PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
305. Tanda Pengenal Guru Yu


__ADS_3

"Tanda Pengenal Guru Yu !" Teriak Han Long Chun dengan ekspresi terkejut.


"Hmm ? Siapa Guru Yu ini ?" Tanya nya sambil mengangkat sebuah tanda yang bertulis kan Yu. Dia bahkan baru tahu kalau benda ini ada di dalam cincin ruang yang di beri kan oleh tetua yang berada di dalam Menara Ribuan Harta Karun.


"Guru Yu adalah keberadaan misterius yang sangat unik. Kau tidak boleh menyinggung nya karena Keluarga Kekaisaran bahkan takut untuk menyinggung nya. Dengan satu kibasan tangan, dia bisa meruntuhkan langit. " Kata Han Long Chun dengan semangat.


"Lalu, apa kegunaan tanda pengenal ini ?" Tanya nya masih tidak mengerti.


"Itu arti nya, sama seperti dia ada di sini. Tidak banyak yang memiliki tanda pengenal Guru Yu, Kekaisaran hanya memiliki 1 dan 1 lagi yang berada di tangan mu ini. " Kata Han Long Chun.


"Kalau begitu, bukan kah kita bisa mencegah Lu Xiuran bukan ?" Tanya nya dengan bersemangat.


"Hm, aku yakin wanita gila itu pasti akan memberikan wajah terhadap tanda pengenal milik Guru Yu. " Kata Han Long Chun sambil mengangguk.


"Tapi, tetap saja kita harus membuat rencana kedua apa bila dia tidak memberi wajah. " Kata Han Long Chun.


"Tapi, kata mu ini sangat penting ?" Tanya nya dengan wajah bingung.


"Jika kau sudah bertemu dengan Lu Xiuran maka kau akan tahu betapa tidak masuk akal nya wanita itu. Memang mungkin dia takut dengan Guru Lu, tapi dia akan berpikir kau berbohong atau semacam nya. Otak nya sudah bermasalah sehingga tidak bisa berpikir dengan jernih lagi. " Kata Han Long Chun dengan kesal ketika mengingat Lu Xiuran.


Wanita gila itu selalu mencari masalah pada Han Feng di masa lalu. Berkali kali Han Feng dalam masalah besar karena serangan dari Lu Xiuran.


"Apa kah Lu Xiuran ini sangat tercela sesuai dengan kata kata mu ?" Tanya nya tidak percaya dengan kata kata Han Long Chun kalau ternyata ada orang seperti Lu Xiuran ini.


"Kau tidak tahu saja, dia bahkan bisa membunuh banyak anak anak tanpa alasan yang jelas." Kata Han Long Chun.


"Hmm, orang seperti ini lah yang berbahaya. " Gumam nya.


Dia memutus kan sambungan dan berjalan keluar, dia merasa ada sesuatu yang tidak beres di luar dan segera berjalan keluar dengan buru buru.

__ADS_1


Dia melihat di pintu masuk, yang lain sudah berdiri dan di hadapan mereka ada seorang wanita lumayan cantik tapi sudah berumur.


Wanita ini membawa pedang bermata dua sambil menatap mereka dengan dingin.


"Cepat serah kan orang yang ku mau !"Teriak Lu Xiuran dengan dingin.


"Senior, Han Feng sudah lama meninggal dan tidak memiliki murid. " Kata Qian Xun dengan tenang.


"Aku tidak peduli ! Aku ingin jasad nya kalau begitu atau aku akan menghancurkan tempat ini dengan segera !" Kata Lu Xiuran mengambil ancang ancang untuk menghancurkan tempat ini.


"Senior, aku harap Anda memberikan wajah pada ini. " Dia berjalan keluar sambil mengangkat Tanda Pengenal Guru Yu yang sangat bercahaya di bawah sinar matahari yang terik.


"Tanda pengenal milik Guru Yu yang Agung ! Bagai mana kau bisa memiliki nya bocah ingusan ?!" Tanya Lu Xiuran dengan tidak percaya.


"Senior, aku memiliki beberapa hubungan dengan Guru Yu , jika anda tidak percaya maka anda bisa memastikan nya sendiri dengan mata anda. " Dia melempar tanda pengenal itu pada Lu Xiuran.


Lu Xiuran segera menangkap nya dan mengamati dengan serius lalu membolak balik kan nya sebelum tersenyum jahat.


"Silakan saja, aku yakin senior tahu kalau Guru Yu tidak memberikan tanda pengenal nya pada sembarangan orang ? Bagai mana jika dia tahu kalau tanda pengenal milik nya ada di tangan orang yang di beri oleh nya ? Apa kau sanggup untuk menanggung konsekuensi nya ?" Tanya nya sambil menyeringai.


Dia diam diam membuat hubungan nya dengan Guru Yu ini, orang yang bahkan dia belum pernah melihat wajah nya menjadi sangat dekat dengan nya.


"Kau ! Aku yakin kau juga pasti mencuri !" Teriak Lu Xiuran.


"Senior Lu, pemikiran anda benar benar hebat. Sebelum nya ini hanya di beri kan pada Kaisar bukan ? Lalu ada satu lagi di tangan ku dan itu asli. Apa ku pernah mendengar kalau Guru Yu memberikan orang lain selain Kaisar ?" Tanya nya dengan sinis.


"Aku tidak keberatan untuk memberi mu itu tapi jangan salah kan aku karena tidak mengingat kan mu, hubungan ku dengan Guru Yu meski pun tidak bisa di bilang sangat dekat tapi hubungan kami sangat baik dan lebih baik dari diri mu. " Ucap nya dengan tajam.


"Kau ?! Kau berani mengancam ku ?!" Tanya Lu Xiuran dengan marah.

__ADS_1


"Senior, anda salah paham. Aku hanya mengingat kan mu. Guru Yu memiliki emosi yang tidak dapat di tebak dan takut nya kau akan menuai hasil yang buruk setelah menanam bibit yang rusak. " Ucap nya dengan penuh peringatan.


( Menuai hasil buruk setelah menanam bibit yang rusak arti nya, dia akan mendapat kan konseku yang buruk setelah melakukan hal buruk. )


"Aku tidak perlu bocah seperti mu untuk mengajari ku !" Teriak Lu Xiuran.


"Bagai mana kalau kita buat kesepakatan ? Kita akan bertanding lagi 1 tahun kemudian. " Ucap nya membuat taruhan besar.


"Baik ! Aku akan datang kemari setelah 1 tahun ! Jika kau kalah maka aku akan menghancurkan semua nya !" Kata Lu Xiuran sambil melempar kan tanda pengenal Guru Yu.


"Tidak perlu ! Aku sendiri yang akan datang ke Sekte Hantu Tengkorak dan meratakan nya !" Ucap nya dengan dingin dan membalik kan tubuh lalu berjalan ke dalam dengan anggun.


"Sombong sekali ! Tapi itu membuat ku semakin tertarik dengan mu bocah !" Teriak Lu Xiuran dari luar.


"Itu keberuntungan untuk ku karena berhasil membuat senior yang hebat tertarik pada ku. " Ucap nya dan langsung meninggal kan tempat itu sepenuh nya.


Sesampai nya di ruang makan dalam, dia merasa seluruh tubuh nya lemas. Keringat dingin mengalir deras di tubuh nya.


Dia hampir tidak bisa menahan tekanan yang di beri kan oleh Lu Xiuran dan terus menerus memasang tampang tidak peduli nya.


Wajah nya pucat, dia terduduk di dalam ruangan itu dengan lemas sebelum akhir nya Xi Rong datang.


"Astaga ! Aku akan mengambil kan minum untuk mu !" Kata Xi Rong dengan khawatir.


Dia tidak menjawab dan hanya mengangguk sebelum menyender kan kepala nya ke tembok tanpa daya. Dia akui, kemampuan Lu Xiuran sangat hebat dan luar biasa.


Bahkan dia yang memiliki mental kuat meras lemas dan tak berdaya.


Di sisi lain, Lu Xiuran sedang mengobrol dengan murid tertua nya.

__ADS_1


"Guru, kenapa anda melepas kan nya dengan mudah ?" Tanya murid pertama nya dengan ekspresi bingung.


"Tidak apa apa, dia tampak nya akan menunjuk kan beberapa pertunjukan menarik bagi ku. Dengan tekanan yang ku beri kan tadi, bahkan seseorang dengan kekuatan Dewa Sejati menengah akan jatuh ke tanah dengan ketakutan tapi dia yang baru di tahap tertinggi bahkan bisa bertahan begitu lama dengan ekspresi percaya diri nya. Bukan kah itu sangat menarik ?" Tanya Lu Xiuran sambil menyeringai.


__ADS_2