PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
225. Long Xin


__ADS_3

Zhang Wei mengangkat pedang nya tinggi tinggi dan menghalau serangan dari Long Xin dengan sekuat tenaga.


Duarr


Beberapa barang di sekitar ada yang pecah.Tapi untung lah, karena sudah siap, tidak ada yang terluka.


"Kau ! Bagai mana kau masih bisa bertahan ?!" Teriak Long Xin dengan penuh kemarahan.


"Tidak perlu tahu dan tidak perlu banyak bicara , kau hanya perlu menepati janji awal mu. " kata nya sambil menjulur kan tangan.


"Tidak mungkin kan, tuan muda klan naga besi, Long Xin tidak ingin menepati janji nya ?" Pancing nya.


"Memang nya kenapa ?! Apa yang salah jika aku tidak menepati janji ku ?! Kau mau apa ? Membunuh ku ? Aku akan lihat apa kau berani !" Teriak Long Xin dengan percaya diri.


Zhang Wei tertawa ringan sambil bertepuk tangan, dia berjalan mendekati Long Xin yang terus mundur.


"Apa menurut mu aku memberi mu kesempatan ini karena aku takut dengan klan naga besi mu ? Tidak ! Jadi jangan banyak berhayal. " Ejek nya.


"Ke.. keluarga ku bisa membunuh kalian semua !" Long Xin terlihat sangat gugup mulai dari cara bicaranya hingga kaki nya yang gemetar.


"Kenapa memang nya jika keluarga mu bisa membunuh kami semua ? Apa kau pikir itu bisa menyelamat kan nyawa mu ? Aku sudah banyak bertemu orang orang sombong seperti mu. "


"Bahkan jika aku melepas kan mu kali ini, kau pasti akan menyuruh keluarga mu untuk membunuh kami. Jadi, bukan kah lebih baik untuk membawa mu bersama kami juga ? " Tanya nya sambil menyeringai.


"A.. aku jan.. janji kalau aku tidak akan mengadukan nya pada orang tua ku. Jika kalian melepas kan ku, aku juga akan memberi kan kalian cincin ruang milik ku. " kata Long Xin dengan memelas.


"Ha ha ha , aku tidak tahu kalau kau setidak tahu malu itu. Kemana harga diri mu kakak Xin ? Kau sangat mirip dengan ibu mu yang murahan dan tanpa harga diri itu ! Dia yang membunuh ibu ku !" Kata Long Nie dengan mata yang berkilat penuh kemarahan.


"Ibu b*jingan ini yang membunuh ibu mu ?" tanya nya sedikit terkejut.


"Ya, selama ini aku tahu. Aku mengumpul kan kekuatan untuk membalas dendam , maaf karena belum menceritakan nya pada kalian. Aku terlalu takut kalau ada mata mata nya di dekat kita. " kata Long Nie merasa bersalah.


"Tidak apa apa, tapi lain kali beritahu aku kalau ada masalah atau beri tahu suami mu. Bagai mana pun kita sekarang ada keluarga. " kata Zhang Wei sambil tersenyum manis.


Fang Lin, Li Xiu, Bai Yi Ren, Wang Xi Rong, Qing Yu, terpanah melihat senyuman Zhang Wei.


Sedang kan kedua murid nya hanya menggeleng geleng kan kepala mereka pasrah melihat betapa banyak nya penggemar guru mereka yang tampan nya melewati batas.


"Long Nie, anggap ini sebagai hadiah pernikahan mu dari ku. " Kata Zhang Wei.


Dia melumpuh kan kekuatan Long Xin, sampai membuat Long Xin menjerit kesakitan hingga pingsan.


"Untuk sementara mungkin kekuatan kita masih kurang , tapi dengan ini, aku yakin mereka tidak akan macam macam. Kau bisa membalas dendam pada anak nya. Seperti yang pepatah kata kan, dosa ibu di tanggung oleh anak. " Lanjut nya sambil menendang tubuh Long Xin sampai ke dekat Long Nie.


"Kau benar..... Ibu nya adalah seorang iblis berdarah dingin ! Ibu ku selalu baik pada nya, tapi pada kenyataan nya ia membunuh ibu ku. Kau harus menanggung dosa ibu mu, Long Xin. " Kata Long Nie dengan suara bergetar.


"Selama ini aku tidak memiliki bukti untuk mengatakan pada ayah. " Lanjut Long Nie sambil mengepal kan tangan nya erat erat.

__ADS_1


"Aku akan pergi ke sana untuk melihat keadaan luar, aku takut kalau klan Naga sedang dalam perjalanan menuju ke sini. " Pamit nya.


Dia dengan lincah melompat lompat dari satu sisi ke sisi yang lain. Zhang Wei memantau dan melihat keadaan luar yang baik baik saja.


Lalu pandangan nya tertuju ke arah sungai yang menjadi tempat utama untuk klan Zhu mengambil air. minum.


Zhang Wei mencelup kan tangan nya ke dalam sungai sebelum menjilat nya.


"Seperti yang aku duga, klan naga besi sudah membuat persiapan untuk menjatuhkan satu persatu keluarga. Mulai dari sumber air yang beracun sampai penyerangan massal. Selanjutnya mungkin adalah tempat Tian Li atau Jiu Zhi karena mereka adalah salah satu klan terkuat bersama dengan klan Zhu. " Gumam nya dengan sangat pelan.


Dia kembali berjalan menuju klan Zhu dengan wajah yang tidak baik, Klan Long terlalu licik dan menyebalkan.


"Ada apa Zhang Wei ?" tanya Zhu Ling.


"Tidak ada pasukan, tapi mata air sudah di racuni oleh Klan Long. Aku mungkin masih bisa mengusahakan soal ini, tapi masalah nya, aku takut kalau Klan Long juga melakukan hal yang sama pada Klan Jiu dan Klan Tian. " Dia berhenti sejenak untuk mengambil nafas.


"Karena klan Jiu dan Klan Tian adalah klan yang kuat, yang pasti akan menyulit kan mereka saat perang nanti. Aku berharap bisa berangkat ke tempat mereka secepat mungkin. " Dia menutup pembicaraan nya, terlihat raut wajah cemas Jiu Zhi dan Tian Li.


"Ayo kita pergi menuju Klan Jiu dulu, karena Klan Jiu dekat dengan kita. " kata Zhu Liang.


"Paman, sebaik nya sebelum pergi, isolasi terlebih dahulu tempat ini. " Peringat nya.


Semua nya mengangguk dan mulai membaca mantra , ia membantu memperkuat. Dia memperbaiki di mana ada celah dan lain nya.


"Pertahanan ini hanya bisa di tembus jika ketua klan Long sendiri yang datang, itu juga tidak langsung. Zhu Liu, jaga klan Zhu selama aku pergi. " kata Zhu Liang pada seseorang yang menggunakan baju perang.


"Baik tuan. " jawab orang itu dengan tegas.


Zhu Liang berubah menjadi burung Vermilion yang sangat indah dan menawan. Ukuran nya juga sangat besar , mungkin bisa memuat 50 orang.


"Semua nya, masuk ke dalam dimensi ku, sehingga paman Liang tidak terlalu berat dan bisa terbang lebih cepat. " Perintah nya dan semua orang langsung masuk ke dalam dimensi nya.


Zhu Hong


Long Nie


Qing Yu


Jiu Zhi


Dan yang lain nya, Zhu Ling dan Zhu Liang terkagum kagum melihat kemampuan Zhang Wei yang berhasil memiliki dimensi sendiri di usia yang sangat muda.


Zhu Liang mengecil kan ukuran tubuh nya yang menjadi hanya bisa di tumpang 3 orang.


"Sudah semua ?" tanya Zhu Liang.


"Sudah !" Teriak nya.

__ADS_1


Ia berpegangan sangat erat dengan tubuh Zhu Liang yang lumayan lebar. Kemampuan terbang ini, mengalah kan ilmu meringankan tubuh nya.


Karena kecepatan yang luar biasa, pemandangan indah tidak lagi terlihat, hanya tersisa pandangan kabur.


Dia menutup mata nya dan memilih untuk melindungi tubuh nya dengan Qi , Zhu Ling juga melakukan hal yang sama.


Karena kalau tidak melakukan itu maka pakaian mereka akan dalam keadaan robek parah.


Tidak butuh waktu lama, mereka sudah sampai di Klan Jiu, Zhu Ling tampak baik baik saja dan langsung turun dari punggung suami nya.


Sedang kan Zhang Wei turun dengan susah payah karena menahan pusing yang melanda kepala nya, pandangan nya buram dan tubuh nya kedinginan.


Melihat keadaan Zhang Wei yang sangat mengenaskan ini, semua orang yang ada di dalam dimensi tertawa dengan kompak untuk mengejek nya


"Hai , Jiu Niang !!" Panggil Zhu Ling.


"Zhu Ling ? Zhu Liang ?Ada apa kalian kemari ? Sebaik nya kalian pulang dulu. Pemantau kami melihat ada sekumpulan pasukan menggunakan baju baja. " kata Jiu Niang yang merupakan ibu Jiu Zhi.


"Ibu !!" Teriak Jiu Zhi yang berlari ke pelukan ibu nya.


"Zhi'er !!Kau akhir nya pulang anak nakal !Apa kau tahu ibu sangat khawatir pada mu. " kata Jiu Niang dengan penuh kasih sayang.


"Jiu Niang, biar kan kami masuk dulu dan bercerita. " kata Zhu Liang.


"Baik lah, ayo masuk. " kata Jiu Niang.


Dia terkagum kagum dengan desain klan Jiu, jika klan Zhu lebih ke arah sederhana dan hangat.


Maka Klan Jiu ini ini kebalikan nya, semua nya seperti di penuhi dengan tekad. Gaya bagian luar dan dalam yang megah dan mendominasi.


Jiu Niang menoleh ke arah nya, sedang kan ia hanya diam dan melihat balik.


"Emmh ini... Kau tahu sendiri bagai mana klan kami. " kata Jiu Niang dengan hati hati.


"Tidak apa apa, dia akan baik baik saja. Aura kematian yang ada di sini bukan apa apa bagi nya, iya kan Zhang Wei ?" tanya nya Zhu Ling.


"Iya." Jawab nya, dia justru tidak merasakan aura kematian sedikit pun.


Saat masuk lebih dalam, baru lah ia merasakan aura kematian yang cukup tipis. Sesekali Jiu Niang melihat ke arah Zhang Wei untuk melihat reaksi apa yang pemuda itu keluar kan.


Tapi sampai mereka ke pusat klan Jiu, yang merupakan tempat berkumpul nya aura kematian, pemuda itu masih tidak mengeluar kan ekspresi apa pun.


Zhu Ling dan Zhu Liang sudah mulai merasa tidak nyaman.


"Silakan duduk, maaf kan karena ketidak nyamanan yang kalian rasa kan. Kalian tahu sendiri praktik yang kami lakukan selalu berhubungan dengan kematian. " kata Jiu Niang.


"Ah tidak apa apa, aku datang kemari karena ingin memberi tahu mu kalau tadi kami di serang oleh Klan Long. " kata Zhu Ling dengan ekspresi serius.

__ADS_1


Sedang kan Zhang Wei sibuk melihat lihat sekitar nya dan tidak ikut berdiskusi.


Jiu Niang terlihat agak tidak nyaman dengan keberadaan Zhang Wei yang belum di kenal nya. Jiu Zhi yang melihat ketidak nyamanan yang di rasa kan ibu nya hanya tersenyum pelan untuk


__ADS_2