
"Mereka menyukai mayat segar ? Apa kah itu arti nya mereka akan segera datang ?" Tanya nya sambil bergidik ngeri membayang kan banyak orang dengan tubuh yang menyisakan tulang di lapisi kulit menyerang mereka.
Itu adalah hal yang menyeram kan bagi nya dan mimpi buruk bagi nya. Tiba tiba, dia mendengar lolongan dan jeritan kesedihan dari arah kejauhan.
Dia segera menoleh, dia melihat yang lain juga melakukan hal yang sama, arti nya itu bukan halusinasi milik nya tapi memang kenyataan.
"Ternyata mereka sangat tidak sabaran. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan dingin.
"Ini sangat menakjubkan, aku bahkan bisa mendengar tangisan yang sangat menyakitkan dari sini. " Gumam Feng Taoran.
"Mereka akan segera tiba, waspada lah. " Ucap Xi Rong.
"Mereka berjarak paling hanya 5 kilometer dari tempat kita. " Gumam nya yang bisa di dengar semua orang.
"Persiap kan formasi !" Ucap Xue Fenghuang dengan raut wajah serius.
Dia mengangguk, mereka membuat formasi perlindungan yang di ketahui oleh masing masing. Dia melihat kalau Xi Rong membentuk cangkang kura kura hitam di depan nay.
Dia memutar kedua tangan nya sebelum menabrak kan nya, dan melurus kan nya ke depan, tangan kanan nya atau lebih tepat nya jari telunjuk dan jari tengah nya mengalir kan Qi merah.
Perlahan lahan, sisik naga membentuk dan melindungi diri nya. Dari belakang nya yang berada di pusat formasi dan terlindungi dari serangan adalah Xue Fenghuang.
Di sekeliling wanita itu ada ratusan pedang es yang terus berputar dan siap menyerang. Di sebelah Xue Fenghuang, ada Lan Tianjin yang dengan siap untuk menetralisir semua serangan yang datang pada Xue Fenghuang.
Dia berada di garis paling depan bersama Xi Rong, karena formasi pertahanan milik mereka berdua adalah yang terbaik.
"Bersiap lah !" Dia berteriak dengan nada serius kalau melihat ratusan orang berjubah hitam lari ke arah mereka.
"Serang !" Ucap nya dengan Xi Rong bersama sama.
Ratusan pedang es milik Xue Fenghuang langsung meluncur dengan cepat, sedang kan dia terus terusan menahan perisai itu dengan sekuat tenaga.
Setelah melihat kalau serangan mulai melemah, dia membiar kan Han Long Chun, Han Jiu, dan Han Liu Liang untuk memegang kendali pertahanan.
Dia menempel kan kedua ibu jari nya dan menekuk jari manis dan jari kelingking nya, dan menunjuk nya ke depan. Lesatan cahaya biru keluar dari jari telunjuk dan jari tengah nya.
Booom !!
__ADS_1
Suara ledakan terdengar di depan sana, dalam sekejap pandangan mereka di tutupi oleh asap dingin. Setelah beberapa saat, mereka masih waspada kecuali Zhang Wei.
Pria itu tersenyum percaya diri, setelah asap berkurang baru lah mereka mengerti kenapa dia bisa begitu santai. Sebuah dinding es tebal terbentuk di depan mereka yang memblokir seluruh serangan.
"Bersiap lah untuk serangan kedua !" Teriak nya, para anggota Lembah Hantu Kematian terus mengeluarkan jeritan jeritan yang memekak kan telinga.
Yuanzheng Yuwen maju bersama dengan Lan Tianjin bersama dengan nya di depan.
"Apa kalian siap ?" Tanya nya pada kedua orang di samping kiri nya ini.
Kedua nya mengangguk, dia membaca beberapa mantra sebelum sebuah formasi besar terbentuk. Formasi itu memiliki beberapa tulisan kuno di dalam lingkaran besar dengan warna merah yang sangat terang.
Rasa panas menjalar, yang membuat Xue Fenghuang tidak nyaman dan berjalan ke belakang untuk menjauhi formasi raksasa itu.
Dia mengalir kan Qi Api yang keluar dari telapak tangan nya. Formasi Raksasa itu tampak seperti tidak memiliki batas dan terus menyerap Qi tanpa batas.
"1...... 2 ..... 3....... Luncur kan !" Yuanzheng Yuwen berteriak, dia mengangguk dan menghentikan aliran Qi nya.
Dia mendorong telapak tangan nya ke depan, tampak memukul formasi raksasa itu ke depan.
Bagai mana tidak kuat ? Dia mengeluarkan api Vermilion, Yuanzheng Yuwen mengeluarkan api Phoenix dan Lan Tianjin mengeluarkan api Gagak Emas.
Jika salah satu api itu bertanding dengan api naga maka mungkin masih kalah, tapi kalau ketiga nya di gabung kan maka itu akan berubah menjadi api yang paling kuat.
Formasi Raksasa itu menabrak anggota Lembah Hantu Kematian yang tidak berjumlah banyak, paling paling hanya 200 orang.
Tapi mereka semua adalah seorang praktisi ahli dan memiliki bakat yang menentang Surga, jika tidak bagai mana mungkin Lembah Hantu Kematian mendapat kan gelar sebagai salah satu dari tiga sekte paling kuat ?
Jika salah satu murid dari Lembah Hantu Kematian pergi ke Dimensi Tingkat Tinggi, maka mereka bisa menghancurkan nya dengan mudah.
Jika seorang tetua nya datang ke dimensi Dewa maka mereka bisa membuat kekacauan di mana mana.
Formasi Raksasa itu menjebak mereka ke dalam lingkaran.
"Cepat ! Mereka sedang terjebak !" Teriak nya.
Feng Taoran segera maju dan mengeluarkan banyak kertas yang sudah di tulis dengan mantra, dengan kemampuan pemuda itu.
__ADS_1
Semua nya terselesaikan dengan baik, para praktisi dari Lembah Hantu Kematian terikat di dalam Formasi Raksasa dan tidak dapat melarikan diri karena kertas mantra yang di buat oleh Feng Taoran.
Dia tidak tahu pemuda itu mendapat kan dari mana kertas mantra yang langka sebanyak itu, lebih dari 100 kertas mantra yang di gunakan oleh Feng Taoran.
Dia bisa menebak kenapa orang orang dari Lembah Hantu Kematian tidak meminta tolong, itu karena mereka tidak bisa berbicara menggunakan bahasa manusia normal.
Melainkan mereka berbicara dengan bahasa mereka sendiri, sehingga bukan nya mereka tidak meminta tolong melainkan dia yang tidak mengerti dengan kata kata mereka.
"Kau tenang saja, semua nya sudah aman sekarang. Aku tidak tahu kalau untuk menghancurkan sebuah sekte harus memerlukan banyak usaha yang melelahkan seperti ini. " Kata Feng Taoran sambil mengelap keringat yang ada di dahi nya.
"Ini sapu tangan untuk mu. " Ucap nya sambil mengeluarkan sebuah sapu tangan.
Tiba tiba ada yang menahan tangan nya untuk memberikan itu pada Feng Taoran.
"Tidak perlu, dia punya sendiri. Bukan kah begitu ?" Tanya Lan Tianjin dengan dingin pada Feng Taoran.
Dia mengernyit heran melihat hubungan aneh antara Lan Tianjin dan Feng Taoran.
"Maaf kan dia Zhang Wei, dia memang sedikit kasar. Maklum kan saja, dia adalah seseorang yang baru belajar bahasa manusia. " Kata Feng Taoran sambil tertawa canggung.
Dia mengangguk dengan canggung juga sebelum pamit untuk pergi, disisi lain.
"Apa maksud mu ?" Tanya Lan Tianjin dengan datar.
"Ck, kau menghalangi ku untuk berinteraksi dengan pria tampan. " Ucap Feng Taoran pada Lan Tianjin.
"Apa kah aku masih kurang tampan ?" Tanya Lan Tianjin dengan setengah marah.
"Kurang tentu saja, kau lihat rahang nya, jari nya yang panjang sangat indah. " Kata Feng Taoran sambil menangkup pipi nya dan menatap Zhang Wei yang berada di kejauhan sedang bermain main dengan Xi Rong.
"Ah aku iri sekali dengan Xi Rong dan Fenghuang yang memiliki pria tampan di sisi mereka. " Ucap Feng Taoran sambil menghela nafas berat.
"Apa maksud mu Taoran ? Kau ingin mendapat kab hukuman ?" Tanya Lan Tianjin menggeram marah.
"Wlee, aku tidak peduli dengan mu. " Balas Feng Taoran dengan memeletkan lidah nya pada Lan Tianjin yang sedang marah.
(Note : Kira kira apa hubungan antara Lan Tianjin dan Feng Taoran dari spoiler di atas ? Ada yang bisa menebak ? Ayo komen ya jawaban kalian !)
__ADS_1