
Kedua orang dengan tampilan paruh baya, satu adalah orang tua dengan tongkat yang lain membawa pedang.
"Siapa kau ? Kenapa kau membunuh Lu Xiuran ? Apa kau tahu apa bayaran dari membunuh salah satu dari 10 tetua terhormat milik Sekte Hantu Tengkorak ?" Tanya pria tua yang membawa tongkat.
"Siapa aku tidak penting, aku bisa membunuh Lu Xiuran. Bukan kah kalian harus waspada dengan ku ?" Tanya nya dengan penuh ancaman.
Aura membunuh keluar dari tubuh nya dengan pekat dan membuat ketiga pria itu merasa sedikit takut tapi menyembunyikan nya.
"Kami tidak sama dengan Lu Xiuran, kami jauh lebih kuat dari nya. Lalu kami bertiga, di tambah lagi kau sendirian. " Kata pria tua itu.
"Siapa bilang dia sendirian ?" Tanya suara wanita di belakang nya.
Dia terkejut dan menoleh, ketika menoleh dia bisa melihat pasangan Xue Fenghuang dan Yuanzheng Yuwen yang mendarat di sebelah nya.
"Kami tentu saja tidak akan membiarkan mu melawan bajingan bajingan tua ini sendirian. " Kata Xue Fenghuang sambil terkekeh.
"Anak liar dari mana lagi ini ? " Tanya salah satu pria paruh baya dengan arogan.
"Anak liar yang bisa membunuh mu tentu saja. " Kata Xue Fenghuang sambil terkekeh.
Dia tidak pernah melihat Xue Fenghuang marah, setiap menghadapi musuh hanya terus terkekeh dan tenang.
Yuanzheng Yuwen menatap pria tua bertongkat dengan tatapan penuh kebencian, tapi segera berubah normal lagi.
"Lama tidak bertemu tetua Long, aku tidak yakin kau akan mengingat ku lagi. " Kata Yuanzheng Yuwen.
"Siapa kau ?!" Tanya pria tua bertongkat yang bernama Tetua Long.
"Aku ? Apa kau ingat dengan salah satu keluarga yang kau bunuh di kaki gunung Liu ? " Tanya Yuanzheng Yuwen dengan dingin.
"Kaki gunung Liu ? Kau anak ingusan yang aku lepas kan waktu itu ?" Tanya pria tua itu terkejut.
Yuanzheng Yuwen hanya terkekeh dan tidak tersinggung dengan kata kata milik pria tua itu.
"Ya, terima kasih karena telah melepas kan ku. Jika bukan karena kau membunuh orang tua ku, maka aku tidak akan berubah menjadi seperti ini. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan senyuman tapi suara nya sangat dingin.
Ini membuat nya terkagum kagum, pasangan di sebelah nya ini benar benar membuat nya kagum. Kedua nya sama sama pintar dalam memanipulasi seseorang.
__ADS_1
Benar benar pasangan yang serasi.
"Nah, kami sudah bertiga sekarang. Bukan kah itu seimbang sekarang ?" Tanya nya menantang ketiga pria itu.
"Baik lah kalau kau benar benar ingin mati, aku tidak akan melarang mu. " Kata pria paruh baya dengan pedang biru.
Dia mengangkat pedang nya tinggi tinggi, Pedang Jiwa Naga tampak sangat indah di bawah sinar matahari.
"Pedang yang bagus Saudara Zhang. " Kata Xue Fenghuang.
"Terima kasih atas pujian mu Saudari Xue. " Ucap nya.
"Untuk apa saling memuji, senjata kalian sama sama baik dan itu akan jatuh ke tangan kami sebentar lagi. " Kata pria paruh baya lain dengan pedang perak.
"Siapa nama mu ? Coba kalian perkenalkan diri dulu. " Ucap nya.
"Kalian tidak tahu nama kami ?! Aku adalah Long Gu, Hantu Tengkorak Sabit !" Kata pria paruh baya dengan pedang biru.
"Aku adalah Yu Ning, Hantu Tengkorak Pedang !" Kata pria paruh baya dengan pedang perak.
"Karena kami sudah mengenalkan nama maka kalian harus melakukan juga. " Kata Long Gu.
"Aku ? Zhang Wei ! Tidak memiliki gelar dan bukan orang penting. " Ucap nya dengan acuh tak acuh.
"Xue Fenghuang. " Kata gadis itu dengan singkat.
"Yuanzheng Yuwen, seorang anak yatim piatu. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan penuh sindiran.
"Saudara Yuanzheng, lebih baik hati hati. Mereka memiliki racun yang berbahaya. " Bisik nya pada Yuanzheng Yuwen yang berada di sebelah nya.
"Saudara Zhang, kau juga harus hati hati. Kalau soal racun, jangan khawatir kan Fenghuang, dia kebal racun. " Kata Yuanzheng Yuwen.
"Aku juga kebal racun. " Bisik nya lagi, Yuanzheng Yuwen tampak terkejut.
"Biar kan aku yang melawan Long Xun, dia seperti nya memiliki banyak racun yang menarik. " Bisik nya.
"Ya, aku akan menyerang Long Gu. " Kata Yuanzheng Yuwen setuju.
__ADS_1
Jadi susunan nya adalah dia melawan Long Xun, Xue Fenghuang melawan Yu Ning sedang kan Yuanzheng Yuwen melawan Long Gu.
Pedang nya terangkat ke atas dan dia menebas nya ke arah depan dari atas, tubuh nya berputar dan membuat angin membentuk tornado kecil yang melindungi tubuh nya.
Long Xun bisa dengan mudah menghancurkan serangan nya.
"Hantu tengkorak racun, pasti kau adalah seorang ahli racun bukan ? Bagai mana kalau kita saling menyerang menggunakan racun ?" Tanya nya.
"Kau menantang ku anak muda ? Kau terlalu muda untuk melakukan itu. " Ejek Long Xun sambil menabur kan beberapa bubuk.
Dia menghindar dari itu dan dia tidak ingin kalah, dia menabur kan bubuk lain berwarna hitam. Long Xun yang meremehkan itu tidak sadar kalau tangan nya sudah menghitam.
"Astaga !" Long Xun tampak terkejut dan segera memotong lengan nya tanpa ragu.
"Awal nya aku tidak bisa melawan mu karena kultivasi mu berada di atas ku, tapi karena kau sudah kehilangan satu tangan maka kau tidak lebih dari seorang cacat. " Ucap nya dengan penuh kemenangan.
"Bagai mana mungkin kau baik baik saja setelah terkena racun ku ?" Tanya Long Xun.
"Itu ? Itu hanya racun rendahan yang bahkan tidak layak untuk di sebut kan. Aku telah memandang diri mu terlalu tinggi. " Kata nya.
"Apa yang kau taruh di dalam racun mu tadi ? Tubuh ku kebal segala racun. " Kata Long Xun sambil memuntah kan seteguk darah.
Dia tahu kalau tubuh kebal racun yang di miliki oleh Long Xun adalah sesuatu yang di buat, bukan karena bawaan lahir seperti milik nya.
Sehingga, tubuh Long Xun masih bisa membuat beberapa pengecualian terhadap beberapa jenis racun yang sangat berbahaya.
"Racun tadi itu adalah racun yang hanya bisa kau temui di tempat ku, karena aku membuat nya dengan darah ku. Apa kau berniat untuk mencoba langsung darah ku ?" Tanya nya.
Dia baru tahu belakangan ini kalau ternyata darah nya sangat beracun, bahkan dengan satu tetes dapat membunuh dua monster dalam hitungan detik.
Oleh karena itu dia menyiapkan nya dalam bentuk bubuk untuk berjaga jaga jika hari seperti ini datang.
"Darah mu ? Darah mu beracun. " Kata Long Xun dengan waspada.
"Racun di tubuh mu itu tidak sepenuh nya hilang , kau harus tahu itu. Dalam waktu satu dupa, maka itu akan menyebar ke seluruh tubuh. Qi mu akan di segel dan kau bisa hidup untuk satu tahun ke depan, tapi dengan 5 indera yang hilang. Kau juga hanya bisa terbaring di ranjang selama itu berjalan. " Ucap nya sambil menyeringai.
(Satu dupa memiliki waktu kira kira 20 sampai 30 menit. )
__ADS_1