PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
107. Kera Kulit Baja II


__ADS_3

"Jangan banyak mengeluh, ayo kita kembali !! Nanti akan ada lebih banyak dari ini. Ayo pulihkan tenaga dulu karena menurutku masih ada waktu sekitar 3 jam atau 2 jam lebih untuk istirahat. "kata Jiu Zhi lelah.


Mereka berjalan kembali dengan santai sampai mereka melihat kalau pasukan kera yang gelombang pertama masih belum selesai.


Tian Li dan yang lain nya masih sedikit kewalahan dan baru setengah lebih kera yang di bunuh, Jiu Zhi terlihat kesal dengan ini tapi tetap mengeluarkan pedang nya.


Dia hanya tersenyum kecil dan mulai membunuh kera dengan tangan kosong. Bantuan dari Jiu Zhi dan Zhang Wei bagaikan angin segar bagi Tian Li dan yang lain nya.


"Apa kah akan datang lagi gelombang kedua ?" tanya Long Nie khawatir.


"Gelombang dua ? humph !! mereka sudah di neraka. " kata Jiu Zhi.


"Kalian sudah menyelesaikan gelombang kedua ?!!" teriak Long Nie lagi tidak percaya.


"Fokus dulu pada kera !! Masalah gelombang kedua nanti saja !!" teriak nya kesal.


Mereka dengan cepat menyelesaikan itu semua dengan mudah. Zhang Wei bahkan tidak memerlukan pedang nya.


Dia ingin melatih kekuatan fisik nya karena kulit dari kera kulit baja sangat lah kuat dan tebal sama seperti nama nya.


Sehingga sangat baik bagi pelatihan fisik nya agar lebih kekar dan tegap. Dia tidak mau hanya mengembangkan kemampuan pedang melainkan kemampuan fisik juga penting.


Jadi kalau dia berada di suatu kondisi yang mengharuskan nya untuk tidak menggunakan pedang dia tidak akan kesulitan karena itu.


Mereka sudah selesai dan duduk di tanah dalam bentuk melingkar. Mereka mengambil air yang di berikan oleh Zhang Ming dari dalam Formasi Bunga Mawar.


Orang dari dalam dapat keluar dengan mudah namun jika orang dari luar maka jangan harap untuk masuk ke dalam formasi.


Zhang Ming hanya menyodorkan satu guci besar berisi air segar dari pegunungan belakang klan Zhang.


Dia tidak benar benar keluar karena jika dia keluar maka dia tidak akan bisa masuk lagi kecuali Long Nie mengizinkan nya.


Mereka berlima minum air dengan sangat cepat dan Yao Xin mengeluarkan api dan mengeluar kan ubi.


Sedang kan Zhang Wei membakar daging harimau yang dia tangkap hari itu, dia hanya membakar 10 dari harimau.


Dia tidak yakin satu orang cukup dengan 1 harimau jadi dia menambahkan 10 harimau lagi menjadi 20.


Dia sendiri sanggup memakan daging harimau hingga 3 ekor. Di tambah lagi sekarang dia sedang sangat lapar.


Dia menatap ke arah Jiu Zhi meminta penjelasan.

__ADS_1


"Masih berapa lama gelombang ketiga akan datang ? kita tidak boleh langsung banyak gerak setelah makan atau kita akan terkena penyakit. " kata nya mengikuti kata kata tabib yang ada di Paviliun Obat Phoenix.


"Itu untuk manusia biasa bodoh !! Kita bisa sambil makan sambil berperang kalau mau. " kata Jiu Zhi sinis.


"Kenapa kau ini serius sekali ? Apa kau terlalu iri pada pasangan itu ? Ayo jujur saja pada ku ? aku tidak akan membocorkan informasi ini. " kata nya menggoda Jiu Zhi.


Pletakkk


Dia mengelus kepala nya yang di pukul oleh Jiu Zhi dengan sangat kuat. Dia memajukan bibir nya tampak sangat kesal.


"Kau !! Jahat sekali !! Dasar ular tua sensitif!" umpat nya kesal.


"Apa kau bilang ?!!" teriak Jiu Zhi marah.


"Diam kalian !! Masak yang benar !!" teriak Long Nie yang sedang berduaan dengan Zhu Hong.


"Halah, bilang saja kau takut terganggu.Tenang kami berdua tidak berniat menganggu kegiatan romantis kalian. " ejek nya.


Lalu kembali fokus pada masakan nya dan memasukkan beberapa tanaman tanaman yang berguna sebagai penyedap.


Aroma menggoda mulai menguar dan menarik perhatian semua orang, Li Xiu menatap dengan lapar ke arah harimau yang di panggang.


"Tunggu sebentar tinggal sentuhan terakhir dan aku akan selesai. " kata nya antusias.


"Jangan berebut, satu orang 2 harimau. Jangan bertengkar karena jika tidak cukup aku akan memasak kan lagi untuk kalian. " kata nya sambil tersenyum tipis.


Semua orang menurut dan mengambil masing masing 2 potong daging harimau. Semua orang makan dengan sangat lahap.


Dia tersenyum senang melihat ekspresi puas oleh orang yang memakan masakan nya. Dia melihat masih ada 2 harimau dan tersenyum.


Dia mengambil satu untuk nya dan yang satu lagi untuk Jiu Zhi. Dia memberikan lebih karena mereka berdua telah bekerja lebih keras dari yang lain.


3 jam berikut nya


Mereka telah merasakan dentuman kaki yang lumayan kuat, mereka mengeluarkan pedang mereka bersiap untuk melawan.


Zhang Wei menggoyang goyangkan kaki nya dan pinggang nya ke kanan dan ke kiri untuk melurus kan tubuh nya.


Dia mengelus perut nya yang sedikit membuncit dan tersenyum miring menghadap ke arah musuh nya akan datang.


"Saat nya berolahraga. Setelah perut kenyang dan hati senang, kita juga memerlukan olahraga untuk menyehatkan tubuh. " kata nya dengan bijak.

__ADS_1


Orang lain menatap nya dengan jijik melihat nya bersikap seperti itu, tapi dia hanya tersenyum percaya diri.


Mereka berjalan maju ke depan dan melihat pasukan kera bagian depan. Mereka tidak dapat melihat dengan jelas karena di tutupi oleh kabut.


"Guru sebaik nya kalian bertiga masuk ke dalam formasi. Pasukan kali ini tidak banyak hanya saja semua nya rata rata tingkat 1 dan 2 ranah jiwa !!" teriak Zhang Wei setelah berhasil menganalisis pasukan kera.


Bai Yi Ren, Yao Xin, dan Zhao Yang langsung mengikuti perintah nya dan masuk ke dalam formasi dengan bantuan Long Nie.


Dia maju dan mulai menyerang kera kera yang terlihat dari dalam kabut. Jiu Zhi tidak tinggal diam dan mulai mengeluarkan pedang andalan nya.


Li Xiu mengeluarkan cakar rubah nya yang sangat tajam dan mulai mencabik cabik musuh nya dengan kejam.


Long Nie maju ke dalam lautan kera tanpa mengeluarkan senjata apa pun. Long Nie pun di kerumuni oleh kera dari segala arah.


Long Nie telah mengeluar kan jurus nya dan dalam radius 300 meter ke depan dan samping nya berubah menjadi besi.


Zhang Wei memberi nya tepuk tangan sebentar sebelum kembali fokus dengan musuh musuh nya. Zhang Wei juga ikut jejak Long Nie dan meloncat ke tengah tengah musuh.


Dia memutar tubuh nya dan terbang rendah lalu membakar tanah yang dia pijaki tadi. Kera kera itu langsung meraung raung marah dan kesakitan karena api yang sangat panas dan membakar kulit mereka.


Meskipun kulit mereka sangat kuat dan tebal, mereka masih kesulitan untuk menahan api dari nya.


Dia harus menghemat tenaga dan Qi nya dengan baik karena nanti mereka masih belum menghadapi yang paling kuat.


Sebenar nya pasukan ini hanya sekitar 1.000 jadi dengan mudah mereka memusnahkan kera kera ini dan menunggu kera kera lain nya.


Dia mengangkat tubuh kera Kulit Baja yang sudah terbakar. Dia mengamati dengan mata nya yang tajam.


"Wah, jika ini di simpan maka ini akan sangat baik. Kulit mereka sangat baik untuk di tempa menjadi senjata yang berkualitas baik. " kata nya semangat.


"Hem, kulit mereka memang baik untuk di jadikan senjata. Kalau itu tidak perlu di dimensi rendah bahkan di dimensi menengah pun mereka masih memburu Kera Kulit Baja. " kata Zhu Hong santai.


"Kalau begitu sambil menunggu aku akan segera menyimpan nya. Mungkin aku bisa membantu kekuatan militer Provinsi Phoenix dan Kerajaan Vermilion. " kata nya lalu mengeluar kan cincin ruang yang kosong untuk menyimpan Kera Kulit Baja.


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bonus : 1/ 2


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA.


__ADS_2