PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
239. Luka dalam


__ADS_3

Zhang Wei berjalan keluar dan membuat bola energi yang terbuat dari api dan es , bola energi itu terlihat semakin membesar dan membesar.


Zhu Ming yang kebetulan menoleh ke belakang langsung memerintah kan pasukan nya untuk mundur.


"Kalian semua menyingkir lah !" Teriak Zhu Ming.


Pasukan gabungan mereka langsung mundur secara diam diam , pasukan musuh yang tidak tahu niat Zhang Wei terus maju dengan gagah berani.


Duarrr


Ledakan besar terjadi saat bola energi seukuran kepala manusia menghantam tubuh Jiao Chou yang memimpin pasukan musuh untuk maju.


Hujan darah pun terjadi , darah tersebar kemana mana dan dalam sekejap pasukan lawan bagian depan habis .


Yang belakang adan yang terluka parah , ada yang hanya terluka ringan , tapi mereka semua memiliki satu kesamaan, yaitu sama sama terjatuh dan tak bisa berdiri.


"Serang !" Seru Mu Xing Qiao.


Bahkan Jiao Chou yang sangat kuat pun tak mampu menahan serangan Zhang Wei , Jiao Chou terlempar jauh dan memuntah kan darah terus menerus.


Luka ledakan energi itu membentuk lubang di kaki kanan Jiao Chou , yang membuat harimau putih itu sulit untuk bergerak.


Di sisi lain, Zhang Wei memuntah kan seteguk darah segar lagi dan hampir jatuh ke tanah.


Yan Yi dan Yin Yi dengan sigap memegangi tangan Zhang Wei dari kanan dan kiri.


Tubuh nya yang pucat , sudah tak memiliki tenaga yang tersisa lagi. Tidak lama kemudian seluruh pandangan nya menjadi gelap.


"Zhang Wei !" panggil Yan Yi sambil menepuk nepuk pipi Zhang Wei.


"Bangun lah , jangan menakut nakuti ku."kata Yin Yi mereka mempercepat jalan mereka.


Sampai akhir nya masuk ke tempat Yan Yi, mereka berdua membaring kan tubuh Zhang Wei yang sudah sangat lemah.


"Kalian bantu aku siap kan bunga Xun Yi Cao utuh , lalu ambil bubuk hitam yang ada di dalam cincin ruang nya. Ambil kan aku beberapa pakaian luar." Perintah Qing Yu dengan panik.


Zhang Wei sangat pucat , tubuh nya kedinginan , nafas nya sangat pelan membuat orang orang ketakutan.


Qing Yu mengganti pakaian nya serta meminum kan pil pengisi Qi tingkat tinggi , pil penambah darah , serta pil nyawa kedua.


"Sebaik nya kita keluar dan memberikan Zhang Wei waktu untuk istirahat , untuk saat ini kondisi nya masih buruk tapi tidak akan mengancam nyawa. Cari tabib paling baik yang ada di klan." kata Yan Yi pada bawahan nya.


Situasi di depan berbalik 180 derajat berkat ledakan yang di timbul kan oleh Zhang Wei , tidak ada yang lolos satu pun.


Qing Yu membantu Zhang Wei untuk mengambil 99 inti naga ilahi. Bagi nya, hal ini adalah hal yang mudah.

__ADS_1


"Karena pemimpin kalian , tetua kalian sudah di kalah kan, apa kah kalian ingin tunduk atau tetap melanjut kan perang ?" tanya nya pada pasukan musuh.


"Kami akan tunduk ! " kata beberapa orang berlutut.


"Kami akan terus bertarung !" kata yang lain.


"Baik lah bagi yang ingin bertarung , ayo bertarung sampai mati ! Yang ingin tunduk maka menepi lah !" Teriak Zhu Ming.


Musuh pun menjadi ragu , sebagian besar langsung menepi ke pinggir dan menjatuhkan senjata mereka.


"Apa yang kalian lakukan ?!" Seru salah satu tetua klan Long yang tersisa.


"Kami sudah menyerah ! Lebih baik tunduk di banding kan menyerahkan hidup untuk hal yang sia sia !" Balas salah satu orang.


Yang mengikuti tetua klan Long juga mulai berkurang dan memilih untuk menyerah.


"Kalian !" Kata tetua klan Long dengan geram.


"Baik lah , mari lanjut kan !" Perintah Zhu Ming.


Kekuatan Zhu Ming memang tak bisa di remeh kan, laki laki itu berhasil membunuh Ketua Klan Long.


Lalu belum lagi paman kedua nya yang sangat hebat dan membunuh Kang Mei . Lalu Zhu Liang yang menggunakan rencana yang sangat efektif sehingga pasukan gabungan mereka tidak banyak memakan korban.


Mu Xing Qiao bertugas untuk melawan Zhong Du , dan Klan Liao bertugas untuk memperkuat pertahanan , sungguh kombinasi yang sangat sempurna.


Setelah semua nya mati , orang orang yang memilih tunduk melakukan kontrak jiwa pada Zhu Ming.


Jadi mereka tidak bisa memberontak atau jiwa mereka akan hancur.


Kondisi Zhang Wei saat ini masih sama , masih pucat dan posisi koma. Seorang tabib datang dan bilang kalau Zhang Wei dalam keadaan yang sangat parah sehingga di luar kendali nya.


Semua orang merasa kalut dengan keadaan Zhang Wei. Qing Yu selalu setia menemani Zhang Wei setiap hari.


1 bulan


3 bulan


6 bulan


Sampai 6 bulan setelah peperangan Zhang Wei masih belum sadar hingga banyak orang mulai merelakan nya.


Berbeda dengan orang orang terdekat Zhang Wei yang masih memiliki harapan penuh.


Qing Yu dan Ketiga wanita lain nya duduk mengelilingi tubuh pucat Zhang Wei ,mereka menatap dengan sedih ke arah tubuh Zhang Wei.

__ADS_1


Sampai akhir nya suara ledakan yang cukup besar serta suara petir yang bergemuruh terdengar ke seluruh dimensi Ilahi.


Orang orang ketakutan melihat langit yang berubah merah darah. Langit terlihat seperti sedang marah dan terjadi gejolak besar.


Zhu Ming menatap petir yang terus menyambar dengan ketakutan sebelum akhir nya suara ledakan besar terdengar dari dalam klan nya.


Zhu Ming langsung berlari masuk dan menemukan kalau Tubuh Zhang Wei menyerap seluruh kekuatan petir .


Pakaian Zhang Wei hilang di gantikan dengan pakaian baru yang berwarna merah darah. Rambut nya yang sebelum nya berwarna kecoklatan menjadi hitam sepenuh nya.


Zhang Wei membuka mata , mata nya berwarna biru murni , seperti lautan yang sangat indah.


Wajah nya menjadi lebih baik , ada satu hal yang lebih menakjubkan , kekuatan nya juga meningkat jauh.


Petir Surgawi tingkat 5


Petir Surgawi tingkat 6


Petir Surgawi tingkat 7


Petir Surgawi tingkat 8


Petir Surgawi tingkat 9


Petir Raja tingkat 1


.


.


.


PETIR KAISAR TINGKAT 1!!!


Ini membuat Zhu Ming dan orang orang lain yang ada di ruangan itu menahan nafas karena aura mengerikan yang terus di keluar kan oleh tubuh Zhang Wei.


Zhang Wei membuka mata nya , tapi kali ini bukan lah tatapan kosong seperti tadi melainkan tatapan menenangkan dan hangat.


Langit merah menghilang, petir mengerikan juga menghilang , di ganti kan dengan hujan deras.


Zhang Wei duduk dan meregang kan tubuh nya yang terasa kaku , orang orang di dalam kamar itu masih belum bisa berkata apa apa.


"Berapa lama aku tidur ?"tanya nya dengan polos.


"Hm kau tidur ........6 bulan." kata Zhu Liang ,mata nya membelalak kaget.

__ADS_1


"Benar kah ? kalau begitu ,apa kah perang sudah berhasil dimenangkan ?"tanya nya.


note : Semua nya untuk sementara bonus chapter di hilangkan sebentar karena author lagi mau ulangan besok dan minggu depan. Author akan usaha kan untuk tetap update , mohon doa nya , terima kasih.


__ADS_2