
'Ya, akhir nya hal yang membingungkan ku terjawab. ' kata Zhang Wei lalu memutus kan pesan mental tersebut.
"Tinju Naga Api !!" Li Xiu yang sedang tidak siap langsung terlempar ke belakang tanpa perlawanan saat terkena serangan dari Zhang Wei.
Dalam sekejap dia sudah ber pindah posisi di sebelah Li Xiu dan mencekik leher nya dengan kuat. Li Xiu pun memukul mukul tangan nya tanda agar melepaskan nya.
"Kau, seekor rubah berani untuk masuk ke klan ku! sungguh tindakan yang berani sekali. " kata nya lalu menjatuh kan Li Xiu.
"Ka... kau !! Bagai mana mungkin kau tahu aku bukan manusia ?! " tanya Li Xiu marah.
"Ha ha ha tentu saja dengan kerja sama. " Yang dia maksud dengan kerja sama adalah dia dan Jiu Zhi.
'Bawa wanita itu ke hadapan ayah mu, jadi dia tahu siapa yang dia rawat tersebut. Setelah itu aku akan memakan nya, untuk sementara ini aku tidak akan menunjuk kan diri. '
Ia mendapat pesan mental dari Jiu Zhi , dan langsung membalas pesan tersebut dengan sangat cepat.
"Kemari ! aku akan menunjuk kan ini pada ayah ku."
"Jangan!!" Tapi dia tidak peduli dan menarik kaki rubah tersebut.
Dia menyeret rubah itu sampai ke depan ruangan ayah nya. Lalu mendengar apa yang di katakan ayah dan kakak nya.
...----------------...
"Jadi begitu lah ayah, kenapa aku bisa menangkap wanita itu. Ayah jangan dekat dekat dengan nya, kekuatan nya cukup kuat. " kata nya setelah menceritakan seluruh kejadian pada ayah dan kakak nya.
"Li Xiu ! Jadi selama ini kau membohongi ku !! A.. apa kah kau yang memasuk kan racun pada minuman ku ?!!" tanya Zhang Yui bergetar.
"Maaf sekali Zhang Yui. Tapi orang itu memberikan ku pil yang membantu perkembangan ku. Jadi sebagai bentuk balas budi, dia menyuruh ku untuk meracuni mu. " kata Li Xiu dengan santai.
"Kau !! kau. " Karena terkejut yang berlebihan akhir nya Zhang Yui pun jatuh pingsan.
"Siapa yang memberi mu racun tersebut ? Aku tidak yakin kalau sekte awan darah sanggup untuk memberikan mu pil berharga. " tanya nya pada Li Xiu.
"Aku sendiri tidak tahu dari mana pil tersebut berasal tapi yang pasti, yang memberikan ku pil tersebut bernama Sima Yue. Dia juga adalah orang yang memberi kan racun tersebut. " kata Li Xiu.
"He he he maksud mu orang ini. " kata nya sambil tertawa mengerikan lalu mengeluarkan jiwa Sima Yue yang sekarang dalam keadaan sangat buruk.
"Sima Yue !!" teriak Li Xiu.
"senior Li, maaf kan aku melibatkan ini pada mu. Tuan mohon maaf kan senior Li, dia tidak ikut campur sama sekali. " mohon Sima Yue pada nya.
"Kalau dia tidak ikut campur, lalu siapa yang menaruh racun tersebut ? hantu ?" kata nya sinis.
Sima Yue terdiam mendengar kata kata nya, karena apa yang di kata kan nya adalah kenyataan yang sebenar nya.
"Rubah kecil, kau memiliki 2 pilihan. pertama ikuti bocah ini dan kedua kau akan menjadi makanan ku. " kata Jiu Zhi dengan santai.
"Hmm lebih baik aku mngikuti bocah ini tapi apa kah dia?" Li Xiu tampak meragukan sesuatu.
"Humph !! kau tidak perlu ragu. Bahkan yang jauh lebih berbakat dari mu memilih untuk setia dengan nya. Contoh :Zhu Hong dan Long nie , lalu nanti Tian Li akan menyusul. " jelas Jiu Zhi.
__ADS_1
"Apa ?!! Senior Zhu ?! Senior Long ?! Senior Tian ?! " Li Xiu tampak tercengang.
Bagai mana pun , posisi Zhu Hong sangat tinggi, sedang kan Long Nie terkenal karena kemampuan khusus nya dan ras naga besi nya. Tian Li sendiri lumayan terkenal karena kejeniusan nya.
Jika status Li Xiu ingin di banding kan dengan ke tiga hewan di atas maka ia akan tampak seperti 1 tetes air di lautan.
Jika saja kultivasi Zhu Hong tidak di segel maka prestasi nya tidak akan terbayang kan, hal yang sama aka terjadi pada Jiu Zhi.
"Aku,Ras rubah ekor sembilan Li Xiu. Menyambut tuan yang baru. " kata Li Xiu.
Dia pun yang diam dari tadi langsung menerima itu dan Li Xiu pun bersujud di hadapan nya, dia langsung merasakan sambungan jiwa dari Li Xiu.
"Kau ingin meningkat kan kekuatan kan ? latihan lah dengan ini di dalam dimensi ku. " dia mengeluarkan 10 Pil Rubah Laut dan membuka pintu ke dimensi nya.
"Terima kasih tuan !!" kata Li Xiu semangat sambil menunduk kan kepala nya.
"Masuk lah ke dalam dimensi ini. " Li Xiu pun mengikuti dan masuk ke dimensi nya.
Dia bisa melihat kalau Pil Rubah Laut memiliki banyak kecocokan dengan kekuatan yang di miliki rubah ekor sembilan.
Lagi Pula dia tidak takut kalau Li Xiu akan mengkhianati nya , karena dengan kontrak yang di buat tadi. Li Xiu tidak akan bisa melukai nya bahkan jika dia mau.
Dia menarik tangan Sima Yue lalu memasuk kan nya lagi ke dimensi hukuman nya. Lalu dia pun pamit ke kakak nya.
"Kakak aku akan kembali ke sekte pedang putih. Selamat tinggal, sampai kan pesan ku pada ayah. " kata nya sambil menarik tangan Jiu Zhi.
"Selamat tinggal, hati hati. " kata Zhang Luo.
"Hei, apa kah kau melihat kemana Fang Lin ?"
"Tentu saja, dia kan melakukan latihan tertutup juga. Dia bilang akan menerobos ke tingkat 6 ranah jiwa karena pil yang kau beri kan. " kata Jiu Zhi.
"Oh begitu, baik lah mari kita lihat ke ruangan nya. "
Tok tok
"Fang Lin, boleh kah kami masuk ?" tanya nya pelan.
"Masuk saja tuan. Pintunya tidak di kunci. " jawab Fang Lin.
"hmm kau sudah menembus ke tingkat 6 Ranah jiwa, pekerjaan bagus. " puji nya.
"Tentu saja, dan untung saja tuan baru mengetuk pintu sekarang karena jika tuan mengetuk pintu lebih cepat 10 menit maka mungkin aku gagal untuk naik ke tingkat 6." kata Fang Lin.
"he he maaf kan aku, tapi untung saja aku mengetuk di waktu yang tepat. Oh ya, kemasi barang barang mu kita akan pulang ke sekte pedang putih. "
"Hm ? bukan kah kata tuan, kita akan di sini sampai 1 minggu ? " tanya Fang Lin bingung.
"Aku merasa kurang nyaman dengan daerah sini di tambah lagi jumlah Qi di sini sangat rendah , sangat sulit untuk menerobos. " kata nya pelan.
"Baik lah, aku akan bersiap siap. "
__ADS_1
"Dan nanti kita hanya akan 3 hari di sekte pedang putih untuk mengurus Toko Obat Purnama, setelah itu kita akan pulang ke kerajaan vermilion untuk melihat perkembangan kerajaan. " kata nya menjelaskan.
"Ya, aku ikut saja pada tuan. " pasrah Fang Lin.
3 jam berikut nya, mereka telah sampai di sekte pedang putih. Saat ini mereka bertiga ingin bertemu dengan orang yang ingin menjual tanah ke mereka.
Sebenar nya yang akan pergi hanya diri nya dan Fang Lin, tapi karena Jiu Zhi memaksa ingin ikut jadi dia membiarkan nya. Mereka berjanji untuk bertemu di kedai Zhang Xin. langsung saja mereka pergi ke sana dan naik ke lantai 8.
Mereka dapat melihat seorang pria menggunakan pakaian hitam sedang duduk di salah satu meja dan tampak terlihat sedang menunggu seseorang.
"Apa kah kau orang yang ingin menjual tanah ?" tanya pelan.
"Oh benar ! apa kah kau yang menghubungi ku untuk membeli tanah ku ?" jawab orang itu.
"Ya." jawab nya singkat dan langsung duduk di salah satu kursi.
"Perkenal kan nama ku An Xi. aku sendiri bekerja...... " sebelum an Xi dapat menyelesaikan ucapan nya. Zhang Wei sudah terlebih dahulu memotong ucapan nya.
"Langsung saja ke inti nya. " kata nya dingin di balik topeng nya.
"Baik lah, jadi aku akan menjual tanah seluas
650 m² dengan harga 12000 koin emas. Tapi karena aku sedang membutuh kan uang secepat nya aku akan memberikan mu tanah ini seharga 10000 koin emas. Bagai mana ?" Kata An Xi seolah olah ia adalah orang baik.
An Xi percaya kalau ke tiga orang di depan nya ini langsung setuju setelah mendengar pengurangan harga 2.000 koin emas. Tapi itu semua tidak berjalan sesuai dengan rencana nya.
Karena ketiga orang di hadapan nya malah memasang ekspresi yang kurang enak, meski pun mereka menggunakan topeng tapi itu semua bisa di rasa kan dari aura yang mereka keluar kan.
"Humph !! siapa yang ingin kau tipu ?!!" kata Zhang Wei sambil mendengus.
"ayo pergi!! kita akan cari ke penjual lain nya !!" kata Zhang Wei mengajak Fang Lin Dan Jiu Zhi untuk pergi.
"Tunggu !! tunggu, aku akan menjual ke pada kalian dengan harga 8000 koin emas !!" teriak An Xi panik.
Karena sangat sulit untuk mencari orang yang ingin membeli tanah seharga ribuan koin emas selain sekte sekte besar.
"5000 koin emas atau tidak sama sekali !" kata Zhang Wei tanpa membalik kan tubuh nya.
Sedang kan An Xi berkeringat dingin, dia di beri harga 4.760 koin emas oleh pemilik tanah. Karena dia ingin cepat kaya jadi dia menjual dengan harga yang sangat mahal.
Tapi dengan harga yang di tawar kan oleh Zhang Wei seluruh harapan nya akan hilang untuk menjadi kaya dengan cepat.
"Jangan !! 5.760 koin emas !!" teriak An Xi panik
"Tidak !! 5.000 atau tidak sama sekali !!" kata nya dengan kejam.
"Baik lah , baik lah !! 5.000 koin emas !!" teriak an Xi pasrah.
Dia tersenyum miring setelah melihat penawaran nya berhasil, meski pun uang nya sangat banyak tapi apa salah nya menghemat 5.000 koin emas. Lagi pula itu hanya tanah belum biaya untuk membangun bangunan yang kokoh dan elegan agar menarik perhatian banyak orang.
...----------------...
__ADS_1
JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕