik.


"Baik, aku akan segera pergi. " Ucap nya langsung setuju dan langsung pergi.


Xi Rong mengalir kan energi kehidupan dari pohon yang menjadi sandaran Zhang Wei serta beberapa tanaman lain nya.


"Bertahan lah, aku tidak bisa membantu mu. Tapi aku bisa memastikan untuk organ dalam mu agar tidak hancur. " Ucap nya dengan air mata yang perlahan menetes.


Sudah sangat lama dia tidak menangis, tapi karena hal ini dia akhir nya kembali menetes kan air mata nya.


"Zhang Wei, kau harus bertahan, bagai mana pun cara nya ! Kau berjanji akan menikahi ku bukan ?" Tanya Xi Rong dengan sedih.


Dia tahu apa penyebab keadaan Zhang Wei sekarang, itu pasti karena garis darah nya. Terkadang, ada beberapa kemungkinan untuk mendapat hal langka.


Jika hal langka tersebut tidak dapat di kendali kan maka itu akan berakibat fatal. Dia bahkan tidak berani membayang kan akibat fatal tersebut.


Dia terus terusan mengalir kan Energi Kehidupan tapi tidak ada reaksi untuk menjadi lebih baik dari tubuh Zhang Wei.


Justru menjadi lebih parah, pembuluh darah nya perlahan lahan pecah dan hancur. Detak Jantung Zhang Wei juga sepenuh nya hilang ini membuat Xi Rong merasa frustrasi.


Darah mengalir keluar dari hidung dan bibir Zhang Wei, ini membuat nya lebih panik lagi tapi untung lah, akhir nya Qian Xun datang.


"Kakek Qian !" Panggil nya dengan cemas.


"Kau pulang lah dulu, kau pasti lelah. " Ucap Qian Xun sambil menghela nafas saat melihat kondisi Zhang Wei yang bisa di bilang sangat buruk.


"Tidak ! Aku tidak mau pulang. Aku akan menunggu di sini. " Kata Xi Rong dengan keras kepala.


"Pulang lah dan beristirahat lah, dia tidak akan senang melihat kondisi mu saat ini. " Ucap Qian Xun dengan datar dan menatap tajam pada Xi Rong.


Xi Rong yang di tatap tajam oleh Qian Xun langsung menciut dan akhir nya pulang untuk beristirahat di pondok Qian Bei dengan patuh.


"Bagai mana dengan keadaan Zhang Wei, Senior Qian ?"Tanya Tu Long dengan Khawatir.


"Sebenar nya aku juga tidak tahu pasti nya tapi kita tidak bisa berbuat apa apa. Hanya Zhang Wei yang bisa menyelamat kan diri nya sendiri. " Ucap Qian Xun sambil menghela nafas berat.


Di sisi lain, Zhang Wei yang sedang menerima seluruh energi yang di lempar kan oleh ke 12 bintang tidak menyadari kondisi tubuh nya sendiri.


Seluruh nya sudah mati rasa dan menyisakan rasa yang tak tertandingi di dalam tubuh nya, kekuatan nya meningkat dengan cepat.


Tanpa dia sadari, seluruh saraf tubuh nya yang tadi nya terputus di sambung kan kembali menjadi lebih kuat dan baik. Darah sudah tak mengalir lagi dan kekuatan kehidupan yang sangat ajaib kembali hadir di tubuh Zhang Wei.


Qian Xun dan Tu Long yang melihat ini langsung melihat ini dengan penuh harapan.


"Seperti nya, dia akan segera bangun. Saraf nya telah tersambung sepenuh nya bahkan menjadi lebih kuat dari sebelum nya. " Kata Qian Xun dengan bahagia sambil memegang nadi Zhang Wei.


Seluruh organ yang berada di tubuh Zhang Wei yang awal nya telah berhenti berfungsi sepenuh nya kembali aktif seperti semula bahkan menjadi lebih baik.


Ini membuat mereka bahagia, kultivasi Zhang Wei yang sempat hilang dari penglihatan mereka mulai kembali bahkan menjadi lebih kuat.

__ADS_1


Kultivasi Zhang Wei tampak nya mengalami lompatan tinggi, di lihat dari deras nya pertumbuhan kultivasi.


Bahkan ketika sampai di puncak tahap Maharaja, itu masih tidak berhenti hanya melambat dan akhir nya benar benar berhenti setelah mencapai tingkat 2 tahap tertinggi.


Rasa bahagia menjalar di hati mereka berdua apa lagi ketika melihat jari jari Zhang Wei yang mulai bergerak.


Di sisi lain, Zhang Wei dengan marah sedang melawan sesuatu yang berusaha untuk menarik kesadaran nya.


Hisapan ini menarik nya dari bintang bintang itu, ini membuat nya marah dan berusaha melawan hisapan itu tapi ternyata dia tidak bisa melakukan nya.


Sesuatu yang terang memasuki indra penglihatan nya, dan bisa dia lihat Qian Xun dan Tu Long yang sedang menatap nya dengan tatapan haru.


"Apa yang terjadi ?" Tanya nya dengan serak.


Seluruh tubuh nya terasa sangat bersemangat meski pun sedikit sakit ketika menggerakan lengan nya.


"Apa kau tahu ?! Kau menakuti kami sampai mati !" Teriak Tu Long sebelum memeluk nya dengan erat.


"Tadi tubuh mu berhenti berdetak, kau tidak bernafas. Seluruh kultivasi mu hilang, saraf mu terputus, seluruh pembuluh darah mu pecah, seluruh organ mu tidak berfungsi lagi dan tulang tulang mu remuk. " Kata Qian Xun dengan emosional.


"Apa kah kondisi ku tadi separah itu ? Tapi kenapa aku sekarang baik baik saja, bahkan kultivasi ku meningkat dengan tajam ?" Tanya nya tidak percaya.


Dia tidak merasakan apa pun dan lagi pula jika memang separah itu maka dia sangat beruntung karena masih bisa selamat bahkan bernafas sampai sekarang.


"Hm kau sangat parah tadi, Xi Rong menangis putus asa ketika melihat kondisi mu yang perlahan lahan terus memburuk, dia menggunakan segenap kekuatan nya untuk mengambil energi kehidupan dari pohon di belakang mu. " Kata Tu Long.


Lalu dia tersadar, kalau pohon yang sebelum nya sangat segar sudah berada di ambang kematian bahkan beberapa rumput yang berada di sekitar nya tampak di sedot sampai kering.


"Dia sangat putus asa tadi dan menangis dengan keras. Ku rasa kau harus mendatangi nya, mengambil energi kehidupan dari mahkluk hidup lain nya sangat melelahkan bagi nya. " Kata Qian Xun.


"Ya, aku akan segera pergi sekarang juga. Apa kalian ingin ikut ?" Tanya nya.


"Tidak, kau sendirian saja. " Kata Qian Xun mewakili.


"Baik, terima kasih karena telah menjaga ku. Aku akan memikir kan sesuatu untuk membalas kebaikan kalian. " Ucap nya dengan senyum yang tulus.


"Aishh, kau anggap aku apa ?! Kita ini adalah keluarga. Tidak perlu balas budi untuk hal hal kecil seperti ini. " Kata Tu Long dengan wajah pura pura marah.


"Baik, baik, kita adalah keluarga !" Ucap nya dengan semangat sebelum tertawa dan berjalan pergi menjauhi kedua orang itu.


Dia bisa melihat beberapa orang yang sedang ber kultivasi ketika dia berjalan agak ke dalam, dia masih ingat dengan jelas bagai mana Qian Bei mengajari nya di sini.


Bayangan Qian Bei tampak jelas dan dia bisa melihat bayangan nya sendiri beberapa tahun lalu, di mana dia bahkan tidak bisa melindungi diri sendiri dari bahaya.


Qian Bei datang dan memberi nya kekuatan, dia berlatih dengan giat dan penuh dengan tekad juga berkat Qian Bei.


Senyum nya lebar tapi memancar kan aura kesedihan yang mendalam, ini membuat nya tampak seperti orang yang akan menangis.


Tapi segera saja dia menahan itu dan langsung berjalan masuk ke dalam pondok rumah Qian Bei dulu, di kamar pertama dia mengetuk terlebih dahulu.


Tidak ada balasan jadi dia membuka pintu, dia melihat Xi Rong yang sedang tertidur dengan wajah memerah.


dia melangkah maju dan menjulur kan tangan nya untuk memeriksa suhu tubuh Xi Rong.


"Dia demam. " Gumam nya, saat dia akan beranjak pergi sebuah genggaman lemah menahan tangan nya. Dia menoleh ke belakang dan melihat Xi Rong yang sudah bangun.


Tatapan nya dengan Xi Rong pun bertabrakan. Hanya dengan tatapan mereka tampak sedang berbicara, hanya dengan tatapan semua maksud mereka tersampai kan dengan jelas.


Malam itu menjadi malam yang panjang bagi kedua nya, dan tidak terlupakan bagi kedua nya.


(note: yey ! Hari ini bisa update dua chapter, selamat berbuka bagi yang menjalankan. Jangan lupa untuk like , comment dan memberikan vote. Jangan lupa, cerita series ke 2 akan di post tanggal 1 bulan Mei 2021 di akun ini. Nantikan cerita Xue Fenghuang dan Yuanzheng Yuwen ya !)

__ADS_1


__ADS_2