PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
302. Permintaan


__ADS_3

Zhang Wei berjalan kembali ke kamar nya di temani oleh Qing Yu dan Xi Rong. Tapi tiba tiba di tengah jalan mereka di halangi oleh Fen Shengqi.


"Senior Fen, apa kah ada yang perlu ku bantu ?" Tanya nya.


"Hmm, aku tidak tahu apa kah kau akan setuju atau tidak." Kata Fen Shengqi dengan ragu ragu.


"Kalian berdua pergi lah dulu, aku akan berbicara sebentar dengan senior Fen. " Ucap nya yang di angguki oleh Qing Yu dan Xi Rong.


Kedua wanita itu kembali ke kamar mereka masing masing dan menyisakan dia berdua dengan Fen Shengqi.


"Ayo masuk dulu, aku akan menyiapkan teh untuk mu." Ucap nya dengan sopan karena bagai mana pun umur Fen Shengqi jauh lebih dewasa dari nya.


"Baik, terima kasih Zhang Wei. Maaf merepot kan mu." Kata Fen Shengqi.


"Tidak apa apa, silakan di nikmati. Teh itu adalah buatan ku sendiri. " Ucap nya sambil menuang kan teh ke cangkir kecil.


Dia tidak berbohong soal asal mula teh itu, dia memetik nya sendiri di dalam dimensi Furong dan mencampur nya dengan beberapa ramuan langka.


Ini membuat rasa nya sangat enak, harum dan menyegar kan. Ini sangat baik untuk pemulihan, dia ingin sekali membuat dalam jumlah besar tapi sayang nya , bahan bahan nya tidak cukup.


"Bagai mana dengan rasa nya ?" Tanya nya dengan antusias.


"Apa kah ini benar benar teh buatan mu ? Ini sangat enak dan juga mirip dengan rasa teh buatan ibu ku. " Kata Fen Shengqi sambil kembali menyeruput teh nya.


"Aku senang apa bila senior Fen menyukai nya, aku memang membuat sendiri. Aku tidak tahu kalau rasa nya mirip dengan buatan mendiang ibu senior Fen. " Kata nya dengan tenang.


"Bagai mana kau bisa tahu kalau ibu ku sudah tiada ? Tidak banyak orang yang mengetahui asal usul ku ?" Tanya Fen Shengqi terkejut.


"Senior Fen sangat terkenal, tidak sulit untuk mencari tahu informasi itu dengan sedikit usaha. Jangan salah paham, aku hanya ingin menjadi lebih dekat dengan kalian. " Kata nya dengan senyum tipis.


Dia menyesap teh nya dengan gaya yang anggun.


"Aku percaya pada mu, lalu bagai mana dengan masa lalu mu ? Aku mencari berbagai informasi tapi tidak mendapat kan satu pun informasi tentang diri mu. " Kata Fen Shengqi.


"Aku ? Tidak ada yang menarik dari masa lalu ku. Aku seorang putra angkat dari tetua klan kota kecil di dimensi bawah berubah menjadi diri ku yang sekarang. " Kata nya sambil terkekeh.


"Bagai mana dengan orang tua asli mu ? Bukan kah kau harus nya sudah bertemu dengan mereka ? Aku pernah mendengar ini dari Xu Rong dulu. " Kata Fen Shengqi dengan penasaran.


"Orang tua ku hanya 1 , yaitu ayah angkat ku. Selain itu, sebaik nya senior Fen jangan percaya. Ayah angkat ku sudah meninggal jadi bisa di bilang aku ini anak Yatim Piatu. " Kata nya dengan tenang tanpa emosi apa pun.


Dia sudah melepas kan seluruh emosi nya terhadap kedua orang tua nya yang asli, sekarang mereka hanya lah orang asing yang tidak berhutang sama sekali.


Dia di lahir kan oleh mereka dan dia menyelamat kan nyawa mereka. Tidak ada hutang budi lagi di antara mereka.


Sejak dia pergi dari rumah itu, hubungan antara orang tua dan anak di antara mereka telah sepenuh nya terputus.


Seseorang dapat di kendali kan oleh orang lain karena ketakutan dalam hati nya. Jadi bahkan jika itu bukan di kendalikan oleh orang lain, itu masih lah keinginan orang tua nya.


"Ah lebih baik tidak perlu membahas nya lagi. Tidak ada yang penting dari hal itu. " Ucap nya.


"Tapi aku ingat, Xu Rong ada mengirim kan salah satu Jenderal Iblis untuk datang ke Dimensi Darah Besi untuk mengendalikan seseorang. Apa mungkin itu terjadi dengan mu ?" Tanya Fen Shengqi dengan sangat sangat penasaran.


"Jenderal Iblis sangat penting untuk bangsa Iblis saat itu dan Jenderal Iblis tidak kembali lagi, itu merupakan pukulan berat bagi kami saat itu. " Kata Fen Shengqi sambil menghela nafas.


"Senior Fen, anda adalah bawahan Xu Rong pada saat itu. Bagai mana mungkin anda tidak tahu ? Apa lagi anda adalah 7 Iblis Besar, bagai mana mungkin kau tidak tahu apa yang di lakukan oleh Xu Rong ?" Tanya nya dengan tajam.


"Jangan salah paham, aku tidak terlalu dekat dengan Xu Rong dulu. Aku hanya dekat dengan Abbadon, karena dia adalah penolong ku. Aku berpikir, jika dia sudah keluar maka , apa lagi yang akan ku kejar. Awal nya aku berpikir untuk hidup tenang bersama dengan keluarga baru ku. " Kata Fen Shengqi dengan tatapan sedih.


"Senior Fen, kau terlalu naif untuk berpikiran tentang kedamaian. Dengan status dan kekuatan yang kau miliki, kedamaian hampir tidak mungkin. " Ucap nya sambil mendengus pelan.


"Setelah kau mengatakan ini, aku menyadari betapa naif nya aku dan betapa pendek nya pikiran ku saat itu. Untung saja Qing Yu datang dan memberi ku tawaran untuk bergabung dengan Para Dewa. " Kata Fen Shengqi sambil menghela nafas.


"Qing Yu memang orang yang cepat tanggap, lagi pula ini menguntungkan kedua pihak. Dengan begini, kedamaian sementara mungkin bisa di wujud kan, jadi apa yang kau ingin kata kan pada ku, Senior Fen ?" Tanya nya dengan halus.


"Emh, jadi begini, calon istri ku sudah berumur 16 tahun dan belum memiliki kultivasi. " Kata Fen Shengqi dengan kesulitan.


Dia tetap diam dan menunggu kelanjutan dari kata kata pria di depan nya ini, meski pun sudah memiliki umur lebih dari 100 tahun tapi wajah Fen Shengqi masih sama dengan pria berumur 20 tahun.


Mungkin karena kultivasi nya yang sangat tinggi dan memungkin kan nya untuk hidup beberapa ratus tahun lagi.


"Aku ingin meminta mu untuk meminjam kan dimensi mu untuk membiar kan nya berlatih. Aku dengar kau memiliki dimensi Keabadian dan satu dimensi Lagi yang memiliki waktu 1 bulan sama dengan 1 hari. " Ucap Fen Shengqi.


"Apa kah Qing Yu yang merekomendasikan mu ?" Tanya nya.


"Ya, dia bilang mungkin kau bisa membantu ku. " Kata Fen Shengqi.


"Baik lah kalau begitu, aku akan memberi senior dua pilihan. Pertama, Senior ingin ikut dengan ku atau Senior ingin aku membuat kan sebuah pintu tapi membutuh kan waktu ?" Tanya nya sambil memain kan cangkir nya.


Lagi pula, kedatangan Fen Shengqi ke dalam dimensi Furong tidak merugikan nya sama sekali justru membuat nya merasa lebih baik.


"Itu akan merepot kan mu jika aku harus menyuruh mu membuat kan pintu lain, tapi jika aku ikut dengan mu aku tidak keberatan tapi calon istri ku memiliki keluarga. " Kata Fen Shengqi.


"Jika keluarga calon istri mu tidak keberatan maka mereka semua bisa tinggal di dalam dimensi ku dan ber kultivasi. Lagi pula, aku merasa dimensi ku terlalu sepi. " Kata nya.


"Terima kasih banyak Zhang Wei, aku pasti akan membantu mu. " Fen Shengqi langsung berniat untuk berlutut di depan kaki nya, tapi dia sudah terlebih dahulu menahan.


"Jangan terlalu sungkan senior Fen, kita adalah rekan seperjuangan. " Ucap nya sambil tersenyum tipis.


Fen Shengqi mengangguk dan membungkuk dalam pada nya sebelum berjalan ke arah pintu.


"Senior Fen, istri mu memiliki elemen apa ?" Tanya nya.


"Jika aku tidak salah maka dia seharus nya memiliki Elemen Es, tapi sayang nya tidak menemukan tempat latihan yang tepat. Memang nya kenapa ?" Tanya Fen Shengqi dengan bingung.


"Tidak apa apa, aku akan membuat kan nya sebuah dimensi khusus yang dingin sekalian untuk bawahan ku. " Dia tidak bisa tidak memikir kan Zhang Binghua.


Sebenar nya Qilin Es itu sangat kasihan, meski pun tinggal di utara sangat dingin tapi setiap tahun pasti bulu nya rontok parah, dan jika itu sudah terjadi maka Qilin Es itu pasti akan mengeluh secara terus terusan.


"Tapi itu akan merepot kan mu. " Tolak Fen Shengqi dengan halus.


"Tidak apa apa, binatang ku bulu nya akan rontok jika tidak mendapat kan tempat dingin jadi aku akan membuat kan nya sebuah tempat khusus. " Kata nya dengan tenang.


"Baik lah jika kau sudah memutus kan , aku sangat berterima kasih pada mu karena sudah melakukan ini. Aku pasti akan membalas budi baik yang telah kau beri kan. " Kata Fen Shengqi sambil menangkup kan tangan di depan dada.


"Senior Fen terlalu sungkan. " Balas nya sambil ikut menangkup kan tangan di depan dada.

__ADS_1


Fen Shengqi pun pamit sedang kan dia duduk dan memfokuskan diri untuk membuat dimensi yang baru.


Dia merasa ada sesuatu yang sangat dingin berada di sebelah nya, ketika dia membuka mata dia melihat kalau Zhang Binghua yang sedang menatap nya dengan penuh keluhan.


Saat ini, kondisi Zhang Binghua sangat buruk dengan bulu nya yang terlihat kering dan rontok serta kusut.


"Apa yang terjadi pada mu ?" Tanya nya dengan khawatir.


"Ini adalah akhir tahun di dalam dimensi dan membuat ku kembali mengalami hal buruk ini. Kau harus memberi keadilan pada ku. " Kata Zhang Binghua sambil mengomel.


"Tenang, aku akan membuat kan satu dimensi untuk mu sekarang. Nah, sekarang aku butuh bantuan mu. Salur kan rasa dingin mu pada ku dan aku akan membuat kan mu dimensi yang penuh salju. " Kata nya.


"Apa kau berjanji ?" Tanya Zhang Binghua dengan tatapan tidak yakin.


"Untuk apa aku berbohong pada mu ? Apa menurut mu aku membutuh kan aura dingin dari mu ? Apa menurut mu aku mau menjadi patung es secara sengaja ?" Tanya nya sambil mendengus.


"Baik lah baiklah, aku tidak akan meragukan mu. Hore ! Aku akan memiliki dimensi pribadi. " Kata Zhang Binghua dengan senang dan bersemangat.


"Kau tidak akan sendirian, Senior Fen dan Calon istri nya akan tinggal di sana juga. Aku yakin Yin Yi juga akan melakukan itu dan Yan Yi akan tinggal di dimensi Taiyang. " Kata nya dengan santai dan tanpa rasa bersalah.


Wajah senang Zhang Binghua langsung lenyap dan di ganti kan oleh wajah kesal.


"Kenapa aku harus berbagai tempat dengan orang lain ? " Tanya Zhang Binghua dengan penuh keluhan.


"Kau akan mati kesepian karena berada di sana sendirian. Aku bahkan berniat untuk memasuk kan beberapa binatang bersalju yang ku dapat kan dari Gua Kematian untuk menemani mu. " Ucap nya.


"Kau ! Aih, sudah lah demi bulu ku yang cantik. aku tidak akan mengeluh lagi. " Kata Zhang Binghua sambil mendengus.


"Lagi pula, dimensi ini pasti besar. Apa kau yakin ingin tinggal sendirian ? Kau ingin mati membeku dengan rasa sepi ? Kau mungkin tidak akan beku tapi apa kau sanggup untuk merasa kesepian dalam jangka waktu yang lama ? Aku ingin melihat, kau tahan berapa lama sampai akhir nya kau mati bunuh diri. " Umpat nya pada Zhang Binghua.


Dia mengatur nafas nya dan menurun kan kemarahan nya. Zhang Binghua ini bahkan makan sesuatu yang lebih baik dari nya.


Semua tempat tinggal nya harus bersih bahkan hampir menyamai perawatan seorang Raja, sebenar nya yang pemilik adalah dia atau Binghua.


Jika seseorang melihat tampilan Zhang Binghua maka mereka tidak akan percaya sama seperti diri nya pas pertama kali, tapi dia tahu kalau Zhang Binghua adalah orang yang sangat perfeksionis.


"Zhang Wei, maaf kan aku karena selalu membuat mu merasa repot. Ini adalah sifat bawaan ku, aku tidak bisa menghilang kan nya, aku juga merasa tersiksa dengan sikap seperti ini. " Kata Zhang Binghua sambil membujuk nya dengan wajah imut.


Dia pernah dengar kalau bangsa Qilin memang memiliki harga diri yang tinggi, jadi bisa di bilang itu adalah sifat bawaan mereka.


Seketika rasa bersalah membanjiri hati nya karena sudah memarahi Zhang Binghua yang mungkin juga bukan sepenuh nya kesalahan Qilin es itu.


"Maaf kan aku juga karena langsung marah marah tadi dan tidak memikir kan perasaan mu. Aku tahu pasti akan sangat tidak nyaman apa bila bulu mu rontok parah. " Ucap nya dengan penuh rasa bersalah.


"Aku lah yang salah, aku seharus nya meminta maaf pada mu. Aku berjanji, kalau aku tidak akan memerintah mu lagi di masa depan. Aku tidak yakin bagai mana nasib ku apa bila aku berada di tangan orang lain. " Kata Zhang Binghua sambil bergidik ngeri.


Tidak semua orang memiliki kesabaran seperti yang di milik oleh Zhang Wei . Bahkan terkadang, semakin berbakat seseorang maka kesombongan nya akan menutupi langit.


Dulu Zhang Binghua juga merasa kalau seluruh orang yang memiliki bakat baik pasti sombong tapi ketika bertemu dengan Zhang Wei, dia merasa kalau itu semua salah.


Seluruh pandangan nya berubah apa lagi dengan seluruh orang yang berada di sekitar Zhang Wei, di sekitar Zhang Wei tidak ada yang memiliki bakat buruk tapi mereka tidak pernah sombong seperti yang di ketahui oleh nya.


Jika dia dengan sifat bawaan seperti ini maka mungkin saja dia telah di bunuh oleh orang lain yang memiliki kesombongan tingkat tinggi.


"Baik lah kalau begitu, ayo kita lanjut kan. " Kata Zhang Wei, dia meraih kaki Zhang Binghua dan mulai proses pembuatan dimensi.


Jadi bisa di bayang kan betapa dingin nya tubuh Zhang Binghua dan dapat membuat air menjadi es dapat waktu singkat, tapi Zhang Wei yang di sebelah nya berkeringat seolah olah sedang berada di padang gurun.


Tubuh Zhang Wei terasa sangat panas, itu adalah reaksi alami tubuh nya dan tidak membahayakan diri nya. Mungkin karena tadi suhu tubuh nya terlalu dingin.


Tidak terlalu lama, dia kembali membuka mata nya tapi pemandangan di sekitar nya telah berubah. Yang dia lihat hanya lah tanah putih dan tumpukan putih.


Di sebelah nya ada Zhang Binghua, suhu tubuh nya langsung menurun drastis dan membuat nya gemetar kedinginan.


Dia mengeluar kan pakaian musim dingin untuk menyelimuti diri nya sendiri, beberapa lapisan pakaian dia guna kan.


Zhang Binghua tampak sangat bahagia dengan tempat ini, bulu yang sebelum nya rontok parah akhir nya tumbuh kembali dengan lebat.


Dia merasa kalau ada seseorang yang memanggil nya sehingga dia langsung memejam kan mata dan berkonsentrasi.


Di dalam pikiran nya, ada sebuah kertas yang sudah sangat usang dan terbuat dari kulit hewan, dia melihat ada tulisan yang kosong.


Nama Dimensi :


Waktu Dimensi :


Ukuran Dimensi : 10.000 m²


Pemilik Dimensi : Zhang Wei


Dia pun yang melihat ini segera mengisi nya dengan serius, yang satu mengisi dengan Nama Dimensi Bing yang arti nya Dimensi Es.


Sedang kan yang satu lagi dia mengisi, 1 bulan di dalam dimensi sama dengan 1 hari di dunia nyata. Kertas usang itu tampak mengeluar kan sebuah cahaya sebelum menghilang dan tersimpan.


Pandangan nya kembali normal di dalam dimensi Bing, sekarang ia memiliki 4 Dimensi, 3 yang ia buat sendiri dan 1 adalah milik orang lain.


Dia tidak tahu siapa yang membuat Dimensi Keabadian, dengan luas yang mencapai lebih dari 1.000.000 m² . Itu adalah hal yang sangat menakjubkan, bahkan hampir menyamai sebuah dimensi.


Di tambah lagi dengan Qi yang ada di dalam dimensi maka itu adalah sesuatu yang benar benar langka, dia bisa tahu kalau itu adalah buatan orang karena memiliki tuan.


Hanya saja, dia tidak bisa melihat nama tuan itu dengan kultivasi nya yang masih sangat rendah.


"Bagai mana apa kah kau senang dengan tempat ini ?" Tanya nya pada Zhang Binghua yang berlari larian di dalam dimensi.


"Ya, sangat senang sekali ! Aku yakin, kekuatan ku akan bertumbuh banyak !" Kata Zhang Binghua dengan sangat bersemangat.


"Maaf kan aku karena tidak memberikan mu tempat yang layak selama ini. " Ucap nya dengan rasa bersalah.


"Jangan bilang begitu, itu akan membuat ku sedih. Aku tahu kalau kau sangat sibuk belakangan ini dan sekarang baru sempat untuk membuat kan ku tempat tinggal. Lagi pula, aku juga tidak pernah menjelaskan secara spesifik kenapa bulu ku bisa rusak jika di tempat panas. " Kata Zhang Binghua sambil menghela nafas.


"Ini bukan hanya sekadar masalah bulu, hanya saja ini berkaitan dengan esensi murni ku. Esensi ini akan berkurang untuk beberapa waktu jika berada dalam waktu yang lama di tempat yang panas, dengan esensi ini lah aku bisa hidup, jadi biasa nya demi mempertahan kan agar seluruh tubuh ku sehat, esensi ku memutus kan untuk berhenti mengaktifkan pertumbuhan bulu ku. " Kata Zhang Binghua sambil menghela nafas sejenak.


"Ini seperti kita mempunyai makanan terbatas dan hanya di beri kan pada yang penting penting saja, karena bulu ku termasuk yang tidak terlalu penting jadi itu lah yang terjadi. " Kata Zhang Binghua dengan sedih.


"Kenapa kau tidak mengatakan nya dari awal jika itu melukai mu ?" Tanya nya dengan khawatir, dia paling tidak bisa jika melihat orang yang berada di dekat nya terluka.

__ADS_1


"Tidak apa apa itu tidak akan membahayakan jika tidak terlalu lama, aku mungkin akan tertidur dalam waktu yang lama untuk memulihkan esensi murni ku. Ini semua terjadi karena tubuh ku masih lemah, jadi aku pasti akan lebih kuat ketika bangun. " Kata Zhang Binghua dengan senyum tulus nya sebelum jatuh ke tanah dan tertidur dengan nyenyak.


Dia menggendong tubuh kecil Zhang Binghua dan menidur kan nya di bawah pohon yang terlapis salju. Dia menatap Zhang Binghua dengan tatapan rumit, bagai mana pun Qilin Es ini telah mengikuti nya sejak dia masih muda.


Dia pun memilih untuk kembali ke dunia nyata , baru saja meminum teh nya dengan pikiran yang kacau, sudah ada yang kembali mengetuk pintu nya.


"Apa kah hari ini aku begitu sibuk ? Sangat jarang aku menerima banyak tamu dalam satu hari. " Gumam nya sebelum berjalan menuju pintu.


Ketika membuka pintu, tatapan nya bertabrakan dengan seorang pria yang di kenal nya. Dia tidak akan menyangka kalau yang mengetuk pintu nya adalah pria ini.


"Tuan Muda Yuanzheng, aku tidak menyangka kalau kau akan bertamu ke tempat ku. Silakan masuk. " Ucap nya mempersilakan pria di depan nya untuk masuk.


Pria itu tidak lain tidak bukan adalah Yuanzheng Yuwen, kekasih Xue Fenghuang yang selalu memancar kan aura misterius.


Dia menyajikan teh pada Yuanzheng Yuwen dan duduk berhadapan.


"Tuan Muda Yuanzheng, apa kah ada yang perlu ku bantu ?" Tanya nya dengan tenang tapi tidak kehilangan kewaspadaan.


"Tuan Muda Zhang, maaf karena telah membuat mu merasa terganggu di malam malam seperti ini. Aku memang ingin meminta bantuan mu. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan lugas.


"Jika aku boleh tahu, maka bantuan apa yang di perlu kan Tuan Muda Yuanzheng dari ku ?" Tanya nya dengan hati hati tapi tidak menghilang kan aura mulia dan anggun nya.


Pria di depan nya ini sangat misterius yang dia yakini bukan seseorang yang sederhana.


"Boleh kan aku melihat pedang dan seruling yang Tuan Muda Zhang guna kan tadi ? Aku melihat nya mirip dengan milik seseorang yang telah ku cari selama ini. " Kata Yuanzheng Yuwen.


"Oh maksud mu ini ? Aku ingin tahu, siapa yang di cari oleh tuan muda Yuanzheng ? Mungkin kami berjodoh karena memiliki senjata yang mirip. " Canda nya.


Dia mengeluar kan Seruling Kematian dan Pedang Jiwa Naga. Yuanzheng Yuwen tampak mengangkat nya dan melihat nya dengan tajam.


"Ini adalah pedang yang sama dengan milik nya, bila aku boleh tahu dari mana tuan muda Zhang mendapat kan kedua benda ini ? Orang yang ku cari memiliki marga Han. " Kata Yuanzheng Yuwen.


Tubuh nya menegang ketika mendengar nama Han, itu secara kebetulan atau tidak mungkin berhubungan dengan Han Feng.


Dia menatap Yuanzheng Yuwen dengan dalam seolah olah menembus masa lalu.


"Kalau aku boleh tahu hubungan apa yang Tuan Muda Yuanzheng miliki dengan Tuan Han ini ?" Tanya nya dengan hati hati.


Dari yang dia ketahui, Han Feng memiliki banyak musuh di sepanjang hidup nya dan mungkin saja Yuanzheng Yuwen termasuk.


Kewaspadaan nya meningkat kalau melihat Yuanzheng Yuwen yang tidak langsung menjawab pertanyaan nya.


"Dia adalah Senior yang menolong ku ketika aku berumur 12 tahun dari serangan bandit. Jika Tuan Muda Zhang mengenal Tuan Han maka anda pasti tahu kalau ada dimensi yang lebih tinggi dari tempat ini, dan dari sana lah aku berasal. Aku di beri kan benda ini ketika dia menolong ku. " Kata Yuanzheng Yuwen sambil mengeluar kan sebuah batu Giok dengan ukuran yang bertuliskan 'Han'


'Apa kah dia bisa di percaya?' Tanya nya pada Han Long Chun, bagai mana pun Naga itu sudah mengikuti Han Feng dalam jangka waktu yang sangat lama.


'Aku ingat dia sekarang ! Dia ternyata adalah bocah ingusan yang di tolong oleh Han Feng 200 tahun lalu.' Kata Han Long Chun dengan penuh semangat.


'Bagai mana mungkin 200 tahun ? Dia tampak seperti 25 tahun ?' Tanya nya tidak percaya.


'Aku yakin itu adalah dia, coba kau tanya saja. ' Kata Han Long Chun.


"Tuan Muda Yuanzheng, aku memang pernah mendengar tentang tuan Han ini dan aku sendiri belum pernah berhubungan langsung dengan nya. " Ucap nya dengan setengah jujur.


Tidak bisa di bilang berbohong karena ketika dia lahir, Han Feng sudah meninggal dan hanya menyisakan sisa sisa Jiwa.


"Bisa kan kau memberi tahu ku di mana keberadaan nya ?" Tanya Yuanzheng Yuwen masih tidak menyerah.


"Dia sudah meninggal 100 tahun lalu, apa kah anda tidak mengetahui soal ini Tuan Muda Yuanzheng ? Jika tidak, bagai mana mungkin aku bisa memiliki senjata yang di miliki oleh Tuan Han ?" Tanya nya.


"Kau benar, aku terlalu gembira ketika mendapat kan petunjuk tentang nya. Tapi sayang nya dia sudah meninggal. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan sedih.


"Tuan Muda Yuanzheng, mungkin pertanyaan ku kali ini akan sedikit menyinggung mu. " Ucap nya dengan ragu ragu.


"Aku tahu, itu pasti tentang umur ku. Umur ku memang 25 tahun, tapi ini karena sesaat setelah bertemu dengan Tuan Han, aku menemukan sesuatu yang tak terduga yang menghentikan umur ku sampai baru baru ini. Jadi umur ku sekarang baru 25 tahun, memang agak aneh tapi itu lah kenyataan nya. " Kaya Yuanzheng Yuwen sambil menaik kan bahu.


"Kau mendapat kan banyak keberuntungan Tuan Muda Yuanzheng, mulai dari menghentikan umur sampai bertemu dengan Tuan Han yang hebat, aku sangat kagum dengan mu. " Ucap nya dengan rendah hati.


"Kau terlalu rendah hati Tuan Muda Zhang, kau memiliki 2 senjata dari milik Tuan Han. Teh nya sangat enak, aku akan berkunjung di masa depan jika Tuan Zhang tidak keberatan. " kata Yuanzheng Yuwen.


"Aku akan dengan senang hati dan bertukar pikiran dengan Tuan Muda Yuanzheng. " Ucap nya.


"Kalau begitu, Tuan Muda Zhang aku pamit dulu. Mohon maaf karena sudah menganggu waktu mu di malam malam seperti ini. " Kata Yuanzheng Yuwen sambil menangkup kan tangan di depan dada.


Dia melakukan hal yang serupa , Yuanzheng Yuwen berjalan menuju pintu.


"Tuan Muda Yuanzheng, jika anda ingin tahu lebih banyak tentang Tuan Han maka anda bisa mencari nya dari Senior Qian. " Kata nya dengan tenang sebelum menutup pintu kamar nya.


Meski pun di sebut kamar, ini lebih mirip dengan paviliun pribadi dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan halaman yang luas.


Dia bahkan memiliki kolam air hangat sendiri dengan dua kamar, dia awal nya di beri kan 3 pelayan tapi dia menolak karena menurut nya dia masih sehat dan bisa memenuhi kebutuhan nya sendiri dengan kedua tangan dan kaki nya.


Dia membuka pakaian atas nya dan mulai berjalan menuju kolam air panas, kolam ini hanya setinggi dada nya.


Dia merasa seluruh tubuh nya terasa sangat santai dan memiliki kenikmatan tersendiri, itu tidak dapat di lukis kan dengan kata kata.


Di udara yang sangat dingin sehingga sangat nyaman untuk berendam di sini, hampir sama seperti saat berada di atas tubuh Zhang Huo.


"Zhang Wei, apa kah menurut mu pria tadi memiliki niat jahat ?" Tanya Han Long Chun yang sedang duduk di tepian kolam.


"Dia ? Yuanzheng Yuwen ? Dia seperti nya tidak memiliki niat jahat, hanya saja hati manusia tidak dapat di tebak dan sangat cepat berubah. Belum terlambat untuk memastikan nya di masa depan. " Ucap nya dengan bijak.


"Kau benar, dia masih sangat abu abu. Kau harus berhati hati dengan nya, meski pun dulu Han Feng pernah membantu nya, bukan berarti dia adalah orang baik. " Kata Han Long Chun memperingati nya.


"Tenang saja, bahkan tanpa kau peringat kan aku juga akan hati hati dengan nya. Aku tidak akan ceroboh dalam hal ini, aku saat ini harus membuat hubungan ku dengan Han Feng menjadi abu abu atau kalau tidak itu akan membuat masalah pada ku. " Kata nya dengan tenang.


"Bagus kalau kau mengerti, untuk saat ini buat hubungan mu dengan Han Feng se kabur mungkin. Kami di masa lalu sering membuat keributan dan menimbul kan banyak musuh, banyak sekali musuh berkulit domba. Kau harus sangat hati hati sekali, Zhang Wei. " Kata Han Long Chun dengan khawatir.


"Tenang lah, selama ini, apa kah aku pernah mengecewakan mu ? Apa kah aku pernah melakukan sebuah kesalahan dalam hal seperti ini ? Aku adalah orang yang sangat menghargai nyawa ku sendiri. Aku menganggap ini bukan hanya untuk misi balas dendam saja tetapi misi untuk melindungi nyawa. " Ucap nya.


"Bagus, aku memang tidak pernah salah dalam memilih tuan. Aku percaya pada mu, aku tidak akan menasehati mu lagi. Hanya satu permintaan ku, jangan percaya dengan orang orang di dimensi Tertinggi dengan mudah. Bukti kan kalau mereka benar benar tulus, baru lah kau bisa dekat dengan orang ini. Tentu saja aku akan membantu mu, jika itu ternyata adalah musuh kami di masa lalu. " Kata Han Long Chun.


"Baik, aku akan mengikuti mu Guru Han !" Ucap nya dengan pura pura hormat dengan menaruh tangan nya di depan dada.


Mereka berdua tertawa ringan dan menikmati malam sambil memandang bulan di dalam kolam air panas.

__ADS_1


(Note : Ini adalah chapter paling panjang dengan 4000 + kata !! Jangan lupa untuk like dan comment ya teman teman !)


__ADS_2