
"Kalau begitu Terima kasih banyak, aku akan pergi terlebih dahulu. Selamat tinggal Nona Xu !!" pamit nya.
Dia dengan cepat kembali menuju kota Yang Guang, karena semakin cepat dia maka semakin cepat Formasi Bunga Mawar.
Sesampai nya dia di kota Yang Guang, dia dapat melihat Tian Li yang memasang wajah bersalah. Dia langsung saja berlari mendekati Tian Li.
"Zhang Wei !!" panggil Tian Li cepat.
"Kenapa ? Apa yang terjadi ?" tanya nya ikut panik.
"Ehm aku lupa mengatakan kalau kita membutuhkan 1 potong batu yang lebih kuat dari batu bintang. Ini berfungsi untuk pusat dari Formasi Bunga Mawar. " kata Tian Li sambil menunduk ke bawah.
"Dasar bodoh, untung saja aku mendapat batu ini. Jika tidak maka aku harus kembali lagi ke toko itu." kata nya lega sambil mengeluarkan batu petir dari cincin ruang nya.
"Batu Petir ?!! Wah sangat bagus, ini akan sangat cocok. Meskipun agak terlalu kecil tapi tidak apa apa. Kau bilang kau mendapatkan nya ?"
"Ya, kata penjual nya karena aku telah membeli banyak jadi dia memberikan aku tambahan. Lagi pula bahan untuk bangunan Toko Obat Purnama juga aku beli di sana. " kata nya menjelaskan.
"Pantas saja, kau juga membeli 10 keping batu bintang. Ayo kita mulai kerja !" Kata Tian Li semangat.
Mereka berdua berjalan masuk ke dalam kota dan terlihat lah Jiu Zhi yang mengeluarkan pedang nya.
"Kakak Jiu, ini batu nya. Kau harus memotong nya seperti yang ku ucap kan tadi. Usaha kan tidak miring atau kekecilan maupun kebesaran ya !!" kata Tian Li semangat.
"Iya iya dasar cerewet !! Aku menyesal karena telah menawarkan diri untuk memotong batu batu ini. " kata Jiu Zhi sambil mendengus.
"Tidak apa apa kakak Jiu, membantu orang itu adalah perbuatan baik. Apa lagi ini menyangkut nyawa satu provinsi. Lagi pula kau dulu sering membantu membuat senjata. " kata Tian Li pura pura menjadi orang yang bijak.
"Ya. Ngomong ngomong, kau bilang ayah mu juga ikut datang ? Kenapa tidak meminta pertolongan dia saja ? Aku yakin dia bahkan lebih kuat dari ku bahkan saat masa kejayaan ku. " kata Jiu Zhi heran.
"Ayah ku tidak ingin ikut campur dengan masalah manusia, kecuali jika Zhang Wei yang terluka maka dia akan segera turun tangan. Itu juga kalau keadaan Zhang Wei sudah sangat parah. " Bisik Tian Li pelan.
Sedang kan Jiu Zhi hanya menganggukkan kepala nya tanda mengerti. Dia yang melihat itu semua mengernyitkan dahi bingung, tapi tidak berkomentar lebih lanjut.
Dengan mudah Jiu Zhi membelah 1 keping batu bintang menjadi 10 potong besar. Goresan pedang Jiu Zhi sangat lah indah dan rapih.
__ADS_1
Tidak ada miring sedikit pun, tidak ada cacat juga dalam batu. Jiu Zhi hanya menggerakkan pedang nya sesuai irama layak nya air yang mengalir.
Dia yang belum pernah melihat teknik pedang seindah itu pun langsung terkesima. Long Nie yang di dekat nya hanya memasang wajah datar nya.
"Tidak perlu terlalu kagum, karena ini hanya lah satu dari seper seratus kekuatan Jiu Zhi. Jika hanya ini maka akan mudah di temukan di dimensi atas maupun dimensi ilahi. " bisik Long nie.
"Benar kah ada yang lebih indah dari ini ?!" bisik nya antusias.
"Tentu saja, ada ratusan atau bahkan ribuan seni yang bahkan lebih indah dari ini. Yang penting adalah apa kah kau dapat menguasai seni itu dengan sempurna ? itu adalah kunci nya. Bahkan jika kau menggunakan seni bela diri yang rendah, kau juga bisa melakukan seperti yang Jiu Zhi lakukan selama kau memahami inti dan maksud yang ada dalam seni bela diri itu. " bisik Long Nie menjelaskan.
Melihat kedekatan antara Zhang Wei dan Long Nie membuat Zhu Hong agak cemburu. Tapi karena Long Nie adalah orang yang sangat perhatian.
Dia dapat dengan mudah menemukan arti di balik gerak gerik aneh yang ditunjukkan oleh Zhu Hong.
Dia segera berjalan menjauhi Zhang Wei dan memeluk Zhu Hong dengan mesra. Sedang kan Tian Li hanya memutar bola mata nya malas melihat kemesraan kedua orang itu yang tidak mengenal tempat.
Zhang Wei yang juga mengerti itu langsung berjalan menjauh dan berdiri di samping Tian Li. Sedang kan Bai Yi Ren dan yang lain nya masih terpana dengan teknik yang ditunjukkan oleh Jiu Zhi.
"Sudah selesai !!" kata Jiu Zhi dengan bahagia.
"Ingat jangan pernah untuk terburu buru. Karena jika tidak maka hasil nya akan tidak maksimal. " kata Tian Li mengingatkan lagi.
Zhang Wei pergi ke arah utara, tempat di mana titik segel paling banyak. Dia membuka peta yang diberikan Tian Li.
Lalu berjalan mendekati sebuah pohon yang merupakan salah satu tempat yang harus di buat segel.
Dia menaruh batu yang berbentuk segi empat sempurna itu di rumput rumput dan mulai membuat segel tangan yang di ajarkan oleh Tian Li.
Tidak butuh waktu lama segel pun mulai terbentuk dan menutupi batu itu. Dia mulai mengalir kan Qi nya dengan penuh hati hati agar batu tidak pecah.
Dia tersenyum tipis melihat segel yang mulai terlihat terisi oleh Qi nya meskipun baru sangat sedikit.
Dia menjadi lebih semangat dan terus mengalir kan Qi nya.
1 Jam berikut nya, Sudah seperempat Qi yang terisi. Karena dia melihat batu yang aman aman saja jadi dia mempercepat aliran Qi nya.
__ADS_1
Duarrr
Lalu yang tidak di ingin kan oleh nya pun terjadi, batu itu meledak dan hancur berkeping-keping. Dia meratap dengan sedih melihat batu yang hancur.
"Entah kenapa aku merasa seperti aku sedang membuang buang uang ku. Hah !" dia menghela nafas kesal lalu mengambil batu baru di saku baju nya.
Dia mulai membuat segel lagi, dan kali ini dia memasuk kan Qi nya dengan sangat sabar dan hati hati.
Beberapa jam kemudian, Qi nya sudah hampir memenuhi segel dan hanya membutuhkan waktu kira kira 10 menit lagi untuk menyelesaikan nya.
Tidak lama kemudian, segel akhir nya telah penuh. Dia menatap batu yang sekarang mengeluarkan cahaya dengan takjub.
Cahaya perlahan lahan pun meredup dan batu kembali ke penampilan awal nya. Tampak seperti batu bintang biasa tanpa segel maupun Qi.
Dia mencoba menggeser batu itu dengan Qi, namun hal yang mengejutkan pun terjadi, batu tidak bergeser sedikit pun.
Dia tersenyum bangga lalu berjalan sekitar 2 kilometer, lalu duduk di tanah kosong dan menaruh batu lain nya.
Sedang kan Tian Li yang baru saja ingin selesai mengedipkan mata nya takjub saat merasakan salah satu segel Formasi Bunga Mawar telah terbentuk..
Dia di piliha sebagai pengendali dari Formasi Bunga Mawar, jadi dia mengetahui jika ada yang telah berhasil membuat segel.
Dia menatap ke arah utara dengan senyum tipis.
"Memang tidak bisa di remeh kan. Kalian orang orang dimensi Awan, aku harap kalian tidak menyesal meremehkan tuan muda ku. Orang tua nya akan menyesal dengan pilihan mereka yang memutuskan untuk meninggalkan nya. " desis Tian Li.
Dimensi Awan adalah Dimensi Atas tempat orang tua Zhang Wei tinggal. Zhang Wei dulu di usir juga karena orang orang dari Dimensi Awan.
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Jangan lupa buat like, comment dan Vote ya teman teman ! kalau like sudah mencapai 15 k maka author akan up 2 chap lagi seperti kemarin. Terima kasih !!