
Ia pergi menuju penginapan nya dan melihat kalau Qian Bei sudah pergi meninggal kan kamar penginapan nya dalam keadaan buruk.
Kaki kaki meja dan kasur yang patah, selimut yang jatuh ke lantai. Lilin yang berjatuhan dan atap yang sedikit rusak.
Kabar tentang Sekte Harimau Petir mencabut diri dari perang menjadi perbincangan utama warga.
Dia tidak memperdulikan itu dan keluar untuk bertemu dengan bibi paruh baya yang merupakan pemilik penginapan ini.
ko0
"Bibi, kamar ku rusak parah. Berapa harga yang harus ku ganti ?" tanya nya.
"Ah ya, aku kira kau tidak akan pulang. Jadi kami akan melakukan perbaikan esok hari, seorang pria muda yang tampan sudah membayar kerugian ini dengan 1 kristal roh tingkat menengah. " kata bibi itu dengan mata yang berbinar.
"Oh, dia ternyata sadar diri juga ya ? Sudah menghancurkan tempat tidur ku, membuat kamar ku menjadi berantakan dan lain nya. " Gumam nya.
"Anak muda, karena waktu menyewa mu masih lama, aku akan memberikan mu kamar yang lain. Mari ikuti aku anak muda. "Kata bibi paruh baya itu memimpin jalan menuju lantai 3.
Lantai 3 di penuhi dengan kamar yang luas, ia di suruh memilih salah satu ruangan yang ada.
"Aku ingin yang ini saja. " kata nya menunjuk kamar yang paling dekat dengan nya.
"Baik lah, di dalam nya ada terdapat sebuah patung burung phoenix. Tidak ada yang bertahan lebih dari 1 hari di kamar ini karena kata nya Phoenix itu suka menganggu mereka. Apa kau yakin untuk tinggal di sini ?" tanya bibi itu.
"Tidak masalah, aku tidak yakin ia berani menganggu ku. " balas nya sambil mengambil kunci yang di berikan bibi paruh baya itu.
Ia sedikit terkejut saat membuka pintu karena di sambut dengan sebuah patung seukuran manusia dewasa.
Tapi ini tidak sesuai dengan penjelasan bibi paruh baya itu karena terdapat 2 patung seukuran manusia dewasa.
Satu burung Phoenix Es dan satu lagi burung Phoenix api yang sangat indah. Tatapan mereka sangat tajam seolah olah bisa menembus nya.
Ia hanya tersenyum tipis dan menatap ke dua patung itu sekaligus sebelum berbisik di antara kedua patung raksasa itu.
"Orang orang mungkin tidak tahu kalau kalian nyata dan hanya berpikir kalau kalian hanya lah patung biasa yang mengerikan. Aku jadi penasaran kenapa 2 binatang ilahi yang sangat indah seperti kalian tinggal di dimensi rendah ini ?" tanya nya sambil menyeringai.
"Kau mengetahui nya ? Jangan berpikir untuk keluar dari sini dengan tenang setelah mengetahui keadaan kami yang sebenar nya. " Balas Phoenix Es dengan dingin.
"Ha ha apa kau tidak sadar ? Kekuatan mu sekarang hanya lah sisa paling tidak 20 persen dari yang asli, mungkin. Kalian begitu menyedihkan, kekuatan kalian hanya berada di tingkat Kemurkaan Dunia dan aku berada di kemurkaan Langit, bukan kah seharus nya aku yang mengancam kalian? " tanya nya dengan tenang.
__ADS_1
" Kau !!" Phoenix Es siap untuk marah dan menyerang tapi akhir nya Phoenix api yang sedari tadi diam akhir nya membuka mulut.
"Kau seperti nya tidak jahat, karena jika kau berniat jahat maka sudah bisa di pasti kan kau sudah menunduk kan kami dari tadi. " kata Phoenix api.
"Kami menderita beberapa masalah, kami membutuh kan beberapa bahan tumbuhan untuk mengembalikan kuasa kami untuk bergerak. Tapi karena waktu yang lama, kekuatan kami terus menurun dan menurun, kami harus berlatih ulang untuk mengembalikan kekuatan kami. " kata Phoenix api yang mendapat kan tatapan tajam dari Phoenix es.
"Oh, jadi kalian membutuh kan tumbuhan. Apa kah tumbuhan itu langka ? Apa kah tumbuhan nya banyak dan sulit di cari ?" tanya nya.
"Tumbuhan itu sebenar nya tidak langka di dimensi ilahi kami biasa nya, hanya saja di dimensi ini kami kesulitan. Di tambah lagi kami tidak bisa bergerak dan orang orang yang datang kemari biasa nya adalah manusia atau pun kultivator rendahan, kau adalah orang paling kuat yang pernah kami temui di tempat ini. Kami juga tidak membutuh kan banyak, kami membutuh kan Ginseng Giok Darah berumur 200 tahun yang sulit di cari di sini bahkan hampir tidak ada. " kata Phoenix Api.
"Oh, ginseng Giok darah umur 200 tahun saja ? Aku mempunyai banyak. " Balas nya mengeluar kan tumpukan kecil ginseng Giok darah berumur 200 tahun milik nya.
Ada lebih banyak lagi di dalam cincin ruang nya, ini hanya lah sebagian kecil.
"Apa kah ini cukup untuk kalian kembali bergerak ?" tanya nya pada kedua Phoenix itu yang terkejut.
"Ya, lebih dari cukup. Terima kasih banyak, kami akan setia pada mu. " kata Phoenix api mewakili Phoenix es juga.
Ia menyuapi ginseng Giok darah itu kepada kedua Phoenix dan perlahan lahan tangan mereka pun bisa di gerak kan.
1 Jam kemudian, mereka bertiga duduk membuat sebuah lingkaran kecil.
"Kalian yakin mau mengikuti ku ?" tanya nya , saat ini kedua nya sudah berada di bawah perintah nya.
"Aku memiliki 5 binatang Ilahi dan 1 Monster Naga, tapi mereka semua tinggal di sebuah dimensi tingkat rendah. Apa kalian ingin tinggal di sana atau tinggal di dimensi yang menyatu dengan jiwa ku ?" tanya nya.
"Kau memiliki 5 binatang ilahi ?! Dan, monster naga yang perkasa ?!" tanya Phoenix Api yang berubah menjadi bocah pria yang imut.
"Ya, mereka semua sangat baik. Satu Vermilion, satu naga besi, satu ular, hmm ular jenis apa ya ? aku tidak tahu juga. Satu lagi singa, dan yang lain adalah rubah ekor sembilan dan untuk monster naga ia adalah naga tanah. " jelas nya.
"Wah kau berhasil menunduk kan 2 naga dengan jenis yang berbeda. " kata Phoenix api sedang kan Phoenix es hanya mengangguk angguk kan kepala tanda setuju.
"Aku tidak menunduk kan mereka, lebih ke arah sebagai teman. Aku dulu sangat kesepian sehingga mencari beberapa teman. Mereka semua sangat baik, dan untuk naga besi yang ku katakan nama nya adalah Long Nie. "
"Long Nie di jauhi oleh keluarga nya karena ia memiliki sebuah kekuatan unik, yaitu mengubah semua yang di pegang nya menjadi besi. Tunggu sebentar, kalian berubah menjadi patung, apa jangan jangan karena bertemu dengan nya ?" tanya nya penasaran.
"Apa yang kau maksud adalah gadis kecil dengan wajah kejam ? Jika benar maka ia lah orang yang mengubah kami. " kata Phoenix Es.
"Ah ternyata benar, aku minta maaf atas nama nya. Sebenar nya ia adalah orang yang baik, hanya saja karena beberapa peristiwa yang membuat ia tertekan, membuat nya menjadi seperti itu. " kata nya dengan rasa bersalah.
__ADS_1
Dia yakin ini adalah kegiatan Long Nie sebelum bertemu dengan nya. Di mana banyak hewan lain di hutan yang berubah menjadi besi.
"Ya, tidak apa apa. Hari itu juga kesalahan kami karena menyombong kan diri di hadapan nya. " kata Phoenix Api.
"Oh ya kalian belum mengenal kan nama masing masing. "
"Aku Lan Yi dan ini saudara jauh ku, Lin Yi. Kami sering di sebut kembar karena terlalu dekat di tambah lagi dengan nama kami yang mirip. Seperti nya ibu nya Lin Yi terinspirasi dengan nama ku. " kata Lan Yi dengan percaya diri.
"Apa apaan ?! Aku lebih tua dari mu 3 hari Lan Yi !" Bentak Lin Yi si Phoenix Es.
"Ya terus ?" tanya Lan Yi tidak mengerti.
"Dasar bajingan, mana mungkin ibu ku terinspirasi dari nama mu jika aku di lahir kan duluan !" Bentak Lin Yi dengan sangat marah.
"Ya itu mungkin saja, di lihat dari kebiasaan ibu ku yang suka pamer ke pada saudara atau pun tetangga nya, mungkin saja ia menyebar kan nama ku bahkan sebelum aku lahir. " kata Lan Yi tidak mau kalah.
Dari situ lah di mulai perdebatan dan perkelahian antara kedua burung Phoenix yang berbeda elemen ini.
"Aku jadi ragu mereka sedekat anak kembar seperti yang di katakan nya tadi. " Gumam nya yang ternyata di dengar oleh Lan Yi.
"Kami bertengkar untuk menunjuk kan rasa sayang kami satu sama lain, bukan nya pertemanan yang menyimpan di hati masing masing. Itu hanya akan menyebabkan kesalah pahaman dan itu lah awal mula dari saling membohongi satu sama lain." kata Lan Yi dengan bijak.
"Tapi kau masih juga berbohong, kau bilang tidak memakan permen milik ku tapi nyata nya kau lah yang menghabis kan nya. Apa menurut mu aku percaya dengan alasan yang kau berikan saat kau masih kecil ?" tanya Lin Yi dengan dingin.
"Eh.. itu memang aku yang memakan nya, maaf kan aku Lin Yi. " Kata Lan Yi dengan ragu ragu.
Lan Yi maju dan memeluk Lin Yi, meski pun tidak menjawab permintaan maaf Lan Yi, Lin Yi membalas pelukan Lan Yi dengan erat seolah olah tidak ingin lepas.
Bonus : 1/ 2
Bonus chapter like 60 k, bonus selanjutnya:
-63 k
- 67 k
- 70 k
- 73 k
__ADS_1
- 77 k
- 80 k