PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
172. Pengikut Iblis lain nya


__ADS_3

Xi Rong menyelesaikan kedua wanita itu dengan kejam bahkan tubuh mereka tercecer kemana mana.


" Xi Rong, sebaik nya kau segera membersihkan itu, banyak anak kecil di sekitar ini termasuk aku. " kata nya.


"Oh, aku baru perhatikan ternyata memang banyak anak kecil. " Xi Rong mengangguk sebelum menghancurkan jasad itu tidak terlihat lagi.


"Seperti nya aku tidak akan makan untuk 1 hari ke depan. " kata nya memasang ekspresi ingin muntah.


" Dasar berlebihan, kau bahkan pernah melakukan hal yang lebih kejam lagi. " Cibir Xi Rong.


Dia hanya tertawa kecil dan mengencang kan injakan nya pada dada Yun Lian. Yun Lian pun berteriak penuh kesakitan dan memuntah kan beberapa teguk darah.


"Kalian... Aku akan membawa kalian mati bersama !!" Raung Yun Lian dengan kesulitan dan di tangan nya muncul sebuah tanda yang tidak asing.


"Itu segel pengikut Envy. " kata Xi Rong yang langsung mengenali tanda itu.


"Kalian mengetahui nya ? Bukan kah sebuah kehormatan untuk menjadi bawahan langsung Iblis besar Envy ?" tanya Yun Lian dengan sombong.


"Ha ha ha, aku sungguh lucu melihat mu membual seperti itu. Aku bahkan sudah membuat Envy tertidur, apa menurut mu kau yang hanya pengikut rendahan dapat di banding kan dengan Envy ?" tanya nya.


Kekuatan nya berkat Jiwa Naga kemarin itu sangat meningkat pesat di tambah lagi dengan bantuan garis darah nya.


Gabungan kekuatan dari garis darah dan jiwa naga menjadi membuat nya masuk ke tahap Suci atau setara dengan ahli kultivator Petir Raja.


"Kau yang membual ! Iblis besar Envy tidak mungkin tertidur hanya karena manusia rendahan seperti mu ! " Bentak Yun Lian tidak terima.


Ia membuat pelindung di sekitar mereka bertiga supaya orang tidak dapat melihat mereka dan tidak dapat mendengar pembicaraan mereka.


"Apa kah satu sekte mu sudah bekerja sama dengan iblis ?" tanya nya lagi.


"Tentu saja dan kami ingin mengambil peninggalan ahli paling jenius sepanjang masa. Tempat itu di duduki oleh Sekte Qilin Api dan sekte Qilin Api adalah bawahan langsung dari dewa Rendah Hati, Qian Bei. " kata Yun Lian.


"Kami perlahan lahan menduduki wilayah Sekte Qilin Api, tapi sayang nya 2 sekte mengundur kan diri dan seperti nya beberapa sekte lain akan ikut menarik diri. Kami harus menyiapkan rencana lain nya. " kata Yun Lian.


"Bagus, kau sudah tidak di perlu kan lagi. Selamat tinggal, hidup lah dengan tenang di alam baka. " kata nya mencabut jantung Yun Lian.


Tangan nya berlumuran darah tapi dengan sigap Xi Rong memberikan nya sebuah kain untuk membersihkan darah Yun Lian.


"Sialan, darah nya bau sekali. " Umpat nya.

__ADS_1


"Ya, ini karena kontrak pelayan dan tuan antara manusia dengan iblis. Bau darah mereka akan berubah dan puncak nya menjadi hitam seperti milik Ning Yang, yang kau cerita kan pada ku. " kata Xi Rong.


"Oh berarti mereka ini masih baru bekerja sama dengan iblis ?" tanya nya.


"Tidak juga mungkin sudah berpuluh puluh tahun, butuh waktu 150 tahun untuk mencapai puncak seperti Ning Yang. "Jelas Xi Rong.


"Kenapa kau bisa tahu semua nya ?" tanya nya lagi.


"Kami dimensi Agung mengetahui hal hal dasar seperti itu, di tambah lagi aku lebih banyak berlatih di dimensi kakek Qian. Jadi aku mendapat kan banyak informasi tentang iblis dari nya. " Lanjut Xi Rong.


Ia mengangguk ngangguk tanda mengerti, meski pun tidak terlalu mengerti juga.


"Karena kau sudah di sini, ayo ke penginapan ku. Aku sudah berhasil menakluk kan 2 sekte besar dan hanya tersisa 6 lagi. Dengan bantuan mu itu menjadi lebih muda. " kata nya.


"Tentu saja, meski pun tidak semua nya bisa ku kalah kan , paling tidak ini mempermudah misi kita. " kata Xi Rong.


Mereka berdua bergandengan tangan dan keluar dari pelindung yang di buat nya tadi.


Orang orang menjerit histeris saat melihat tangan nya yang menggandeng tangan Xi Rong. Wajah mereka berdua juga menjadi pusat perhatian semua orang.


"Lihat lah, aku tidak rela Dewi ku di ambil oleh bocah itu !!!" kata seseorang sambil mengepal kan tangan.


"Apa nya yang serasi ?! Pria itu cocok nya dengan ku yang cantik ini !!" kata seorang wanita lain.


"Cantik apa nya ?! Lihat, dan bersih kan ingus yang menempel di hidung mu !" Ejek yang lain..


Dia dan Xi Rong hanya tertawa mendengar beberapa percakapan yang terdengar di sekitar mereka.


Tentu saja kabar kedatangan Xi Rong langsung tersebar ke seluruh kota, kecantikan nya yang di katakan mengalah kan Ming Yuan.


Ming Yuan yang di katakan adalah Dewi mereka pun kalah menawan, Zhang Wei pun yang mendengar berita tersebut terkejut.


Ming Yuan adalah wanita paling cantik di dimensi ini sedang kan kecantikan nya sendiri masih kalah jauh di banding kan dengan Long Nie atau pun Li Xiu.


Fang Lin berada jauh di atas mereka jadi kalau di urut kan menurut nya, Bai Yi Ren, Long Nie, Li Xiu, Fang Lin, Hu Yin, Nangong Ling, dan Xi Rong.


Xi Rong adalah wanita paling cantik yang pernah di temui nya, sebenar nya menurut nya Skor untuk kecantikan Xi Rong dan Nangong Ling adalah sama.


Jika Xi Rong kecantikan nya terlihat manis, mendominasi dan menggoda maka Nangong Ling lebih ke arah dingin, menawan, elegan, mendominasi.

__ADS_1


Jadi agak sulit untuk menentukan siapa yang lebih cantik, lagi pula kecantikan tidak terlalu penting bagi nya.


Yang penting adalah sikap dan sifat. Orang orang yang di dekat nya harus setia satu sama lain. Ia tidak menyukai ada seorang pengkhianat di lingkaran pertemanan nya.


Ming Yuan sendiri tampak seperti gadis desa yang polos dan menggemaskan, manis. Tapi menurut nya Ming Yuan jauh dari kata polos.


Di lihat dari tatapan mata Ming Yuan yang tajam dan licik jika di perhatikan. Dan juga menyembunyikan kultivasi, seolah olah ia adalah gadis yang lemah.


"Xi Rong tidur lah di kasur aku akan tidur di lantai. " kata nya menunjuk kasur.


" Baik lah, kita akan giliran. Hari ini giliran ku dan besok giliran mu. " kata Xi Rong.


"Hm, tidak masalah. Lagi pula di lantai jauh lebih empuk di banding kan dengan di kasur. " balas nya lagi sebelum tertidur pulas.


"Dasar pemborosan Qi ! Kau terlihat sangat dekat tapi aku tidak bisa meraih mu. Kau begitu indah di mata ku, jantung ku berdebar kencang saat berada di dekat mu. " Gumam Xi Rong dengan sangat pelan bahkan hampir tidak terdengar oleh diri nya sendiri.


Di sisi lain, Zhang Wei yang tertidur pulas memimpikan sesuatu yang aneh.


Ia di bawa ke sebuah tempat yang di penuhi dengan api dan emas, tempat ini terasa begitu panas dan mencekam.


Ia ingin pergi dari tempat ini tapi sayang nya kaki nya tidak bisa bergerak sama sekali. Ia merasa kan ada nya sirkulasi udara dari dalam api.


Ia mencoba untuk menggerakkan kaki nya maju ke depan dan ternyata berhasil, ia hanya bisa maju ke depan dan tidak bisa mundur.


Zhang Wei menghela nafas berat, nafas nya menjadi tidak beraturan hanya karena memajukan tubuh nya 1 meter lebih dekat ke arah kobaran api itu.


Kobaran api itu tampak nya semakin lama menjadi semakin kuat, dinding yang terbuat dari emas memantul kan kobaran api tersebut.


Jarak nya dengan kobaran api itu masih sekitar 10 meter lagi.


"Ah, mati atau tidak ini hanya dalam mimpi. Aku tidak peduli !!" Raung nya sebelum berjalan maju tanpa rasa takut.


Di sisi lain, seorang pria tampan tapi tidak setampan Zhang Wei menatap Zhang Wei dengan tatapan bangga.


"Anak itu bisa maju mendekati api Abadi adalah sebuah kemajuan, saat ia masih berumur 2 tahun ia merengek kesakitan. Saat umur 10 tahun ia bahkan menangis kencang. Aku selalu menghapus ingatan nya, tapi kali ini aku tidak berniat melakukan hal yang sama. " kata pria itu.


"Kau adalah kebanggaan ku, aku berharap banyak dengan mu di masa depan." Lanjut pria itu dengan penuh rasa bangga.


Di sisi lain Zhang Wei tidak dalam keadaan baik dengan pakaian yang robek di mana mana dan darah yang mengalir deras di pergelangan tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2