PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 142 - Pil Pembasmi Kegelapan


__ADS_3

Seorang wanita cantik dengan baju yang cukup terbuka menangis tersedu sedu di hadapan kaisar. Sedang kan kaisar hanya menatap wanita cantik itu dengan malas.


Dia tidak memperduli kan itu dan membagi kan sisa pil nya ke pasien pasien yang lain nya.


"Tuan Zhang, Tuan Tu mohon maaf atas ketidaknyamanan yang kalian rasa kan. " kata kaisar dengan canggung.


"Lanjut kan saja, aku hanya sedikit miris karena menurut ku wanita cantik selalu di jadi kan sebagai senjata atau pun alat politik. " kata nya menggeleng geleng kan kepala lalu meninggal kan selir ling.


"Selir Ling, aku harap kau segera menghentikan tangisan mu, jangan membuat ku kehilangan muka. " kata Kaisar Wei dengan rahang yang mengeras.


"Yang Mulia, sebelum nya anda tidak pernah membentak ku ! Kenapa sekarang kau membentak ku ?! Hiks hiks !" tangis Selir Ling yang semakin kencang.


"Yang Mulia, siapa mereka ?! Usir saja mereka ! Dia dan dia terus menatap ku !!"Teriak Selir Ling dengan manja sambil menunjuk diri nya dan Tu Long.


"Halah, bahkan jika kau adalah seorang dewi aku masih tidak berniat untuk menatap wajah mu terus menerus. " kata Tu Long dengan jijik.


"Yang Mulia, lihat lah sikap mereka yang tidak menghargai mu !" kata Selir Ling sambil memeluk tangan kaisar dengan kencang.


Kaisar dengan kasar menghempas kan tangan nya supaya tidak di sentuh oleh Selir Ling.


"Pergi ! Mulai sekarang kau bukan lagi Selir ku ! Jika bukan aku memandang kakek mu, maka sudah lama aku mengusir mu dari istana ! Bukan nya aku tidak tahu kau berselingkuh dengan kasim rendahan yang bertugas untuk menjaga istana mu !" Teriak Kaisar Wei dengan kemarahan yang meledak.


Zhang Wei dan Tu Long yang melihat itu hanya memutar bola mata malas sebelum membuat lapisan pelindung.


Supaya sepasang manusia itu bisa bertengkar sesuka hati mereka tanpa menganggu ketenangan dari para pasien.


Setelah selesai membagi kan seluruh pil buatan nya, masih ada 5 orang lagi yang belum di beri obat oleh nya.


Dia duduk di samping Tu Long dan mengamati keributan yang di buat oleh Selir Ling dan Kaisar Wei.


"Ini lah kenapa aku tidak terlalu suka dengan wanita cantik, mereka penuh dengan tipuan dan selalu di jadikan senjata. Kadang kadang aku berpikir terlahir dengan wajah cantik dapat menjadi berkah dan kutukan tersendiri. " gumam nya.


"Kau benar, ada cerita seorang jenderal di sebuah kerajaan menangkap wanita cantik yang di kabar kan adalah penyihir jahat, tapi yang jenderal itu lihat adalah wanita cantik, polos dan tidak berdaya. Saat itu, jenderal pun jatuh hati pada penyihir itu dan akhir nya membebaskan penyihir itu secara diam diam dari segel yang di buat raja. Penyihir itu kabur dan jenderal di hukum gantung oleh Raja sambil menyaksikan bagaimana penyihir itu sedang berusaha untuk menghancurkan kerajaan nya. Jenderal itu menyesal tapi tidak memiliki jalan keluar lagi. " kata Tu Long dengan sedih.


"Itu sangat menyedih kan, jika begitu tidak perlu di hukum mati maka aku akan bunuh diri sendiri." kata nya dengan sedih.


"Kau benar, jenderal itu memutus kan untuk bunuh diri bahkan sebelum di gantung. " kata Tu Long.


" Selalu seperti itu, terkadang kita harus memiliki kekejaman untuk siapa pun dan tidak ragu ragu bahkan jika itu adalah wanita cantik. Aku sendiri cukup sedih melihat terlalu banyak perbedaan sikap yang di terima oleh wanita cantik dan yang biasa saja. Padahal menurut ku semua wanita itu cantik, untuk apa cantik jika mereka asli nya penyihir seperti yang di cerita mu tadi. " kata Zhang Wei.


"Kau benar, di klan ku, penampilan tidak terlalu di perhatikan karena yang paling penting adalah kekuatan. " Kata Tu Long dengan bangga.


"Ah sudah lah, aku ingin kembali membuat obat, jangan ganggu aku untuk 3 hari ke depan, sebaik nya kau bantu dulu korban wabah yang sudah sekarat sambil menunggu obat yang ku buat. " kata nya mulai berjalan keluar dari ruang isolasi.


Sesampai nya di depan ia meminta pelayan untuk menunjuk kan jalan menuju perbendaharaan istana atau gudang obat.


"Di sini lumayan lengkap, tapi tidak cukup banyak. Aku akan mengambil masing masing bahan 2 kilogram dan mengambil 20 botol giok ini. "


"Kau, pergi lah dan beli semua yang ada di catatan ini, ini adalah uang nya, jika uang nya lebih maka ambil saja untuk mu. " kata nya pada kasim yang di tugas kan oleh Kaisar untuk melayani nya mulai sekarang.


Dia melempar kan satu tas kecil koin emas yang berisi 30.000 koin emas, ia tahu kalau bahan bahan ini hanya mencapai sekitar 20 ribuan koin emas tapi sengaja memberi lebih sebagai ganti kesediaan kasim itu.


"Aku ingin barang nya datang dalam waktu 6 jam, jika melebihi maka aku tidak segan segan untuk menghukum mu. " kata nya dengan dingin.


"Ba... baik tuan. " kata kasim itu sambil menunduk dengan gemetar.


Berikut adalah isi pesanan Zhang Wei, sebenar nya barang barang yang dia pesan tidak memiliki banyak macam, yaitu :


- Bunga XunYi Cao : 15 kilogram

__ADS_1


- Bunga Baihe : 12 kilogram


- Jamur Api : 30 kilogram


- Cabai Api : 50 kilogram.


Dia membawa bahan bahan yang telah di ambil nya menuju ruang alkemis, kali ini ia menggunakan tumbukan batu yang lebih besar.


Dia dengan halus menumbuk semua bahan itu menjadi satu lalu memasuk kan nya ke dalam kuali obat nya.


Kali ini, ia memasuk kan masing masing 500 gram dan ingin melihat berapa banyak yang dapat dibuat.


"Masuk kan ini hati hati, lalu masuk kan inti monster dan tutup !" gumam nya.


Dia mengontrol api yang lebih besar hingga berhasil melahap seluruh kuali obat nya, dia terus mengendalikan api nya dengan stabil.


1 jam kemudian, baru lah ia mengecil kan api nya sebelum memadam kan nya dan membuka tutup kuali obat.


"Huh, ini seperti aku sudah membunuh 30 orang atau bahkan 40 orang. Aku sudah sangat lama tidak membuat pil dengan jumlah banyak seperti ini. " kata nya dengan lelah.


"Berapa ini jumlah pil yang ku buat ? Apa mungkin 100 atau bahkan 150 ?" tanya nya sendiri.


Dia menghitung pil pil yang tampak indah itu dan kadang kadang menyingkirkan pil itu ke wadah kecil.


"aku berhasil membuat 124 pil dengan 8 pil yang gagal. " kata nya sambil menghela nafas.


"Aku berniat untuk memberi nya nama Pil Pembasmi Kegelapan !!" gumam nya dengan bangga.


Yang di maksud dengan pil gagal adalah pil yang memiliki persentase di bawah 80 persen, ini kalau menurut Zhang Wei.


Kalau menurut alkemis lain nya, maka pil yang di sebut gagal adalah pil yang persentase sempurna nya di bawah 50 persen.


Dia terus terusan melakukan itu dan saat kasim suruhan nya sudah kembali, ia menyuruh kasim itu untuk kembali membeli beberapa barang lagi.


12 jam berikut nya, dia duduk dan menghela nafas lelah, keringat mengalir deras di dahi nya, entah sudah berapa kali ia mengganti pakaian.


Dia mengambil kain baru untuk mengelap keringat nya yang bercucuran, sudah ada beberapa botol yang Pil Pembasmi Kegelapan.


Dia saat ini sangat lapar dan mengeluarkan daging harimau yang sebelum nya lalu membakar nya dengan mudah.


"hm jika dulu aku di provinsi vermilion dan phoenix sulit untuk mencari bunga XunYi Cao, sekarang aku bisa mencoba nya di hidangan ku. " gumam nya lalu menabur kan bubuk bunga XunYi Cao.


Setelah beberapa saat ia membakar daging hingga kematangan yang sempurna, ia tersenyum bangga melihat hasil masakan nya.


Ia mengambil garpu dan pisau lalu mulai memotong daging harimau dan memakan nya dengan ekspresi campur aduk, antara bahagia, bangga, terkejut, dan tidak percaya.


"Ini sangat enak, ini adalah makanan paling enak yang pernah ku makan. Aku akan meminta kasim untuk membeli kan bunga XunYi Cao lebih banyak untuk persediaan memasak ku. Untuk saat ini aku akan memasak daging lalu menyimpan nya di satu cincin ruang khusus untuk makanan ku. " kata nya lalu makan dengan lahap.


Tok tok


"Tuan, aku telah membeli 100 kilogram apel, 50 kilogram jeruk dan buah buahan lain nya, aku juga membeli banyak sayur sayuran dan telah memberikan nya ke dapur istana. Saat ini wabah sudah melambat meskipun masih bertambah puluhan orang setiap jam nya. " kata Kasim itu dengan hormat.


"Aku ingin kau membeli beberapa kilogram bunga XunYi Cao lagi besok, sekarang kau bisa istirahat. Terima kasih karena bantuan mu, jika bukan karena bantuan mu maka aku akan menghabis kan banyak waktu untuk ini. " kata nya.


"Tidak perlu berterima kasih tuan, aku sudah mendapat kan banyak untuk sejak membantu mu tuan. " kata kasim itu dengan penuh hormat.


Dia hanya tertawa karena menurut perhitungan nya, kasim ini sudah mengambil sekitar 3.000 koin emas hanya dalam satu hari.


"Kau boleh pergi sekarang, aku tidak suka jika acara makan ku di ganggu oleh seseorang. " usir nya dengan halus.

__ADS_1


3 Hari kemudian


Dia sudah berhasil membuat lebih dari 10.000 Pil Pembasmi Kegelapan, sekarang bekas istana selir ling di penuhi oleh ribuan orang.


"Tuan Zhang, sekarang penyebaran wabah kegelapan telah terhenti dan itu berhenti di angka 2.134 orang. " kata Kaisar.


"Apa kau sudah menyelesaikan masalah mu dengan wanita itu ? Aku sangat terganggu dengan kehadiran nya. Jika belum sebaik nya kurung dia hingga aku menemukan obat untuk menyembuhkan orang gila. " kata nya dengan dingin.


"Ah itu sudah tuan Zhang, maaf karena membuat mu tidak nyaman. Orang orang berebut untuk membeli Pil Pembasmi iblis saat kabar nya tersebar ke seluruh penjuru provinsi. " kata Kaisar dengan rasa bersalah.


"Oh, untuk apa ? Bukan lah kata mu seluruh pasien terisolasi di sini ?" tanya nya.


"Mereka ingin berjaga jaga tapi ada juga yang berniat untuk membeli kemudian di jual lagi kepada keluarga kaya yang ketakutan dengan wabah ini. " kata Kaisar.


"Ah ini, selalu ada orang orang yang berniat mengambil keuntungan. Ngomong ngomong, apa kah ada orang yang berasal dari sekte Es Abadi ?" tanya nya.


"Tidak ada, aku sudah memusnah kan mereka semua. " kata Kaisar.


"Bagus, sungguh kerja bagus. Aku suka dengan sikap cepat tangkap mu Kaisar wei. " kata nya sambil menepuk nepuk bahu Kaisar.


"Saudara Zhang, apa kah kau kelelahan ? Aku bisa melihat kantung mata yang cukup besar meski pun kau menyembunyikan nya. " kata Tu Long dengan khawatir.


"Tidak apa apa, aku suka menyelamat kan nyawa orang tapi aku juga suka mengambil nyawa orang." canda nya.


"Dengar kan kalian semua masing masing memegang satu botol pil ini dan membagikan nya !" perintah nya.


Mereka menyebar dan membagikan pil pembasmi iblis. Itu hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam dengan bantuan tabib tabib dan alkemis.


"Kerja bagus semua nya, penderita akan di nyatakan sembuh apabila sudah tidak terlihat aura hitam sama sekali. " kata nya.


"Baik, kami mengerti. " kata para tabib itu.


Tidak lama kemudian dia tersenyum tipis melihat seorang tabib yang sebenar nya tidak membagikan obat ke penderita sama sekali.


"Tunggu, apa kau adalah tabib ? " tanya nya sambil menahan tabib itu.


"Y... ya !"


"Bagus , lalu sebut kan pada ku , apa tugas dari tabib ?" tanya nya.


"Me.... menyembuh kan orang. "


"Bagus, kalau begitu kenapa kau tidak menyembuhkan sama sekali melainkan mencari keuntungan ?" tanya nya dengan dingin.


Dia menendang dan menijak dada tabib itu, saat tabib itu jatuh ke tanah, botol yang berisi Pil Pembasmi Kegelapan menggelinding dari saku tabib itu.


Dia menoleh ke arah Kaisar yang tercengang melihat kejadian ini.


"Kaisar Wei, aku yakin kau memiliki ide untuk menyelesaikan tabib palsu ini. " kata nya lalu menendang tabib palsu itu ke bawah kaki Kaisar.


"Aku harap kalian tidak mengikuti langkah nya atau.... " Dia tidak melanjut kan ucapan nya dan tiba tiba suhu ruangan turun jauh dan membuat orang gemetar.


Beberapa tabib dan alkemis langsung bersujudi hadapan nya dan mengeluarkan Pil Pembasmi Iblis yang mereka simpan.


Tapi semua nya tidak banyak, paling hanya sisa 2 sampai 10 . Tidak seperti tabib tadi yang tidak membagikan pil sama sekali.


"Bagus kalian mengakui kesalahan kalian, aku sangat senang. Aku harap kalian tidak melakukan hal yang sama. Jika kalian melakukan hal yang sama lagi maka aku tidak akan melepas kan kalian. Sekarang cepat bagikan pil pil ini ke penderita wabah !" Bentak nya.


Di sisi lain, Yan Yi dan Yan Ling terkejut dengan kabar yang mereka dapat kan.

__ADS_1


"Nona, maaf kan kami tapi kami tidak berhasil mendapat kan bahkan 1 butir Pil Pembasmi Iblis." Kata pria berbadan kekar dengan penuh rasa bersalah.


"Bagaimana mungkin ?! Kita sudah membayar mahal untuk menyogok para tabib tabib bodoh itu supaya menyimpan beberapa butir, supaya pelelangan kita mendapatkan untung yang banyak !!" Bentak Yan Yi dengan sangat sangat marah.


__ADS_2