PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
93. Batu Bintang


__ADS_3

Tapi di depan nya bahkan ada 5 binatang ilahi, belum lagi dengan Binatang mimpi buruk yang hari itu ia temui. Jika memikir kan nya terus maka ia akan gila karena penasaran.


Dia pergi ke tempat Toko Obat Purnama,saat sampai di sana Li Zhu pun datang untuk menghampiri nya.


Li Zhu terlihat membawa kertas panjang yang berisi kan rincian bahan apa saja yang di butuh kan.


"Tuan, kami telah membuat rincian ini. untuk gerbang, tuan kami menyarankan untuk mengguna kan batu api neraka tapi jika ingin yang lebih baik maka tuan bisa mengganti nya dengan batu bintang. " jelas Li Zhu


Batu Bintang merupakan batu yang bahkan lebih sulit di cari dari pada batu api neraka. Batu bintang sendiri memiliki daya tahan yang baik dan tidak mudah di hancur kan.


Batu bintang, memiliki ciri khas nya tersendiri yaitu warna batu yang berwarna biru dengan bintik bintik berwarna kuning terang.


Bintik bintik kuning tersebut akan bersinar pada malam hari. Batu bintang merupakan salah satu Batu paling baik.


Dia bisa merasa kan kalau ada tambang batu Bintang di Kerajaan Batu tapi akan membutuhkan waktu untuk mencari kebenaran nya.


Lagi pula ia harus mencari kebenaran tanpa di ketahui orang banyak, mengingat betapa langka nya Batu bintang.


Jika orang orang mendengar kan ada nya Batu bintang maka itu hanya akan membawa bencana bagi nya dan belum lagi orang orang yang sangat serakah.


Saat ini kekuatan nya masih rendah jika di banding kan dengan kekuatan para ahli di Kerajaan Gagak Emas.


"Jika aku ingin seluruh gerbang dan pagar menggunakan Batu bintang, kira kira berapa keping Batu bintang yang di butuh kan ?" tanya nya.


"Pintu gerbang dan pagar ?! " tanya Li Zhu terkejut, karena dia tahu sendiri kalau 1 keping Batu bintang seharga 500 koin emas.


"Kira kira membutuh kan sekitar 8 keping yang seharga 4.000 keping emas. " jawab Li Zhu.


"ya, itu harga yang cukup masuk akal. Aku ingin seluruh lantai menggunakan Kayu Pohon Besi. " kata Zhang Wei.


Kayu Pohon Besi sendiri memiliki harga yang lumayan mahal tapi tidak semahal Batu bintang, Kayu Pohon Besi memiliki kualitas yang baik. Satu keping kayu nya seharga 100 keping emas.


"Kayu pohon Besi ? Itu akan membutuh kan 20 keping yang seharga 2.000 koin emas. " kata Li Zhu.


"Ya, lalu Aku ingin seluruh bagian dalam dan bagian luar menggunakan Batu Api Neraka. "


Batu api Neraka memiliki harga 65 koin emas per keping nya. Hanya orang kaya yang bisa menggunakan Batu api neraka sebagai dinding nya.


"Jika seluruh nya menggunakan Batu api neraka maka akan membutuh kan seseharga 70 keping yang berarti seharga 4.550 koin emas. "


"Ya bagus lah, Dengan begini aku tidak akan mengeluar kan lebih dari 10.000 koin emas untuk bahan bangunan dan isi bangunan. "


"Sini beri kan pada ku kertas rincian itu, aku akab membeli nya di tempat bahan bangunan. " lanjut nya lagi.


Li Zhu pun memberi kan kertas rincian kepada nya, dia pergi ke toko bangunan tempat di mana barang barang untuk bangunan di jual.


"Selamat datang tuan. " kata pegawai yang bekerja di toko bangunan.


"Ya, Apa kah toko kalian ada jasa mengantar barang yang di pesan ?" tanya nya langsung.

__ADS_1


"Itu semua tergantung dengan berapa jumlah yang tuan beli, jika pembelian di atas 1.000 koin emas maka kami akan menyediakan layanan antar gratis."


"Hmm, Apa kah kau bisa mengantar ku untuk bertemu dengan pemimpin toko mu ?" tanya nya.


"Pemimpin toko ? Tuan toko hanya dapat di temui jika tuan memiliki permintaan khusus. " kata pegawai itu.


"Ya, aku memang memiliki permintaan Khusus. Aku ingin memesan 8 keping Batu bintang. Serta


20 keping kayu pohon besi dan yang terakhir aku ingin memesan 70 keping Batu api neraka. " kata nya santai.


Pegawai itu langsung terkejut saat mendengar pesanan nya, dia langsung pamit undur diri dan langsung berlari menuju ruangan pemimpin nya.


Pegawai itu pulang dengan wanita jparuh baya. Wanita paruh baya itu langsung terkejut saat melihat nya.


"Bukan kah kau tuan muda Zhang Wei ? Murid Nona Bai dan Tuan Yao ?" tanya wanita itu dengan gugup.


"Oh kau mengenal ku ? Ternyata aku cukup terkenal ya ? Baik langsung ke inti saja, aku ingin membeli beberapa barang yang cukup langka. " kata nya sambil menaik turun kan alis nya.


"Iya, aku sudah mendengar nya dari pegawai ku. Pertama tama kenal kan nama ku Xu Li, Aku dapat menyedia kan nya, hanya saja membutuh kan waktu. "Jelas Xu Li.


"Waktu ? berapa lama waktu yang kalian butuh kan ?"


"Kami membutuh kan waktu sekitar 3 sampai 5 hari. " Kata Xu Li ragu ragu.


"Kalau begitu ya sudah aku akan menunggu nya, Lalu aku akan membeli pasir sebanyak 50 karung dan Besi Tembaga 90 batang. "Dia menyebut kan satu persatu barang yang di butuh kan nya.


"Ya, baik lah. Ini adalah uang nya. " kata nya sambil memberi kan 1 tas koin emas.


Dia tersenyum puas, karena dengan potongan harga 62 koin emas maka hitung hitung biaya tukang bangunan sudah di gratis kan.


Orang dari toko bangunan ingin membantu nya mengantar kan barang barang yang dia beli tadi seperti besi dan pasir.


"Kalian tidak perlu melakukan nya, kalian telah memberi cincin ruang untuk membawa barang tersebut. " kata nya sambil memegang cincin ruang.


"Apa tuan yakin tidak perlu di bantu ?" tanya Zu Li sekali lagi.


Sebenarnya apa yang di kata kan oleh Zhang Wei benar, jika sudah di taruh di cincin ruang untuk apa di bawa kan lagi.


Hanya saja ada orang orang yang senang dengan layanan mereka karena biasa nya yang mengantar seperti ini pasti adalah wanita yang cantik dan seksi.


Jadi itu adalah penyebab Zhang wei menolak di antar kan. Dia merasa risih berdekatan dengan wanita yang tampak haus belaian.


Kecuali Fang Lin, mungkin itu karena dia telah terbiasa berdekatan dengan Fang Lin jadi tidak merasa risih.


"Ya, biar kan aku membawa nya sendiri. Aku hanya ingin kalian membawa barang yang tadi sudah ku pesan ke tempat Toko Obat purnama. Kalian bisa mencari orang yang bernama Li Zhu. "


"Baik lah, Terima kasih karena telah berbelanja di toko kami. Aku harap tuan kembali lagi kemari. " kata Xu Li sambil membungkuk kan badan nya.


Dia hanya mengangguk lalu pergi.

__ADS_1


"Selanjut nya adalah toko kayu, lalu penempa senjata. " gumam nya pelan.


Dia berjalan ke arah timur pasar dan menuju toko kayu yang terkenal di Provinsi Phoenix. Dia mendorong pintu yang terbuat dari kayu yang indah itu.


Lalu dia mencium sekilas kalau kayu mengeluar kan aroma yang sangat harum.


"Ada yang bisa saya bantu ?" tanya pegawai toko kayu.


"Aku ingin membeli pintu yang seperti kalian ini, aku akan membeli nya 6 pintu. " ucap nya semangat.


Sedang kan pegawai itu langsung terdiam dan menyuruh nya tunggu sebentar.


"Tuan ini adalah orang yang saya bilang tadi. " ucap pegawai laki laki itu pada lelaki muda di sebelah nya.


"Kau yang ingin membeli pintu seperti itu ?? Apa kau yakin bisa membeli nya ? sungguh menyedih kan !! Apa kau tidak tahu kalau itu terbuat dari Kayu Pohon Persik empat Musim !! Satu pintu itu berharga 300 koin emas ! apa kau sanggup membayar nya ?! Pergi lah !!" kata laki laki muda itu sombong.


Pegawai di sebelah nya tidak menyangka kalau tuan muda nya akan bersikap begitu kasar di hadapan para tamu. Dia sendiri tahu kalau pintu itu sangat berharga.


"Hmm ? aku datang ke mari untuk membeli barang bukan nya di hina anak anak ingusan. " kata Zhang Wei dingin sambil mengernyit jijik.


Sebenar nya ada alasan pemuda itu berteriak seperti itu, Pemuda itu mengenali seluruh tokoh tokoh berpengaruh di Provinsi Phoenix.


Tapi sayang sekali, dia bahkan tidak mengenali Zhang Wei.


"Memang nya kau pikir kau siapa ?! hanya seorang tersesat pergi lah !!" teriak pemuda itu lagi.


"Kau Pasti Lu Xu kan ? anak nya Lu Xin." tanya nya pelan


"Kalau kau sudah tahu pergi lah. Sebelum aku memanggil ayah ku untuk mematah kan tulang mu !" kata Lu Xuo sombong.


Tiba tiba terlihat lah Lu Xin yang berlari lari dari bagian dalam toko.


"Hai paman Lu, Aku ingin datang kemari untuk memesan barang, tapi anak mu seperti nya sangat mengecewakan ku. "


"Tuan.. tuan muda Zhang ! Maaf kan kelalaian Hamba !! Tuan Yao baru saja memberi kan pesan kepada ku kalau kemungkinan besar kau akan berkunjung hari ini. " kata Lu Xin gemetar.


Lu Xin menyenggol lengan anak nya dan bertanya apa yang terjadi.


"Xuo' er apa yang terjadi ? sampai sampai kau mengecewakan tuan Zhang !" teriak ayah nya.


Sedang kan Lu Xuo hanya terdiam dan menangis seperti orang idiot. Lu Xuo langsung memeluk ayah nya erat dan menatap Zhang Wei dengan ketakutan.


"Begini saja paman Lu, karena anak mu tidak ingin bercerita aku bisa menceritakan nya. Saat aku masuk aku tertarik dengan pintu itu lalu pegawai ini memanggil Lu Xuo. Lu Xuo datang dengan wajah sombong lalu berkata begini..... " dia menceritakan semua nya dan meniru gaya berbicara miliki Lu Xuo.


Lu Xin berkeringat dingin dan gemetaran, dia menatap anak nya dengan marah sekaligus iba. Dia marah karena anak nya dapat berbuat dengan begitu tidak sopan nya dan dia iba karena tidak tahu hukuman apa yang akan di alami oleh anak nya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕

__ADS_1


__ADS_2