PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
270. Pernikahan & Pembunuhan


__ADS_3

Nangong Ling menggunakan hiasan rambut yang sangat indah membuat nya tampak lebih cantik di bawah sinar matahari yang tidak terlalu terik.


Kulit nya bersinar dengan indah, di tambah lagi dengan senyuman tipis nya yang membuat banyak pasukan lotus pria yang merasa kan patah hati.


Tapi ketampanan Zhang Luo mampu menandingi penampilan Nangong Ling, dia tersenyum lebar sambil menatap Hu Yin yang terlihat biasa saja.


Seperti tidak merasa kan sakit hati, Hu Yin hanya tersenyum lebar tanpa paksaan. Pernikahan kedua nya berlangsung dengan megah dan di penuhi dengan perasaan bahagia.


Rasa sedih menyusup ke dalam hati nya karena melihat ini, karena dia sedang tidak bersama dengan kekasih nya.


"Aku pasti akan segera bertemu dengan kalian lagi. " Gumam nya dengan pelan.


Masalah nya, dia tidak tahu standar apa yang si ingin kan oleh Qian Xun sampai pria tua itu mengajak nya untuk kembali.


Di sisi lain, di dimensi peri


Wang Xirong yang kekuatan nya telah berkembang pesat mendatangi keluarga nya. Perasaan campur aduk memenuhi hati nya, dia akan melihat reaksi keluarga nya.


Jika mereka masih arogan seperti dulu, maka dia akan menghancurkan nya. Tangan nya mengepal erat mengingat betapa banyak nya hinaan yang di terima nya saat masih kecil.


Dia adalah putri istri resmi ketua ras peri hutan ! Tapi kenyataan nya, dia bahkan hidup lebih buruk dari pada seorang pelayan paling rendah.


Hidup nya benar benar keras, saudara tiri nya begitu membenci nya dan ayah nya tidak memperdulikan nya.


Dia yang dulu, masih lemah dan hanya dapat bertahan. Awal nya, sebelum meninggal ibu nya berpesan untuk membalas kejahatan dengan kebaikan.


Tapi dia tahu kalau itu tidak berlaku di dunia persilatan yang sangat kejam.


"Mungkin itu lah kau cepat sekali pergi ibu, apa kah kau tidak sadar dengan sikap penuh belas kasih mu itu kau telah menyulit kan putri mu ini ?" Gumam Wang Xirong dengan marah.


"15 tahun ! 15 tahun, aku bertahan di rumah terkutuk ini. " Lanjut nya dengan penuh dendam menatap rumah sederhana yang kebanyakan terbuat dari kayu.


Dia lalu menaik kan lengan pakaian nya dan terlihat lah bekas cambukan yang begitu mengerikan.


"Ini kah yang kau maksud dengan membalas kejahatan dengan kebaikan ? Aku tidak setuju ! Aku ingin mereka mati, aku ingin mereka merasa kan betapa menyakit kan nya menjadi diri ku !" Raung nya di depan makam ibu nya.


Makam ibu nya ini terletak di bagian belakang gunung, sehingga dia tidak takut ada yang menganggu makam ini.


"Maaf kan aku ibu, tapi jika ayah tidak merubah sikap nya maka aku tidak akan mengampuninya ! Selama hampir 10 tahun, aku sengaja berlatih menggunakan cambuk supaya aku bisa membalas dendam pada mereka. " Kata nya dengan mata yang penuh dendam.


Sebenar nya tidak hanya di tangan nya, ada beberapa bekas cambukan di bagian punggung nya. Tapi itu semua telah menjadi lebih baik berkat obat yang di beri kan oleh Zhang Wei.


Dia berdiri dan menyeka air mata nya, lalu menyeringai dan menyimpan cambuk nya di saku celana nya.


"Ayah, kau lah yang memberi luka ini. Maka kau harus membayar mahal untuk itu. " Gumam nya sambil menyeringai, dia berjalan turun dari gunung dengan pakaian yang berbeda. Xirong mengubah wajah nya berubah menjadi penuh luka.


Sesampai nya di pintu gerbang, dia langsung di tahan oleh penjaga.


"Anda tidak boleh masuk !" Kata penjaga itu dengan tegas.


"Jangan menghalangi langkah putri ini !" Kata nya dengan angkuh sebelum menunjuk kan pelat pengenal nya.


Kedua penjaga itu memasang wajah masam , tapi mau tidak mau membuka pintu masuk untuk nya.


"Untuk apa anak pembawa sial itu kembali lagi ?" Bisik salah satu penjaga.


"Entah lah, mungkin dia telah kehabisan uang ? Dia adalah orang paling tidak berguna dalam sejarah kita." Kata yang lain.


"Jika aku menjadi ayah nya maka aku sudah akan menendang nya. " Kata yang pertama dengan berlebihan.


Wang Xirong yang mendengar itu tersenyum dingin.


Dia langsung memasuki aula tetua, pelayan pelayan yang melihat nya mengejek nya habis habisan.

__ADS_1


Dia tersenyum melihat ayah nya dan para selir nya yang sedang duduk dengan wajah menjijikkan mereka.


"Ayah, sudah lama sekali tidak bertemu. " Suasana yang sebelum nya riang berubah menjadi dingin.


"Xirong ? Kenapa kau pulang ?" Tanya ayah nya dengan datar.


"Tentu saja, bukan kah tidak salah untuk merindukan ayah ku ?" Tanya nya dengan senyum palsu.


"Pergi dan tak usah kembali lagi ! Lihat lah kakak mu, dia sudah mencapai Petit Kaisar di umur 30 tahun ! Adik perempuan mu, sudah mencapai Petir Surgawi puncak di umur nya yang baru 21 tahun. Lihat lah diri mu sendiri, kau tidak pantas untuk masuk keluarga ini !" Teriak ayah nya dengan suara besar, orang orang menatap nya dengan ejekan.


Jika dulu, dia akan berteriak dan berlari sambil menangis maka kali ini dia tertawa terbahak bahak.


"Ha ha ha, 21 tahun baru sampai ke Petir Surgawi ? Memalukan sekali. " Ejek nya, dia langsung mengingat Zhang Wei yang juga berumur sama tapi kekuatan nya jauh berbeda.


"Jika ayah memang membanggakan mereka berdua, maka suruh merek untuk menyerang ku. Bukan kah ayah sangat ingin melihat kematian ku ?" Tanya nya sambil tersenyum miring.


"Kau ! Baiklah, Long'er, Xue 'er beri dia pelajaran !" Perintah ayah nya.


Dia tersenyum pahit dalam hati melihat sikap yang di tunjuk kan ayah nya.


"Jika sudah begini, maka malam ini akan menjadi malam berdarah. Cahaya bulan lah yang akan menemani ku membantai orang orang berdosa ini. " Gumam nya dengan sangat pelan.


Seorang laki laki yang terlihat pendiam maju sambil membawa pedang besar di temani oleh Wang Xue er, anak selir kesayangan ayah nya.


"Jiejie, jangan salah kan aku bila aku kejam terhadap mu. " Kata Wang Xue er dengan nada mengejek.


"Kalau begitu, aku juga akan berkata begitu. Jangan salah kan aku jika aku melukai kalian berdua. " Kata nya dengan senyum dingin.


Kata kata nya menjadi bahan tawaan semua orang, tapi dia tidak keberatan dengan itu karena waktu lah yang akan menunjuk kan semua nya.


Dia mengeluarkan cambuk nya dan mulai menghindar dari serangan serangan bodoh yang di layang kan oleh kedua orang di depan nya ini.


Tiba tiba, Wang Long melempar kan pedang besar nya ke arah Wang Xirong dari belakang.


"Humph ! Trik sampah !" Ucap nya sebelum membelit pedang besar Wang Long dengan cambuk nya.


Wang Long tampak jatuh berlutut sambil memegangi dada nya, sedang kan Wang Xue Er memuntah kan darah dan tak sanggup untuk bertarung lagi.


"Kakak Long ku yang tersayang, aku dengar kau sangat jenius dalam segala hal. Tapi ternyata kau begitu mengecewakan, aku juga mendengar kalau kau menaruh separuh nyawa mu pada pedang jelek ini. Bagai mana kalau aku menghancurkan nya ?" Tanya nya dengan senyum iblis nya.


"Jangan ! Jangan pernah kau menyakiti anak ku !" Teriak Ayah Wang Long, Wang Xin.


"Apa kah aku bukan anak mu juga ayah ? Kenapa kau hanya membela nya ayah ? Membuat mu seperti ini membuat ku menjadi lebih muak !" Teriak nya, mata nya memerah menahan tangis.


Krek


krek


Pedang Besar itu hancur membuat Wang Long berteriak kesakitan sebelum memuntah kan darah, dengan satu pukulan keras.


Wang Xirong berhasil mencabut laki laki pendiam tersebut. Meski pun memiliki tampang polos dan pendiam tapi pikiran nya lebih jahat dari Iblis.


"Long'er !" Teriak Selir pertama dengan histeris dan Ayah nya, Wang Xin.


Dia tertawa dengan gila, sebelum sebuah pisau menancap di punggung kiri nya. Dia dengan mudah mencabut pisau itu.


"Dasar anak Iblis ! Aku tidak akan mengampuni mu !" Teriak Wang Xin sebelum melempar kan lebih banyak pisau.


Wang Xirong tertawa ringan sebelum mencabut satu persatu pisau yang menancap di tubuh nya.


"Sesayang itu kah ayah dengan pria tak berguna itu ?" Tanya nya.


Luka luka bekas tusukan perlahan lahan menghilang dan kembali seperti semula, membuat semua orang terkejut.

__ADS_1


"Kalian semua, harus membayar atas apa yang kalian lakukan. " Kata nya dengan marah, petir terus menyambar satu sama lain.


Dia membunuh semua orang yang mengejek nya di depan dengan cara mematahkan leher mereka. Dan sekarang yang tersisa adalah ayah nya dan Selir pertama serta Selir kedua.


"Selir Pertama, kau lah yang membuat ibu ku jatuh ke danau hari itu. Kau tidak boleh di biar kan mati dengan mudah. " Kata nya sambil mengambil cambuk nya.


Drrr


Hujan deras akhir nya turun dan membuat sungai darah orang orang di depan.


"Selir kedua, kau lah yang paling banyak menyiksa ku. Tapi sayang kau tidak bisa mengandung karena racun dari Selir pertama. " Kata nya.


"Ayah, aku sudah bilang hari itu. Kau akan menyesal karena sudah membuat luka ini dan luka luka lain nya. Itu hanya bisa sembuh jika kalian semua mati dengan sulit !" Ucap nya.


Dia mengikat ketiga orang itu dengan Qi nya, sebelum merebut paksa Wang Xue Er yang sudah menangis ketakutan tanpa daya.


"Aku akan membuat nya merasa kan apa yang ku rasa kan dulu, dosa ibu harus di bayar oleh anak. "Kata kata nya kali ini membuat 3 orang itu ketakutan.


"Jangan sakiti anak ku, Iblis !" Teriak Selir Pertama.


"Jika aku iblis maka kalian apa ?! Jawab aku !" Teriak nya sambil menendang meja hingga hancur.


"Diam dan saksi kan bagai mana aku membuat nya tertawa penuh kebahagiaan. " Dia mulai mencambuk tubuh tak berdaya Wang Xue Er.


"Hari itu, di saat aku berumur 9 tahun, kau memukul ku 100 kali. " Tangan nya mulai memukul dengan kuat tapi tak membuat mati.


Tubuh Wang Xue Er mulai berdarah darah dan tak dapat berkata kata lagi.


"Lalu, pada umur 11 tahun , kau membiar kan ku meminum racun yang membuat ku hampir mati jika aku tidak memiliki kekebalan tubuh yang tinggi. Bahkan itu menimbul kan banyak luka di wajah ku. "


"Jangan! Jangan, aku mohon pada mu !" Teriak Selir pertama ketakutan.


"Tenang, jangan terburu buru. Aku akan melakukan nya juga pada mu. " Dia mulai meminum kan Wang Xue Er dengan paksa.


Wang Xue Er mulai meraung raung dengan suara yang habis sebelum akhir nya berguling di tanah dengan lemah dan tak bernyawa.


"Lihat ? Dia bahkan tak sanggup menahan itu ! Aku bertahan dengan racun itu selama berhari hari, berbulan bulan, dan bertahun tahun ! Tapi tidak ada satu pun dari kalian yang memberi ku sedikit pun belas kasihan. " Kata nya.


"Selir Kedua, kau selanjut nya. Aku tidak akan memberikan mu kematian yang sulit, aku hanya akan membiar kan mu untuk bertahan di dalam air panas selama satu jam. " Ucap nya sambil menyeringai,selir kedua berusaha untuk menolak tapi tidak berdaya juga.


Dia melempar kan tubuh Selir kedua ke panci yang berisi air panas.


"Kau menyiram ku dengan air panas berkali kali di umur ku yang baru 8 tahun, aku tidak akan memperhitungkan soal kau yang membuat ku malu didepan umum saat aku berumur 12 tahun. " Ucap nya.


"Selir Pertama, kau selanjut nya. " Dia mengambil cambuk nya dan mulai memukul nya dengan kuat.


Selir Pertama hanya bertahan di pukulan ke 500 sebelum jatuh ke tanah dengan lemah dan tak bernyawa bersama dengan anak anak nya.


"Kau ! kau anak iblis ! " Teriak Wang Xin dengan penuh kemarahan.


"Terus kenapa kalau aku anak iblis ?! Terkadang kehidupan iblis tidak seburuk yang di bayang kan. Justru manusia lah yang lebih keji, dengan pikiran kalian, kalian menindas orang yang lemah. " Teriak nya.


"Ayah, aku tidak akan terlalu keras pada mu. Karena aku yakin jiwa mu sudah sangat terluka melihat kedua istri mu dan kedua anak mu di bunuh dengan tragis. Aku yakin itu, jauh dari cukup untuk menyiksa mu. Melihat wajah putus asa mu membuat ku sangat senang. " Ucap nya sambil mengcengkram lebih erat ke leher ayah nya.


Krek


Suara patahan terdengar dari tangan nya, Wang Xin jatuh dengan lemah ke tanah, dia memandang ke arah selir kedua yang sudah mati dari tadi.


"Kalian pantas mendapat kan nya, ini baru seberapa. Jika aku benar benar ingin membalas kalian, maka kalian tidak akan mati secepat ini. " Gumam nya sambil menatap luka di tubuh nya yang menghilang sepenuh nya.


Itu sebenar nya bisa sembuh bahkan tanpa menggunakan krim yang di beri kan Zhang Wei, tapi karena dendam nya terlalu besar kepada pemberi luka.


Itu lah yang menghambat kesembuhan luka nya.

__ADS_1


"Mulai sekarang Keluarga Wang telah musnah, aku bukan lagi keluarga Wang. Nama ku Xi Rong, ras peri hutan juga telah sepenuh nya musnah. " Teriak nya, yang hanya di jawab oleh angin kencang.


[NOTE: Terima kasih yang sudah ingin membaca cerita ini sampai sini, ini cerita nya di tempat yang berbeda dengan Zhang Wei. Zhang Wei sedang merayakan pernikahan kakak nya sedang kan Xi Rong di sisi lain sedang menyelesaikan dendam nya. Btw, ini beda ya dengan keluarga nya Hu Yin. Jadi Ras peri ada 3 jenis, Peri Hutan, Peri Air, dan Peri Gunung. Enggak terlalu di jelasin tentang penyiksaan nya karena takut nya enggak lulus review dari pihak Noveltoon, sekian Terima Kasih. ]


__ADS_2