
Qing Yu tidak memerdulikan pandangan orang lain lagi dan langsung berlari ke arah nya dan memberi nya pelukan kasih sayang.
Tak mau kalah, Xi Rong ikut berlari dan memeluk nya. Mereka menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di sana, tapi dia tidak peduli.
Dia merentangkan tangan nya dan dalam hitungan detik, dua kecantikan yang dapat menghancurkan kota melempar kan diri ke pelukan nya.
Setelah beberapa saat melepas kan kerinduan mendalam, mereka pun melepas kan pelukan mereka dan merasa sedikit malu karena menjadi pusat perhatian semua orang.
"Kau terlihat menjadi lebih baik. " Kata Xi Rong sambil menepuk lengan nya.
"Kau menjadi lebih tampan dan lebih tinggi. " Kata Qing Yu tak mau kalah.
Baru saja dia ingin menanggapi, suara seorang pria tua sudah menyela terlebih dahulu.
"Ehmm, nanti kalian lanjut kan saja. Sekarang kita buka dulu Dimensi Keabadian. " Kata Qian Xun dengan canggung.
"Ah maaf kan kami, ayo kita berbaris. " Ajak nya, mereka membuat garis yang membentuk lingkaran.
Mereka mengelilingi sebuah pintu kayu tua yang tampak tidak layak pakai, ini adalah pintu masuk menuju Dimensi Keabadian.
"Salur kan kekuatan kalian ke pintu ini !" Perintah Qian Xun.
Semua nya mengangguk dan menyalurkan Qi mereka ke pintu itu, awal nya pintu itu tidak terganggu sedikit pun meski pun di serang oleh Qi yang berjumlah sangat banyak.
Mereka yang berada di sini, tidak hanya seorang ahli biasa melainkan ahli ahli papan atas dunia persilatan. Sehingga, dari sini saja bisa di lihat keistimewaan pintu ini.
Pintu itu mulai bergerak dan menunjuk kan perlawanan, tiba tiba Qi yang kuat keluar dari pintu dan mendorong orang orang yang memaksa nya.
Tu Long dan beberapa Dewa Dewi kecil terlempar ke belakang, meskipun kekuatan nya tidak bisa di bilang terlalu kuat tapi kekuatan mental nya telah melebih siapa pun.
Rasa sakit melanda kepala nya sedang kan, Xue Fenghuang berkerut menahan sakit. Sedang kan kekasih wanita itu, Yuanzheng Yuwen tetap berdiri dengan kokoh dan tidak memiliki kendala apa pun.
Feng Taoran dan Lan Tianjin juga masih bertahan tapi wajah mereka berdua berubah menjadi seputih kertas.
Xi Rong terlempar ke belakang, membuat nya terkejut, itu perlahan lahan di ikuti oleh Feng Taoran dan Lan Tianjin.
1 Jam Kemudian, hampir setengah pekarangan rumah nya hancur, keringat mengalir deras di pelipis nya.
5 dari 7 Dewa Besar telah terlempar mundur, menyisakan diri nya, Yuanzheng Yuwen, Qian Xun dan yang terakhir Abbadon.
Dia menatap Yuanzheng Yuwen dengan tatapan kagum, pemuda itu tampak tidak berbeda jauh dengan nya dari segi umur.
Tapi dari segi kekuatan, pemuda itu tampak sangat mendalam. Ini membuat nya sangat kagum dan kagum.
Dia tidak memiliki waktu untuk mengagumi orang lain karena semakin sedikit orang maka semakin besar tekanan yang di terima nya.
Qian Xun pun perlahan lahan terlempar mundur yang di ikuti oleh Abbadon menyisakan diri nya dan Yuanzheng Yuwen.
Di luar lingkaran energi, Qing Yu dan Xi Rong yang baru sadar dari pingsan segera menangkap tubuh Qian Xun.
"Senior Qian, kenapa semua nya berakhir seperti ini ?" Tanya Qing Yu dengan heran.
"Karena..... yang di cari oleh Dimensi Keabadian adalah tuan baru. Dia sedang melihat bakat mana yang lebih baik. " Kata Qian Xun sambil tersenyum pahit.
Tidak lama, Xi Rong dan yang lain lain melihat keanehan. Yuanzheng Yuwen keluar dengan langkah santai.
Tidak seperti yang lain, jika yang lain terlempar mundur dan menabrak tanah dengan kejam. Maka Yuanzheng Yuwen tidak terluka sedikit pun.
Lingkaran energi pun perlahan lahan menghilang dan berubah menjadi bola energi dan berusaha untuk memasuki tubuh Zhang Wei.
Zhang Wei jatuh ke tanah dalam posisi berlutut dan memejamkan mata. Di sisi lain, Yuanzheng Yuwen tampak tak terkejut dan berjalan menuju sisi Xue Fenghuang.
"Kenapa kau tidak bertahan lebih lama ?" Tanya Xue Fenghuang dengan lemah.
"Ini bukan untuk pembukaan paksa, dimensi ini sedang mencari tuan baru. Ini tidak ada manfaat nya bagi ku, dan lebih bermanfaat bagi pemuda itu. " Kata Yuanzheng Yuwen dengan lembut menjelaskan nya pada Xue Fenghuang dan menggendong tubuh ringan wanita itu.
Xue Fenghuang mengangguk paham, dan setuju saja ketika Yuanzheng Yuwen mengangkat tubuh nya yang ringan.
Dengan tatapan tajam nya, dia mengamati proses yang di terima oleh Zhang Wei. Dia tahu kalau pemuda itu akan segera mengalami kenaikan tingkat kultivasi.
Zhang Wei yang tidak mendengar seluruh percakapan di luar, merasa dantian nya seperti akan hancur.
Dia merasa kesakitan, seluruh saraf nya terasa terputus . Tulang tulang nya terasa di patah kan satu persatu.
Perlahan lahan rasa sakit menghilang dan di gantikan oleh kegelapan yang sangat di kenal nya, melihat Zhang Wei yang jatuh ke tanah tidak sadar kan diri.
Yang Lain langsung membantu mengangkat Zhang Wei ke dalam rumah pemuda itu. Setelah beberapa saat, akhir nya semua orang mulai berpamitan dan pergi.
Menyisakan, Zhang Luo, Nangong Ling, Xi Rong, dan Qing Yu serta Tu Long untuk menjaga Zhang Wei. Tanpa mereka ketahui, riak dari energi tadi sudah membuat sinyal ke arah para iblis.
Saat ini mereka mengirimkan 5.000 pasukan dengan pimpinan Xuan Mu untuk menyerang istana Dewa Dewi.
__ADS_1
Dewa dan Dewi yang baru sampai terkejut melihat begitu banyak nya kekacauan, lalu mereka pun di suruh untuk berpencar.
Qing Yu yang sedang menjaga Zhang Wei langsung mendapat kan kabar ini dan langsung pergi ke istana Dewa dan menitip kan Zhang Wei pada Xi Rong dan yang lain nya.
Untung lah mereka pergi tidak lama, kalau tidak , tidak tahu apa yang akan terjadi dengan istana Dewa.
Bisa bisa mereka pulang dan istana Dewa sudah hancur dan rata ke tanah.
Itu adalah mimpi buruk bagi mereka, begitu banyak orang yang terluka dan kekurangan tabib membuat mereka sedikit gugup.
Banyak sekali Dewa Dewi kecil yang terluka, dengan kedatangan 7 Dewa Besar di tambah dengan Fen Shengqi dan Qing Yu, semua keadaan menjadi terkendali dan Xuan Mu di paksa untuk kabur.
Seluruh pasukan yang di bawa oleh Xuan Mu di bersih kan, kekacauan pun di kembali kan seperti semula.
Beberapa Dewa Dewi tidak bisa di selamat kan karena kemampuan medis yang tidak mencukupi di istana Dewa.
Xi Rong yang mendengar kabar ini dari Qing Yu langsung ikut pergi, kemampuan penyembuhan nya tak buruk dan pasti akan sangat membantu.
Lagi pula kondisi Zhang Wei sudah membaik dan aura pemuda itu semakin menguat dari waktu ke waktu.
"Zhang Luo, Nangong Ling , Tu Long, aku pergi dulu. Istana Dewa di serang oleh iblis dan membuat banyak orang terluka. Jaga Zhang Wei baik baik. " Kata Xi Rong sebelum langsung menghilang.
Mereka hanya bisa menghela nafas melihat kepergian Xi Rong dan hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk wanita itu.
Tidak lama Xi Rong pergi, tubuh Zhang Wei sedikit bergerak.
"Hmm." Zhang Wei sedikit bergumam sesuatu yang tidak jelas sebelum membuka mata nya.
"Apa yang terjadi pada ku ?"Tanya Zhang Wei dengan suara serak.
Nangong Ling dengan sigal memberikan segelas air minum dan menjelaskan apa yang terjadi, termasuk kejadian penyerangan istana Dewa.
"Aku harus pergi. " Ucap Zhang Wei dengan buru buru.
"Tidak perlu, semua nya sudah terkendali. Xi Rong membantu menyembuh kan Dewa Dewi yang terluka, sedang kan kau masih harus beristirahat. " Kata Nangong Ling.
"Tapi aku sudah sehat, lihat lah aku sudah tidak sakit lagi. " Kata Zhang Wei masih berkeras ingin pergi ke istana Dewa.
"Zhang Wei, sebaik nya kau istirahat dulu dan pilih kan kekuatan baru mu. Qi mu kosong tadi jadi kau harus melakukan beberapa latihan untuk menstabil kan kultivasi mu. " Kata Zhang Luo dengan bijak yang langsung di angguki oleh Tu Long.
Melihat ini membuat nya sedikit terdiam sebelum menyetujui untuk melatih kekuatan nya terlebih dahulu.
Ketika melihat tingkat kultivasi nya, betapa terkejut nya ia, kultivasi nya telah berada di tingkat awal Maharaja.
Tapi dia benar benar tertarik dengan Yuanzheng Yuwen, pria itu memancarkan aura misterius yang sangat mendalam.
Membuat nya merasa ingin lebih dan lebih mencari tahu tentang pria itu, tapi dia tidak berniat untuk mencari informasi lewat pasukan lotus.
Biasa nya untuk informasi informasi yang dia butuh kan, dia akan menyuruh 2 atau 3 orang dari pasukan lotus untuk berpencar dan mencari informasi yang di butuh kan nya.
Tapi dia tahu kalau pria itu, Yuanzheng Yuwen pasti lah bukan karakter sederhana yang sangat mudah untuk di cari.
Di sisi lain, Han Long Chun dan Han Liu Liang sedang bermain catur dengan wajah serius.
"Seperti nya pemuda ingusan itu memiliki aura familiar. Kita seperti pernah bertemu dengan nya tapi sudah sangat lama dan aku bahkan tidak mengingat nya. " Kata Han Long Chun sambil mengerut kan dahi.
"Kau benar, aku juga merasa seperti itu. Tapi ingatan ku dari dulu memang buruk, jadi jika kau bahkan tidak ingat apa lagi aku. " Kata Han Liu Liang sambil menghela nafas lelah.
Merek lelah karena tidak memiliki waktu untuk menunjuk kan kekuatan mereka, mereka saat ini sudah berada di tingkat Senjata Legenda.
Zhang Wei yang tidak mengetahui pembicaraan dua roh senjata milik nya itu , berjalan keluar untuk mencari angin segar dan menemukan berita yang lumayan menarik perhatian nya.
Di dimensi Qilin Api, akan di ada kan pelelangan. Dia sangat menyukai pelelangan dan langsung bersemangat.
Dia menggunakan pakaian sederhana di temani oleh sebuah kipas putih yang bisa mengeluarkan pisau di sudut nya.
Tu Long dan yang lain lain tidak memiliki minat sama sekali dengan pelelangan ini sehingga dia akan pergi sendirian.
Lagi pula dia bukan lah anak anak yang harus di jaga oleh orang lain dalam setiap langkah nya. Pakaian nya yang sederhana dan berwarna merah terang menarik perhatian banyak orang.
Dengan kipas di tangan nya , itu menambah keanggunan nya dan membuat nya tampak seperti Dewa yang Agung.
"Wah pria itu sangat tampan !"
"Sangat tampan ! Bahkan melebihi Dewa !"
"Dia sangat indah, seandai nya dia adalah suami ku !" Kata yang lain dengan bersemangat memuji keindahan Zhang Wei.
Zhang Wei yang sudah menduga ini akan terjadi hanay tersenyum tipis dengan tenang dan masuk ke dalam bangunan pelelangan.
Tanpa di ketahui, di sisi lain seorang pemuda di sana menatap nya dengan tatapan penuh iri dan dengki. Pemuda itu juga lumayan tampan dan anggun tapi jika di banding kan dengan Zhang Wei, maka itu seperti langit dan bumi.
__ADS_1
Dia adalah tuan muda Liu, Keluarga Liu adalah keluarga yang berkuasa di dimensi api ungu dan membuat nya sangat arogan.
Dia menganggap kalau Zhang Wei lah yang merebut seluruh kemuliaan dari diri nya dan melempar kan kotoran ke wajah nya.
Dia dengan marah masuk ke dalam bangunan pelelangan. Di sisi lain, Zhang Wei membayar 100 join emas untuk mendapat kan tempat tertutup.
Dia tidak ingin duduk berdekatan dengan banyak orang, itu akan membuat nya sulit bernafas dan mengingat kan nya dengan perang.
Pelelangan di mulai dengan benda benda yang membosankan bahkan beberapa kali Zhang Wei hampir tertidur.
Sayang nya ruangan di sebelah nya ini sangat berisik dengan terus mengetuk ngetuk kayu pembatas mereka.
Sampai akhir nya dia melihat sebuah Guzheng ( Kecapi ) yang berwarna merah darah pekat, tiba tiba suara Han Long Chun dan Han Liu Liang terdengar.
"Beli lah ini maka kau tidak akan menyesal. " Kata Han Long Chun dengan wajah serius sebelum kembali menghilang.
Dia tidak lagi ragu ragu.
"Kami memulai harga dari 10.000 kristal roh tingkat rendah dan setiap kelipatan harus 100 kristal roh !" Kata pembawa lelang.
Lelang terus naik tapi tidak banyak yang menawar karena tidak mengetahui kegunaan benda tersebut.
"25.000 kristal roh. " Ucap nya dengan santai.
"25.100." Kata sebelah nya.
"30.000." Dia menatap dengan dingin, dari tadi dia sudah merasa kan aura permusuhan yang kuat dari ruangan sebelah nya.
"30.100 !" Kata sebelah nya.
"35.000 !"
"35.100."
"40.000."
"40.100." Sebelah nya masih tidak ingin mengalah.
"45.000." Dia dengan tenang memainkan cangkir teh nya dan tersenyum kejam.
"45.100."
"50.000!" Ucap nya.
"50.100." Dia diam dan tak menawar lebih lanjut sedang kan ruangan sebelah nya berniat untuk menunggu nya menawar langsung pucat pasi.
"50.100 sekali !
50.100 dua kali !
50.100 tiga kali ! Selamat Tuan Muda Liu karena telah mendapat kan Guzheng ini. " Kata pembawa lelang dengan wajah gembira.
Harga ini melebihi perkiraan nya dan ini membuat nya sangat senang.
Di sisi lain Zhang Wei tertawa dengan dingin, bukan nya dia tidak memiliki uang lebih hanya saja dia ingin melihat orang yang mencari ribut dengan nya.
Dia bisa mendengar ketidak puasan dari sebelah dan terus menerus mengumpat.
"Kenapa kau membiar kan nya membeli Guzheng itu ?" Tanya Han Long Chun dengan wajah serius.
"Siapa bilang aku membiar kan nya ?" Tanya nya dengan wajah acuh tak acuh, bahkan ada senyum mengejek di sudut wajah nya.
"Lalu ? Ini adalah salah satu benda milik Han Feng. " Kata Han Long Chun dengan cemas.
"Tenang, siapa pun yang sengaja berurusan dan mencari masalah dengan Raja ini bisa di pasti kan kematian nya. " Senyum mengerikan terbit di wajah nya.
Entah kenapa setelah bangun dari pingsan nya kali ini dia menjadi lebih tirani.
Puk Puk
Han Long Chun menepuk bahu nya dengan tatapan bangga.
"Aku tahu kau tidak akan menyerah semudah itu, kau harus mendapat kan nya. Dengan begitu kekuatan mu akan meningkat pesat. " Kata Han Long Chun sebelum menghilang lagi.
Zhang Wei diam dan tak menawar lagi sampai akhir pelelangan, dia keluar dari pelelangan dengan senyum manis nya.
Lalu tiba tiba dia menghilang dan muncul di depan rombongan kelompok yang sudah mengambil barang nya.
"Kau orang yang mengambil Guzheng tadi bukan ?" Tanya nya dengan suara halus.
"Hmph ! memang nya kenapa ? Aku yang menawar lebih tinggi, dan kau hanya seorang pria cantik dan tak memiliki uang. " Kata pria cantik di depan nya ini dengan sombong.
__ADS_1
Dia tertawa pelan dan menemukan alasan kenapa pria ini ingin mencari masalah dengan nya.